Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 204


__ADS_3

Nathan luar biasa senang ketika Ia sudah merasa jadi suami Lian . Setelah Papah Bian Dan Rayyan pergi Nathan memeluk Lian erat Sedangkan Lian hanya bisa tersenyum


" Dion aku libur dulu hari ini ya , Tolong urus kantor untukku Kalian berdua akan mendapat bonus bulan depan Aku akan pulang kerumah Grand pa karna lama tak bertemu beliau .Pasti beliau sangat senang bertemu Lian Dan kami akan naik taxi kesana " kata Nathan


" Baik lah bos slamat ya bos Dan bersenang senang lah " kata Dion tersenyum Yang ikut senang bos nya itu kini bukan jomlo lagi


" Li slamat ya , bersenang senanglah nikmati kebersamaan kalian ..Ingat orang lain tak boleh tahu sampai dua bulan kedepan " kata Emma mengingatkan Karna memang penikahan itu di tutup rapat..


" Trimakasih Em. ya sudah kami pergi dulu ya " kata Lian yang lalu di gadeng Nathan Naik ke dalam taxi dengan memakai kacamata Menuju mansion Grand pa Ben


Hampir 30 menit lebih Keduanya turun di depan mansion grand pa ..Karna Nathan ingin memamerkan kebahagian nya Pada grand pa Orang pertama Yang sangat menyayangi Lian .Dan Nathan ingin membuat kejutan pada kakeknya bahwa Lian masih hidup .Karna grand pa nya lah yang paling sedih ketika mendengar Lian tewas karna menyelamatkan Nathan.


Lalu Nathan membawa Lian masuk kekamar nya . Dimana dulu mereka biasa tidur bersama . Lalu menyuruh Lian tiduran .


" Hah.....say kau mau apa ?" kata Lian bingung


" Tenanglah selimuti diri mu Aku mau bikin kejutan buat grand pa " kata Nathan


Lalu keluar dari kamar dan mencari i grand pa nya . Yang sedang berada di taman belakang sedang bersantai .


" Grand pa " kata Nathan


" Nathan ..... kenapa lama tak kesini hah kau ini , kemana saja slama ini " kata grand pa memukul punggung Nathan dengan koran


" Hehehe..... Nathan sibuk opa ayo ikut dengan ku . Nathan ingin menunjukkan sesuatu pada grand pa " kata Nathan .


" Apa " kata grand pa yang lalu berdiri dengan tongkat nya .


" Ada deh .... nanti grand pa tahu sendiri " kata Nathan mengandeng sang kakek menuju kamar nya.


Lalu keduanya menuju kamar Nathan dan


Ceklek.......


" Tara ..... sayang ini grand pa " kata Nathan pada Lian yang duduk menyisir rambutnya .Dan lalu berbalik badan menatap grand pa.


" Ana ..... are you Ana . " kata grand pa kaget Melihat Lian yang berdiri tegak tersenyum padanya.


"' Iya opa ini Ana " kata Lian yang lalu memeluk grand pa Nathan Yang langsung menangis sesenggukan Ketika Lian memeluk nya .


" Kau masih hidup nak " kata grandpa memeluk erat Lian

__ADS_1


" Sayang opa sangat terpukul ketika kau tewas ia sempat tiga hari tak mau makan karna sedih " kata Nathan Yang memeluk dua orang tersayang nya itu .


" Grand pa ayo duduk disini " kata Lian mengandeng opa nya duduk di sisi ranjang Dan menghapus air mata grand pa yang membasahi pipi keriputnya itu.


" Syukurlah kau selamat Apa kalian tak bekerja " kata grand pa.


" Kami libur hari ini opa , ingin membuat cicit buat grand pa " bisik Nathan pelan yang membuat Lian mencubit pinggang Nathan .


" Auw sakit sayang ,kenapa tangan mu seperti tuan crab sih " kata Nathan Yang membuat grand pa terkekeh senang .Dan Nathan lalu mencium pipi Lian .


Cup ....


" Sayang kau ini apa sih ada grand pa " kata Lian.


" Kenapa malu lihatlah " kata Nathan Yang mencium pipi keriput grand pa nya Yang membuat Lian tersenyum .


