Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 36 Obrolan Receh


__ADS_3

Lian kembali kemejanya dengan tanda tanya. Entah apa yang ingin bosnya bicarakan . Hingga bosnya meminta khusus . Yang membuat Lian berpikir keras. Bertanya tanya ada apa ??


" Lian ..." tegur Dion yang melihat Lian melamun di meja kerjanya.


" Eh ......iya kak ada apa ? " kata Lian kaget.


" Kau melamun ya.....? ." kata Dion yang memainkan kedua alisnya . Sambil tersenyum.


" Iya.... kak sedikit " kata Lian tergagap.Lalu tersenyum manis pada Dion.


" Ya ampun meleleh hati kakak lihat senyum mu Li " kata Dion


" Ih kak Dion gombal........" kata Lian terkekeh mendengar candaan senior nya itu.


" Lagian ngelamun dikantor, emang ada masalah Li. Bisa cerita sama kakak kok kan kita temanan.Kak Dion siap di curhatin ":kata Dion santai.


"'Ih kak Dion kepo aja deh , kan urusan pribadi ngak enak curhat ke kak Dion .Takut jadi gosip di kantor " kata Lian bercanda.


" Tahu aja kan banyak kuping berdiri disini " kelakar Dion tergelak.


"'Hahaha ........bisa aja kak, Oh ya ada apa kak Dion kesini tumben... ?" tanya Lian


" Gini Li, besok kan ada meeting , tapi kak Dion ngak bisa datang. Nanti mau minta kamu yang hadir .Masalahnya mau keluar kota sore ini. Kan besok bos ngak ada agenda meeting cuma fokus dikantor . Jadi kira kira kamu bisa ngak Li, karna yang lain ngak bisa diandalkan " kata Dion jujur. Karna dia memang sibuk akhir akhir ini.


" Tapi Lian izin big bos dulu ya kak, atau kak Dion bilang sendiri " kata Lian.


" Itu lah sebabnya kak Dion kesini. Mau tanya kamu dulu . Baru izin bos begitu Li " kata Dion menjelaskan.


" Ok ...ngak masalah jam berapa ? ,biar Lian merekap berkas dulu hari ini. Biar besok pas rapat ngak ninggalin kerjaan. Bisa ngamuk big bos bila lelet " bisik Lian pelan.


" Yap ....ok kalo begitu fix ya. Aku izin kan dulu sama big bos galak mu" kata Dion ikut berbisik pelan. Namun masih terdengar jelas oleh Lian.


" Ok....kak " kata Lian tersenyum


" Ok cantik thanks ya sebelumnya " kata Dion tersenyum .Lalu menuju ruangan Nathan. Ingin meminta kan izin untuk Lian yang akan mewakilinya rapat.


Tok.....tok.....tok........


" Masuk " kata Nathan dari dalam.


" Ceklek......"

__ADS_1


" Siang bos maaf menganggu sebentar " kata Dion pada bosnya itu.


" Ada perlu apa to the point aja " kata Nathan cuek.


" Ok bos gini kan besok saya keluar kota sama nona Alex .Tapi saya masih punya tanggungan meeting .Tadi saya minta Lian untuk mewakilinya. Paling cuma sebentar bos. Mohon berikan izinnya ya bos " kata Dion sopan.


" Em......... emang ngak ada yang lain yang bisa mengantikan mu " kata Nathan lalu menatap Dion asistennya itu penuh selidik.


" Ngak ada bos , karna kemampuannya beda. Nanti disana kan ada tamu dari prancis. Dan Lian menguasai bahasa. Jadi saya sangat mempercayai Lian untuk itu. Kalo yang lain saya ragu " kata Dion menatap Nathan penuh harap.


" Baiklah ...... tapi aku yang akan menemaninya kesana besok " kata Nathan.


" Hah........kan ada sopir yang antar jemput " kata Dion bingung.


" Kau mu aku mengizinkan Ana kan ..., jadi aku sendiri yang mengantarkannya. Memastikan ia aman " kata Nathan memberi alasan.


" Baik bos terserah bos saja. Yang penting Lian menghadiri rapat " kata Dion bingung tapi ia tak mau ambil pusing. Yang penting pekerjaannya bisa berjalan dengan baik.


