Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 198


__ADS_3

Lian baru saja masuk kekamar nya ketika ponsel nya berdering .Lalu cepat cepat mengangkat nya ketika melihat nama Ayse tertera jelas di ponselnya.


" Halo Ay ada apa ?" kata Lian


" Aku boleh nginap di mansion ngak Li, aku dikejar kejar orang nih " kata Ayse


" Ya sudah kesini saja " kata Lian


" Ok aku kesana " kata Ayse yang langsung tancap gas menuju mansion


Sedang kan Lian keluar dari kamarnya menuju teras Untuk menunggu Ayse.


Karna ia teringat kejadian sore tadi


Dan takut Ayse juga mengalaminya lalu menunggu. Ayse sambil menatap pintu gerbang .


" Kok lama ya jangan jangan " kata Lian Yang Lalu bergegas kembali masuk kedalam kamarnya Berganti pakaian Dan memakai celana panjangnya Lalu bergegas menuju garasi Dan menaiki motor sport milik sang kakak Lalu menyusul Ayse Karna perasaan nya tak enak memikirkan temannya itu


" Kau di mana Ay " kata Lian memakai


earphone sambil mengendarai motor


" Di jalan xxx kenapa ? " jawab Ayse yang masih di jalan


" Ok ....aku kesana . " kata Lian lalu menyusul Ayse.


Bum.......bum...... bum.......Motor pun melaju menuju jalan yang dilewati Ayse


Sedangkan Ayse yang ingin melajukan mobil nya Tiba tiba saja di hadang Sebuah mobil yang menghalangi jalannya .


Cit. ..... mobil pun direm mendadak


" Keluar !!" teriak seorang pria Yang membuat Ayse keluar.


" Siapa kalian dan mau apa ?" kata Ayse tampa rasa takut. Setelah keluar dari mobil


" Kau tak perlu tahu siapa kami " kata Pria itu yang lalu menarik tangan Ayse.


" Ayo ikut kami !!" kata pria itu.


" Itu Tak akan terjadi " kata Ayse Yang lalu menendang pria itu .Untuk melakukan perlawanan


" Akh...... sialan kau " umpat pria itu


" Wah...... rupa nya kau punya nyali juga ya kami akan membuat mu menyesal nanti " kata pria sombong


" Cih..... sombong brani nya hanya sama perempuan Apa kau pikir aku takut hah ... laki laki seperti kalian hanya dibayar murah Dan hanya mengandalkan gaya preman untuk menindas orang " kata Ayse berdecak kesal .


" Kau .....ayo kita tangkap dia , kita beri pelajaran nanti biar dia tahu rasa " kata Pria itu. Lalu keduanya pun menyerang Ayse.


Ayse yang kesal pun tak tinggal diam .Ayse berusaha melawan sekuatnya.


Hiat ...... bug .....bug .....


Perkelahian itu pun semakin bergulir lama Ayse sudah mulai kewalahan . Namun tak lama..


Brum.....brum....... motor hitam pun berhenti

__ADS_1


Yang tak lain adalah Lian lalu langsung turun dan membantu Ayse.


Ciat .... plak ..... bug ....... bug....


"' Lian " kata Ayse tersenyum senang karna Lian datang tepat waktu


" Bantuan datang beb ayo hajar mereka " kata Lian .


" Ya " kata Ayse yang bersemangat lalu kembali menyerang . Kali ini perkelahian imbang dan Dalam hitungan menit lawan Lian Sudah terkapar di tanah .Dan Lian dengan cepat membantu Ayse .


Hiat .... bug..... bug.... bug...... plak.


Akh...... bruk......bug.....bug.....


" Siapa kalian dan siapa yang menyuruh kalian hah " kata Lian Yang memegang krah baju pria yang terkapar ditanah tak berdaya


" Akh sakit kami tidak tahu" kata pria itu


" katakan atau aku menebak kepalamu " Kata Lian mengeluar kan pistol dari balik jaket dan menodongkan nya di kepala pria itu. Yang membuat pria itu langsung takut


" Jangan bunuh kami, kami hanya disuruh tuan Lukas " kata nya tergagap


" Cih dia lagi . Ayo Li kita pulang " kata Ayse Karna tahu temannya itu sengaja Mengancam agar pria itu buka mulut


" Ayo ...pergi " kata Lian lalu kembali ke motornya .Dan Ayse kembali masuk mobil Lalu meninggalkan tempat itu...Dengan pria yang terkapar babak belur.


" Akh.... sakit...... kenapa tuan Lukas tak bilang wanita itu bisa berkelahi " kata pria itu meringis .


" Iya sialan mereka " kata pria yang satunya..


