Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 142


__ADS_3

Sedangkan disisi lain Nathan gelisah dikantornya karna hari ini Lian tak masuk kerja. Hanya Emma yang sibuk sendiri dimeja kerjanya .


" Apa papahnya masih marah " kata Nathan yang tak bisa berhenti memikirkan Lian.


" Mudahan saja dia baik baik saja " kata Nathan khawatir .pada wanitanya itu.


Mengingat kejadian di acara itu yang membuatnya tak bisa tidur .Karna takut Lian benar benar dapat masalah dari sang papah . Dan Nathan berencana menemui tuan Albian sepulang bekerja nanti


" Emma...." panggil Nathan


" Iya pa " kata Emma . Yang bergegas membawa laporannya Dan juga jadwal kerja Nathan Lalu memberikan pada Nathan


" Ini pa " kata Emma .


" Ya trimakasih oh ya apa Lian tak mengatakan apa pun pada mu " kata Nathan menatap Emma.


" Tidak pa, cuma mata nya sembab dan bengkak karna menangis . Seperti ia dimarahi papahnya. Dan tadi juga ngak sarapan pagi .Sampai diantar bundanya ke kamar " kata Emma.


" Apa bundanya datang " kata Nathan


" Iya bundanya datang dari paris tadi malam . Apa ada masalah pa ?" seperti nya Papah Bian tak seperti biasanya bersikap cuek Yang membuat kami takut dan tak nyaman " kata Emma.


" Ya ada masalah sedikit , tapi nanti saya sendiri yang akan kesana. Untuk menyelesaikan semua nya " kata Nathan.


" Ya pa , kalo begitu saya permisi " kata Emma yang tak mau ikut campur dalam masalah percintaan Lian dan bosnya itu.


" Ya " jawab Nathan singkat.


Sedangkan di mall dua pasang manusia sedang asyik mencari oleh oleh untuk sang cucu.


" Kak kaya nya sudah saat nya jasmin ikut pindah kesini kan sudah 40 hari ." kata bunda Aira.


" Ya bun yan sedang mempersiapkan semua nya Agar nanti pas kesini ngak repot. Oh ya apa Jasmine waktu ditinggal bunda di jemput mamah Lina .


" Iyalah mana mungkin dia tega melihat istrimu sendiri . Lagi pula jasmine masih takut ditinggal berdua Arfa dirumah


Karna sudah terbiasa ramai. Dan lagi adik iparmu juga akan pulang dalam waktu dekat ini " kata bunda Aira.


" Bunda akan pulang kapan bun .Lian Ikut ya Tapi Lian izin dulu ke bos Lian ." kata Lian

__ADS_1


" Lusa sayang , wah kalo Lian pulang pasti semuanya orang dirumah akan heboh nih " kata Rayyan yang tahu adiknya itu sangat ceria dan cerewet bila sudah ngumpul.


" Itu pasti kak " kata Lian terkekeh.


" Bagus lah kalo kamu pulang bisa bareng papah dan bunda.. Karna papah juga masih kangen " kata papah Bian merangkul putri kesayangan nya itu.


" Ya ....... ayo kita belanja buat oleh oleh. .Mumpung ada yang bawakan . Yuk sayang " kata bunda yang senang bisa belanja ditemani suami Dan putranya sekalian ada kuli angkut pembawa barang.


Lian pun tersenyum mengerti kemana arah perkataan sang bunda..Karna memang ketika memborong belanjaan pastinya butuh orang untuk membawanya. Dan itu aji mumpung bagi keduanya.


" Bun kita kesana tuh lagi ada tas branded baru " kata Lian yang lalu mengajak bundanya melihat tas tas bermerk Yang terpajang cantik di etalase sedangkan Rayyan dan papah Bian hanya mengikuti saja Duduk santai dengan sabar menunggu para wanita berbelanja


Cukup lama mereka belanja. Lalu setelah itu makan siang bersama.


" Wah lama juga kita ngak ngumpul kaya gini " kata papah Bian


" Iya bi , oh ya sayang kalo besok Lian pulang sekalian nengok nenek ke Kalimantan ya Karna lama Lian ngak kesana dan nenek slalu nanyain Lian .Dan jangan lupa bawa oleh oleh dari sana " kata bunda Lian


" Ok bun, Lian juga kangen pengen lihat kebun yang dibelakang rumah...Lian juga ingin mancing " kata Lian


" Wah enak dong kak yan juga pengen ikut juga tapi sayang Masih banyak pekerjaan yang ngak.bisa ditinggal " kata Rayyan


"Ya sudah ayo makan , habis ini kita pulang cape nih bunda pengen istirahat " kata bunda Aira .


