
Rayyan terdiam sejenak sambil melirik Kenan dari kaca spion.
" Turuti saja apa yang ingin dia beli belikan semua " kata Rayyan .
" Baik bos " kata Jhon yang membawa mobil nya ke sebuah pasar pinggiran kota Namun terkenal cukup lengkap.
Hampir satu jam mereka pun sampai Dan Kenan pun ikut turun . Lalu diikuti Jhon yang berkeliling pasar mencari peralatan melautnya yang ia butuhkan Dan . Jhon membayar semua apa yang Kenan beli yang membuat Kenan tak percaya. dan kaget. Namun ia pun tak menolak.
" Tuan apa tuan serius membelikan semua nya sebanyak ini apa uang tuan tidak habis " kata Kenan ketika mereka memasukan nya kedalam bagasi .
" Ya tuan Rayyan menyuruhku untuk membelikan nya semua yang kau butuhkan " jawab Jhon santai
" Kau mau membeli apa lagi " kata Jhon
" Stok makanan tuan " kata Kenan .
" Ayo cepat " kata Jhon .
" Baik tuan " kata Kenan . Yang hari ini merasa sangat beruntung. Hanya karna ia mengantar surat ia mendapat kan makanan enak Dan semua keperluan ya juga di bayar Jhon .
Jhon pun memperhatikan Kenan yang membeli beberapa kebutuhan dapur . Yang membuat Jhon merasa iba dan kasihan karna sudah dibayari saja Kenan masih menawar harga barang .
" Pa tolong kau hitung saja semuanya Saya akan membayar nya " kata Jhon .
" Tapi tuan ini ngak ada diskon ." kata Kenan .minta harga dikurangi
" Sudahlah simpan saja uang mu " kata Jhon yang mengeluarkan uang dari dompetnya . Karna tak mungkin ia memakai Kredit card dipasar .
" Baik tuan terimakasih banyak sudah merepotkan tuan berdua " kata Kenan . Yang lalu membawa semua barang ke mobil . Lalu memasukannya ke bagasi. Setelah selesai ia pun teringat .Lian dan kakeknya. yang pastinya belum merasakan makanan enak. Karna tadi ia sudah menghabiskan dua kotak makanan yang masih membuatnya kenyang .
"' Tuan tunggulah sebentar aku ingin membeli makanan untuk kakek dan girl ku
" kata Kenan pada Jhon.
" Baik jangan lama " kata Jhon yang kembali masuk kedalam mobil .
" Ayo berangkat " kata Rayyan.
" Sebentar tuan dia sedang membeli makanan " kata Jhon.
" Hah....apa dia lapar lagi " kata Rayyan kaget
" Tidak, dia bilang ia membeli untuk gadis dan kakeknya bos " kata Jhon .
" Ya ..... baik lah " kata Rayyan yang tak sabar menunggu.
__ADS_1
" Sebenar nya kita mau kemana bos , kenapa dia mengantar surat " kata Jhon penasaran
" Itu yang sedang ku pastikan Jhon Apa benar yang menulis surat ini Lian .." kata Rayyan lirih .
" Hah..... nona Lian " kata Jhon kaget .
" Iya itulah sebabnya aku ingin bertemu langsung dengan penulis nya " kata Rayyan Yang Yakin Lian masih hidup Karna ia sangat hafal tulisannya. Tapi kenapa sangat lama Lian baru mengirimnya surat. . Dan Itu pasti ada alasan nya.
" Huh...... aku ikut berharap itu benar nona bos tapi bagaimana kalo bukan bos " kata Jhon ragu
" Kita lihat saja nanti . " kata Rayyan.
Tak lama kenan pun sudah kembali ia membelikan banyak makanan untuk dibawa pulang . Karna uang nya tak terpakai untuk belanja. Karna Jhon sudah membayar keperluannya.
" Apa sudah selesai ?" kata Jhon
" Sudah semua tuan apa tuan juga mau mengantar saya pulang " kata Kenan tak percaya
" Ya " kata Jhon.
" Wah teimakasih tuan ....trimakasih banyak " kata Kenan senang lalu duduk tenang sambil memangku makanan nya..
" Apa jauh tempat nya " kata Jhon
" Mungkin memakan waktu 3 jam tuan sore kita akan sampai disana " kata Kenan yang mengira gira ..Karna ini sudah siang .
Jhon pun mengendarai mobilnya melaju bersama kendaraan lain. Hampir satu jam mereka berkendara Mereka memasuki jalan yang cukup sepi . Yang membuat Jhon membawa mobil dengan kecepatan tinggi. Kenan yang senang enjoy saja saja menikmati keberuntungan nya hari ini .. Sambil sesekali bersiul dan menyanyi
Yang membuat Rayyan dan Jhon saling pandang . Lalu Rayyan pun memutar music Untuk menambah suasana santai .. Membuat Kenan tambah senang
" Wah... tuan keren music nya bagus " kata Kenan berteriak.
