Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 227


__ADS_3

Disisi lain Lian sedang merapikan mejanya Sambil menunggu Chris datang Karna siap siap untuk pulang


" Li aku duluan ya " kata Emma


"' Ya Em hati hati banyak makan biar cepat besar tuh dede bayi " kata Lian


" Ya ngak sekarang juga Li, gue ngeri ngeri juga kalo hamil takut kaya badut Li. " kata Emma


" Hadeh .... sudah kodratnya wanita hamil Em masa kak Dion yang hamil sih " kata Lian


" Hahaha ...... pengen juga Li, ayo biar barengan " Kata Emma tertawa.


" Sana pulang tuh kak Dion sudah kesini , Hai .... kak titip salam buat dede bayi ya " kata Lian .


" Ok nanti malam ya nengok nya " kata Dion yang membuat Emma melotot


" Kak.....apaan sih ayo pulang " kata Emma menarik tangan Dion


" Hahaha...... tengok kak bila perlu lama lama " kata Lian tergelak karna Dion keceplosan . Yang membuat Nathan yang mendengar mencium pipinya Lian yang terlihat chubby ketika tertawa .


" Pengen juga di tengok nanti malam " Kata Nathan yang membuat Lian tersenyum


" Hahaha....... aku cuma ngerjain Emma sayang " kata Lian .


" Ayo pulang " kata Nathan


" Ya sayang ayo " kata Lian yang sudah mendapat pesan dari Chris. Karna Nathan akan mengawasi nya dari belakang bersama Gee


Lalu keduanya pun turun kelantai bawah sambil bergandengan tangan di lift . Namun setelah keluar lift mereka bejalan seperti biasa. lagi. Lalu menuju mobil masing masing.


Mobil yang membawa Lian melaju dengan kecepatan standar . Namun ketika di tikungan jalan Mobil di cegat dan mereka menyuruh Lian dan Chris turun . Nathan dan Gee yang melihat dari jarak dekat mengawasi sambil merekam aksi Lian dan Chris yang melawan empat orang


pria yang menyerang mereka. Juga mencatat no plat mobil . Setelah itu Nathan turun untuk membantu mereka


Hiat .... bug bug bug......plak.....


Tampa ampun Liam menyerang begitu juga Nathan sampai keempatnya terkapar di aspal


"' Siapa yang menyuruh kalian hah ....." kata Nathan


" Kami tidak tahu kami hanya disuruh " kata pria yang ditarik Krah baju nya oleh Nathan yang kesal karna masih tak mau mengaku.


" Ok tuan pake ini saja " kata Chris menodongkan senjata ke kepala teman pria itu .


" Kata kan siapa " kata Chris


" Tapi tuan bisa kah tuan melepas kan kami bila kami mengatakan nya " kata pria itu .


" Baik kata kan " kata Nathan


" Tuan Sam yang menyuruh kami " kata pria itu tergagap .

__ADS_1


" Sam , Sam siapa " kata Nathan tajam


" Samuel Gerald " kata Pria itu


Nathan terdiam sesaat Lalu menyuruh para pria itu pergi .Dan mereka pun kembali ke mobil masing masing .


Sepanjang perjalanan Nathan berpikir Keras memikir kan tentang Sam yang terkenal ramah dan baik . Tapi kenapa


Ia menyerang Lian Bukan Nathan yang


di serang Yang membuat Nathan bertanya tanya .


" Gee antar aku ke mansion Kak Ray


oh ya kau bawa pakaian kan Gee. Istirahat lah disini banyak kamar kosong di belakang " kata Nathan


" Ya bos " kata Gee yang juga penasaran dengan mansion Rayyan yang menurutnya paling besar Dari mansion milik orang tua Nathan Dan mansion milik grand pa juga mansion Nathan sendiri yang terletak pinggir danau Yang jarang ia ditempati .


Tak lama mereka pun sampai di halaman mansion Dan Nathan bergegas masuk menemui Rayyan karna ia melihat mobil Rayyan sudah terparkir di halaman mansion


" Kak Jasmine kak Rayyan kemana ?" kata Nathan ketika melihat Jasmine sedang bersama Al


" Di ruang kerja than " jawab Jasmine


"'Ya kak thanks " kata Nathan Yang lalu menuju ruang kerja Rayyan .


