Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 25 Bermimpi


__ADS_3

Pagi udara terasa sejuk. Hari ini ketiganya kembali berangkat ke Itali untuk kekantor cabang disana . Karna besok mereka bertiga akan pulang .Setelah nanti semuanya beres .Dan memesan tiket kelas bisnis. Agar perjalanan terasa nyaman dan juga bisa beristirahat


Lian tak menyangka kalo eropa mempunyai jalur darat yang saling berhubungan .Tidak seperti indonesia. Yang banyak punya laut dan sungai. Namun Lian bangga pada negaranya yang indah dan luar biasa.


" Kau melamun ?" kata Nathan duduk disebelah Lian..


":Kak Dion kemana pa ?" tanya Lian.


" Tuh cari gebetan buat teman ngobrol " kata Nathan menunjuk Dion . Yang sedang ngobrol dengan gadis berambut pirang yang terlihat seksi


" Wow......seksi girl. apa kak Dion sudah punya kekasih pa ?" tanya Lian.


" Mana ku tahu, aku tak pernah bertanya " kata Nathan cuek


" Lalu bapa sendiri gimana?" tanya Lian


Gimana apanya ? kekasih " kata Nathan menatap Lian .


" Iya " kata Lian . Yang tak sengaja menatap Lian Dan mata keduanya saling bertemu .


Deg.. .......


Lian cepat mengalihkan pandangannya Karna merasa tak nyaman menatap mata bosnya itu .


Sedangkan Nathan terdiam. Menatap keluar jendela.Karna tahu Lian membuang tatapannya kearah lain .


Banyak pertanyaan dihati Nathan tentang Lian . Gadis itu membuatnya penasaran . Dan itu membuat Nathan terusik .Namun ia belum memastikan perasaanya .Entah hanya dia terobsesi atau ia memang jatuh cinta. Atau hanya sebatas kagum saja. Karna Lian punya banyak kelebihan.


" Kenapa melamun?" tanya Nathan . Ketika keduanya lama terdiam.


"'Ah tidak pa, hanya melihat lihat keindahan alam " jawab Lian datar.


" Ana apa kau punya pacar " tanya Nathan


" Belum pa kenapa? apa bapa mau daftar jadi pacar ku" canda Lian tersenyum..Mencairkan suasana.


" Heh.. ....apa boleh. Atau ada persyaratan yang berlaku " kata Nathan tersenyum .


" Banyak " kata Lian


" Hah ....seberapa banyak dan apa saja " kata Nathan yang penasaran.


" Hehehe .....apa bapa penasaran. Tapi aku cuma bercanda " kata Lian terkekeh


" Kau ini , apa Kau sangat suka mengerjai orang " kata Nathan.


" Tergantung pa, Lagian bapa aneh . banyak wanita yang mendekat bapa. kenapa ngak memilih salah satunya " kata Lian.

__ADS_1


Nathan terdiam Lian benar banyak wanita yang mendekati dirinya . Bahkan tergila gila Tapi sampai hari ini belun ada Yang menarik bagi Nathan. Ia juga belum pernah meniduri wanita manapun. Padahal teman temannya sudah biasa dalam pergaulan bebas. Tapi bagi Nathan ia hanya ingin meniduri wanita yang ia cintai .


" Pa.....pa......." kata Lian melambaikan tangannya didepan wajah Nathan.


" Hah ada apa ?" kata Nathan.


" Bapa melamun lagi ya " kata Lian .Tersenyum manis didepan Nathan.


" Astaga ...Kenapa dia tersenyum seperti itu. " kata Nathan yang bersusah payah menelan salivanya. Melihat senyum Lian . Yang membuat darahnya memanas


Andai ia hanya berdua mungkin ia bisa mendekati Lian dengan leluasa Tapi sekarang ngak mungkin Apalagi banyak mata yang melihat kearah mereka.


...............................


Nathan menghempaskan tubuhnya diatas ranjang. Setelah selesai rapat dikantor cabang . Mereka langsung pulang. Dan sekarang ia cukup lega. Karna semuanya berjalan baik dan lancar.


Nathan pun memejamkan matanya.Tak berselang lama Lian datang menghampirinya. Dengan pakaian seksi dan gaun cantik yang mengoda .


" Hai.........bos apa yang kau lakukan " kata Lian .


" Ada apa kau datang kesini" tanya Nathan


" Tidak ada apa apa ini kamarku kenapa kau disini " kata Lian balik bertanya.


