
Lian tak menyangka bos nya itu muncul.tiba tiba. Yang membuatnya hampir jantungan.
" Ya ampun pa, bapa membuat saya hampir jantungan " kata Lian.
" Oh ya kalo begitu pergilah kedokter , biar saya menanggung biaya nya " jawab Nathan santai.
" Ya ampun pa ,saya hanya kaget. lagian kenapa juga bapa nongol tiba tiba begitu. Oh ya pa sekalian tanda tangani ini sekalian " kata Lian yang menyodorkan berkas pada Nathan .
" Baiklah " kata Nathan yang mengambil berkas itu. Lalu membawanya ke ruangan nya.
" Huh.........kenapa sih tuh orang pengen ngintip aja. bikin kaget. Untung big bos kalo orang lain sudah gue hajar babak belur deh " kata Lian dalam hati.
" Lian sudah serahkan pada Dion " kata Nathan berteriak dari ruangannya .
" Ya pa " kata Lian yang lalu masuk keruangan bos nya itu.
" Ini " kata Nathan.
" Sudah pa Trimakasih pa .permisi " kata Lian . Lalu melangkah ke keruangan Dion yang bersebelahan persis dengan Bosnya .
Tok..... tok......tok.....
" Masuk " Kata Dion Yang lagi sedang sibuk didepan layar laptopnya
" Kak ini berkasnya , oh ya apa berkas yang buat besok sudah siap " tanya Lian.
" Sudah , sudah kakak kirim ke email mu " kata Dion.
" Duduk lah " kata Dion
" Trimakasih kak, apa masih banyak tugas" tanya Lian.
" Tinggal sedikit , big bos kemana kok tumben ngak memanggilku.
" Ada di ruangannya . Mungkin lagi telponan " kata Lian.
" Sama siapa?" tanya Dion kepo.
" Mana Lian tahu, kan bos gitu lho. Mungkin sama temannya .
" Oh gitu, gimana kamu betah kerja disini " tanya Dion karna Lian sudah bekerja 4 hari dan aman aman saja.
" Ya begitulah kak , kan magang jadi ya harus bertahan . " kata Lian jujur sambil mengerucutkan bibirnya.
" Syukurlah. apa big bos suka marah marah pada mu ?" tanya Dion lagi.
" Ngak juga kak, memang kenapa kak?" kata Lian yang jadi kepo. Karna Dion slalu bertanya hal yang sama.
" Ngak ada cuma bertanya saja ?" kata Dion.
Sedang dituang sebelah. Nathan melihat meja Lian yang kosong.
__ADS_1
" Astaga apa yang dia lakukan diruang Dion
.kenapa hanya mengantar berkas kok lama banget " kata Nathan yang beranjak dari kursi kebesarannya . Menuju pintu dan melihat kiri kanan
Karna rasa penasarannya ia pun berjalan pelan pelan menuju ruangan Dion yang tertutup dan mengintip dari balik pintu yang terbuka sedikit.
" Apa yang mereka obrolin sampai begitu serius " kata Nathan dalam hati yang mencoba menguping.
Dion yang tek sengaja melihat seseorang . Berdiri dibalik pintu pun tersenyum Lalu pura pura tidak tahu.
" Lian kapan kapan kalo punya luang gimana kalo kita makan bareng " kata Dion sengaja berbicara keras sedikit.
" Hah..... mau traktir nih kak, boleh nanti sore aja kak . Lian dan teman teman janjian makan makan di cafe Love angel " kata Lian .
" Oh ya kebetulan dong kakak bisa gabung . nanti sore kakak ngak punya kegiatan . Biar kakak yang traktir kalian " Kata Dion.
" Serius kak, ..ok kalo gitu kita bareng ya kak " kata Lian senang . Seperti anak kecil yang dapat bonus berhadiah.
" Ok..... kakak tunggu nanti diparkiran ya " kata Dion.
" Ya sudah kak Lian balik kemeja Lian ya " kata Lian yang beranjak bangkit darii kursi.
Sedang Nathan buru buru menjauh dari pintu ruangan Dion.