" Aneh ....tumben tuh big bos mau antar sekertarisnya ." bathin Dion heran..Padahal Seumur umur berkerja dengan Nathan .Dion tahunya Nathan tak pernah mau perduli dengan sekertarisnya.


" Aha........aku tahu " bathin Dion tersenyum. Entah datang dari mana pikirannya itu. Yang membuat nya curiga. Bos nya itu memang ada hati dengan sekertaris itu.Walau Nathan menampiknya.


" Lian......panggil Emma yang berjalan kearahnya bersama Grace.


" Hai......ayo makan " kata Lian yang membawa makanannya .Ke meja kosong di kantin perusahaan.


" Tumben makan dikantin ,ngak keluar sama big bos ?' tanya Emma


" Ngak, Kan ngak ada meeting di luar. jadi makan dikantin lah " jawab Lian lalu duduk dikursinya.


" Bagus lah kan kita bisa makan bareng . Jarang jarang kita kumpul gini " kata Grace.


" Gimana kerjaan lho lancar kan ngak ada hambatan sama big bos kan ?" tanya Emma .Yang lalu duduk dihadapan Lian.


" Aman dan terkendali beb" jawab Lian


" Syukur lah kita juga, mudahan magang kita lancar dan bisa lulus dengan nilai terbaik " kata Grace


" Aamiin " jawab Lian .Sambil berdoa sebelum makan.


" Oh ya sore ini nganggur ngak Li ?" tanya Grace .

__ADS_1


" Aku ada urusan sebentar sama bos. Lalu pulang. emang ada apa ?" tanya Lian menatap Grace.


" Kita mau ke cafe . Kemaren jack bilang mau traktir. Lagian waktu ultah Rose lho main hilang aja . Kan Jack nanyain lho Li " kata Grace.


" Kayanya dia ada hati sama lho Li " kata Emma ikut bicara.


" Hah.......mana ada ngaco kalian, kan dia sudah punya gebetan . Ngapain mau dekatin gue " kata Lian cuek.


" Ya buka cabang baru kali " kata Grace.


" Cih........ngak minat " kata Lian berdecak kesal.


" Hahaha.....tapi manfaatkan aja Li si jack kan tajir " kata Emma


" Dih teman gila ya lho pade....nyaranin teman masuk jurang masalah. Dari pada sama Jack mending juga sama big bos .Lagian lebih keren dan masalah duit pasti jack belum ada apa apanya " kata Lian kesal.


" Hahaha .......tapi big bos kan galak Li, gimana gitu.... kaya kulkas dua pintu dingin dan seram........" kata Emma.


" Iya kaya beruang kutub apa lho mau Li jenis yang kaya gitu. Emang sih lumayan keren tapi aku takut........" kata Grace terkekeh.


" Bodo amat.....ketimbang jadi pelakor . Lho berdua aja sana " kata Lian


" Yah Li, kan kita cuma bercanda, lagian itu hak lho kalo ngak mau. Kita ngak maksa..Cuma ngasih saran. Biar dapat tumpangan gratis ..Kan hemat di ongkos " kata Grace .


" Hadeh.......... ujung ujungnya gratisan ogah gue , duit gue banyak beb tinggal gesek kok" kata Lian santai. Karna untuk masalah uang Lian memang tak pernah kekurangan. Kalo cuma mobil toh ia juga bisa antar jemput 'sopir..Namun Lian tak mau. Karna ia sudah bertekad untuk mandiri. Sejak awal ia kuliah.


" Iya deh maaf , kali aja lho demen sama tuh anak kan dia juga keren " kata Grace.


" Iya Li, kan kita cuma mak comblang " kata Emma terkekeh.


" Buat kalian aja , aku ngak demen..Lagian belum ada planning buat punya gebetan .aku mau fokus sama kuliah dulu " kata Lian jujur.


" Ok.....berarti gagal nih kita dapat gratisan Grace " kata Emma.


" Yoi........ kan Lian nya ngak mau , jadi nongkrong di kamar aja " kata Grace


"Iya lah " kata Emma menimpali .Dan tiba tiba....


" Siapa yang mau gratisan ?? "kata suara bariton........


Deg............

__ADS_1


__ADS_2