
Sedangkan Lian hanya tersenyum .Melihat wajah cemberut bos nya itu
" Sabar ya jangan cemberut tuan Nathan " goda Lian yang lalu mencium pipi Nathan
Dan mengajak pria tampan itu untuk sholat bersama. .
Setelah selesai Nathan langsung berbaring menelungkupkan badan nya di tempat tidur Sedang Lian merapikan rukuh dan sajadahnya Dan lalu mendekati suaminya itu Yang hanya diam sedari tadi
" Hei........ada apa ngambek ya " kata Lian
mengusap punggung suaminya itu.
Nathan masih diam. Dan memeluk guling nya .Membuat Lian mengambil guling nya dan membalikkan tubuh Nathan .
" Ih ngambek " kata Lian tersenyum lalu menoel hidung Nathan . Dan Nathan pun langsung memeluk Lian
" Hahaha .... sudah selesai ngambeknya nih " tawa Lian yang membuat Nathan tersenyum Karna ia sedang mengerjai istri kecilnya itu.
" Kau nakal sekali ya " kata Nathan yang lalu menindih tubuh mungil Lian.. Karna Nathan tak mungkin bisa marah pada istri tersayang itu. Bahkan untuk menyakiti nya saja Nathan tak akan tega.
" Apa suamiku ini masih ngambek atau pura pura " kata Lian menoel hidung Nathan dan menangkup wajah tampan suaminya.
" Aku hanya mengerjai mu sayang " kata Nathan yang lalu ******* bibir Lian Dan mulai saling bertukar saliva ******* dan lenguhan Lian semakin membuat Nathan
menggila .Dan malam itu penyatuan itu berlangsung lama hingga dini hari Dan membuat kedua nya tertidur pulas karna lelah.
Paginya Lian terbangun dan bergegas masuk kamar mandi Untuk membersihkan diri Dan lalu sholat Lalu membangun suaminya itu .Untuk mandi dan sholat.
**********
Pagi bos bu bos " kata Emma tersenyum ketika Lian Dan Nathan datang.
" Pagi Em " kata Lian tersenyum
" Cie .... mandi basah nih " goda Emma
" Ya iyalah mandi pasti basah Em, masa kering sih itu namanya ngak mandi " kata Lian santai
" Hehehe....... cih Yang bercinta pasti lagi hot hotnya kan Apa lagi kalo masih baru genjot terus " goda Emma
" Iya lah ngak mungkin kan menolak " kata Lian
__ADS_1
" Tapi buas ngak tuh si big bos " bisik Emma kepo
" Itu jelas lah apa Dion ngak gitu Pastinya kak Dion juga saradak seruduk juga kan " jawab Lian
" Hehehe ..... tahu aja kamu Li " kata Emma. terkekeh.
" Sudah lumrah laki laki begitu Em, ngak ada tawar menawar kalo lagi pengen Mereka akan brutal Kalo ngak puas ngak berhenti " kata Lian.
" Yah .... pengalaman nih , enak mana lokal sama yang impor " goda Lian
" Sama aja Em, kan ngak beda rasa cuma sensasinya saja yang beda " kata Lian .
" Hahaha ......itu pasti beb Apa lagi big bog agresif gitu .Dia kaya lem perekat menempel kemana mana " kata Emma Yang tahu tingkat ke bucinan bos nya itu.
" Ya sudah ayo kerja " kata Lian yang lalu mulai mengerjakan Laporan nya.. Karna bagaimana pun ia masih bekerja menjadi sekertaris Nathan .
Sedang kan di kantor lain Ayse baru saja selesai mengerjakan laporan keuangannya Yang akan ia serahkan pada Rayyan .
Tok... tok.....tok.....
" Masuk " kata Rayyan
" Harusnya mereka sudah menyerahkan nya biar aku tanya Jhon dulu " kata Rayyan yang lalu menelpon Jhon..
