
****Hello reader maaf bila author sering telat update beberapa hari ini lagi ngak enak badan namun athor masih usahakan untuk tetap menulis Trimakasih buat yang meminta update cepat Tapi author hanya mampu dua bab untuk update . Trimakasih ya untuk slalu memberi semangat author 🙏🏻🙏🏻🙏🏻😍😍 dalam buat kalian semua ****
******"
Mommy dan daddy Paul hanya saling pandang Mendengar penuturan putranya itu. Karna sudah biasa bagi mereka saling beradu mulut atau saling mempertahan kan ego. masing masing.
" Ya mommy pikir itu biasa , tapi ingat kau lebih dewasa darinya banyak lah mengalah apalagi usia mu terpaut jauh " kata mommy Sheila menasehati Nathan
" Ya Mom " kata Nathan.
" Dan ingat boy istri mu itu masih sangat belia kau harus banyak banyak sabar " kata daddy Paul .
" Ya dad Nathan mengerti " kata Nathan Yang menyuap makanannya .
Sedangkan katrina dan Alexa hanya saling pandang mendengar alasan Nathan .
Yang masih belum mau jujur tentang nikah kontrak sandiwaranya itu.
": Apa perlu kita kerjain saja " kata Alexa berbisik pada kakaknya .
" Boleh tapi cari waktu yang cepat." kata Katrina .
" Tapi kasihan juga kalo rahasia nya terbongkar " Kata Alexa. karna pada pastinya grand pa mereka lah yang paling shock dan kaget kalo pernikahan mereka hanya sandiwara Yang di buat Nathan .
" Entah lah bagaimana kita memberitahu nya tampa membuat mereka kaget " kata Katrina berbisik.
" Kalian kenapa?" kata Mommy paul memperhatikan dua keponakannya itu
" Bukan apa apa aunty cuma urusan pekerjaan " kata Katrina
" O...... begitu " kata mommy Sheila sambil menyesap jus nya.
*********
Pagi ini Lian dan Emma berangkat pagi seperti bisanya setelah tadi mengantar papah dan bunda Lian yang pulang dengan penerbangan pagi ke bendara.
Dan keduanya langsung ke kantor. Sedangkan Ayse dan Grace langsung pulang ke mansion .
" Li bukannya kau hari ini ada rapat antar sekertaris mewakili perusahaan kita " kata Emma
" Iya nanti jam 10 " kata Lian yang sempat kaget karna ia belum sempat mempelajari materi yang akan ia sampaikan .
" Oh ya aku lupa aku belum mempelajari materinya Em " kata Lian.
" Sudah kau belajar sana biar laporan aku yang handle " kata Emma yang kini jadi asisten sekertaris Lian . Yang diminta Nathan .
" Trimakasih ya Em" kata Lian karna temannya itu sangat pengertian.
" Ish sudah ngak usah trimakasih segala kita sahabat saling membantu " kata Emma yang memang mereka slalu saling mengerti.
Lian pun lalu fokus mempelajari materi yang akan dijelaskan nanti diruang rapat. Tampa menyadari Nathan yang lewat . Bersama Dion. Begitu juga dengan Emma yang fokus pada layar komputernya.
" Ada apa dengan mereka ?" kata Nathan yang tumben merasa tak disapa.
__ADS_1
" Mana ku tahu " kata Dion mengangkat kedua bahunya. Lalu melangkah keruangannya . Dan begitu juga Nathan.
Nathan pun memanggil Lian setelah masuk ruangan nya lewat ponselnya. .
" Pagi pa maaf , saya pikir bapa belum datang " kata Lian sopan. Karna ada perbedaan antara mereka bertemu dikantor dan di luar kantor. Karna bagaimana pun Dikantor Nathan tetap bos Lian sedangkan di luar sebagai kekasih. Dan dia harus harus bersikap profesional pada pekerjaannya
" Masuklah. apa hari ini kau akan menghadiri meeting sekertaris ?' tanya Nathan menatap Lian lekat.
" Iya pa " jawab Lian
": Baiklah aku ada dilantai 9 juga nanti Awda meeting hari ini . Bila kau sudah selesai tunggu aku . Kita pulang bersama " kata Nathan.
" Iya pa apa harus naik taksi kesana.?" tanya Lian .
" Tidak perlu Gee akan mengantar mu " jawab Nathan.
" Baik pa " kata Nathan Yang lalu pergi setelah meletakan laporan nya .
Nathan pun menatap sekertarisnya dengan Nanar . Karna ia tak mungkin bisa memeluk dan mencium Lian ketika pintu terbuka
Walau ia kangen berat dengan ingin memeluk Lian.
Siangnya Lian sudah berada di hotel hilton untuk ikut pertemuan antar sekertaris yang yang memang tidak boleh di wakil kan. .
Tatapan tajam para sekertaris senior tak mematahkan semangat Lian sebagai sekertaris muda . Ketika Lian memilih duduk di kursi tengah Untuk tidak tampil menyolok .
" Cih punya nyali juga dia datang kesini " kata Clara menatap tajam Lian yang ngobrol dengan sekertaris lain..
" Aku akan membuatnya malu agar dia tahu diri " kata Clara menatap benci..
" Tapi kau harus hati hati itu bisa berbalik pada mu " kata Jenny yang tahu Lian wanita yang dekat dengan Nathan. Juga keluargganya..
