
Lian berbaring menelungkup kan badannya diatas ranjang .Sambil membaca berkas berkas untuk kunjungan kerja nya disana nanti. Karna ia harus tampil maksimal. Tak boleh ada kesalahan sedikitpun. Itu yang dikatakan sang bos.
" Masih memperdalam materi Li" tanya Ayse.
"'Iya Ay, biar hafal " kata Lian yang banyak belajar untuk menunjang kariernya. Walau hanya sekertaris magang tapi ia tetap bekerja serius
" Parah habis lho Li, masa lho bisa kunjungan kerja ke kantor cabang kita engak " kata Grace.Yang nongol di kamar Lian
" Kan bos yang ngajak Grace. Lagian disana kerja bukan main " kata Lian.
" Tapikan bisa Plesir beb , yuk nongkrong yuk mumpung belum malam. " kata Emma
" Kalian aja aku ngak ikut lagi belajar nih " kata Lian.
" Yah kan ngak asyik Li, kan bisa nanti. " kata Emma.
" Lho ngak kapok Em, kemalaman nongkrong bisa kaya tadi malam.
"Tapi malam ini ngak usah kesana yang dekat sini aja " kata Emma.
" Kalian bertiga aja.Aku ngak ikutan " kata Lian.Yang tak bergeming dari tempat tidurnya.
" Aku juga " kata Ayse. Yang malas keluar.
" Lah kok gitu ngak setia kawan nih " kata Grace.
" Eh besok Lian pergi . hargai dikit kita pesan online aja. ngak usah keluar." kata Ayse.
" Yah bilang aja lho takut Ay dihadang kaya tadi malam kan " kata Emma.
" Em kita bukan takut tapi jaga keselamatan Toh Lian butuh mood booster biar fit. Nah kita hargai. Masalah tadi malam bukan aku dan Lian takut .Tapi menjaga kalian. Kalo aku sama Lian bisa jaga diri Em . Nah kalian berdua bisa apa. kalo kalian di bawa lari dan diperkosa trus bisa apa ? Makanya kita menghindari mereka dan menjaga kalian . Bukan takut. Kalo kalian berdua kami tinggal apa kalian sanggup lawan tuh preman " dumel Ayse. Yang membuat Grace dan Emma terdiam.
" Sudah pesan aja sana ,trus makan bareng bareng " kata Lian santai .
" Yang sudah biar gue yang pesan " kata Grace .
" Kalian mau pesan apa aja ?" tanya Grace.
" Aku pizza aja Grace" kata Lian
" Aku sama kaya Lian " kata Ayse .yang lalu mengambil dompet.
"Gue king burger dan sandwich ya " kata Emma .
" Ok tunggu 15 menit kata Grace yang lalu mengeluarkan uang dari kantong celananya.
" Sini digabung " kata Grace .Yang mengambil uang Emma.
" Ay tuh punya ku diatas meja tolong ambil kan " kata Lian .
Keempatnya pun patungan untuk membayar makanan. Sambil menunggu Emma ,Grace dan Ayse ngobrol Sedang kan Lian fokus pada berkasnya.
__ADS_1
Tak lama menunggu. Pesanan pun datang. mereka berempat pun makan bersama.
..............................
Pagi nya Lian sudah dikantor .Sekalian membawa kopernya. Lalu bekerja -dengan tenang. Sambil merekap data.
" Sudah siap An " tanya Dion.
" Sudah kak. " kata Lian
" Selesaikan dulu pekerjaan mu setelah itu kita berangkat " kata Dion.
" Hah lalu pa Nathan. bagaimana ?" tanya Lian.
" Dia sedang bersiap dirumahnya . Jadi kita disuruh duluan ke bandara " kata Dion
" Ya sudah tunggu sebentar ya kak " kata Lian. Yang lalu merapikan berkasnya.
Setelah selesai Lian dan Dion pun ke bandara di antar sopir kantor. Di dalam mobil Lian sempat mengirim pesan pada sang kakak yang berada di paris bersama istrinya.
" Alhamdulilah aku bisa ketemu kak Jasmine untuk meminta belikan baju kantoran " bathin Lian tenang.
Karna ia hanya membawa pakaian sedikit. Sedangkan ia harus menunjang penampilan.Selama mengikuti sang bos
sedang Lian tak banyak mempunyai baju kantor .Karna dia pikir ia magang di kantor biasa. Ternyata ia disuruh jadi sekertaris .