" Ck......kau yang datang kesini " kata Nathan lalu mendekati Lian Dan mengungkungnya.


Lalu mendekati wajah Lian.Terasa nafas Lian menghembus di wajah Nathan.


" Banyak apa kau ingin mencobanya " tantang Lian tersenyum lalu tangannya membuat gambar abstrak didada bidang Nathan.


Yang membuat Nathan semakin dekat dengan bibir merah Lian dan berusaha mencium bibir mungil itu.


"'Bos.......bos........apa yang kau laku kan " kata Dion yang melihat Nathan mencium mesra guling.


" Bos .....bos ......" kata Dion seraya menepuk punggung Nathan.


" Hah.........sialan.....kenapa kau menganggu ku " kata Nathan.yang terkejut melihat Dion ada dihadapannya.


Cih.......siapa yang menganggu. Saya hanya mengantarkan berkas yang bos minta. Lalu melihat bos lagi mencium cium guling ih ....apa bis normal ." kata Dion terkekeh.


" Plug........sialan " kata Nathan yang melempar guling nya kearah Dion. Karna Jengkel mimpinya terganggu .Padahal hampir saja ia mencium Lian. Walau hanya dalam mimpi.


" Hahaha...........Kenapa bos ? pasti kau bermimpi mesum kan sedang berciuman . Hayo dengan siapa ?" kata Sion tergelak melihat wajah Nathan yang kesal.


Hahaha ............


" Tawa Dion pun menggema di seluruh kamar .Sedangkan Nathan hanya diam. kesal karna ulah Dion. Yang menangkap basah dirinya mencium guling.

__ADS_1


" Awas kau.......jangan pernah menceritakan ini dengan siapapun .Kalo tidak ingin gaji mu ku potong " kata Nathan mengancam Dion


Bukanya takut Malah Dion tertawa terbahak bahak.......hahaha .. ...


" Bos ...... bos ..... itu Aib mu bos .Lagi pula aku tak tertarik bercerita . " kata Dion yang geli melihat bosnya itu mencium guling.


" Sana pergi kembali ke kamar mu " kata Nathan jengkel


" Baik bos tapi jangan mencium guling lagi. ngak asyik. Cari lah wanita untuk berciuman..Kau bisa membayar mereka " kata Dion. Keluar dari kamar Nathan sambil tertawa


":Sialan, cuma mimpi " kata Nathan yang sempat tegang karna tadi dia mengira Lian yang datang. Ternyata Dion yang masuk mengantar berkas .


Nathan pun lalu bergegas turun untuk mengunci pintu. Dan kembali keatas tempat tidur untuk melanjutkan mimpinya. Namun ngantuk ya hilang. Karna mengingat apa yang dilakukannya ketika tertidur .


" Awas saja kalo ia berani menceritakannya ke Lian " kata Nathan tersenyum sendiri. mengingat tingkah konyolnya . Yang mencium guling dengan mesra


............................


Sedangkan Lian baru saja bangun tidur .Karna tadi sempat mengantuk sepulang dari kantor cabang . Yang membuatnya kembali merasa segar Karna sempat beristirahat .Besok mereka sudah kembali pulang. Dan Lian merasa senang karna tugasnya sudah selesai dengan baik.


" Mandi dulu ah biar bisa jalan jalan " kata Lian yang ingin menyempatkan diri mencari oleh oleh. untuk teman temannya.


Hanya 20 menit ritual mandi Lian selesai.


Lalu ia pun berpakaian biasa. layaknya gadis seumurnya yang memakai celana panjang dan kaos polos.


" Kemana ya enaknya ? " kata Lian .Yang sudah rapi.Ysng berniat pergi


" Ana " kata Nathan yang melihat Lian turun menuju lantai bawah . Dan Nathan bergegas mengikutinya.


" Ana ....." panggil Nathan .


Yang membuat Lian menoleh pada sumber suara .


" Hai pa, mau kemana ?" tanya Lian .


" Mau menyusul mu " kata Nathan . Yang berdiri disamping Lian dengan gaya cool.


" Hadeh. .......kapan kita janjian ?" kata Lian bingung. . Lalu berpikir sejenak.


Namun ketika sebuah taxi berhenti .Tangan Lian langsung ditarik Nathan.


" Ayo jalan jalan " kata Nathan yang lalu


naik taxi . Dan membawa Lian masuk kedalamnya.


" Jalan . pa ke toko oleh oleh " kata Nathan pada sang sopir.

__ADS_1


" What ..........." kata Lian kaget


.


__ADS_2