
Rayyan dan Nathan juga Dion kembali keruang tengah mereka mengobrol sambil
bercanda bersama Dan juga makam malam bersama.
Setelah agak larut malam Dion dan Emma pulang. Rayyan menawarkan mereka menginap Tapi karna ada sesuatu yang dibeli akhir nya mereka pun tak menginap
" Hati hati ya Em " kata Lian Yang mengantar keduanya Sampai teras rumah Bersama Grace dan Ayse .
" Ya sama sama kami pulang ya " kata Emma melambaikan tangan lalu masuk kedalam mobil .
" Yah Em dah ..... hati hati " kata Lian Ayse dan Grace . Yang juga melambaikan tangan Lalu masuk kembali setelah mobil Dion menghilang keluar dari gerbang
Lalu setelah itu mereka masuk kedalam Nathan mengandeng tangan Lian Sedang kan Ayse dan Grace menutup pintu utama Namun belum lagi menutup pintu utama tiba tiba .....
" Nona Ayse bisa saya bicara sebentar " kata Jhon Yang membuat Ayse kaget Dan melihat kearah suara
" Kak Jhon " kata Ayse
" Grace ayo " kata Lian yang mengerti dan memberi waktu untuk mereka berdua untuk bicara
" Yuk kita tidur , oh ya aku ambil Callan dulu ya " kata Grace yang menuju ruang tengah dan Lian menuju kamarnya bersama Nathan
*******
Di teras depan Ayse dan Jhon sedang duduk saling diam lalu sesat kemudian
" Apa Ay keberatan bila kak Jhon melamar Ayse " kata Jhon menatap Ayse
"" Hah....tapi apa kak Jhon serius " kata Ayse kaget.
" Kalo kau berkenan besok malam kak Jhon akan mengajak Ayse kerumah . Dan kak Jhon ingin serius dengan Ayse " kata Jhon
" Tapi bagaimana dengan orang tua ku yang jauh " kata Ayse bingung .
"' Setelah kita bertemu mami papi Kita akan menemui orang tua mu Bersama orang tua ku Tapi pastikan dulu mereka mau menerima kita dengan baik " kata Jhon .
" Ya kak Ay , akan bicara dulu pada mereka nanti . Biar ngak salah paham " kata Ayse Yang tak mau mengambil keputusan buru buru .
" Ya sudah istirahat lah Maaf menganggu mu " Kata Jhon
__ADS_1
" Tidak apa apa kak " kata Ayse yang memanggil kak Jhon di rumah Tapi bila dikantor Ayse memanggil jhon dengan pa untuk menghormati Jhon
" Ya sudah masuk lah Slamat malam " kata Jhon
" Sama sama kak slamat malam " kata Ayse tersenyum lalu bergegas masuk kedalam Ketika Jhon sudah menghilang dari pandangannya.
" Ya ampun kenapa aku deg degan " kata
Ayse bingung Karna dada nya berdetak kencang ketika mengingat Jhon .Lalu bergegas masuk . Dan mengunci pintu utama Dan menuju ke kamarnya .
Sedang kan Lian dan Nathan sedang berbaring dengan saling berpelukan di tempat tidur .Tampa melakukan apa pun
" Masih belum mengantuk sayang " kata Nathan
" Belum say Aku masih memikirkan perjalanan kita besok " kata Lian
"Kenapa dipikir tinggal berangkat kok Lagian ngak pakai banyak bawa pakaian juga ngak papa Kita bisa membeli nya disana " kata Nathan.
" Yah boros aku tetap nyaman bawa baju dari sini say " kata Lian berbalik menghadap Nathan Dan meraba wajah suami nya itu.
" Kenapa ? apa suami kurang tampan " kata Nathan tersenyum
" Yap kau juga istriku yang paling cantik di dunia .Yang tak mungkin tergantikan dengan apapun " kata Nathan mencium bibir Lian .
"' Dan ini semua miliki ,aku tak mau berbagi " kata Nathan Lalu memeluk Lian dan mencium kening Lian berkali kali .
"' I love you " Kata Nathan lalu memeluk Lian dan tak lama keduanya pun tertidur
karna sudah larut malam .
*********
Pagi keduanya berangkat terpisah .Karna Nathan harus mampir ke mansion orang tuanya Sedang Lian diantar Chris.
