Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 60


__ADS_3

Lian duduk manis berkumpul bersama keluarga Nathan. Baginya berkerja menyelesaikan perkara pekerjaan sulit lebih mudah dari pada bermain peran sandiwara yang membuatnya pusing.. Karna kini ia terjebak diantara ketidak jujuran dan terus berbohong..Semakin hari semakin banyak masalah yang harus ia hadapi .Bukan Lian menampik tak bisa mencintai tapi karna masalahnya makin banyak dan rumit..


" Ayo sayang makan lah " kata Nathan yang membuat Lamunan Lian .buyar .


" Iya ....." jawab Lian tergagap.


" Apa kau tak menyukai makanannya tanya mommy sheila.


" Akh tidak mom, semua nya enak enak dan saya bingung memilih " kata Lian .


Membuat semua orang di meja makan makan tertawa mendengar jawaban jujur dan polos Lian . Termasuk Nathan yang terkekeh. Lalu menatap istri kontraknya itu dengan penuh cinta. Lalu mengambilkan kan salad sayur kesukaan Lian. Seperti yang biasa ia pesan di restoran. Karna ia sangat hafal kesukaan Lian.


"'Trimakasih "kata Lian .


" Hei boy kenapa kau memberinya salad , bukankan banyak daging dan steak untuknya "kata mommy sheila menegur Nathan.


" Dia sangat menyukai salad mom , Dan setiap kami makan siang hanya itu yang iya pesan " jawab Nathan..


" Astaga apa kau vegetarian Ana " tanya katrina menatap Lian.


" Tidak juga , karna saya sangat suka dan terbiasa memakannya .." jawab Lian sambil tersenyum


" Tapi cobalah daging asapnya sayang , itu sangat enak " kata Mommy sheila yang memotong kan sedikit untuk Lian. Karna ia tahu pasti menantunya itu pemalu.


" i...iya mom " kata Lian yang lalu mengangkat piring nya. Dan menerima irisan daging asap .Yang membuat Lian menelan saliva nya . Bukan Lian tak menyukai makanan berupa daging tapi ia harus berhati hati . Untuk semua jenis makanan haram. Karna ia seorang muslim .


Lian juga jarang memesan steak dan ayam goreng instan .kalo tidak ada lebel.halal Yang membuatnya slalu ke restoran timur tengah dengan sang kaka bila ia ingin makan daging dengan lebel halal. karna di negara adi daya, cina dan negara lainnya . Hampir semua daging B2 itu ada. Dan bebas diperjual belikan Bukan seperti Indonesia yang hampir mayoritas muslim dan makan bebas semua daging karna aman keaslian halalnya. Dan Lian juga lebih memilih memasak sendiri dan membeli daging di pertokoan para muslim agar lebih yakin dan halal kwalitasnya. Uang tak masalah bagi Lian yang juga terlahir dari orang yang berada .Tapi ia menjauhkan diri dari semua jenis makanan haram. karna ia seorang muslim . Sebab itu lah ia memilih banyak makan sayuran dan jenis roti ketimbang jenis daging. Dan itu membuatnya terbiasa selama ia berkuliah di negara asing.

__ADS_1


Semua makan dengan tenang . Nathan sesekali memperhatikan istri kontraknya itu yang memang sulit memakan daging . Lalu mencomot daging milik Lian. Lian hanya memakannya sedikit untuk menghargai mommy sheila. Selebihnya Nathan yang memakannya.


" Boy apa yang kau lakukan " kata Daddy paul melihat kelakuan putranya itu. Yang memakan makanan dari piring istrinya.


" Biarkan sayang, kita juga sering melakukan nya kan , biar terkesan romantis " sahut Mommy membela Nathan . Yang membuat Nathan tersenyum.


" Iya mom , daddy tak mengerti saja. seperti tak pernah muda " kata Nathan .


" Cih .........sejak kapan kau romantis Nat " sindir Alex pada sepupunya itu


" Astaga Lex tentu ia bersikap manis dan romantis pada Ana, karna es batu nya sudah mencair " kata Katrina yang membuat semua orang tertawa bersama. Termasuk Lian yang menatap wajah Nathan yang manyun ketika ditertawakan keluargganya.


