
Lian pun lalu menghadapi ketiga pria itu
Yang membuat Ayse sedikit lega lalu merapikan belanjaan nya. Dan setelah itu membantu Lian
" Ciat .... hia bug .....bug
" Trimakasih Li, kau datang tepat waktu " kata Ayse
" Ya..... ciat .... " kata Lian yang menendang kepala salah satu pria.
Brak......
" Sialan ayo pergi " kata salah satu pria Yang tadi tersungkur lalu mereka kabur dengan motor nya
"' Siapa mereka " kata Lian yang lalu membersihkan tangan nya.
" Entah lah sepertinya mereka sengaja Atau ada orang yang ingin menjadikan ku sandera" kata Ayse
" Kalo itu pasti masalah Grace , aku sudah menyuruh nya pindah " kata Lian
" Ya itu bagus Ayo pulang " kata Ayse.
"' Ya pulang lah lebih dulu aku akan membeli makanan kecil " kata Lian yang membantu Ayse memasukan barang belanjaan nya ke mobil .
" Ok teimakasih beb aku duluan ya " kata Ayse
" Ya hati hati " kata Lian melambaikan tangan pada Ayse yang menghidupkan mesin mobil . Lalu menutup kaca mobil dan pergi meninggalkan Lian.
Lian melangkah masuk ke mini market lalu membeli barang barang yang ia butuhkan . Setelah semua terbeli ia pun membayarnya ke kasir .Dan lalu bergegas pulang . ke mansion.
********
Pagi nya Lian dan Emma sudah duduk di kursinya masing masing . Untuk mengerjakan laporan dan tugasnya
"' Pagi pa " kata Lian dan Emma kompak ketika Nathan datang.
" Ya selamat pagi juga, Ana siapkan laporan dan jadwal ku. Oh ya hari ini kita akan ikut lelang " kata Nathan
" Ya pa ,saya akan siap kan " kata Lian Yang lalu mengecek ulang laporannya dan memeriksa lagi jadwal kerja Nathan
Setelah itu merapikan berkasnya Dan menuju ruangan Nathan .
" Em ku tinggal dulu ." kata Lian
" Ok " kata Emma .
Ceklek.....
" Ini laporannya pa Kita berangkat jam 9 apa ada yang lain " kata Lian.
__ADS_1
" Tidak , bersiap lah kita akan datang Untuk memenangkan lelang itu " kata Nathan optimis karna tak ingin banyak mafia merajalela.
" Baik pa saya akan bersiap siap " kata Lian senang karna ia ingin membantu Kenan dan penduduk setempat. Lalu bergegas kembali kemejanya.
" Kelihatannya senang nih " kata Emma.
" Ya kami akan ikut lelang Doakan ya " kata Lian tersenyum .
" Pasti beb kau harus berhasil " kata Emma . Memberi semangat Karna Lian sudah menceritakan apa alasan nya
" Ya Em trimakasih " kata Lian
tersenyum lalu menyiap kan berkas yang akan ia bawa juga surat yang diberi Kenan untuk persetujuan warga setempat..
Jan 08 40 Lian Dan Nathan sudah masuk keruangan Lelang . Yang membuat mata Rose terbelalak Melihat Lian masih hidup .Dan terlihat baik baik saja
" Brian lihat " kata Rose menujuk Lian yang duduk tak jauh dari Nathan.
" Astaga...... dia .. bukannya dia sekertaris Nathan yang tewas itu " kata Brian tak percaya karna Lukas sempat menyebut nya Zombie .
" Ya bagaimana mungkin ia masih hidup " kata Brian tak percaya dengan apa yang ia lihat
" Entah lah aku tidak tahu " kata Rose Yang bergidik ngeri . Mengingat ia tak bisa mengalah kan Lian. Dan kini gadis itu muncul lagi Setelah tiga bulan di nyatakan tewas karna kecelakaan.
" Oh my good , Aku tak percaya ini " kata Brian Yang tak berkedip melihat Lian.
Sedangkan Lian yang sadar diperhatikan banyak mata Hanya tersenyum tipis Bersikap santai seolah tak terjadi apa apa Sampai para panitia lelang masuk Dan mengajukan harga harga yang pantas Untuk ditawarkan para pembeli. Sampai harga yang tertinggi
" 5500 $ " kata Lian yang ikut mengangkat tangan . Membuat orang semua menatapnya.