" Ck....bos kepo , tumben ngintip ngintip, Tapi boleh juga gue kerjain aja sekalian " kata Dion tersenyum . Sambil memikirkan kan sesuatu ide untuk mengerjai bosnya itu.
Nathan kembali duduk dikursinya sambil mengetuk jari nya .
Sedang Lian langsung kembali kemejanya. Dan meraih ponselnya . Lalu mengirim pesan untuk teman temannya . Mengatakan ada donatur bayar makan gratis.
..........................................
Waktu menunjukan 04 30 . Lian langsung turun kelantai bawah menuju parkiran .
" Lian ........" panggil Emma dari tempat nya berdiri.
" Hai ayo jadi ngak" tanya Grace
" Jadi lah tuh kak Dion sudah nungguin kita " kata Lian yang melambai kan tangan pada Lian.
" Wah benaran nih Li, tuh cowo lumayan keren beb " kata Emma .
" Ayo kita kesana , kita sekalian nebeng pulang nanti " kata Lian .
" Ok.....mumpung ada gratisan beb....sikat " kata Grace . Lalu ketiga nya pun mendekati Dion.
"'Kak nih kenalin teman teman Lian . Emma dan Grace " kata Lian yang mengenalkan dua temannya itu
" Hai I am Dion nice to meet yours .. lets go "kata Dion membukakan pintu untuk para gadis.
"Come on girl.... " kata Dion yang langsung mobil. Dan Lian duduk disebelah Dion. Lalu Emma dan Grace pun akhirnya ikut masuk mobil.
__ADS_1
" Kita kemana ?" tanya Dion
" Cafe Love Angel kak " kata Lian.
" Ok ayo kita kesana kita bersenang senang " kata Dion .
" Ye....... come on .....boy enjoy your time " kata Lian senang heboh .
" Hahaha......." tawa Dion .Ketika melihat kelucuan Lian yang berbeda .Ketika di kantor. dan diluar kantor .Yang membuatnya gemas melihat gadis belia itu.
............................
" Ayo turun kita bersenang senang " kata Dion.
" Apa ini tak merepotkan kak Dion " kata Grace.
" Hei sekali kali menghamburkan uang untuk bersenang senang itu wajar. Jangan hanya sibuk memikirkan pekerjaan saja. Bisa pusing dan cepat botak nih kepala " kata Dion bercanda.
" Hahaha.....betul itu kak " kata Emma yang mulai akrab .
" Iya masa kita hanya kerja dan kerja. Sekali kali heppy fun dong " kata Grace.
" Iya dong , refreshing otak dan pikiran perlu tapi tak melebihi batas wajar ya kan kak " kata Lian. pada Dion.
" Iya dong ayo pesan apa yang kalian suka ." kata Dion
" Ya kak tapi kita tunggu teman kita satu lagi tadi kiya sudah janji " kata Emma.
" Ok ngak masalah tapi bisa sambil pesan dulu " kata Dion yang senang bisa berkumpul dengan gadis gadis belia.Karna sudah lama ia sibuk karna Nathan memberinya banyak pekerjaan. Dan setelah Lian hadir ia sedikit tenang dan lega . Karna tak mendengar lagi kemarahan bosnya itu.Yang sudah sedikit jinak oleh sekertaris kecilnya.
" Woi main tinggal aja kalian " kata Ayse .Yang baru datang.
" Hai nih kenalin kak Dion atasan ku di kantor .Yang traktir kita kita "kata Lian .
" Hai kak , kak Dion senang kenal kakak " kata Ayse tersenyum menyapa.
" Me to " kata Dion tersenyum.
" Ok ayo silakan pesan kita makan sepuasnya. Nanti kakak yang bayar. " kata Dion.
" Ok Trimakasih ya kak , semoga kakak cepat naik gaji .Dan dapat jodoh yang baik " kata Lian.
" Amin trimakasih " kata Dion yang suka mengikuti gaya bicara Lian.
"'Hahaha......kak Dion bisa aja " kata Lian tertawa. .
Tampa mereka sadari ada sepasang mata .Yang mengawasi mereka dari balik jendela.
...................
" Hayo siapa tuh ?"
__ADS_1