" Ya papah juga ayo kita habiskan " kata papah yang lalu menyantap makan siangnya dengan lahap.


*********


Di kantor Nathan fokus dengan pekerjaan nya .Dan berusaha agar bisa cepat selesai Karna ia bisa bertemu Lian Dan juga menemui orang tuan Lian .Yang tak mau masalahnya berlarut larut .Karna sang opa masih belum juga sadar dirumah sakit. Yang membuatnya merasa bersalah. Di tambah masalah percintaan nya yang tak jelas. Sampai saat ini Lian belum memberinya kabar. Dan ia hanya menitip pesan izin tak masuk kerja melalui Emma. Yang membuat Nathan bingung Dan takut Orang tua Lian menentang hubungan mereka berdua.


Nathan juga belum menjelaskan pada orang tuanya Karna masih berada di luar kota. Di tambah pekerjaanya menumpuk. Untungnya katrina punya waktu luang . Yang bisa diandalkan untuk menjaga sang opa.


" Aku harus fokus dan tenang " kata Nathan sambil mengecek ulang berkasnya takut kurang teliti .


" Bos boleh masuk " kata Dion yang kepalanya menyembul di balik pintu.


" Masuklah " kata Nathan.


" Ini laporan cabang yang kemaren . Oh ya kita minggu depan akan ke paris " kata Dion. Yang meletakan laporannya di hadapan Nathan. .

__ADS_1


" Ya siapkan saja semuanya.." kata Nathan .Yang melihat Dion sekilas lalu melanjutkan pekerjaannya.


" Apa ada masalah bos , oh ya Lian tidak masuk dua hari ini apa dia sakit ?" tanya Dion


" Bisa jadi " jawab Nathan singkat.


" Apa bos bertengkar ?" kata Dion penasaran Karna tak biasanya bos nya itu terlihat sedih.


" Hanya ada sedikit masalah di antara kami Dan aku akan menyelesai kan nya malam ini " kata Nathan jujur.


" Ya mudahan hubungan kalian baik baik saja bos .Karna saya secara pribadi sangat senang bila bos bisa hidup bahagian bersama Lian " kata Dion yang perduli pada Nathan.


" Trimakasih yon " kata Nathan.


" Ok slamat berjuang bos .Tetap lah semangat perjuangkan cinta mu " kata Dion yang keluar dari ruangan Nathan dan kembali keruangan nya .


Nathan pun tersenyum..Pada asistennya itu. Karna Dion adalah asisten terbaiknya yang slalu perduli padanya Dan juga orang kepercayaannya sejak awal ia merintis perusahaannya . Sampai hari ini Dion masih setia bekerja padanya. Yang menganggap Dion seperti saudaranya sendiri Dan Dion juga teman Katrina dimasa sekolah .Yang membuat Nathan sangat percaya pada Dion Yang slalu bisa ia diandalkan setiap saat.


**********


Malam ini suasana dimeja makan sangat ramai dan terlihat akrab Karna Lian berkumpul bersama papah dan bundanya . Juga sang kakak tersayang nya ditambah tiga sahabatnya. Yang senang melihat Lian sudah bisa tersenyum karna semalam Lian mengurung diri dikamar.. Yang membuat tiga sahabatnya itu ikut bingung.


" Ayo makan yang banyak jangan malu malu " kata bunda.


" Ya aunty tenang saja akan kami habiskan semuanya " kata Grace.


" Lakukanlah kalo kalian kuat Bbiar kalian sehat " kata papah Bian terkekeh Karna melihat makanan sangat banyak.


" Hahaha......uncle kalian cuma bercanda jangan diambil hati " kata bunda


" Tidak aunty kami tahu kok" kata Ayse.


Tak lama bibi Maria pun tergopoh gopoh menghampiri meja. makan.


" Tuan nyonya ada tamu yang sedang menunggu di depan " kata bibi Maria


" Hah........ siapa ?"" kata Lian kaget bersamaan dengan ketiga temannya. yang juga saling pandang


" Jangan jangan......dia......"

__ADS_1


__ADS_2