" Ana biasakan lah dirimu menghadapi gunung es itu , dia sangat keras kepala dan juga dingin " ledek Alex menyindir


" Iya An, dan kamu akan melihat mukanya yang kaku kalo sedang marah " kata katrina menimpali.


" Terserah kalian , puaskan saja mengejek ku suatu hari akan akan membalasnya " kata Nathan santai yang membuat semua orang tertawa termasuk Lian .


" Sayang ....." kata Lian kaget yang mendapat ciuman dadakan dimeja makan.


" Hahaha.........tawa ruh pun mengisi hangatnya suasana makan malam itu. Karna ulah Nathan . Yang memamerkan kemesraan nya. yang sangat langka di tengah keluargga nya karna Nathan terkenal pendiam.


" Kenapa kau melakukannya, apa kau tidak malu " bisik Lian pelan.


" Tidak perlu malu mereka juga keluargga mu " kata Nathan yang memang sengaja mengambil kesempatan itu. Untuk bisa mencium Lian . Karna kapan lagi ia bisa melakukannya. Dan itu kesempatan emas bagi Nathan Untuk bisa dekat dengan gadis pemikat hatinya itu.


" Iya sayang , kau tak perlu malu dengan kami, bahkan kami sangat senang bisa melihat Nathan banyak berubah. Apalagi dia sangat mencintaimu. " kata Mommy sheila. Yang senang melihat putra nya kini bisa membuka hati untuk seorang wanita . Padahal Mommy sheila sering menjodohkannya dengan anak anak teman temannya . Tapi Nathan slalu menolak

__ADS_1


" Iya nak , kami senang kau jadi bagian keluar kami, oh ya kapan kami bisa bertemu kedua orang tuamu " kata Paul bertanya.


Deg........


Nathan dan Lian saling menatap satu sama lain. " Sepertinya belum bisa dad , karna orang tua Ana juga sama seperti kalian sangat sibuk " jawab Nathan menjawab. sekenanya.


" Astaga bagaimana bisa ia tahu " bathin Lian .yang memang papah dan bundanya juga pebisnis.


" Nanti kami akan mengabarinya bila mereka datang kesini " kata Lian menambahi.


" Bagus lah , biar kami bisa mengenal besan kami dengan baik. Dan juga bisa bertemu mereka. .Dan beri tahu kami kalo mereka berkunjung agar kami bisa menyiapkan semuanya " kata Paul. karna penasaran dengan orang tuan Lian.


" Ya dad nanti Nathan beritahu bila, papah mamah Lian datang ke negara ini ya kan sayang " kata Nathan.


" I...iya dad , mom..." kata Kian tergagap. Bagaimana mungkin orang tuanya bisa datang dan bertemu .Terkecuali menghadiri wisudanya nanti.


Alex dan katrina hanya tersenyum melihat akting kedua pasangan itu. Padahal Lian sangat gugup. Menghadapi semua masalah didepannya Apalagi Katrina adalah dosen pembimbingnya. Yang membuatnya serba salah.


Setelah makan malam keluargga itu pun berkumpul di ruang keluargga.. Ngobrol bersama . Nathan tak pernah mau lepas dari Lian . Ia memilih duduk dengan merangkul mesra istri kontraknya itu. Yang membuat Lian risih. Namun Nathan tak perduli dan slalu memepet Lian.


"Apa bapa tak bisa membiarkan ku duduk sendiri " bisik Lian kesal. namun ia tahan sedari tadi.


" Kan kita sedang berpura pura . santai lah sedikit ., rileks agar kau nyaman " balas Nathan yang merangkul Lian dan mencium pipi Lian.


kalo tidak ingat sedang dimana posisi nya kini Ingin sekali Lian menghajar bosnya itu. Yang slalu mengambil kesempatan dan sudah tak terhitung berapa kali Nathan menciumnya.


" Sayang apa kau lelah , aku ingin istirahat. mom ,dad maaf kami duluan " kata Lian yang mulai jengah dengan sikap Nathan

__ADS_1


" Deg.....


" Mampus aku, wah bakal panjang urusan nih " bathin Nathan ketika Lian mengajaknya Untuk masuk ke kamar.


__ADS_2