Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 281


__ADS_3

Pagi ini dikantor Rayyan sedang sibuk setelah rapat dengan para dewan direksi


Lalu ia pun kembali keruangan nya .


" Oh ya aku lupa menyuruh Chris untuk mengantar mami dan papi belanja " kata Rayyan mengingat kedua mertuanya itu . Ia akan meminta Lian dan Jasmine untuk menemani mereka. Lalu Rayyan pun langsung menelpon Jasmine.


" Assalamualaikum Ya kak gimana ?" kata Jasmine


" Walaikum salam Jangan lupa ajak mami dan papi jalan jalan ya, pake dulu kartu mu nanti Kak Ray transfer uang nya " kata Rayyan yang cukup royal dengan keluargganya .


" Ok trimakasih sayang slamat bekerja" kata Jasmine tersenyum Lalu menutup pembicaraan.


" Alhamdulilah aku ngak lupa " kata Rayyan


Yang memang sangat sibuk akhir akhir ini


Dan hanya itu yang bisa ia berikan Toh ia bekerja juga demi orang orang tersayang nya.


Rayyan pun kembali memeriksa berkas nya Dan menaruh ponselnya disaku jas nya. Tak lama ada seseorang mengetuk pintu ruangan nya


Tok.....tok.....tok....


" Ya masuk " kata Rayyan


" Presdir ada tamu ingin bertemu dengan anda " kata sekertaris Rayyan


" Ya suruh saja masuk " kata Rayyan tampa menoleh


" Baik presdir " kata sekertaris Rayyan


"Silahkan masuk tuan , Presdir mempersilahkan anda masuk " kata sekertaris Rayyan mempersilahkan tamunya .


" Pagi bro apa masih sibuk " sapa suara bariton seorang pria


Rayyan pun mengangkat kepala nya Dan tersenyum " Hei .....tumben pagi sudah kesini silahkan duduk " kata Rayyan yang


lalu menghentikan aktivitas nya .


" Trimakasih bro aku berhasil memikat nya " kata Pria itu yang tak lain adalah Mark Lalu menarik kursi dan duduk di depan meja Rayyan


" Oh ya cepat sekali " kata Rayyan.


" Yap ... aku meniduri tadi malam " kata Mark jujur .

__ADS_1


" What oh my good , kau melakukan ...you crazy Apa dia memberikan nya dengan sukarela " kata Rayyan memainkan alisnya.


" Ya bahkan tampa syarat bro, dia bahkan sangat menikmatinya " kata Mark


" Cih........sialan ..lalu kapan kau akan menikahi nya .


" Aku mengajaknya menikah besok dengan acara sederhana . Dan dia tak menolak " kata Mark.


" Bagus lah ... kau pasti bersenang senang kan dengan nya " Sindir Rayyan


" Ya begitulah paling tidak aku sudah mendapat kan nya dan dia hanya pasrah " kata Mark tersenyum tipis


" ****..... senyum devil mu itu harus nya berikan pada musuh mu .Bukan pada ku dan Katrina " kata Rayyan protes


" Hahaha...... kau tak berubah bro ,masih sama seperti dulu. Tapi aku salut pada mu kau bisa merebut hati wanita wanita cantik Terutama Jasmine Apa kabarnya dia sekarang " kata Mark


" Mungkin sekarang dia sedang menemani orang tua belanja " kata Rayyan santai


" Oh ya kau pasti bahagia bro ,apa kau tak ingin menambah momongan lagi " kata Mark .


" Santai bro , menunggu Al sedikit besar mungkin menambah satu atau dua lagi Lalu bagaimana bisnis mu " kata Rayyan.


" Lumayan lancar bisa untuk uang belanja Katrina .Walau tidak sebesar penghasilan nya Tapi akan ku usahakan rutin memberi kan pada nya " kata Mark


" Bagus lah slamat untuk mu , semoga kau bahagia " kata Rayyan.


" ini bagus mi " kata Jasmine .


" Ya ambil dua bisa buat oleh oleh " kata mami Lina . Yang membeli tas branded untuk hadiah .Sedangkan papi Devan memilih baju kaos kesukaannya untuk bermain golf bersama besan nya


" Hei..... bukan nya kalian berdua gadis yang masuk di tv itu kan " kata karyawan toko tempat mereka membeli .Menatap Lian dan Jasmine


" Hah..... TV apaan " kata Lian bingung yang membuat mereka berdua di kerumuni para karyawan yang ingin foto bersama.