" Iya .... music nya keren Apa kita masih lama " kata Jhon bertanya
" Mungkin satu jam lagi tuan " kata kenan yang asyik bergoyang . Dikursi belakang sambil mendengarkan music
Tak memakai waktu 3 jam Mereka pun sampai di pesisir pantai lepas . Yang membuat Rayyan dan Jhon harus berjalan kaki Membantu kenan mengangkat barang barang nya .
" Hei anak muda Apa kita harus jalan kaki " kata Jhon .
" Iya tuan kalo mobil tuan masuk ke sana saya takut bisa rusak. karma orang orang yang kesini cukup menaruh mobil nya sampai disini saja tuan " kata Kenan . Yang tak.mau mobil Rayyan amblas .
" Apa aman " kata Jhon
" Aman tuan " kata Kenan yang menuju sebuah rumah penduduk didekat mobil berhenti..
__ADS_1
" Hei bro titip mobil ya mereka tamu ku " kata Kenan berteriak pada sorang pemuda..
" Ok.....kawan " kata pria itu Yang sedang asyik menjahit jalanya.
Kenan pun lalu menyusun belanjaan nya dan memikul nya di punggung nya . Yang membuat Rayyan dan Jhon saling pandang Melihat Kenan memikul belanjaannya tampa benan
" Tuan bisa kah kau bawakan makanan ini Jangan sampai jatuh " kata Kenan Minta tolong Jhon yang membawakan kantong yang berisi makanan.
" Baiklah " kata Jhon . Yang menerima kantung makanan
Lalu ketiganya pun menyusuri jalan setapak dipinggir pantai yang jarang dilewati orang . Bahkan rumah penduduk pun tak ada. hanya ada 2 atau Tiga rumah berdinding papan yamg meraka lewati.
Sedangkan Lian duduk terpaku melamun seorang diri dengan tongkatnya . duduk menunggu Kenan pulang .Berharap harap cemas Apa Kenan bisa menemui sang kakak. Karna itulah harapan satu satunya.
" Girl ayo makan jangan menunggu Kenan" kata kakek tua berusia hampir 70 tahun itu.
" Iya kek " kata Lian yang lalu bangkit dengan tongkat nya .
" Biasa nya ia akan kembali menjelang malam . kau tahu sendirikan kendaraan yang melewati daerah ini cukup susah " kata kakek menyodorkan roti dan kacang merah rebus .Walau menurut Lian tidak enak ia tetap memakan nya demi bertahan hidup..
Sedang kan dijalan Rayyan berhenti sebentar untuk beristirahat karna lumayan berjalan jauh.
" Apa masih jauh " kata Rayyan
" Itu sedikit lagi disana yang dipojok tuan . di sana rumah kami tinggal " kata Kenan Yang tepaksa ikut berhenti. Lalu menurunkan bawaan nya .
" Ya Kita istirahat sebentar " kata Rayyan mengatur nafas Lalu setelah sedikit tenang Mereka pun melanjutkannya perjalanannya lagi Sambil melihat lihat sekitarnya.
Rayyan iba melihat kenan yang memikul belanjaannya tampa lelah. karna ia sudah terbiasa. Sedang Jhon menarik nafas kasar nya merasa di kerjain oleh kenan . Karna ia belum pernah sekalipun berjalan kali sejauh itu. Semasa bekerja dengan keluargga Rayyan dari mendiang sang kakek
" Kita sudah sampai tuan..... itu rumahku " kata Kenan senang menujuk gubuk kecil Yang memang tak jauh dari pesisir pantai
" Kakek ..... girl aku sudah pulang " kata Kenan berteriak nyaring . Yang lalu menaruh belanjaan ya di teras.
" Astaga apa ini rumah yang layak " kata Jhon yang lalu terduduk lemas bersandar di kursi kayu. Lalu Kenan mengambil kursi untuk Rayyan Dan menaruh nya didekat Jhon .
" Duduk lah tuan maaf rumah kami memang begini " kata Kenan yang ingin membawa masuk kantung makanan yang dibawa jhon .
" Kau bersama siapa ken " kata seorang kakek yang keluar melihat dua pria asing.
" Dia tamu ku ingin bertemu girl Girl lihat aku membawa mereka kesini " kata Kenan ketika Lian berjalan pelan dengan tongkatnya
Deg......
" Kak Rayyan ...... " kata Lian lirih
__ADS_1
" Lian ...... " kata Rayyan yang langsung memeluk adiknya itu
Sedang kan Jhon terpaku melihat jelas Lian masih hidup.....