" Hai Rose slamat datang kau tahu wanita muda yang memakai kemeja putih disana " kata Clara
" Tidak ...memang kenapa dengannya " kata Rose penuh selidik menatap Clara.
" Dia wanita simpanan Nathan . Dia adalah sekertarisnya baru Nathan " kata Rose yang jarang bisa bertemu Clara dan Jenny walau mereka satu kampus. Karna ia menangani perusahaan sang kakak.
" Sialan bagaimana kau tahu " kata Rose kaget merasa tak senang karna ia mencintai Nathan teman masa kecilnya itu..
" Nih lihat aku sempat memfotonya dan Videonya ketika dia belanja di mall yang diantar Nathan
" ****.... .brani juga dia merayu Dan Nathan tak mungkin mau dengan nya" kata Rose percaya diri
" itulah sebabnya Aku memberi tahumu " kata Clara sengaja ingin melihat Rose membuat Lian dipermalukan.
" Awas saja dia " kata Rose yang duduk di kursi senior sekertaris yang sangat berpengalaman.
Tak lama meeting pertemuan itu pun dimulai dengan perkenalan setiap wakil seluruh perusahaan Dan juga memberi pengelaman dan inspirasi sebagai kiat menjadi sekertaris Yang handal Dan juga hebat untuk mendampingi setiap pimpinan mereka . Yang membuat banyak pertayaan dari tiap ketua ikatan. Dan Lian menjawab dengan baik dan juga cerdas Dan memberi solusi bagaimana ia bisa menjadi sekertaris yang baik dan dapat dapat diandalkan. .
" Wow berapa usia mu Berliana ?" tanya ketua ikatan pada Lian ketika tahu laporan Lian cukup baik dari Nathan dan Katrina di kantor.
" Usia saya ,20 tahun " jawab Lian .
__ADS_1
" Hah........ bagaimana bisa nona Belian Apa pendidikan mu" kata wakil ketua ikatan sekertaris .
" S 2 nyonya dan saya masih melanjutkan kan sekolah lagi " jawab Lian tenang . Yang membuah riuh ruangan itu karna mendengan umur dan pendidikannya yang tidak mereka duga.
" Kau hebat kami tak menyangka kau punya catatan bagus juga diperusahaan mu . Dan ibu katrina memberi Nilai .A + pada mu Belian juga Tuan Nathan. Dan kurasa kau sekertaris terbaik tahun ini " kata Ketua ikatan sekertaris yang memberi tepuk tangan pada Lian
" Wah hebat kamu nona Berliana kau punya talenta yang bagus dan baik " kata seorang teman duduk Lian .
" Terimakasih " kata Lian dengan tersenyum dan juga rendah hati.
Acara pun berlanjut dengan ramah tamah dan perkenalan para sekertaris untuk bisa saling mengenal dan saling bekerja sama. Apalagi untuk perusahaan perusahaan besar. Dan juga bonafit.
Tampa sengaja Rose mendekati Lian yang merasa kesal karna gadis itu Karna Lian mendapat gelar sekertaris terbaik tahun ini Padahal jabatan itu slalu ia dapat kan Dan sekarang lepas dari tangan nya .Karna diganti oleh Lian .Lian mendapat penghargaan dan juga menjadi sekertaris termuda. yang pernah ada.
" Hei.... apa kau simpanan Nathan kemaren kau belanja dengan bos mu itu kan Jangan jangan kau merayu bos mu itu dengan tubuh mu Sehingga kau bisa belanja kan Supaya bisa memberimu nilai plus " kata Rose ketika Lian ngobrol dengan sekertaris lain . Yang membuat semua orang menatap Lian tak percaya.Apa yang mereka dengar.
" Hei hati hati kalo bicara ?"kata Lian tajam Menatap Rose yang tak ia kenal.
Aku punya buktinya kau belanja diantar bos mu Dan kau juga merayunya
Hai kalian lihat sini " kata Rose yang memperlihat vidio kebersamaan Lian dengan Nathan yang ia perlihatkan Rose .Yang ia dapatnya dari Clara. Yang tersenyum puas berhasil membuat Lian tak berkutik. Dengan apa yang ia lihat.
Deg.....
" Maaf nona kau salah paham. Itu memang benar saya Tapi saya tak merayunya " kata Lian yang ingin menjelaskan secara mendetail lagi.
" Cih munafik .... kau ingin menyangkal nya kan . Kalian tahu sekertaris itu hanya kedok nya Agar dapat kemewahan dan merayu bos nya itu dan mendapat gelar terbaik " kata Rose
" Itu tidak benar itu fitnah......" kata lian menyangkal.
" Alah ..... Kau paling sudah tidur dengannya kan Berapa kali bos mu itu
meniduri mu " kata Rose yang membuat Lian malu.
" Kami ......
" Cih .....wanita murahan , wanita begini hanya laku karna menjual keperawanannya
dan kurasa itu pun tak mencapai 1 trilyun Apa lagi 1 milyar paling hanya ratusan juta " ejek Rose pada Lian
" Kau. .... " kata Lian menatap tajam
" Apa memang kenyataan nya kan
kau berharap diri laku 1 trilyun hoek........ ngak bakal " ejek Rose. Yang membuat Lian malu pada orang orang yang mendengarnya.
Namun tiba tiba ....
" Jangan kan satu trilyun bahkan ratusan triliun aku brani membayarnya " kata suara
Bariton yang menjawabnya ucapan Rose
" Jleb........
__ADS_1