
Sedangkan di kamar Lian sedang menerima vc dari sang suami yang saling padang di ponselnya .
" Apa kau ngantuk " kata Nathan tersenyum
" Ya sedikit " kata Lian tersenyum sambil memeluk guling
" Tidur lah biar kan ponselnya. Aku ingin menunggu mu tertidur " kata Nathan
" Apa kau belum mengantuk aku ingin dipeluk " kata Lian manja .
Membuat Nathan tersenyum sekaligus rindu dengan istri kecil nya itu Apa lagi mengingat Lian begitu berani menghadapi Han tampa rasa takut Sedikit pun Walau Lian dalam kondisi hamil
" Ya dari jauh saja ya sayang aku sangat mencintaimu " kata Nathan tersenyum manis
" Gombal " kata Lian terkekeh
" Tapi kau suka kan " kata Nathan yang masih tersenyum
" Aku merindukan mu " kata Lian
" Aku juga tidurlah aku akan menunggu mu disini Lusa aku sudah pulang Jadi bersabar lah cantik ku " kata Nathan menatap wajah Lian
" Ya " kata Lian memejamkan mata nya
Sampai tertidur sendiri .Sedang kan Nathan masih menatap nya Dan Tampa sadar Nathan pun terpejam Dan kedua nya sama sama tertidur ..
Paginya Lian sudah bangun dan bergegas sholat Lalu kedapur untuk mencari makanan . karna dia sangat lapar pagi ini.
" Nona apa anda butuh sesuatu " kata bibi Marie.
" Ya bi Lian lapar " kata Lian yang mengoles roti dengan selai kacang
" Apa mau yang lain ,masih ada ikan salmon panggang nona. Biar bibi hangat kan dulu " kata bibi Marie
" Ya bi boleh "kata Lian lalu membuat susu hamil nya yang dibelikan Nathan kemaren sekalian untuk stock.
" Ya nona tunggu sebentar " kata bibi Marie bergegas memanaskan ikan yang ingin di makan Lian .
Bibi Marie menaruhnya didepan Lian setelah menghangatnya. Lian yang lapar pun menyantapnya sampai ludes. Yang membuat bibi Marie tersenyum melihat nona mudanya itu. Karna beberapa hari ini Lian mudah lapar Dan ia memakan apa pun tampa memilih selagi ia lapar.
Setelah kenyang Lian pun keruang tengah dan melihat Al dan Jasmine yang sudah asyik disana duduk lesehan bermain
__ADS_1
" Hai ..... Li tumben sudah bangun Apa kelaparan lagi " kata Jasmine menatap adik iparnya itu
" Ya apa orang hamil kaya gitu kak, akhir akhir ini nafsu makan ku meningkat dan aku tak bisa menahan diri .Apa saja aku makan " kata Lian
" Itu hal wajar ia ingin cepat tumbuh besar Agar cepat bermain bersama kak Al iya kan de" kata Jasmine bicara pada Al.
" Ah..... ya .....ya ...." kata Al tersenyum
" Dih ..... kaya gerti aja emang tahu " kata Lian .Karna Al slalu menyahut bila diajak bicara seakan ia mengerti yang dibicara kan
" Hahaha....... Al itu cerdas Li, ia bisa mengerti bahasa Kita .Kita saja yang tak mengerti bahasa nya .Karna bahasa bayi ya ngak Al " kata Jasmine yang dia anggukan Al
" Cih...... gaya mu Al " kata Lian yang mencium pipi Al . Dan Al lalu memegang kedua pipi Lian dan mengecup nya
" Ih ...kok bisa gitu siapa yang ngajarin cium cium gitu " kata Lian
" Papah......." kata Al
" Hah ...... O .gitu pantasan kamu meniru daddy mu ya pas nyium nyium mamah ya Al " kata Lian terkekeh
" Ya ...ya..... angguk Al yang membuat Jasmine tertawa.
" Siapa bilang... Al sudah terbiasa melihatnya wajar saja. Lagian itu ngak ekstrim banget " kata Rayyan yang tahu putranya itu suka meniru gaya sang daddy
" Ih.... tapi Al masih kecil kak, masa di ajaran ciuman " protes Lian
" Dia mencium mamah aunty nya saja Mana ada nyium yang lain tuh otak mu yang ngeres de .Orang dia cuma dirumah ya Al. Kecuali sudah gede " kata Rayyan Yang menghampiri mereka . Setelah selesai mandi Dan bau harum sabun masih terasa di tubuh Rayyan .
