
Seorang wanita cantik itupun duduk membuat Ayse dan Grace melongo melihatnya.
" Hei.........kalian kenapa ?" Kata Bunda Aira menatap ketiganya
Lian langsung berdiri dan memeluk wanita cantik itu dengan erat.
" Kenapa bunda ngak bilang mau datang , kan Lian bisa jemput " kata Lian manja
" Ay Grace this my mom " kata Lian yang bangga pada bundanya.
Grace dan Ayse pun langsung beranjak dari kursinya Dan menyalami wanita yang masih terlihat cantik itu Walau umurnya sudah 45 tahun lebih.
"' Senang bertemu anda nyonya " kata Grace memberi hormat formal
" Hei ....ngak usah gitu juga biasa saja " bunda jadi ngak enak " kata bunda Aira yang merangkul tiga gadis itu.
"' Oh ya sebentar bun biar Lian Izin dulu sama bos Lian ngak masuk kerja, " kata Lian Yang lalu mengirim pesan untuk Nathan karna Laporannya sudah siap dimeja Dan Nathan tinggal memeriksanya saja.
" Kok gitu kenapa jadi ngak kerja Apa gara gara bunda datang " kata bunda Aira.
" Hari ini spesial buat bunda, mumpung bosnya baik ngasih izin nih " kata Lian yang mendapat balasan Bahwa Nathan memberikan waktu libur sehari untuknya.
" Asyik kita bisa ngobrol Li, kan kamu libur kerja " kata Ayse senang bisa kumpul dengan sahabatnya itu.dan juga me
mengenal bunda Aira
" Ya kalo begitu kalian bisa nemani bunda jalan jalan nanti siang . Pagi ini bunda mau istirahat sebentar " kata bunda.
" Hah......jadi bunda baru nyampe " kata Luan kaget.
" Iya kakak mu yang jemput trus langsung berangkat kerja, bunda baru pulang dari paris karna kangen sama Lian makanya bunda kesini ." kata bunda Aira.
" Ya sudah bunda istirahat dulu, biar nanti Lian bangunin " kata Lian.
" Ok enjoy yours breakfast and nice to meet yours " kata bunda tersenyum
" Yes mom " kata ketiganya bersamaan dan kembali duduk untuk sarapan setelah Bunda Aira pergi.
" Gila Li, your mom very beautiful " kata Grace yang kagum melihat bunda Lian.
" Iya Li cantik banget pantasan kamu juga cantik dan kak Rayyan sangat mirip dengan bunda mu " kata Ayse memuji.
__ADS_1
" Iya memang kak Ray seperti bunda dan aku seperti my daddy " kata Lian Yang tahu banyak orang lain juga mengatakan hal yang sama Mereka sangat mirip kedua orang tuanya .
" Wah perpaduan yang kompak kau pasti dimanja sama Daddy mu kan dan kak Ray dekat dengan bundamu . Wah ......aku jadi iri Li kata Ayse.
" Aku juga rupanya kalian keluargga yang kompak dan saling menyayangi satu sama lain . '" kata Grace yang juga iri melihat sahabatnya itu hidup penuh kebahagian
" Sudah sarapan dulun ingat tuh diperut ikut lapar Grace" kata Lian mengingatkan Grace.
" Ya ..... " kata Grace yang lalu memakan omelette dan juga roti panggang yang semua lengkap terhidang dimeja
Ketiganya pun sarapan dengan tenang .lalu setelah itu mereka ngobrol ditaman dan berenang bersama
" Sayang Enma kerja . kalo libur kita bakal lebih heboh kalo ngumpul ya ngak " kata Ayse.
" Nanti kita jemput pulangnya biar dia ngak ngomel nanti dikira kita ngak ngajak ngajak dia " kata Lian yang nanti mau mengantar yang bunda jalan jalan ..Pasti nya Lian sangat senang bisa shoping shoping karna ada bank berjalan . Yang akan membayar semuanya.
********
Dikantor Nathan sibuk dengan berkasnya karna tadi Lian minta izin karna ingin istirahat. Dan Nathan memberi nya Izin karna ia mengira pasti Rayyan mengomeli adiknya itu karna ulahnya.
" Apa dia baik baik saja atau aku harus kesana tapi aku tak rahu rumahnya dimana" kata Nathan menarik nafas dalam
" Ah biar lah besok aku akan bicara dengannya " kata Nathan .