" Iya bos apa ada yang penting " kata Jhon
" Besok kalian ke las Vegas dan Biarkan Ayse untuk mengecek kantor cabang Aku curiga mereka bermain di belakang. " kata Rayyan
" Baik bos tapi tadi bos bilang kalian maksudnya " kata Jhon bingung
" Kau pergi dengan Ayse Apa ada masalah " kata Rayyan
" What ..... apa ngak salah bos Tapi tak mungkin kan Aku ....." kata Jhon
" Kau kira aku menyuruh mu naik mobil . Naik pesawat Jhon " kata Rayyan yang menatap Jhon yang bangun
" Baik bos aku pikir naik mobil " kata Jhon karna tak .mau dapat masalah Dari orangtuanya
Sedangkan Ayse hanya diam saja Karna memang itu urusan pekerjaan Dan tak mungkin ia menolak nya Karna Ayse memang harus meng audit setiap cabang . perusahaan yang harus mereka tangani Apalagi bila ada kecurangan.
" Berangkatlah besok pagi biar kalian bisa kembali sorenya " kata Rayyan Yang ingin karyawan itu tetap disiplin .
__ADS_1
" Ya bos " kata Jhon dan Ayse kompak.
Pagi nya Ayse sudah siap Menunggu dibandara bersama Jhon Dan tampa sengaja ia melihat Rose dan Clara naik pesawat yang sama dengan nya.
" Pantasan saja ia bisa bebas Rupanya bekingan nya teman temannya " bathin Ayse Yang memakai topi dan kaca mata hitam . Mengawasi Rose dan Clara yang naik pesawat Yang sama ke Las vegas Ayse pun lalu mengambil foto kedua wanita itu Lalu mengirimnya ke Dion .
Dion yang menerimanya kiriman gambar dari Ayse langsung geram Lalu lansung menelpon polisi .Agar polisi menangkap
Rose dan Clara ketika turun dari pesawat.
" Sialan kau Cla kau berani sekali Aku tak akan biar kan Kalian bebas begitu saja " kata Dion lalu menelpon Nathan Yang masih dalam perjalanan ke kantor bersama Lian.
" Kalo polisi tak bergerak suruh anak buah kita bergerak Yon.. Tahan mereka agar tak seenaknya berkeliaran " kata Nathan.
" Baik bos saya hubungi polisi sekarang " kata Dion Yang lalu langsung menelpon kantor kepolisian . Setelah selesai Dion menghubungi seseorang di Las vegas . Setelah selesai bicara Dion pun kembali ke meja kerjanya.
" Kita lihat saja Bila polisi ikut terlibat Dan makan suap lagi Aku akan buat kalian malu dengan pakaian kalian itu " kata Dion kesal karna bukan kali pertama nya Ia berurusan dengan polisi korup.
" Ada apa sayang " Kata Emma yang melihat wajah Dion kesal .
" Rose sedang ke Las Vegas dan rupanya slama ini Ia di bantu Clara . Gila aja tuh si Clara Rupanya ia juga terlibat. Lihat saja nanti Kalo mereka tidak tertangkap Aku akan buat perhitungan " kata Dion
" Iya kak biar mereka dapat ganjaran setimpal Karna sudah berbuat jahat " kata Emma karna juga tak mau orang jahat berkeliaran begitu saja.
********
Disisi Lain Lukas masih terbaring lemah diranjang rumah sakit ulah Ayse ..Yang sudah berani melecehkan Ayse
"Kau ini sudah kelewat batas Luk Mami tak bisa membantu mu lagi " kata mami Lukas yang melihat putra tunggalnya dengan wajah lebam
" Papi juga tak bisa membantu mu nak , papi hanya ingin kau sadar sepenuhnya
Karna kau memang bersalah. Kau tahu Grace itu gadis baik .Dia memberikan waktu dan kesempatan untuk mu . Tapi kau tak menyadarinya. Kau sangat bodoh Dan tak bisa belajar untuk mawas diri .Kini papi hanya membiarkan Apa yang kalian inginkan. Tapi ingat jangan menyesal Bila suatu hari nanti Grace benar benar pergi meninggalkan mu Pastinya ia sudah muak
menghadapi mu " kata Papi Yang duduk santai menemani mami Lukas.
" Maaf " kata Lukas
" Minta maaf lah pada yang bersangkutan.
Bukan pada kami " kata mami yang mengupas buah untuk Lukas.
__ADS_1