
Lian kembali kemejanya Dengan wajah senang karna bisa mengerjai Nathan
" Kok senyum senyum " kata Emma menegur Lian
" Iya aku mengerjainya " kata Lian terkekeh .
" Oh ya bagus dong " kata Emma ikut terkekeh.
" Iya lah skali skali " kata Lian tersenyum. Namun seketika senyum nya hilang ketika
Melihat dua wanita yang melewati meja nya begitu saja .
" Hei .... kalian ngak sopan masuk kantor tampa Izin " tegur Emma
" Diam kau , kau bukan pemiliknya " kata Clara yang datang bersama Jenny sekertaris Jeb
" Dasar ngak punya sopan santun " kata Emma
" Apa kau bilang hah " kata Clara yang ingin memukul Emma Namun tangan nya ditangkap Lian .
" Emma benar kalian wanita yang ngak punya sopan santun " kata Lian.
" Kau .... rupanya kau bangkit dari kubur . Aku pikir kau sudah mati " kata Jenny kaget melihat Lian yang ia kira sekertaris lain Begitu juga dengan Clara. yang terkejut .
" Kenapa memang nya kalo aku bangkit dari kubur , Karna Tuhan ingin aku hidup lagi dan menyingkirkan wanita wanita penggoda seperti kalian " kata Lian
" Cih...... atau kau hanya Ana palsu yang mencari kesempatan Apa kau tidak tahu Nathan sudah menikah " kata Clara.
" Ya aku tahu Dan aku juga tahu dia juga sudah bercerai Lalu apa tujuan kalian datang kesini " kata Lian yang beranjak dari kursinya menghalangi jalan Clara dan Jenny yang di ikuti Emma.
" Wow .... wow..... kami hanya ingin bertemu teman lama saja. Tak ada maksud Lain " kata Jenny.
" Itu urusan kami , Kalian tak perlu ikut campur " kata Clara.
" Oh ya apa belum puas merayu Brian hingga ingin merayu pa Nathan " sindir Emma.
" Atau butuh uang nya " kata Lian.
" Kalian ini tak sopan kami hanya ingin bertamu" kata Jenny
" Tapi kalian juga tak sopan masuk kantor melewati kami tampa izin " kata Lian.
" Kau gadis kecil yang sombong Ana ..Apa karna Nathan menyukai mu Kau seenaknya di kantor nya." Kata Clara
" No... kau salah kalian lah yang mulai " kata Enma membela Lian . Yang menatap tajam Clara.
__ADS_1
" Hei.... baiklah kita berdamai biarkan kami lewat . Maaf kalo kami tidak sopan.
Kami hanya ada perlu dengan Nathan " kata Jenny
" Baik lah " kata Lian Lalu kembali kemejanya Membiarkan kedua wanita itu lewat begitu saja .
" Li kenapa di kasih izin " kata Emma protes.
" Biar kan saja Em, kita lihat apa yang mereka ingin kan . Pa Nathan juga sudah tahu sifat mereka Jadi kita lihat saja Apa yang ingin mereka lakukan . paling juga pulang dengan tangan kosong " kata Lian Yang melihat keduanya menghilang dibalik pintu ruangan Nathan.
" Hadeh...... dasar ular berbisa " kata Emma Yang kembali duduk di kursinya dan melanjutkan pekerjaannya.
Di ruangan Nathan Clara sedang merayu Nathan untuk membantu Brian .Karna Perusahaan Brian sedang ada masalah.
" Harus nya Brian sendiri yang datang padaku , apa dia berlindung di balik ketiak kalian " Cibir Nathan
" Kami yang punya inisiatif ini Nat .Dia pasti gengsi minta bantuan mu " kata Clara. Yang tak ingin Brian hancur
" Suruh dia datang sendiri " kata Nathan santai yang tak bergeming dengan dua rayuan wanita di depannya .
Membuat Clara dan Jenny saling pandang Lalu Clara beranjak dari kursi nya Dan mendekati Nathan yang ingin merangkul bahu Nathan Namun Nathan menepiskan tangan Clara.
