Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 186


__ADS_3

Paginya Lian sudah kembali kekantor .


Yang membuat semua karyawan kantor kaget dan tak percaya Lian masih hidup


" Oh my good rupanya dia selamat , tapi kenapa baru muncul sekarang " bisik karyawan


" Entah lah katanya sempat celaka mungkin nona Ana lumpuh ' kata karyawan lain .


" Kasihan tapi sekarang seperti ia sudah sembuh...Yah akhir dia kecewa kalo bos Nathan sudah menikah " kata karyawan lain.


" Hust.....pagi pagi sudah bergosip " kata Alex..


" Ayo kerja apa kalian mau potong gaji " kata Alexa menyindir .


" Oh maaf nona kami hanya kaget Kalo nona Liana sudah kembali " kata salah seorang karyawan.


" What ..... maksud kalian apa ?" kata Alexa kaget .


" Nona Ana kekasih sekaligus sekertaris presdir sudah kembali nona " kata yang lain.


" Hah...... kalian serius " kata Alexa kaget


" Iya baru saja lewat sini lima belas menit yang lalu " kata para karyawan.


" Kalian tak bercanda kan " kata Alexa memastikan.


" Tidak kami melihatnya dengan mata kepala sendiri. " kata katakan Lain


" Apa bukan hantu " Kata Alexa.


" Hah...... hantu....... kata karyawan yang saling padang satu sama lain


" Entahlah tapi sepertinya nyata nona . kami melihatnya jelas lewat tersenyum dan menyapa slamat pagi pada kami ." kata yang lain.


" Ok .. sekarang kalian kembali bekerja " kata Alexa Bergegas naik kelantai atas Mencari tahu apa benar Lian memang kekantor..


Di ruangan Dion Lian dan Emma sedang ngobrol bersama .Karna senang bisa bertemu lagi.


" Slamat datang Ana senang bergabung


kami lagi " kata Dion.


" Iya kak aku hanya sebulan disini " kata Lian yang mengingat masih tinggal sebulan masa kontraknya.


" Ngak masalah aku bisa belajar pada mu selama sebulan " kata Emma.


" Ok ....semoga kita bisa bekerjasama " kata Lian yang senang bisa bekerja lagi


Sedangkan Nathan masih dalam perjalanan menuju kantor sambil ngobrol dengan Rayyan


📱" Ok aku titipkan dia padamu bro " kata Rayyan


📱" Ok bro terimakasih masih percaya padaku " kata Nathan

__ADS_1


📱" Tidak buruk , kau pasti bisa memperbaikinya semoga berjalan lancar " kata Rayyan.


📱" Thanks for your support " kata Nathan lega akhirnya Rayyan bisa menjadi temannya. Dan mengerti apa yang Nathan hadapi selama ini .


📱" Sane same good luck " kata Rayyan dari seberang sana Lalu memutuskan pembicaraan mereka Yang membuat Nathan lega dan senang Karna Rayyan mendukungnya.


Sedang Alexa bergegas menuju ruangan Nathan Namun ruangannya kosong.. Begitu juga meja Emma yang masih kosong Tidak ada satu orang pun terlihat


" Astaga apa mungkin Mereka salah lihat " kata Alexa bicara sendiri sambil dan bergidik ngeri .


Lalu bergegas turun ke lantai di mana ruangannya berada .Dan menghempaskan Bokongnya dikursinya.


" Dari mana ?" kata Katrina yang duduk didepannya


" Dari ruangan Nathan Tapi tak ada siapa siapa disana " kata Alexa


" Astaga Nathan baru saja sampai Tadi aku bertemu dengannya di loby " kata Katrina.


" Ada apa memang " kata Katrina heran.


" Para karyawan melihat Ana. Dan mereka bilang Ana masuk kerja kembali .Lalu Aku kesana untuk mengecek nya Tapi tak ada seorang pun disana juga Emma. " kata Alexa


" Kau tidak menanyakan nya pada Nathan. Kalo Ana kembali pasti nya Nathan orang yang pertama tahu " kata Katrina


" Belum " kata Alexa


" Ya sudah lah Nanti kita temui dia untuk makan siang bersama " kata Katrina Yang lalu kembali keruangannya.


Sedangkan Nathan sudah berada di ruangannya .Ketika ia melewati meja kosong Emma.


" Pagi bos ada apa?" kata Dion


" Kau dimana, Emma tak ada di meja nya " kata Nathan.