" Grand pa senangkan sekarang Ana bisa menginap disini . Dan kami akan menemani grand pa " kata Nathan yang lalu ngobrol bersama di kamar Nathan.


Dan setelah puas grand pun kembali kekamarnya di antar Nathan dan Lian


" Istirahat lah " kata Lian pada grand pa


" Ya sayang lakukan apa saja yang ingin kalian lakukan " kata grand pa Ben Yang memeluk Lian dan mengusap punggung


Setelah itu kedua nya pun keluar dari kamar grand pa lalu menutup pintu kamar .Membiarkan opa nya Istirahat


" Ayo kekamar " kata Nathan


" Ya sayang " kata Lian berjalan pelan Yang membuat Nathan tak sabar lalu mengendong Lian Yang membuat Lian


kaget


" Nathan......" teriak Lian Yang membuat Nathan tertawa. Yang menggendongnya ke Kamar lalu membaringkannya di ranjang Dan bergegas mengunci pintu kamar rapat rapat .


" Sudah ayo ....kita bercinta " kata Nathan Yang membanting tubuhnya di sebelah Lian.. Dan lalu memeluk .tubuh Lian


" Sayang kau mau apa " kata Lian Yang .merasakan tangan Lian menyusup di dalam pakaiannya ..


" kita akan melakukannya " kata Nathan pelan Yang lalu mencari titik titik sensitif Lian .


" Sayang......ah ..." kata Lian . mendesah dan Nathan ******* bibirnya . Agar Lian .Tak bersuara.

__ADS_1


Cukup lama Nathan melancar kan .aksinya . Sampai Lian kewalahan . Karna Nathan ingin memasuki dirinya. Sampai Lian lemas ulah agresif Nathan


Lian hanya menikmati tahap demi tahap Apa yang dilakukan Nathan sampai tubuh mereka bersatu Nathan cukup terkejut . Karna Lian masih utuh


" Apa kau belum pernah melakukan nya " kata Nathan menatap dalam manik mata Lian sambil memeluknya erat


" Tidak " geleng Lian yang membuat Nathan tersenyum Lalu kembali .******* bibir Lian pelan agar Lian merasa rileks


Entah berapa lama keduanya melakukan nya .Yang membuat tubuh keduanya basah bermandi keringat Hingga Nathan menyudahinya


"' Trimakasih sayang " kata Nathan yang merasa kan pengelaman pertama mereka


sangat luar biasa. Bahkan seperti terbang ke langit ketujuh Yang merengkuh nikmat nya percintaan yang mereka. lakukan


Lian memejamkan matanya karna lelah


Nathan tersenyum bahagia lalu memeluk tubuh Lian dalam dekapannya sambil men cium pucuk rambut Lian berkali kali.


" Kini kau milikku ,terimakasih tuhan kau kembalikan dia utuh pada ku .Tampa cela sedikit pun dan masih suci " kata Nathan memeluk Lian erat seakan akan tak mau berpisah lagi. Karna kini kebahagian nya sudah lengkap ..


Lian membuka mata nya pelan . Dan dada bidang Nathan nyata didepan matanya. Yang membuat Lian menatap dekat wajah pria yang kini menjadi suaminya ..Yang ia sadari sangat tampan dengan dua lesung pipi nya


" Akhirnya kini kita bisa bersama " kata Lian yang meraba pelan wajah Nathan


Dan memegang pahatan nyata ilahi itu


Yang tak pernah bisa ia hindari lagi Karna Nathan slalu ada untuknya ..


"''Kenapa ?" kata Nathan memegang tangan orang yang memegang wajahnya


Lalu membuka matanya Dan .menatap dalam manik mata Lian . Yang membuat Nathan balas meraba wajah istri mungilnya itu


"' Aku mencintai mu nona Berliana " kata Nathan berbisik pelan Membuat Lian tersenyum Pada pria yang sempat membuat Lian membencinya itu Karna sikap Arogan dan sifat cuek Nathan


Yang terkesan galak dan pemarah .


" Ya aku juga mencintaimu " jawab Lian


yang memegang bibir Nathan dengan jari jari lentiknya.


Dan Nathan menggigitnya pelan . Yang membuat Lian tersenyum dan Nathan mengecupnya bibir Lian Yang kini menjadi tempat favoritnya

__ADS_1


.


__ADS_2