
Lian menatap nanar taman bunga ketika tadi Nathan menelpon nya dari bandara saat menuju Dubai . Dan Lian mengingatkan nya untuk berhati hati slalu selama disana
Sedangkan Nathan dan Dion dalam pesawat duduk tenang . Nathan lalu tersenyum mengingat istrinya itu tadi mengingatkan nya .
" Yon kan sudah memasang rompi mu " kata Nathan
" Sudah bos " kata Dion menatap Nathan karna Nathan sudah diberi tahu Rayyan Bahwa Chow mengikutinya. Dan mereka harus berhati hati Karna tak menutupi kemungkinan mereka ingin membuat Nathan celaka
Sedangkan Rayyan baru selesai rapat ketika Jhon menemuinya.
" Ada apa Jhon " kata Rayyan menatap abdi setianya itu
" Tuan Kim sudah kami ikuti aku mengirim Fin kesana " kata Jhon
" Bagus lah kita bisa bergerak habis ini ." kata Rayyan yang juga ingin memberi pelajaran pada musuh musuh mereka .
" Tapi ada Han yang mengawasi tuan Kim .tuan, kita lihat dulu bagaimana tuan Kim bertindak baru kita bergerak.
" Bagus , Ya kita tunggu waktu yang tepat .Mumpung Han sendiri jadi lebih mudah menghancurkan mereka " kata Rayyan
"' Ya tuan " kata Jhon
" Baiklah ayo kita makan siang " kata Rayyan yang beranjak dari tempat duduk nya Lalu melangkah pergi di temani Jhon untuk akan siang di kantin
Di mansion Rayyan Lian asyik bermain dengan Al ketika ponselnya berdering Dan Lian melihat nama Emma calling .
" Halo Em , ada apa " kata Lian mengangkat ponselnya
" Li ada seorang pria datang bernama Han dia bilang ingin bertemu Nathan .Aku sudah mengatakan nya tak ada Tapi dia tetap memaksa masuk Dan untung nya ada bu Katrina ada disini " kata Emma
" Dia mau apa ?" kata Lian
" Minta tanda tangan , tapi nona Katrina menolaknya " kata Emma.
" Ya sudah aku kesana .Bilang pada bu Katrina aku akan kesana " kata Lian
" Baik Li " Kata Emma lalu memutuskan ponselnya .
Lian lalu buru buru masuk ke kamar nya Dan memasang pakaian pengaman nya Dan memakai blazer .Lalu tidak lupa membawa senjata rahasianya Sambil menelpon Chris ..
Chris sudah siap didepan pintu utama menunggu Lian. Ketika Lian keluar Dan membuka kan pintu mobil untuk Lian ketika Lian hendak masuk mobil
" Kita langsung kekantor nona "tanya Chris yang kagum dengan nona nya itu
" Ya Chris Han ada di kantor " kata Lian
__ADS_1
" Astaga " kata Chris kaget sambil mengepalkan tangan nya . Lalu masuk mobil Dan menyetir mobilnya menuju ke kantor Nathan
Sedangkan Katrina tetap kekeh tak mau di bujuk oleh Han Karna Nathan sudah memberi pesan hanya Lian yang akan menangani apapun dikantor
" Bu nona sudah menuju kesini " kata Emma memberi kode .
" Baik " kata Katrina yang mengerti Kalo Emma memberi kode.
" Bagaimana nona ,ini harus kami lanjutkan karna tuan Kim sudah setuju " kata Han Yang mencoba intimidasi Katrina .
" Maaf tuan Han tuan bisa menunggu wakil tuan Nathan kesini bila memang ini penting "kata Katrina tetap kekeh bertahan
"' Oh ya " Kata Han yang langsung menjambak rambut Katrina Dan lalu menekan kepalanya ke meja.
" Akh...... apa yang kau lakukan " kata Katrina. Yang meringis kesakitan.
" Kau tandatangani atau aku mematahkan kepalamu kau hanya memperlambat kerjaku " kata Han mengancam dan ia pun mencoba mencekik Katrina Dan ....
Brak ....... bug .... bug ....
Tendangan Lian langsung mengarah ke wajah Han dan lalu menarik Katrina cepat
Agar menjauh dari Han
" Ana......" kata Katrina kaget . Lalu Katrina langsung menjauh
" Kau ....rupanya inikah istri tuan Nathan wow .......rupa nya anda sangat muda nona pantas kau cukup berani " kata Han menatap Lian yang bisa mengira gira kalo Lian wanita muda brani dan cukup bar bar .