Lian dan Jasmine pun saling pandang lalu Lian mengambil dua kaca mata dan memberikan nya pada Jasmine .


" Ah mungkin kalian salah lihat " kata Jasmine .


" Tidak kami melihat kalian di berita waktu itu ayolah nona kita hanya berfoto bersama " kata para Karyawan. Yang membuat Lian menepuk jidat nya karna ia lupa keluar tak memakai wig .


Mau tak mau keduanya berfoto bersama karna sudah ketahuan Namun setelah keluar dari toko tersebut mereka mengunakan wig Karna Lian tak mau di kejar kejar wartawan. Yang membuat nya risih apa lagi sampai di wawancarai .


Mami Lina tersenyum melihat kelakuan Lian dan Jasmine yang mendadak aneh karna takut di serbu pengemar .

__ADS_1


" Hahaha......kalian lucu " kata papi Devan


Yang terkekeh ditambah Al bingung melihat


penampilan sang mamah Yang digendong Lisa .


" Biarlah dari pada di kejar wartawan mi " kata Jasmine .Yang cuek bersama Lian


Mereka pun belanja sepuasnya. Karna memang Rayyan memberikan uang lebih


Yang membuat mereka membeli oleh oleh banyak . Yang membuat papi Devan dan Chris bergantian membawa barang mereka Ke mobil .


Setelah puas belanja mereka pun pergi di sebuah restoran mewah Dan Chris juga ikut turun untuk mengawasi Lisa dan Al


Lalu mereka memilih tempat yang cukup luas Agar bisa makan bersama .Dan ketika mereka sudah duduk dan memesan Tiba tiba beberapa pria menghampiri mereka


Dan menyuruh mereka untuk pindah .Karna menginginkan tempat mereka duduk


"Hei .... apa apaan ini " kata Jasmine tak terima menolak pindah


" Iya kami sudah memesan tempat " kata Lian kesal


" Kalian pindah saja para senator penting mau duduk disini " kata seorang pria yang seperti nya seorang bodyguard


" No ini tempat duduk kami , kalian cari yang lain saja " kata Lian menolak .


" Hai ...kalian, ini restoran mewah orang seperti kalian hanya ingin jual tampang saja kan disini " kata seorang pria yang menarik wig Lian dengan tak sopan yang membuat Lian kesal


" Hei .... ngak sopan , ini negara bebas kami mau jual tampang itu hak kami Lagi pula kami bayar .Apa kau pikir kami tak mampu bayar " kata Lian jengkel Karna memang mereka berpenampilan sederhana


" Iya ..penampilan itu ngak penting yang penting isi dompet nya " kata Jasmine kesal Dan mereka dilihat para pengunjung lain.Karna beradu mulut


" Hei ..... nona sopan lah kau sedang berhadapan dengan orang penting " kata bodyguard itu meremehkan Lian .


Lian hanya cuek saja dijakarta saja anak anak anggota DPR saja temannya ia cuekin Karna hanya memamerkan kemewahan hidup dengan uang negara. Bukan. hasil usaha sendiri paling paling juga hasil korupsi batin Lian yang tetap duduk santai dikursinya Tak perduli dengan para pria itu


" Mam, pap duduk lah santai " kata Jasmine


Yang juga tak mau pindah .Yang membuat manajer restoran menghampiri mereka .


" Nona maaf bisa kah kalian pindah Saya takut kalian dalam masalah , karna mereka menginginkan tempat ini " kata manajer itu berbisik pelan pada Lian


" No, kalian siap kan saja makanan nya

__ADS_1


kalo mereka berani. Akan aku menghajar mereka Dan perlu kau tahu kalo terjadi kerusakan aku yang akan menganti kerugian nya .Oh ya satu hal lagi .Berikan kami menu termahal " kata Lian sombong yang didengar para bodyguard itu.


Jasmine hanya tersenyum melihat adik iparnya itu cukup tegas. Ia juga ikut kesal karna ulah orang yang ingin merebut tempat mereka Sedang kan papi Devan dan Crish hanya duduk tenang.Sambil bersiap siap siaga Tersenyum karna tahu Lian tak pernah mau mengalah untuk urusan kezaliman orang kaya toh dia juga punya uang dan kekuasaan


__ADS_2