Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 23 Bersikap Biasa.


__ADS_3

Nathan terdiam mendengarkan perkataan Rose .Lalu ia menjauh dan duduk dekat para pria. Sambil menatap Lian yang baru datang dari belakang.


" Apa Rise sengaja mengatakan itu " bathin Nathan. bertanya tanya.


" Hai kak, masih lama ngak selesainya Aku mau pulang ke hotel " kata Lian pada Dion.


" Ya kalo mau duluan ngak masalah . Bos masih ngobrol tuh " tunjuk Dion pada Nathan


" Ya sudah aku duluan ya kak .Nanti sampaikan pada pa Nathan " kata Lian.


" Ok slamat istirahat " kata Dion sambil melambaikan tangan .Dan dibalas senyuman oleh Lian.


Lian pun mencari taxi dan kembali ke hotel untuk tidur siang. Karna ia merasa kekenyangan dan juga mengantuk


Sedang di sisi Lain Nathan mencari sosok Lian .Yang tak terlihat sedari tadi.


" Mencari Ana bos " tanya Dion.


" Iya kemana dia , kita sudah selesai ayo pulang " kata Nathan.


" Dia sudah pulang sedari tadi ke hotel bos " kata Dion .


" Hah ..........bagaimana bisa ?" tanya Nathan.menatap Dion..


Tadi dia mau pamit ,tapi bos lagi asyik ngobrol Jadi tak enak menganggu bos . Dia lalu pulang naik taxi . Karna katanya mengantuk " kata Dion memberi alasan .


" Ya sudah ayo ....." kata Nathan . Yang lalu naik kemobil jemputan mereka


Ada rasa gelisah di hari Nathan mengingat perkataan Rose. Apa benar yang Rise katakan atau hanya mengerjainya. Selama ini banyak wanita berlomba lomba datang mendekatinya. Tapi Lian berbeda tak sekali pun gadis itu perduli Bahkan terkesan cuek.


Setelah tiba di hotel Nathan pun langsung masuk ka kamarnya dan merebahkan diri diatas tempat tidur. .


":Ada apa denganku ,apa aku menyukai nya .Ah ngak mungkin. Tapi kenapa hati ku gusar tahu dia tak menyukaiku " kata Nathan bingung.


" Tapi kenapa dia bersikap manis." kata Nathan yang berpikir keras .penasaran ingin bisa dekat dengan Lian.


................................


Dikamar Lian Malam nya Lian berbaring dikamarnya sambil membalas pesan teman temannya. Dan juga menanyakan kabar sang kakak.


Tok......tok .....tok.......


" Siapa ?" kata Lian yang mendengar suara ketukan pintu. Lalu membukanya.


" Pa Nathan " kata Lian kaget


" Sedang apa ?" tanya Nathan.

__ADS_1


" Cuma lagi tiduran pa sambil chat dengan teman " kata Lian.


" Teman ....atau teman spesial ?" tanya Nathan.


Banyak pa, teman tidur ,teman ngobrol dan .....pokoknya teman lah " kata Lian


ngeles.karna tak punya alasan lain.


Nathan tersenyum sambil berpaku tangan. Melihat Lian yang terlihat imut . Apalagi ketika cemberut. Wajah polosnya terlihat lucu.


"Kok bapa tersenyum apa ada yang lucu pa ?" tanya Lian dengan mimik serius.


" Kau yang lucu . Lihat wajah mu di cermin yang membuat dirimu terlihat sangat mengemaskan. " kata Nathan


" Hah...... " kata Lian cepat cepat berlari. Menuju kaca rias .Dan bercermin. Membuat Nathan tertawa terbahak bahak .Melihat tingkah polos Lian yang terlihat konyol


Lian yang ditertawakan pun langsung cemberut. Karna merasa dirinya terlihat bodoh dimata Nathan. Padahal Nathan hanya bercanda. Namun Lian menanggapinya serius .


" Maaf " kata Nathan . Yang lalu berhenti ketawa. Dan menatap Lian sekilas


" Saya kesini hanya ingin mengajak mu makan malam di restoran hotel . " kata Nathan


"Ok pa, saya berganti pakaian dulu ya pa bapa tunggu disini " kata Lian . Karna mana mungkin ia restoran pake piyama.


" Berganti lah " kata Nathan .Yang sabar menunggu Lian . Berdiri didepan pintu.


...................................