Ceklek......


" Kak..... apa menganggu " kata Nathan


" Ya bagaimana kakak tahu " kata Nathan menatap Rayyan .


" Dia menyerang Lian Karna dia tahu Lian lah pemilik proyek pesisir pantai itu


Dan dia akan menyerang mu juga besok Karna dia ingin menakuti Lian Dia adalah salah satu anggota kurt karna dia pelanggan tetap Bahkan dia seorang bandar besar Apa kau tahu dia punya lima club bar di kota ini " kata Rayyan


.


"' Aku tahu karna itu lah penghasilan terbesarnya. " kata Nathan


" Tapi satu hal yang harus kau tahu .Dia terlibat dengan mafia . Maka kau harus siap bila ada orang tak dikenal menyerang mu tiba tiba " kata Rayyan


" Lalu aku harus bagaimana kak " kata Nathan .


" Pakailah baju anti peluru Begitu juga dengan Lian .Tapi untuk Lian aku sudah


merancangnya Agar tak mau membahaya kan nyawa nya kali ini Karna aku sudah mengawasi beberapa orang teman Kurt dan siapa saja relasi bisnisnya ." kata Rayyan


" Baik kak "kata Nathan mengepal kan tangan nya Karna ternyata relasinya itu


Bermuka dua dan mata Nathan mulai terbuka. Ia harus lebih berhati hati lagi

__ADS_1


Untuk menjaga sang istri Karna tiap hari kini musuhnya terlihat jelas Dan Nathan harus berhati hati


" Istirahat lah tidurlah disini malam ini disini Aku mau memperkenalkan mu dengan seseorang nanti " kata Rayyan


" Baik kak " kata Nathan yang lalu keluar dari ruang kerja Rayyan menuju kamar Lian .


Ceklek ....


" Hai ... sayang baru nyampe kata Lian Yang baru selesai berpakaian sehabis mandi


" Ya sayang " kata Nathan yang mencium pipi Lian Dan memeluk istrinya itu


" Ada apa ?" kata Lian heran


" Tidak ada apa apa aku cuma ingin memeluk mu saja " kata Nathan .Yang tak akan membiarkan siapa pun menyentuh istrinya Apalagi musuh musuhnya . Ia akan menghancur kan nya satu persatu Agar mereka tak merajalela


" Mandilah sayang sebentar lagi sholat magrib " kata Lian . Yang ingin sholat berjamaah dengan suaminya itu .


," Ya sayang " kata Nathan mengecup bibir Lian sebelum masuk kamar mandi.


Sedangkan disisi lain seseorang pria mengepal kan tangan nya . Karna gagal menculik Lian Yang ia harap bisa untuk mengancam Nathan Namun tak berhasil


Karna anak buah nya kembali dengan babak belur.


" Dasar bodoh bagaimana kalian bisa sampai kalah hanya dengan satu wanita juga sopirnya." kata pria itu yang tak lain Samuel


" Mereka pintar berkelahi bos dan sopirnya juga " kata Pria itu.


" Dasar tak becus " kata pria itu menendang pria itu ...


Brak ......


" Ampun tuan " kata keempatnya yang tak mau mati konyol lalu berlutut memohon pada pria itu .


Yang membuat nya tertawa terbahak bahak .... lalu terdiam dan duduk tenang


setelahnya


Sedangkan di mansion Lian dan Grace Sedang latihan di gudang belakang


Ciat...... bug ..... plak plak ..... serang Grace mencoba menyerang Lian lebih cepat


Bug ......auw .... hiat .... Grace kewalahan ketika Lian menyerang balik dan brak......


"Hahaha .......kau masih belum imbang Grace " kata Lian yang masih bisa berkelit dan menang


"''Ya jelas aku pemula kau senior " kata Grace ngomel ....


" Sudah kita istirahat dulu tenaga ku terkuras habis " kata Lian duduk


" Hadeh kok loyo sih Apa habis digenjot tadi " kata Grace terkekeh

__ADS_1


" Sialan " kata Lian melempar kacang ke Grace . Yang membuat Lian cemberut


Tapi Grace tertawa senang bisa mengoda Lian


__ADS_2