********


" Gila tuh Lukas ya , masih saja mencari masalah " kata Ayse


" Apa Grace baik baik saja" kata Lian


" Dia aman aku mengantarnya sampai rumah orangtuanya . Besok lusa pulang kita jemput " kata Ayse.


" Ya. , Nanti lukas akan kita beri pelajaran kalo dia brani mengusik Grace lagi " kata Lian .


" Ya itu harus Li, aku sudah tak sabar ingin membuatnya malu karna dia seperti nya tak kapok kapok " kata Ayse jengkel.


Sedangkan Nathan sedang latihan bersama Rayyan.


" Apa ..... Rose lagi , wanita itu memang wanita iblis " kata Nathan . ketika Rayyan memberi tahu Nathan Siapa orang yang ingin mencelakai Lian .


" Aku sudah mengusut nya bro kau santai saja " kata Rayyan yang sedang melap keringat di wajahnya .


" Aku akan melihat hasilnya besok , aku harap polisi segera menangkap nya " kata Nathan.


" Itu pasti " kata Rayyan


" Apa masih mau berduel " kata Nathan


" Ok .... sekali lagi bila kau kalah kau traktir aku minum kopi " kata Rayyan


" Tak masalah " kata Nathan.

__ADS_1


Lalu keduanya kembali beradu otot...


Hiat ...... bug..... ciat......


Dirumah Dion Emma baru saja selesai memasak ketika Dion memeluknya dari belakang. Dan mencium pipi Emma


" Hei sabar honey ini sudah mau selesai " kata Emma.


" Aku sudah nggak tahan menunggu say " kata Dion yang ******* bibir Emma. Dan menaikannya tubuh Emma ke atas meja. Kedua lalu saling berciuman panas yang membuat Dion menyingkap rok Emma .. Entah apa yang mereka lakukan . Namun setelah puas kedua langsung masuk kamar mandi Dan melanjutkannya lagi disana


" Apa kau tak lelah sayang " kata Dion Yang masih santai menghadapi Emma


" Tidak apa kau mau lagi " kata Emma tersenyum .


" Aish kau ini , ayo kita lakukan lagi " kata Dion yang merasa tertantang Lalu melakukan nya lagi Dan hanya ******* dan lenguhan Yang terdengar keluar dari mulut Emma. Yang membuah kedua nya terbuai dengan guyuran air shower yang menyala.


********


Pagi kak Ray , kak Jasmine " kata Ayse Yang menyapa Rayyan Membuat Rayyan kaget melihat pegawai nya itu ada dirumah nya sepagi ini. Ketika Rayyan duduk menikmati sarapan pagi nya


" What you doing here Ay ?" kata Rayyan


" Aku yang mengajak nya menginap disini kak Karna tadi malam ia dihadang orang suruhan Lukas " kata Lian Yang menarik kursi untuk sarapan bersama Begitu juga Ayse


Sedangkan Jasmine hanya diam karna dia sudah tahu.


" Astaga apa masih belum selesai urusannya " kata Rayyan.


" Ku rasa belum bos , Sampai ia puas bisa mendapat kan dan menghabiskan bagian Callan juga " kata Ayse


" Dasar pria tamak , itulah akibat nya bermain wanita . Dia juga yang hancur karna perbuatan sendiri Apa ia tidak bisa berpikir jernih " kata Rayyan


" Mungkin dia di rasuki setan gila kak Jadi otaknya error. Apa dia tidak sadar kalo besok tuanya siapa yang akan merawatnya " kata Lian


" Dia belum berpikir kesitu Li, makanya di begitu " kata Jasmine.


" Biar kan saja nanti , sampai mana dia merasa hebat setelah hancur . Baru dia sadar " kata Rayyan yang menguyah makanan nya


" Kurasa dia bisa gila kak, karna orang seperti dia tak tahu diri dan tak tahu malu dan juga tidak tahu berterimakasih sudah dikasih kesempatan Masih saja mencari cari kekurangan orang lain. Tampa melihat kekurangan dirinya sendiri " kata Ayse .


" Maklum lah , biarkan saja " kata Rayyan


Mereka pun asyik ngobrol sambil menikmati sarapan Ketika Lisa baby sister Al datang menghampiri mereka


" Pagi tuan ada tamu menunggu tuan di ruang tamu " kata Lisa


" Hah...... siapa pagi pagi begini bertamu " kata Rayyan heran.


"' Suruh tunggu Aku sudah mau selesai " kata Rayyan.


" Baik tuan " kata Lisa Yang lalu menemui sang tamu Yang duduk santai


Diruang tamu Dengan kaki disilangkan Sambil membaca koran pagi .Yang membuat Rayyan terbelalak dan memukul kepalanya dengan koran lain


" Kau......." kata Rayyan berkacak pinggang.


" Hahaha .. .kejutan " kata nya tergelak..

__ADS_1


__ADS_2