Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 53 Sedikit Mabok.


__ADS_3

Lian duduk tenang dikursinya. Sambil menatap sekelilingnya Mencari seseorang Yang tadi mengikuti mereka .


"'Kenapa Lin?" tanya Ayse yang melihat Lian seperti mencari seseorang.


" Ngak tadi aku lihat orang yang kukenal Ay " kata Lian . Marasa penasaran karna yakin bosnya itu mengikutinya.


" Trus mana orangnya " kata Ayse.


" Itu sebabnya aku tengok sana tengok sini .Karna kupikir ia ikut masuk ":kata Lian Yang melihat sekelilingnya. Namun tak menemukan orang yang ia cari.


"' Sudah kita minum aja tuh Lihat Emma dan Grace lagi asyik ngobrol " kata Ayse yang mengandeng Lian untuk ikut bergabung dengan teman teman Dion .


Dion memang mengajak serta teman temanya janjian bertemu di cafe. Karna mumpung quality time. sambil mengobrol dan bercerita bersama.


Lian yang sedikit pusing meminum soda merasakan perutnya mulas karna ia lupa kalo ia lama dan meminum soda.


" Aku ke kamar kecil dulu ya " kata Lian yang merasa ingin muntah.


" Apa mau diantar " kata Emma menatap Lian .


" Ngak usah orang cuma sebentar kok " kata Lian yang . buru buru kekamar kecil.


" Oek.....Oek ....huh......aku lupa kalo aku ngak boleh minum soda " kata Lian sambil memegang perutnya yang sedikit mulas.


Karna mabok minum.soda. Padahal ia tak pernah minum soda selama ini. Entah mengapa tadi ia minum banyak.


Setelah selesai Lian pun keluar berjalan ke lorong kamar kecil .Sambil berpegangan karna merasa sedikit mabok.


" Hehehe ......kenapa sedikit soda saja membuat mu mabok Lian " guman Lian terkekeh sendiri. Lalu berjalan pelan .dan ketika tubuhnya oleng seseorang menahannya.


Deg......


" Kau mabok ? " tanya Nathan yang menangkap tubuh Lian Yang hampir terjatuh.


" Sedikit karna minum soda " jawab Lian sambil terkekeh .Nathan lalu memapahnya Lian keluar dari kafe .Llewat pintu belakang .Dan masuk kemobil Nathan yang terparkir menjauh sedikit dari cafe.


" Kita mau kemana ?" tanya Lian yang masih sadar.

__ADS_1


" Pulang " kata Nathan yang lalu mengendong Lian ke dalam mobil . Dan menghidup kan mobilnya . Lalu pergi ke apartemen Nathan .


Nathan mengedong Lian masuk ke apartemennya .Lalu membaringkannya di atas tempat tidur dengan hati hati.


" Mau i kemana " Kata Lian menarik tangan Nathan yang lalu terjerembab diatas tubuh Lian.


Deg......... .


Lalu keduanya pun saling tatap . Karna Nathan tak menyangka. itu terjadi..


Dengan wajahnya yang begitu dekat dan


tak berjarak. Dan tampa sadar Nathan mengecup bibir mungil Lian. Dan **********. Lian yang yang sudah lemas dan pusing pun lalu tertidur. Dan tak sadar aoa yang terjadi.


Sedang Nathan masih ******* bibir Lian . dan mengecapnya dalam .Namun karna tak ada reaksi Lian Nathan pun berhenti.


"'Astaga dia pingsan " guman Nathan yang lalu bergegas turun. Dan meraup kasar wajahnya. Karna tak mungkin ia melakukan hal yang tak senonoh ketika lawannya lemas.. Dan lalu memperbaiki posisi tidur Lian. juga menyelimutinya.


" **** ............" umpat Nathan langsung berlari ke kamar mandi...Karna menahan hasratnya yang sudah naik. Kalo lawannya membalas tadi mungkin ia sudah hilap.


Sedangkan di Cafe .Ayse bingung mencari Lian yang belum kembali ketempat duduk mereka. Lalu menelpon Lian. Nathan yang mendengar suara ponsel Lian pun lalu melihatnya di dalam tas. Dan melihat nama Ayse Calling di sana. Setelah lama tak diangkat lalu di matikan Nathan Lalu mengirim pesan untuk Ayse Kalo Lian sudah pulang . Dengan alasan pusing dan di jemput sang kakak.