" Jangan menyentuhku Cla " kata Nathan
" Dia lebih baik dari mu , jadi jangan berharap pada ku Cla. Bukan kah kau sudah bahagia dengan Brian Apa yang kau cari lagi dariku. Apa karna perusahaan nya sedang goyah hingga kau ingin berlari pada ku. Maaf aku tak menampung
Wanita bekas pria lain " kata Nathan
Jleb.
" Nat kami berniat baik , ingin membantu Brian . Bukan kah dia juga sahabatmu " kata Jenny yang ingin mengalihkan perhatian Nathan .
" Maaf Jenny bukan kah Jeb bisa membantunya .Lalu kenapa kau repot repot datang kemari " kata Nathan
" Maaf aku tak bisa membantu kalian Kecuali Brian sendiri Yang datang pada ku " kata Nathan Yang membuat Clara mengepal kan tangan nya . Karna sebenar nya ia ingin menjebak Nathan .Tapi rupanya Nathan tak mudah dirayu begitu saja .
" Baiklah ..... kalo begitu nanti kami akan Menemui Brian agar ia datang menemui mu Nat " kata Jenny yang melirik Clara.
" Bagus lah kalo kalian tahu itu. Sekarang pergilah aku ingin bekerja . Maaf aku mengusir kalian " kata Nathan.
" Baiklah maaf bila menganggu mu " kata Clara .
" Ya Nat, kalo begitu kami permisi " kata Jenny Yang lalu berdiri membenahi pakaian nya.
" Ayo pergi Jen " kata Clara kesal dengan Wajah kusut tak berhasil merayu Nathan.
__ADS_1
Keduanya pun begitu saja meninggalkan Nathan Yang melewati Lian dan Emma yang sedang asyik berkerja . Yang hanya melirik dengan ekor matanya .karna wajah dua wanita itu terlihat seperti kertas lipat yang di tekuk tekuk .
" Pasti mereka gagal merayu bos " kata Emma
" Jelas terlihat dari wajahnya " kata Lian.
" Yuk makan siang ..Biar nanti bos sama kak Dion " kata Lian yang hari ini ingin makan di kantin kantor.
" Yup ....ayo " kata Emma tersenyum membereskan berkasnya dan memasukan nya ke laci meja dan menguncinya begitu juga dengan Lian. Lalu setelah itu keduanya
Menuju kantin untuk makan siang.
*******
Sedangkan di.kantor Lukas .Semua barang dilempar karna marah Karna tak berhasil menangkap Ayse untuk mengacam Grace.
" Pasti Lian membantunya lagi " kata Lukas geram.
"' Aku tak akan membiarkan mu pergi dariku Grace..Aku tahu kau sengaja mencari perlindungan pada Lian " kata Lukas emosi.
" Kenapa dia slalu bisa lolos padahal aku sudah mencari orang yang kuat " kata Lukas kesal
" Aku harus mencari jalan lain " kata Lukas . Yang tak mau Grace membawa Callan pergi darinya Lalu menyugar rambutnya kadar memikirkan Grace
" Aku terpaksa Grace , aku mencintaimu
Tapi aku ingin kau percaya pada ku untuk membangun usaha ku bangkit lagi " kata Lukas meraup wajahnya kasar
" Astaga ...... pa .... maaf ada tamu .." kata Sekertaris Lukas. Yang kaget melihat ruangan bos nya itu berantakan
" Siapa " kata Lukas menatap Kate
" Kurang tahu pa , apa saya suruh masuk" kata Kate.
" Suruh tunggu di lobby saja aku akan segera turun " kata Lukas yang tak mungkin menyuruh tamunya melihat ruangan nya Yang amburadul karna ulahnya. Yang jengkel dengan orang suruhannya.
" Baik pa " kata Kate yang lalu pergi
Dengan mengelengkan kepalanya . Melihat bosnya yang akhir akhir ini seperti orang gila mengamuk tampa ia tahu alasan.
" Bisa pecah kepalaku " kata Kate yang sudah mulai tak betah bekerja pada Lukas.
" Aku harus membuat lamaran lagi ke perusahaan lain Sebelum ia menendang
ku dari kantor ini " kata Keti yang slama ini banyak bersabar pada bos nya itu.
__ADS_1