
Pagi ini Lian terlihat tampil cantik.Karna nanti ia akan ikut meeting . Bersama sang bos dengan para pendiri perusahaan.
"'Wpw Very beautiful girl " kata Emma memandang Lian .
" Ck ck iya tumben " kata Grace berdecak kagum
" Ada meeting sama big bos dan aku harus ikut " kata Lian.
" Oh My good makin bersinar aja nih . Bisa banyak ketemu para big bos " kata Emma.
" Kalo begitu bagi bagi ya beb .Siapa tahu ada yang nyantol " kata Grace.
" Sudah sana keruangan kalian . Kalo big bos datang bisa jadi ribet kalo kalian masih disini " kata Lian
" Tapi aku penasaran beb ,pengen lihat tampangnya keren apa ngak ." kata Emma.
" Nanti aku fotoin biar ngak mati penasaran .Sudah sana pergi kemeja kalian " usir Lian . Karna takut tiba tiba bosnya iitu datang dan dikira ia bergosip pagi pagi.
" Cie cie ......orang belum datang juga " kata Grace.
Namun tampa mereka tahu . Nathan sudah sudah berdiri dibelakang ke tiga gadis itu.
" Mhem......mhem......."
" Apa yang kalian lakukan disini " kata Nathan dengan suara serak.
Deg.........
" Pagi pa , maaf mereka kesini mau pinjam lipstik " kata Lian memberi alasan. Agar bosnya itu mengerti.Yang membuatnya kaget setengah mati. Sebab Nathan muncul tiba tiba.
" iya pa, slamat pagi permisi pa " kata Emma.
Sedangkan Grace mematung terpana dengan Nathan . Namun Emma cepat menarik tangannya .Untuk kembali ke ruangan mereka.
Nathan pun kembali melangkah ke ruangannya. . Sedang Lian menarik nafas dalam setelah bosnya itu pergi.
" Alhamdulillah aman, aku pikir bakal ada badai angin ribut " kata Lian.
" Hampir saja jantungku copot . kok bisa nongol tiba tiba " kata Lian lagi bicara sendiri.
" Ana ........."
Lian yang mendengar panggilan pun bergegas menuju ruangan bosnya.
" Ya pa " kata Lian.
" Duduklah ini berkas untuk meeting pagi ini pelajari intinya saja .Setelah meeting nanti kita akan bertemu pa Brian " kata Nathan.
" Baik pa saya permisi " kata Lian.
" Ya " kata Nathan. Yang menatap punggung lian keluar dari pintu.
" Mhem mhem.......tumben singa buas jinak " kata Katrina yang masuk ruangan Nathan.
__ADS_1
" Ada apa ?" tanya Nathan.sambil memeriksa bekas
" Brian ingin rapat di hotel Hilton. Ia membatalkan nya pagi ini. tapi menjelang makan siang " kata Katrina.
" Lalu " kata Nathan
" Kau tak perlu bawa sekertaris mu . Karna ini area dewasa " kata katrina
" Hah.....kau pikir dia anak kecil ,dia sekertaris ku Kat, bagaimana aku bisa meninggalkannya. " kata Nathan . Yang kini sudang biasa membawa Lian. kemana mana.
" Tapi disama akan hadir para petinggi Nat , kau tahu kan maksudku " kata Katrina.
Nathan pun terdiam .Kakak sepupu nya itu benar karna disana yang hadir umurnya Hampir 30 keatas. Hanya ia dan lukas saja yang masih dibawah kepala tiga.
" Huh...........tapi aku butuh dia untuk persentasi nanti " kata Nathan.
" Ok terserah kau saja , aku hanya memberi saran " kata katrina lalu pergi meninggalkan ruangan Nathan.
" Pagi bu " sapa Lian seraya tersenyum pada Katrina.
" Pagi juga cantik. Kau sedang apa " tanya Katrina.
" Oh big bos menyuruhku mempelajari berkas buat meeting nanti bu " kata Lian .
" Bagus lah. Tapi ingat hati hati disana nanti Banyak bandot tua " kata Katrina berbisik.
" Hah.......kok bisa " kaya Lian bingung.
" Bisa saja karna bosmu juga sudah tua " kata Katrina tersenyum .Lalu pergi meninggalkan meja Lian.
" Ya bu " kata Lian.Seraya mengelengkan kepala. Mengingat perkataan pembimbing magangnya
" Ish.....kenapa aku memikirkannya " kata Lian . Lalu kembali membaca berkas
.................................
Nathan dan Lian keluar dari Lift .Menuju raung rapat yang dituju. Keduanya masuk saling beriringan.