Dikantor Lian tetap bekerja seperti biasa dan juga bersikap biasa. Yang membuat kedua nya saling diam . Tak banyak bicara yang membuat para karyawan kepo Apa yang terjadi dengan bos dan sekertarisnya itu yang tak seperti biasanya .
" Jadi berangkat Li nih sore?" tanya Emma
" Ya mungkin jam 3 sudah pulang " kata Lian pelan
__ADS_1
" Ya sudah hati hati dijalan ya , mudahan semuanya lancar " kata Emma
" Ya Em titip kantor ya jangan meleng Takut ada tikus berkepala hitam " kata Lian tersenyum
" Ya bu bos santai nanti biar tak kasih lem perekat biar tikus nya kapok " jawab Emma yang tahu maksud Lian.
" Dan ingat jangan main di kantor apa lagi bila aku ngak ada " kata Lian
" Cih ...... siap juga main dikantor ngak asyik Li . Di rumah aja sudah dipuaskan masa masih nyosor sih . Lho kali jangan main di pesawat ingat . Takut keciduk " balas Emma . Yang membuat mereka terkekeh bersama .
Sorenya Lian pulang dijemput Chris Dan Nathan pulang sendiri .Yang menjadi perhatian karyawan .Tak biasanya bos nya itu pulang sendiri Padahal biasanya mesra mengandeng sekertarisnya. Yang membuat para karyawan yang melihatnya berbisik bisik sesama temannya.
" Tumben bos pulang sendiri nona Lian juga " kata karyawan yang duduk dilewati Nathan
" Ngak tahu lagi berantem kali " kata teman lainnya.
" Yah ngak seru dong akhir ceritanya " kata karyawan lain.
" Iya biasanya romantis Tapi akhirnya berpisah lagi kapan ada berita bagusnya buat pesta " kata yang lain lalu kembali kemejanya untuk bersiap siap pulang .
Alexa yang mendengar bisik bisik karyawan nya Hanya menggelengkan kepala nya Atas kepo nya pada karyawan divisinya Yang ingin tahu kisah cinta big bos mereka. Yang jarang diketahui para karyawan.
*******
Sedangkan dirumah Lukas hari ini baru saja pulang dari rumah sakit setelah beberapa menginap. Yang membuatnya harus berpikir ulang untuk menculik Ayse lagi . Karna ia dihajar Ayse . Tak itu bukan main main . Sampai membuatnya babak belur
" Istirahat lah di kamar " kata mami pada Lukas
" Ya mi " kata Lukas yang menatap kosong kamarnya karna sepi Biasanya dia di sambut celoteh Callan ..Namun kini tak ada siapa pun ..Dan lagi pula Grace tak menjenguk nya sama sekali . Padahal sang mami sudah mengabari nya Namun Grace berdalih dengan alasan sibuk . Karna Grace sengaja membiarkan Lukas agar sadar tahu diri . Dan lagi Grace sudah mulai bersikap menjaga jarak antara mereka berdua Setelah ia menculik Ayse yang membuat Lukas kini tak bisa berkutik lagi
Karna berniat mengancam Grace .
" Aku melakukan kesalahan besar " guman lukas yang lalu berbaring di atas tempat tidur diam untuk berpikir .
Kehancurannya berawal dari ia mengenal Rose dan Clara yang membuatnya minum minum dan bermain perempuan. Yang membuat nya banyak tidur dengan para wanita sampai Seorang mucikari yang tak lain teman Grace sendiri Yang menawari Lukas Grace. yang masih polos
Lukas menatap kosong tempat tidur Callan Entah mengapa ia rindu dengan bocah kecil yang tak berdosa itu .Padahal dulu ia tak menginginkan nya Tapi Grace melahir kan nya dengan selamat dan membesar kan nya Bersama orang tuannya. Dan Grace juga sambil bekerja .Yang membuat Lukas sadar bahwa Grace cukup gigih bertahan dengan egonya. Yang bekerja sambil merawat Callan.
" Kemana dia membawa Callan " kata Lukas yang melihat foto Callan di dinding .
__ADS_1
Yang terlihat mengemaskan. Dan kini ia kesepian tampa senyum anak itu