
Dion lansung menarik Clara . Yang membuat Clara terjungkal kelantai.
" Auw .....Dion.....!!!" teriak Clara jengkel .Yang terduduk dilantai
Namun Dion tak perduli lalu menolong Nathan untuk bangun , dengan baju acak acakan . " Bos apa kau tak apa apa " kata Dion
"' Tolong bawa aku kekamar mandi , Dia memberiku obat perangsang yon " kata Nathan yang melepas bajunya. karna kepanasan.
" Biar aku membantunya yon. " kata Clara yang ingin berdiri.
" Pergi kau dari sini " usir Dion marah.
" Heh ....kau brani sekali membentak ku " kata Clara kesal . Menatap tajam Dion.
" Kenapa kau bukan siapa siapa bos Nathan pantas dibentak " kata Dion yang lalu menarik Clara arah pintu.
" Dion lepas ....... lepas....." teriak Clara yang lalu . mencakar Dion . Namun Dion hanya meringis Dan tetap menyeret Clara keluar pintu. Dan mendorongnya keluar..
Brak..........
Dion pun membanting pintu .Lalu menguncinya . Dan bergegas berjalan mendekati Nathan yang yang sudah hampir telanjang . Yang hanya tertinggal segi tiga pengaman saja Lalu memapahnya masuk kamar mandi .Dan meletakkannya di bathtub lalu memutar kran air dingin. Dan membiarkan Nathan berendam dengan wajah yang kemerah merahan. Dan lalu meninggalkannya.
Sedangkan Clara jadi tontonan para penghuni kamar. hotel. Semua orang berbisik bertanya tanya ada keributan apa Namun Clara cuek dan lalu kembali kekamarnya . Dan menutup pintu rapat rapat.
" Dasar wanita murahan, sudah berselingkuh dengan bosnya .Masih nyari yang lain ,Dasar perempuan gatal " kata Dion mengomel sendiri.
Lalu ia menyiapkan handuk dan pakaian Nathan dan kembali kekamar mandi . Nathan sudah terlihat tenang. Dan mulai kedinginan. " Bos ayo masuk kekamar " kata Dion .
Nathan pun lalu berdiri dan memasang handuk. Dion lalu memapahnya untuk kekamar dan membantunya berpakaian. Dan setelah selesai ia menelpon rumah sakit.
******
Nathan tertidur pulas setelah diberi suntikan penawar . di ranjang rawat inap vvip . Dan lalu Dion berbaring di sofa setelah lelah mengurus semuanya .
" Ah ngantuk , pengen nyenyak istirahat di hotel malah kacau " kata Dion yang lalu memejamkan matanya.
Di kamar hotel Clara terbangun ketika pintu kamarnya nya digedor gedor . Lalu menuju pintu untuk membukanya.
__ADS_1
Ceklek....
" Brian ........." kata Clara kaget.
" Brian pun masuk dan menutup pintu. lalu menguncinya. Dan memasukan kuncinya dikantong celananya.
" Bri apa yang kau lakukan " kata Clara menatap Brian.
Brian lalu mencengkram rahang clara. " kau bertanya apa yang kulakukan. Seharusnya aku yang bertanya. apa yang ingin kau lakukan pada Nathan hah " kata Brian yang mendorong tubuh clara keatas ranjang.
" Kau salah paham itu hanya......."
" Hanya apa ?" kata Brian yang memotong perkataan Clara. Yang membuat Clara tak berkutik.
" Apa masih kurang uang yang diberikan hingga kau mengejar Nathan . " kata brian yang lalu melepas pakaian nya.
" Brian dengar dulu itu tak seperti yang kau pikirkan kami hanya ngobrol dan lalu terjadi salah paham " kata Clara yang takut Brian berbuat kasar padanya
" Oh ya..... atau kau masih kurang puas denganku, hingga kau ingin milik Nathan " kata Brian menatap tajam Clara .
Clara yang tahu Brian emosi pun berusaha menenangkannya. " Astaga sayang kau ini terlalu cemburu . aku dan Nathan hanya sebatas teman tak lebih . Lagi pula dia tak bisa melakukannya. Kau tahu sendiri kalo Nathan tak dekat dengan siapapun. " kata Clara tersenyum manis sambil mengelus elus dada bidang Brian . Karna Pria itu terlihat emosi.