" Syukur lah, mudahan tak terjadi apa apa. " kata Ayse yang kembali duduk


" Mana Lian nya Ayse ?" tanya Emma.


" Sudah pulang duluan di jemput kakaknya. " kata Ayse yang menunjukkan pesan Loan.


" Yah ..kenapa ngak bawa kesini ? tuh si ganteng" kata Emma yang sudah bertemu dengan Rayyan . Yang terpesona dengan ketampanan Rayyan


" Mungkin buru buru " kata Ayse.


" Siapa apa kak Rayyan jemput Lian tadi " tanya Grace .Menatap Ayse.


" Iya dia pulang duluan karna pusing " jelas Ayse.


" Yah........padahal tahu dia kesini tadi. sudah aku goda, tahu aja si Lian . kalo kita suka dengan kakaknya " kata Emma

__ADS_1


" Iya gila ganteng habis sih , mana baik dan juga Royal. Gue sih mau aja jadi istri simpanan nya " kata Grace asal.


" Hush............ngasal, Lho Grace " kata Ayse yang mendengar perkataan nyeleneh Grace.


Hahaha................tawa Emma yang tergelak


":Mimpi lho Grace, mana mungkin dia mau


Lagian istinya cantik " kata Emma.


" Emang lho tahu ?" tanya Grace.


" Aku pernah dipamerin tuh foto kakak iparnya , Luar.....biasa cantik ..jelas aja sih orang kakaknya Lian aja ganteng gitu " kata Emma terkekeh..


" Iya Grace makanya Lian ngak mau ngajak kakaknya kenalan sama lho. Takut lho berdua hilap. Dan jadi wanita penggoda " kata Ayse


" Sialan.......lho Ayse " kata Emma dan Grace bersamaan..Yang membuat Ayse terkekeh.


****


Sedang kan di apartemen Lian Nathan tertidur di sebelah Lian. Entah mengapa ia ingin memeluk gadis itu. Karna tadi hampir saja hilap. Nathan bisa saja mengambil kesempatan. Tapi ia tak mau karna takut Lian membencinya. Karna ia ingin membuat Lian menyukainya karna cinta Bukan paksaan seperti yang ia lakukan Karna ia benar benar jatuh cinta dengan sekertarisnya itu.


*****


Pagi Lian mengerjapkan matanya. Dan terkejut ketika Wajah Nathan ada di depannya.


" Astaga " kata Lian yang terkejut setengah mati . Lalu memindahkan pelan pelan tangan Nathan. Dan memeriksa pakaiannya yang masih utuh .Dan Lian pun lega. Karna ia mengingat apa yang terjadi.Ketika sebelum pingsan. saat itu Nathan berada diatas tubuhnya.


Lian lalu duduk dan memijat dahinya yang sudah tidak pusing lagi .Dan melihat Bosnya itu masih terlelap . Ada rasa ngelayar aneh yang berdesir di dadanya .Yang membuat


Lian beranjak ke kamar mandi dan membasuh mukanya dan sholat subuh.


Selesai sholat Lian kembali menaruh rukuh nya kedalam tas Dan memandang di sekelilingnya. Yang membuatnya merasa asing. Namun Lian menebak kalo ia berada di apartemen Nathan .Lalu berjalan mencari sesuatu di lemari pendingin .Namun nihil tak ada apapun di sana. Lalu memesan Makanan online untuk sarapan . Dan Lalu memberi alamat. Dan mengirim nya lewat ponselnya.


Lalu Lian duduk di sofa melihat jam yang sudah ke angka 05 40. dan menatap Nathan dari tempat duduknya


" Dia baik juga " guman Lian yang tahu bisa saja ia di runda paksa. Tapi Nathan tak melakukannya. Karna tak ingin mengambil kesempatan.

__ADS_1


Lama Lian terdiam seraya menatap wajah tampan bosnya itu yang terpaut jauh dengannya . Dan umur Nathan diatas kakaknya . Namun Nathan terlihat awet muda dan juga tampan. Wajar bila banyak wanita yang pasti mengejarnya diluar sana. Apa lagi ia seorang milyuner muda. Yang dipuja puja banyak wanita.


.


__ADS_2