.Hari berikut nya mereka menuju Jerman dengan naik kereta api. Lian yang jarang naik kereta api sangat senang .


" Wah pemandangannya bagus pa , kak Dion lihat " kata Lian senang .Melihat hijaunya pemandangan dari kaca jendela.


" Wah kapan kapan aku ingin liburan kesini suatu hari nanti " kata Lian yang takjub melihat gambar alam nyata.


" Bagus lah . ...tapi akan menyenangkan lagi bila dengan kekasih " sindir Dion pada Nathan.


Nathan hanya diam tak menanggapi Dion .Karna ia ingin bersikap biasa. Agar. bisa mendekati Lian sebagai rekan kerja yang bersikap hangat dan santai. Karna gadis seperti Lian supel dan juga ramah. seperti Dion yang terlihat bersahabat.


Ketiganya sampai di penginapan.Pada malam hari. Yang terlihat sepi membuat Lian bertanya tanya. Padahal baru jam 8 malam.


" Masuklah sudah malam " kata Nathan yang membawa barang barang Lian. .Karna Dion sudah lebih dulu masuk kamar.


" Trimakasih pa " kata Lian yang melangkah ingin membuka kunci kamar. Namun tiba tiba terpeleset


" Bug . ......


Tubuhnya ditangkap Nathan . Yang membuat Lian kaget seketika. Karna padangan mata mereka saling beradu.

__ADS_1


Deg . ...........


Nathan yang secara reflek menangkap tubuh Lian pun merasa gugup.


" Trimakasih pa " kata Lian ketika sudah berdiri kembali.


" Ya sama sama " kata Nathan yang ikut deg degan mengingat adegan tadi. Yang sempat membuat detak jantungnya berdebar debar .


" Istirahatlah ini sudah malam. besok kita akan rapat " kata Nathan.


" Ya pa slamat malam trimakasih atas bantuannya " kata Lian. Karna kalo Nathan tak menangkapnya .Ia akan nyungsep kelantai.


" Slamat malam dan mimpi indah " kata Nathan tersenyum. Lalu meninggalkan kamar Lian .


Lian pun tersenyum melihat punggung Nathan dan menutup pintu kamarnya Dan mengunci pintunyac dengan rapat . Dan lalu memegang dadanya .Yang sempat kaget .Karna ia ceroboh .


" Alhamdulilah kamarnya nyaman juga dan indah " kata Lian yang lalu berbaring di atas ranjang .Sambil melihat langit langit kamar yang terlihat unik..


...............................


" Pagi pa , kak Dion " kata Lian yang duduk bersama untuk sarapan


" Bagaimana apa tidurmu nyenyak ?" tanya Dion.


" Ya begitulah " kata Lian .


" Duduklah kita sarapan bersama " kata Nathan santai. Yang bersikap biasa pada Dion dan juga Lian.


Lian pun duduk dan memesan susu hangat dan roti. Ketiganya pun ngobrol sambil menikmati sarapan. Tawa dan canda mereka menambah keakraban ketiganya. Sesekali Nathan melihat wajah Lian Yang tergelak karna ulah kocak Dion .


" Berarti tinggal 2 tempat lagi kan bos " kata Dion .Bertanya


" Ya setelah itu kita pulang dan kalian bisa istirahat 1 hari untuk refreshing " kata Nathan . Karna ia juga ingan istirahat sehari dirumah.


" Wah.....serius bos ," kata Lian .senang karna ia bisa istirahat total. Dan bisa bertemu sang kakak.


" Iya setelah kita pulang dari Wina dan itali " kata Nathan .


Deg.......


Lian terdiam sesaat .Mengingat ada masalah di dua kantor cabang itu. Yang membuatnya Cukup deg degan. Kalo Nathan tahu.


"'Semoga tak terjadi apa apa " kata Lian berdoa dalam hati. Yang tak mau ada keributan dikantor. Apalagi bos nya itu gampang terpancing emosi .


" Ada apa Lian kok terdiam " tanya Dion menatap Lian .


" Ngak ada apa apa kak, cuma tadi hanya memikirkan sesuatu " kata Lian mengalihkan pertanyaan Dion.

__ADS_1


Namun tidak bagi Nathan .Yang matanya setajam elang. Menatap Lian yang seakan menyembunyikan sesuatu. Entah apa itu. Nathan hanya menebak nebak. Melihat reaksi Lian yang berubah penuh tanda tanya


__ADS_2