" Iya sayang , kami hanya bertengkar dengan Dion karna rebutan makanan saja " kata Clara yang sedang melukis abstrak didada bidang Brian.
" Baik Lah aku maafkan tapi bila kau macam macam aku tak segan segan menghancurkan mu" ancam Brian pada Clara. Yang membuat nyali Clara ciut seketika.
Bagaimana tidak sudah lama ia menjalin hubungan dengan Brian tampa status jelas. karna Brian tak mau menikahi nya .Kecuali Clara hamil. Namun Clara belum siap untuk itu karna ia masih ingin bersenang senang.
Clara pun lalu mencium bibir Brian untuk menjinakkan pria itu Sehingga Brian terbuai dan mereka lalu menikmati semua aksi liar Clara..Yang membuat hasrat Brian ingin dipuaskan .
************
Di apartemen Lian sudah lebih awal bangun untuk siap siap bekerja..Begitu juga dengan Ayse. Dua gadis itu sarapan bersama sebelum berangkat kerja.
" Li jadikan lho telp kakak lho?" tanya Ayse.
" Sudah tadi malam dia akan datang kesini dua minggu lagi " kata Lian..
__ADS_1
" Trimakasih Li, oh ya berarti kita cari apartemen dekat sana aja ya, terus kita misah dong sama Emma dan Grace.
" Mereka sudah gede, kita juga pasti sudah bisa jaga diri ngak usah khawatir " kata Lian sambil menyesap coklat panasnya.
" Iya Li, lagian toh kita sudah masing masing kerja jadi ya sibuk sendiri sendiri " kata Ayse.
" Iya lah kenapa pusing . semuanya dipikir santai say . ok aku selesai yuk berangkat.
" Ok.....yuk ambil tas dulu " Kata Ayse. yang lalu menuju kamarnya begitu juga Lian. Yang ingin berangkat kekantor bersama sama.
**********
Nathan membuka Matanya ketika cahaya matahari masuk lewat celah celah jendela Lalu ia pun duduk .terpaku Melihat Dion tertidur di sofa . " kasihan kau yon " kata Nathan yang beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi..
Tak lama Nathan sudah kembali lalu menelpon sopirnya untuk meminta dua potong pakaian . Untuknya dan juga Dion .Dan juga memesan makanan .Untuk sarapan. lalu kembali berbaring
" Apa dia ngak waras sampai nekad begitu " kata Nathan.
Dion yang bangun mendengar Nathan . bicara sendiri pun menyahut " Dia memang gila bos tergila gila pada mu ." kata Dion yang membuat Nathan menoleh
":Aku pikir kau belum bangun " kata Nathan
" Saya terbangun karna bos mengomel . " kata Dion yang lalu masuk kamar mandi dan keluar setelah membasuh wajahnya.
" Apa dulu waktu dikampus Clara juga seperti itu bos" tanya Dion yang lalu kembali duduk disofa.
" Tidak dia gadis yang baik , mungkin hanya karna pergaulan bebas .Dia jadi seperti itu apalagi Brian pria dewasa. "kata Nathan.
" Itu jelas bos mu . Bisa jadi juga ia ingin mencoba kejantanan bos ,Dan membanding kan nya dengan Brian " kata Dion terkekeh. Geli mengingat Clara. memaksa bosnya itu.
" Sialan kau yon kenapa tidak kau coba saja " kata Nathan yang sewot karna candaan Dion.
"'Saya sudah punya kekasih bos, tak mungkin melakukannya dengan Clara. Lagi pula saya tak tertarik dengan Clara. Saya Yakin dia sangat ingin mencicipi tubuh tuan . Dan aku ngak bisa bayangkan kalo Liam tahu.
Deg.......
Ada perasaan rindu dihati Nathan mengingat sekertarisnya itu. " Jangan cerita kan masalah ini pada Lian . Agar dia tidak menilai buruk Clara. Cukup kita saja yang tahu" kata Nathan Yang tak mau masalahnya makin panjang
__ADS_1
"'Tapi bagaimana kalo ia tahu dari orang lain bos " kata Dion.
" Siapa ........Yang tahu dari orang ?." tanya Katrin yang mendadak muncul. Membuat Dion dan Nathan kaget Lalu menoleh pada Katrin yang datang bersama Gee.