Semua mata tertuju pada keduanya. Karna Lian sangat jelas seperti adik Nathan .
" Duduklah disini " kata Nathan menyuruh Lian duduk disampingnya.
" Tapi pa " kata Lian ragu . karna melihat hanya tiga wanita saja yang baru hadir.
" Duduklah " kata Nathan menarik kursi
" Wah apa dia sekertaris mu Nat, Dia pantas jadi adikmu sepertinya ia masih sangat muda." tanya seorang relasi Nathan.
Nathan hanya membuang nafas kasar. Lalu menoleh pada Lian sebentar . Yang duduk tenang sambil menunduk.
" Iya dia sekertaris ku . Aku membawanya untuk mengurus semua pekerjaan ku " kata Nathan
" Apa termasuk melayani urusan pribadi juga bung " kata yang lain tertawa.
__ADS_1
" No....only .spesialis for job " kata Nathan santai.
Namun ada salah seorang dari mereka mengejek Nathan . Dengan bahasa Mandarin yang didengar Lian . Karna mereka mengangap Nathan adalah Gay yang sampai sekarang tak pernah terdengar bermain wanita. Karna sibuk berkerja. Lian yang mendengarnya pun langsung menggeser sedikit kursinya mendekati Nathan.
" Pa apa dua pria itu relasi bisnis kita juga " tanya Lian sedikit berbisik pada Nathan.
" Ya ada apa ?" tanya Nathan.
" Mereka bilang bapa Gay tak pernah berkencan dengan wanita . Dan hanya sibuk bekerja " kala Lian.
Nathan langsung menatap tajam kepada kedua pria itu. Yang membuat keduanya yang asyik ngobrol langsung diam .
"'Maaf tuan Nathan apa anda merasa ter ganggu " tanya salah satu pria itu.Pura pura tak membicarakan Nathan.
" Itu jelas tuan Ming , Apa kalian datang kesini Hanya untuk bergosip . menggosipkan orang lain sebagai gay dan mengurusi kehidupannya. "'kata Nathan menyindir.
Jleb........
Kedua orang itu pun langsung tegang. Diam dengan wajah pucat.
"'Maafkan kami pa, kami mengobrol kan orang lain " kata orang yang bernama Ming.
" Iya pa " relasi sebelahnya.
" Ok kali ini kalian ku maafkan tapi lain kali jangan harap " kata Nathan tegas. dengan mimik serius .
Membuat kedua orang itu tertunduk dan tak bicara lagi. Sedang yang lain hanya diam Karna mereka tak mungkin melawan Nathan yang sangat berpengaruh.
Suasana pun jadi hening . Tak ada lagi yang bicara . Karna Nathan bukan orang yang bisa di remehkan. Apalagi ia salah satu milyuner termuda .Yang sudah mahir berbisnis . Dan para tetua yang kenal Nathan tidak memandang pria muda itu sebelah mata.
Ditambah lagi kini ia sudah berada dipuncak .Nathan lalu menatap Lian. Yang hanya diam. Tadi nya Lian takut Nathan akan marah pada relasi bisnisnya. Tapi kini Lian lega bahwa bosnya itu terlihat tenang.
":Jangan menunduk angkat wajah mu . Biar mereka tak meremehkan mu " kata Nathan .pada Lian
" Wow rupanya gadis kecil juga datang " kata Brian yang masuk ruangan bersama Katrina
Lian hanya tersenyum sambil menyapa Brian dan Katrina dengan sopan.
" Siang tuan siang Nona " kata Lian.
" Siang juga " kata Keduanya.
Lalu rapat pun dimulai dengan dengan di pimpin Brian. Yang juga pendiri Airbanb.
Sesekali Nathan melirik Lian yang sedang mendengarkan penjelasan Brian dan juga Katrina. Karna bisnis mereka juga akan melebar ke Tiongkok dan Malaysia
Selesai rapat Nathan pun melanjutkan penjelasan Brian untuk lebih spesifik lagi Agar semua orang mengerti sistem kerja mereka. Setelah semua selesai . Para Relasi pun di suguhkan makan siang. Karna sudah waktunya jam makan .
" Lian ayo makan ":kata Nathan mengajak Lian . Lian pun mengangguk .
Namun ketika hendak melangkah ada seseorang yang ingin membuat Lian jatuh.Tapi tubuhnya langsung disanggah Nathan .Dan Lian membalas kaki orang yang mengerjai nya . Dan.........
Brakk .........
__ADS_1
Pria itupun terduduk dilantai dengan celana sobek diarea ************.Yang membuat semua tertawa.