
Jam 04 10 menit Lian terbangun..Ia langsung menuju kekamar mandi lalu sholat Selesai sholat Lian pun merapikan barang barangnya yang masih tersisa. Karna sebagian sudah ia bereskan tadi malam. Setelah semuanya beres Lian pun berganti pakaian dan menunggu jam sarapan .Sambil memandang pemandangan di luar dari kaca jendela.
Tok....tok....tok......
" Sebentar" kata Lian .Lalu menuju pintu untuk membukanya .
" Nona ini sarapannya " kata pelayan hotel.
" Ok .....trimakasih " kata Lian .Yang lalu menerima nampan makanan.
" Ya sudah nona slamat menikmati " kata Pelayan itu Yang dibalas senyuman oleh Lian.
Lian pun sarapan dikamarnya. Karna ia sudah lapar . Jadi tak harus menuggu bosnya dan juga Dion.
Jam 8 pagi mereka langsung menuju bandara untuk cek in. .Lalu menunggu diruang tunggu sambil memainkan ponsel.
" Lian apa kau sudah sarapan pagi ini ?" tanya Dion.
" Sudah kak tadi dikamar " kata Lian.
" Pantasan ngak ikut sarapan " kata Dion .
Sedang kan Nathan sedang menerima telpon dari seseorang . Entah siapa pun itu Lian dan Dion .Hanya jadi pendengar setia.
.................................
Sore hari pesawat mendarat dengan mulus..Lian pun lalu menuggu bagasi barang barangnya.
" Ana nanti kita pulang sama sama saja " kata Nathan yang berdiri di samping Lian
" Emang bapa dijemput ya. ?" tanya Lian.
" Iya " kata Nathan
" Kok aku ngak ditawarin bos , kenapa cuma Lian " kata Dion manyun.
" Kan ngak searah. " kata Nathan
" Astaga aku lupa " kata Dion menepuk jidatnya . Karna ia lupa kalo mereka libur bukan pulang kekantor.
" Ya sudah. sampai ketemu besok ya Li " kata Dion. Yang sudah duluan mengambil barangnya.
" Ya kak " kata Lian . Tersenyum. melihat Dion pergi.
Tak lama menunggu Lian dan Nathan pun lalu mengambil barang barang mereka dan membawanya dengan troli barang bandara.
" Ana Apa kau tinggal sendiri di apartemen" tanya Nathan.
" Tidak pa bersama seorang teman dia juga magang tapi berbeda perusahaan " kata Lian..
" Oh ......aku pikir hanya sendiri " kata Lian yang berniat ingin mampir ke apartemen Lian .Namun di urungkan nya.
__ADS_1
Tak lama menunggu Mobil yang menjemput pun datang Nathan dan Lian pun masuk. Lalu mengantar Lian pulang lebih dulu.
" Apa kau punya acara malam ini ":kata Nathan ketika mereka sudah didalam mobil .
" Ngak pa, biasanya saya sering ngumpul sama teman teman pa " kata Lian .Lalu melirik bosnya dengan ekor matanya.
Entah mengapa bosnya itu sering bertanya akhir akhir ini Yang membuat Lian bingung. Padahal ia belum lama bekerja .
" Ada apa dengan bos ya ?" bathin Lian
Sedang Nathan terdiam..Entah mengapa hatinya terasa berat berpisah dengan Lian . Nathan bingung sendiri dengan perasaannya.
............,.....................
Nathan terbangun dari tidurnya ketika hari sudah malam. Tadi setelah mengantar Lian ia langsung masuk kamar dan istirahat
" Sedang apa dia sekarang ?" kata Nathan ,Yang masih malas malasan ditempat tidurnya .
" Hai boy sudah bangun " tanya wanita paruh baya yang tak Lian sang mommy
" Hai mom, baru saja " kata Nathan yang lalu duduk .
" Sepertinya banyak sekali oleh olehnya " kata Mommy
" Iya mom buat Tasya dan Alena " kata Nathan .