" Huh.......akhirnya " bathin Lian lega. Karna Sang kakak mengiyakan.
" Ngak kak cuma .pas kita di paris sepulang kerja bisa keluarkan kak " kata Lian
" Kenapa tidak .Apa kau mau jalan jalan ? " tanya Dion.
" Oh bukan kak, hanya ingin bertemu seseorang " kata Lian tersenyum.
" Oh begitu " kata Dion .
.................................
jam 4; sore tepat ketiga nya sudah berada didalam pesawat . Nathan memesan kelas bisnis untuk mereka. Lian meminta bertukar kursi dengan Dion karna ia tak nyaman duduk ditengah antara dua atasannya. Lalu duduk di dekat jendela..
Lian tak banyak bicara . ia menutup matanya dengan kacamata hitam dan tidur dengan tenang.
Sesekali Mata Nathan melirik kearah Lian . Dan meminta bertukar kursi dengan Dion. Karna Nathan mengatakan tak nyaman Dion pun mengalah. Lalu pindah.
" Ih apaan sih bos ,kok jadi aneh " kata Dion curiga.
Sedangkan Lian mengunakan waktunya untuk tidur . Karna 7 jam perjalanan New york - paris cukup bagi nya untuk tidur beristirahat.
" Apa dia tidur benaran " bathin Nathan . Sambil membaca majalah Fashion .
" Bos apa nanti kita langsung meeting " tanya Dion .
__ADS_1
" Iya kita sampai pagi disana hanya sarapan dan mandi hotel ." kata Nathan
" Wah berarti saya harus tidur dulu bos " kata Dion. Yang mengatur posisi nyaman
" Ya tidur lah " kan Nathan. .
Sedangkan Lian sudah terlelap sedari tadi. Karna ia sudah makan siang tinggal tidur saja. Dan tak lupa ia membuat getar untuk alarmnya.
...................................
4 jam tertidur Lian pun bangun. Karna getar alarmnya yang mengingatkannya waktu sholat.
" Ya ampun mereka juga tidur " kata Lian melihat dua atasan itu terlelap.
"Aku sholat aja " kata Lian yang lalu pelan pelan melewati bosnya dan Dion. lalu menumpang sholat di salah satu kabin pramugari Setelah itu kembali ke kursinya. Dan memakan snack yang di berikan pramugari.
" kau sudah bangun " kata Nathan.
" Eh....iya pa " kata Lian.
" Satu jam lagi kita sampai " kata Nathan .
" Iya pa " kata Lian.
" Kita langsung ke hotel dan sarapan lalu berangkat untuk rapat. " kata Nathan lagi.
" Iya pa " kata Lian.
" Kenapa kau hanya menjawab iya saja sedari tadi " kata Nathan menatap Lian.
" Hah............lalu saya harus jawab apa pa " kata Lian bingung.
Nathan pun diam Karna sulit baginya untuk bicara terbuka .Karna ada Dion.Sebenarnya Nathan orang yang ramah. Tapi karna dia sorang bos membuatnya . Cukup terkesan cuek dan banyak diam.
Sedang Lian tak tahu harus bicara apa. Karna ia tak nyaman ngobrol dengan atasannya itu. Nanti dikira ia cari perhatian . Jadi Lian memilih diam.
Sekita Jam 8 pagi pesawat mendarat dengan mulus. Mereka pun langsung menuju hotel dan dan sarapan. Lalu menuju kamar masing masing untuk istirahat sebentar.Karna Jam 10 mereka akan kekantor.
Lian yang memang memesan baju rancangan bundanya .Yang masuk ke salah satu butik ternama paris . Menunggu sang kakak untuk mengantarnya karna ingin bertemu sang adik .Yang memang cuti menemani sang istri .
" Tok .....tok.....tok ......
Ceklek .......
" Kak Yayan " kata Lian senang melihat kakak nya itu datang membawakan 3 potong blazer.
" Senang banget bisa ketemu kamu de " kata Rayyan yang memeluk adiknya .
Sedangkan Nathan dan Dion yang dari Lobby langsung kaget melihat Lian berpelukan mesra dengan seorang pria. Terlebih Nathan mengepalkan tangannya. Dengan hati yang terasa panas
" Siapa dia ? tanya Nathan pada Dion.
__ADS_1
" I don,t know " kata Dion mengangkat kedua tangannya.