" Oh maaf bos ok aku akan menyuruhnya kembali kemeja nya dia sedang bersamaku sekarang " kata Dion


" Astaga Yon ini masih pagi. .Kenapa melakukannya dikantor " kata Nathan.


" Hahaha ..... hei bos jangan mesum kami hanya mengobrol saja kenapa curiga Aish.... kau ini bos. Kami hanya bertemu kangen dengan Ana " kata Dion.


" Astaga Ana disitu ?" kata Nathan.


" Ya ...... ok bos selamat bekerja " kata Dion menutup ponsel. nya.


" Sialan Dion kenapa mematikan ponselnya " kata Nathan yang ingin beranjak dari kursinya namun ....


Ceklek......


" Pagi pa " kata Lian dengan penampilan rapi


" Pagi masuklah " kata Nathan gugup..


" Ini laporan dan jadwal hari ini " kata Lian tenang. .Walau dada nya berdegup kencang serasa berloncatan melihat Nathan tersenyum.

__ADS_1


" Duduk lah dulu " kata Nathan yang beranjak dari kursinya lalu mengambil kertas kosong Dan memberikan nya pada Lian .


" Ini apa ?" kata Lian bingung .


" Apa kita buat perjanjian ulang " kata Nathan .


" No ..tak perlu " kata Lian menatap Nathan sekilas


Nathan pun mendekati Lian sambil mengunci pintu otomatisnya ..


" Kau yakin tidak ingin membuat perjanjian lagi " kata Nathan berbisik mendekati telinga Lian hingga pipi Lian tersentuh bibir Nathan.


" Ngak perlu pa ngak penting " kata Lian tegang . Karna hembusan nafas Nathan terasa jelas dipipinya


" I love you very much aku masih menunggu mu untuk kembali padaku Ana " Kata Nathan pelan .Yang tahu sebenar nya Lian sudah mengingat semuanya Dan Nathan tahu itu dari Rayyan Tapi kemaren Lian mengatakan padanya masih lupa ingatan dan hanya mengingat sedikit .


" Kau ingin bermain main dengan ku rupanya " bathin Nathan .


" Apa ...... maksud bapa " kata Lian yang lalu berdiri . dari duduknya Dan berhadapan persis dengan Nathan didepannya.


" Kau bilang kau hanya mengingatku sedikit kenyataan nya berbeda " kata Nathan .


" Itu ..... tak seperti bapa.... mpt mpt......


Lian pun hampir terjatuh ketika Nathan mencium bibirnya Namun dengan cepat Nathan memeluknya. Nathan tak akan membuang kesempatan itu. Ia ******* bibir Lian pelan Yang Ingin memastikan Apa Lian menolaknya Atau sebalik nya.


Cukup lama Keduanya bertukar Saliva..Dan ternyata Lian tak menolaknya sama sekali. Air mata Lian menganak di sudut matanya Memeluk pria yang juga merindukannya.


" Aku mencintaimu sampai kapan pun . Aku tak perduli kau bekas orang lain Maaf bila penikahan ku membuat mu kecewa Yang membuat mu melakukan hal yang sama..Apakah masih ada kesempatan untukku " kata Nathan melepas ciumannya dan menghapus air mata Lian .Dengan jarinya .


Lian tak menjawab hanya mengangguk.


Yang membuat Nathan memeluk Lian semakin erat .


" Ayo kita menikah " kata Nathan .


" Bisakah kau bersabar menunggu ku 2 bulan lagi " kata Lian pelan. Mengingat masa idahnya belum habis


" Baiklah aku akan slalu menunggu mu " kata Nathan . memeluk tubuh Lian erat


Tok......tok.... tok ....


" Astaga ..... siapa ?" kata Nathan


" Aku " kata Katrina .


Nathan pun melepas pelukannya lalu membuka kunci otomatis pintunya


Ceklek......


" Ana....... " kata Katrina dan Alex bersamaan yang kaget melihat Lian berdiri disamping Nathan..


" Ya tuhan kau memang masih hidup " kata Alexa yang langsung memeluk Lian

__ADS_1


Tampa memperdulikan Nathan ...


Begitu juga Katrina yang ikut memeluk Lian dan Alexa. sedangkan Nathan hanya terpaku menatap kedua sepupunya itu memeluk wanita yang ia cintai. Yang kini membuat nya Lega Bahwa Lian masih punya rasa yang sama dengannya.


__ADS_2