" Tumben kudengar kau sekarang sudah punya sekertaris baru yang sudah sesuai dengan kriteria mu "kata mommy
" Baguslah berarti dia punya skill yang baik .Hingga bisa membuat anak mom tenang dan santai begini kan " sindir mommy
" Yang begitulah kira kira " kata Nathan
" Ya sudah mom dan daddy mau menengok opa mu .Jangan lupa betty kau kasih makan. Dia merindukan mu " kata Mommy..Lalu meninggalkan kamar anaknya itu .
Nathan pun membuang nafasnya. Lalu kembali rebahan. Karna ia malas mandi dan masih ingin memeluk guling sambil membayangkan wajah Lian.
Sedang kan Lian sedah heboh berkumpul teman temannya. Yang sedang membagi kan oleh oleh yang dibawa Lian dan membaginya rata
" Wah gila aja tuh bos tajir benaran Li sampai brani beliin lho sebanyak ini" kata Grace.
Ya iyalah namanya juga bos tajir . masa miskin orang punya kantor cabang dimana mana ya jelas duit nya berlipat lipat. " kata Emma.
" Tapi lho ngak di apa apain kan Li" kata Grace .
" Yah gila lho Grace , mana bisa di ngapa ngapain Lian. Mau dibikin bonyok mukanya sama Lian " kata Ayse.
" Hadeh aku lupa . Kalo teman kita ini bisa ngamuk. " kata Emma terkekeh.
" Yah mulai deh buka aib memang dia mau ngapain aku . Orang kita ngak sekamar juga " kata Lian.
" Berharap sekamar emang Li " goda Ayse.
__ADS_1
" Cih emang aku cewe apaan , gila ya kalian Kata Lian.
" Hahaha......bercanda Li . Kita kan kesepian selama ngak ada Lho. Ayse Langsung tidur dia kalo ngak ada Lho.' kata Emma.
" Lagian ngapain juga bergadang. Tahu ngak Li. mereka selama lho ngak ada .Hobby banget bergadang . Bahkan pernah sempat telat Karna bangun kesiangan" kata Ayse
" Hah .. kok bisa gimana ceritanya ? Apa kalian ngak dimarahi " tanya Lian dengan mimik serius .
"'Untungnya ngak Li karna bos kita ngak galak Malahan kita diajak makan siang " kata Grace. senang
" Ya syukurlah " kata Lian lega. Karna Lian tahu . Kalo sampai kena hukuman bisa ngulang deh magang
"'Kenapa,? " kata Ayse
Ngak kenapa napa kita baik baik saja .kok Lagian kita ngak punya masalah . cuma telat 10 menit kok " kata Emma.
" Aku hanya khawatir saja ,takut kalian ngulang. Padahal kita sudah dapat perusahaan bagus .Dan juga bonafit. sayang bila mengulang " kata Lian.
Iya Li, besok besok ngak telat . Kemaren karna kita lelah aja ." kata Grace
Tapi jangan lengah apa kalian ngak tahu kita di awasi bu Katrin dikantor " kata Lian
" Hah.......
" What ......
" Kok bisa " kata Grace dan Emma bareng
Ya bisa lah. Makanya kalian berdua hati hati .Karna ketika Aku dipanggil HRD. Beliau memintaku untuk bertemu .Makanya aku tak banyak tingkah . Bisa di kasih nilai c deh " kata Lian.
"'Astaga jadi bu Katrina juga di perusahaan kita . Alamak.....bisa mampus kita di blacklist Dan dapat nilainya jelek..
" Makanya jangan main main " kata Lian .Yang tahu pastinya bu Katrina menilai kerajinan setiap siswanya
Emma dan Grace saling pandang. satu sama Lain. Karna memang tak tahu Salah satu Dosen mereka sedang mengawasi mereka
Dan menilai hasil kerja mereka.
Lalu keempatnya pun bercerita sambil makan coklat pemberian Lian yang lumayan enak . Apalagi coklat mahal yang di belikan Nathan bosnya.
Walau bosnya terkesan galak dan dingin .Tapi Lian tahu Nathan punya sisi baik dan juga ramah .
Setelah malam larut mereka berempat pun bubar dan tidur kekamar masing masing. Karna besok pagi mereka akan bekerja ..
" Tok.....tok ....tok.....
Ceklek
" Lian ada yang mencari mu " kata Emma
" Hah .....siapa ?? "Kata Lian bingung apalagi ia sudah mau tidur.
__ADS_1