" Kak pakaian kak Ray sudah Jasmine siapkan diatas ranjang tadi " kata Jasmine
" Ya nanti saja kak Ray mau bermain dulu sama jagoan daddy " kata Rayyan mencium pipi Al yang membuat Al tergelak Dan Al memeluk leher daddy nya Lalu mereka tertawa bersama . Lian dan Jasmine hanya saling pandang Karna bila Al sudah bersama daddy nya kedua nya bakal diacuhkan Al memang dekat dengan Rayyan . Dan lagi pula Al slalu mencontoh apa yang dilakukan sang daddy .
" Li yuk kedapur temani kak mine sarapan biar kan mereka berdua .Kita bakal di cuekin bila sudah ketemu soulmatenya " kata Jasmine
" Yoi.....ayo " kata Lian yang lalu berdiri melangkah mengikuti Jasmine kemeja makan untuk menemani kakak iparnya itu sarapan.
*********
Sedangkan pagi ini Nathan baru saja selesai mandi dan sarapan bersama Dion karna ia terlambat bangun .
" Kita akan bertemu pangeran Faza kan hari ini " kata Nathan
__ADS_1
" Ya bos , putra kedua itu cukup cerdas menangani perusahaan ketimbang putra pertamanya .
" Ya dia kurasa ia lebih peka dalam hal property . Dan orangnya juga cukup ramah " kata Nathan yang menyuap sarapannya sambil ngobrol dengan Dion yang juga baru sarapan .
Setelah selesai kedua pun kekantor di gedung Burj khalifa ya tak jauh dari hotel mereka menginap . Nathan bisa saja mengambil hotel di Burj Khalifa Tapi Dion menyarankan agar mengirit anggaran perusahaan yang baru berjalan .Karna tak baik mencontohkan pada para karyawan Mengeluar dana besar untuk petinggi perusahaan Yang berkunjung Karna perusahaan masih dalam proses masa berkembang dan proyek baru berjalan
Dan Nathan setuju dengan usulan Dion Karna akan lebih baik uang nya disimpan Untuk dana sosial dan dana darurat bila ada karyawan sakit mendadak Dan juga kecelakaan yang tak pernah di anggar kan. Karna Nathan dan Dion tahu akhir akhir ini mereka banyak mengalami masa sulit Yang mengakibatkan dua mobil Nathan rusak ulah para penjahat. Dan itu membuat
Nathan dan Dion cukup berhati hati dalam
bertindak.
" Yon apa rapat hari ini sampai siang " kata Nathan ketika keduanya sudah sampai di halaman gedung perkantoran
" Ya bos mungkin mereka masih belum beraksi pagi ini Tapi kita tetap harus berhati hati "kata Dion mengingat kejadian
tadi malam . Yang membuat mereka siaga satu untuk tampil di depan umum .
Sedangkan tak jauh dari mereka berdua ada seorang pria duduk tenang berkaca mata yang terus mengawasi Nathan dan Dion dari jarak dua atau tiga meter..
Keduanya pun lalu masuk keruangan rapat Yang masih sepi Namun Nathan tak mempermasalah kan nya. Karna ia ingin mempelajari semua proposal para Klein nya lebih dulu Agar bisa memahami dan tahu jelas inti dari kerjasama mereka
" Tuan Nathan tuan Dion " kata Fatimah Direktur operasional perusahaan mereka itu kaget Melihat big bos nya sudah ada di ruang rapat sepagi ini Padahal mereka baru menyiapkan semuanya.
" Ya ada apa nona Fatimah " kata Dion
" Maaf apa jam nya salah , harus nya tuan tuan datang jam 09 nanti ini baru jam 07 Pagi tuan " kata Fatimah ketakutan karna takut salah jadwal
" Kami tahu kau tenang saja, kami memang datang lebih awal untuk mempelajari semuanya.Jadi tak perlu takut dan merasa tak nyaman .Lanjut kan saja pekerjaanmu " kata Dion .
" Baik pa " kata Fatimah gugup lalu kembali menyuruh karyawan nya tenang . Karna mereka memang tak salah jadwal
Sedang kan di luar hotel tempat Nathan menginap Dua orang pria memaksa masuk Dan menembaki para karyawan hotel mencari Nathan dan Dion.
Dor .... dor.....dor......
" Kata kan dimana mereka " ancam pria itu menodong kan senjata di kepala seorang cleaning servis .
" Kami tidak tahu " kata pria itu ketakutan
Yang membuat dua pria itu geram .Dan cepat bersembunyi ketika polisi datang
__ADS_1