" Ok ada lagi. ." kata petugas lelang menunggu yang lain.
" Ok tak ada lagi . Ok deal perusahaan tuan Nathan yang akan mengelolanya " kata Panitia lelang menutup level harga tertinggi .
"'Sialan ......umpat Brian yang kalah karna dia tak mungkin melebihi dari harga kesepakatan rekannya yang lain .
Dan kesepakatan pun selesai dengan Nathan yang mengambil alih tempat itu.
Yang sudah lama di incar Brian.
" Kenapa kau ikut " kata Brian ketika berdiri di sebelah Nathan .Yang beranjak ingin pulang.
" Bukan aku yang ingin tapi sekertaris ku , Dia bilang kalian akan membuat markas disana " bisik Nathan pelan
" Deg .......
" Markas apa, apa bisnismu bermasalah Lalu ada hubungan apa Kau dengan Lukas " sindir Nathan .
" Kau....... kata Brian kaget . Yang menatap Nathan dengan penuh tanda tanya.
__ADS_1
Nathan tersenyum lalu mendekati Lian . Keduanya pun menemui pihak panitia acara lelang dan bicara . Entah apa yang mereka bicara kan Namun Brian cukup kesal menunggu Nathan yang ingin bicara
Karna seperti nya Nathan tahu apa yang ia lakukan. Dan itu membuatnya tak nyaman.
" Dari mana dia tahu " kata Brian yang merasa takut ..Karna Nathan bukan lah lawannya .
" Bos ayo pulang " kata Rose
" Ayo kita tunggu di luar aku ingin bicara sebentar dengan Nathan " kata Brian
" Baiklah " kata Rose meninggalkan ruangan itu Dan keduanya menunggu Nathan dan sekertarisnya diluar
Tak lama Brian pun melihat Nathan keluar
Lalu menghampirinya.
" Bisa kita bicara berdua " kata Brian yang menghalangi langkah Nathan dan Lian
" Why not silahkan Apa yang ingin kau bicara kan " kata Nathan.
Sedangkan Lian menunggu di kursi kosong dekat Rose menunggu..
" Rupanya kau hebat juga bisa bangkit dari kubur " kata Rose menyindir
" Hehehe...... ya begitulah . Sepertinya tuhan
memberiku waktu untuk menyingkir kan orang yang berhati culas " kata Lian santai.
" Oh ya .... Apa termasuk aku juga " kata Rose tersenyum sinis.
" Hahaha..... apa kau merasa ...Oh tentu nya iya Seorang Rose sangat senang bila sekertaris Nathan ini celaka..Aku yakin kau tertawa bahagia kan " kata Lian
" Kau ....." kata Rose menatap tajam Lian
" Aku rasa itu hukumanmu karna terlalu sombong " kata Rose
" Oh ya lalu bagaimana dengan mu , apa kau bahagia . Apa Brian masih meniduri mu Ros.... wow...... Bagaimana rasa enak nya menjadi wanita simpanan seorang bos " kata Lian menyindir
" Kau jaga mulut mu " kata Rose yang terpancing emosi
" Yah... emosi juga hello ... what happen santai Rose ini real bukan . Kenapa marah " kata Lian santai.
" Aku berharap kau cepat membusuk di neraka " maki Rose marah
" Hahaha.... kau yakin atau kau sendiri yang mendoakan dirimu Seperti sahabatmu itu Yang kini di balik jeruji besi .Seharusnya kau juga ada didalam sana karna kau juga terlibat Rose " kata Lian menatap Rose dengan senyum miring
" Cih.... jangan mimpi aku tak bisa kau sentuh
" Benar ..... tapi bila Brian terjatuh kau akan ikut hancur . Aku yakin tinggal menunggu waktu. Dengar Rose aku tak tahu apa alasan mu membenciku. .Dan entah apa yang kau rencana kan Aku tak perduli Tapi satu hal ku ingat kan . Kejahatan tak pernah bertahan lama di dunia ini. semoga kau beruntung " kata Lian santai .
__ADS_1
Yang membuat Rose menatap Lian lekat. Ada sejuta rasa bersalah menyeruak di hati nya karna membenci gadis itu. .Namun ia tak bisa menampik bahwa dirinya iri dengan Lian .Dan itu yang membuatnya ingin menghabisi Lian Karna tahu Nathan mencintai gadis mungil itu.