" Ya biar aku antar saja nanti " kata Nathan Yang punya ide ada alasan untuk bertemu Lian. Jadi ia bisa mencari tahu dimana rumah Kakak iparnya itu.
Nathan pun lalu bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaannya . Agar bisa cepat pulang dan mengantar mobil Lian lalu Nathan pun mengirim pesan pada Gee untuk membawa mobil Lian ke kantor dan lalu melacak kepemilikan mobil lewat IT kantor nya Untuk mengetahui alamat rumah Rayyan
" Oh My good " kata Nathan yang melihat alamat rumah Rayyan yang ia tahu betul Mansion itu peninggalan lama tuan Alexander . Pengusaha yang cukup berpengaruh dan juga pebisnis handal.
" Apa mereka punya hubungan Dengan almarhum tuan Alexander " bathin Nathan Yang sangat tahu dia sempat tertarik membeli mansion itu tapi tak dijual . Karna sempat kosong selama Kurang Lebih 5 tahun. Karna pemilik nya sudah lama meninggal sekitar 20 tahun yang lalu ..
" Mungkin hanya kebetulan saja tuan , Karna mansion itu baru dibersihkan lagi dan ditempati seorang pengusaha " kata Bastian ketika Nathan bertanya tentang mansion yang memang cukup unik dan langka itu. Yang luasnya sekitar 15 Ha lebih luas dari mansion keluarga nya dan milik Grand pa nya kalo digabung hanya Seperempatnya saja. Dan lagi Mansion itu dikeliling tembok tinggi dan dijaga ketat.
" Huh.......aku harus memastikan apa benar Lian disana " kata Nathan. Yang lalu kembali sibuk dengan berkasnya
*******
Siang nya Bunda Aira mengajak Lian dan kedua temanya belanja . Mereka belanja ke butik butik tertentu dan juga makan di restoran mewah .Lian juga tak lupa membelikan buat Emma karna Ayse dan Grace memilih sendiri . Kesempatan itu tak di sia siakan Ayse dan Grace . Karna bunda Aira menawarkan dan juga menyuruh keduanya untuk memilih.0
" Ya ampun Li bundamu baik banget " kata Ayse senang luar biasa yang sudah membeli Lima potong baju bermerk.
__ADS_1
" Iya Li, wah ini namanya kita ketiban rezeki nomplok " kata Grace yang juga tak membuang kesempatan.
" Iya mumpung gratis nikmati lah , aku mau milih buat Emma " kata Lian Yang tak mau temannya itu ngambek karna tak mendapat bagian. Karna iri pada kedua temanya
Setelah puas belanja mereka pun pulang dan tak lupa menjemput Emma dikantornya
Ketika sekalian mereka lewat.Dan terlihat Emma berdiri di pinggir jalan.
" Emma ayo naik " kata Lian ketika Emma sedang menunggu taxi.
" Hai kamu dengan siapa Li " kata Emma yang tersenyum pada bunda Lian
" Ibu ku" kata Lian
" Masyaallah cantiknya . Senang bertemu anda nyonya " kata Emma menyalami bunda Aira dan mencium punggung tangannya takzim
" Masuklah kita pulang " kata Lian
" Baiklah kata Emma yang lalu membuka pintu yang disambut oleh senyuman Grace dan Ayse .
" Kalian juga ikut " kata Emma kaget lalu masuk mobil dan menutup pintu kembali.
" Iya lah kan kita habis shoping " kata Ayse sambil memainkan kedua alisnya.
Emma pun diam hanya tersenyum tipis . Lalu Lian kembali membawa mobilnya pergi meniggalkan halaman perkantoran
" Bukanya itu Lian " kata Nathan yang bergegas masuk mobil Lian dan buru buru mengikutinya .
" Apa kalian semua tinggal menunggu wisuda sayang " kata bunda Aira.
" Iya bun kami tinggal.nunggu wisuda kok " kata Lian yang membawa mobilnya menuju mansion. tak lama mereka pun sampai dan masik pintu gerbang . dan ketika pintu gerbang hendak ditutup.
" Pa tunggu saya mau mengantarkan mobil nona Lian " kata Nathan Yang membuat penjaga bagian pintu kembali membuka pintu karna memang mobil itu salah satu milik Rayyan yang biasa dipakai Lian.
" Silahkan " kata penjaga itu dan Nathan pun langsung masuk ke mansion
" Ana ....... " panggil seseorang ketika Lian hendak melangkah masuk pintu mansion
Deg........
" Pa.....kenapa ada disini ??? kata Lian kaget
__ADS_1
.