" Ya ,lalu kau mau apa ? kata Lian .
" Kami hanya ingin perjanjian ini di sah kan Karna tuan Kim sudah menyetujuinya " kata Han
" Oh ya " kata Lian mengambil berkas itu diatas meja lalu merobek robek nya .
" Kau .... brani sekali kau " kata Han yang langsung menyerang Lian dan Lian langsung mematahkan serangan dan Lian mengambil langkah mundur untuk mencari tempat yang leluasa untuk bertarung .
Hiat .....hiat bug bug ......
Tap...... ciat ....... bug ....
Perkelahian pun terjadi ..Chris yang menyusul Lian langsung berdiri didepan pintu ruangan Nathan sedangkan Emma dan Katrina juga Margaret merekam perkelahian mereka
Pertarungan pun mulai memanas ketika Lian berhasil membuat kepala Han benjol karna Meja Nathan .
" Shirt...... sialan rupanya gadis ini cukup tangguh " bathin Han. Karna ini pertama kalinya ia bertatap langsung dengan Lian.
__ADS_1
" Hiat ...... Han pun menyerang nya lagi dan berusaha menyerang Lian bertubi tubi Namun Lian mampu bertahan dan menghindar .dengan mudah
" Aku akan membuat mu menyesal nona berhadapan dengan ku " kata Han sombong
" Oh ya " kata Lian Yang lalu menyerang Han lagi .Tapi kali ini Chris langsung menendang dada Han ketika Han ingin menendang perut Lian .
" Nona minggir lah dia bagianku " kata Chris .
" Baik bereskan dia " kata Lian yang lalu menyuruh Emma menelpon polisi
" Ya Li " kata Emma yang berlari kemeja nya sedang kan Lian dan Katrina saling berpelukan .
" Kak Katrina ngak pa pa , maaf aku datang terlambat " kata Lian .
" Tidak aku hanya mengulur waktu " kata Katrina yang memeluk Lian .
" Apa dia ngak apa apa " kata Katrina memegang perut Lian .
" Ya dia baik baik saja " kata Lian tersenyum lalu membawa Katrina duduk di sofa Bersamaan dengan Chris yang melumpuhkan Han dengan mudah Dan polisi datang menangkapnya .
" Hei .....apa apaan ini " kata Han berontak .
" Nanti saja kau bicara di kantor polisi " kata Polisi membergol kedua tangan Han
" Trimakasih pa atas kerjasamanya" kata Chris
" Sama sama pa , biar kami aman kan dulu " kata polisi yang lalu membawa Han
Sedangkan Han menatap Chris tajam begitu juga dengan Katrina dan Lian Yang hanya diam menatap pria itu pergi .Karna bagaimana bisa ia begitu nekat datang menyerang kantor musuh tampa perhitungan yang matang
" Dasar pria bodoh Apa dia tidak tahu atau memang bodoh " kata Chris Yang mengelengkan kepalanya. Karna baru kali ini dia melihat musuh yang ceroboh.
Sedangkan Kim hampir saja celaka ketika anak buah Han menembakinya . Untungnya Fin dan Swan lebih dulu menemukan nya
Dan menariknya menjauh dari mobil karna sopirnya terluka tembak .Yang akhirnya ditolong Jhon
Lalu Jhon pun memberondong kan senjata nya pada anak buah Han yang lari karna yang dua tewas dan dua berhasil kabur .
" Fin kuburkan mereka , jangan ada jejak " kata Jhon
" Ya bang " kata Fin lewat ear phone nya Sedangkan Jhon langsung membawa sopir Kim kerumah sakit Agar bisa tertolong
" Trimakasih , siapa kalian " kata Kim pada Swan
" Kurasa tuan bisa bertanya dengan tuan Nathan " kata Swan yang menyeret dua mayat ke lubang yang sudah mereka siapkan lalu menutupnya .Di bantu Kim Yang bingung karna ia tak mengenal para orang yang membantunya.
__ADS_1
" Huh....... " kata Kim membuang nafas kasar mengingat tadi ia bisa saja mati . Andai kedua pria itu tak menolongnya.
Dan kalo terlambat sedikit saja ia pasti sudah meregang nyawa.