Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 74.


__ADS_3

Lian pun terdiam , apa ia akan hamil


Lalu membayangkan perutnya jadi gendut Dan punya anak.


" Woi..... ..Kok melamun " tanya Emma


" Jangan bilang lho pengen hamil Li " goda Ayse menyenggol Lian.


" Emang mau hamil sams siapa Ay " kata Emma memainkan Alisnya. Dan lalu melirik Lian.


Ayse hanya mengangkat kedua tangannya lalu ikut duduk di sofa sambil mencomot cemilan dan memakannya.


" Tapi emang betulan bisa hamil benaran kalo berhubungan badan antara pria dan wanita " kata Lian


" Astaga Li, kamu itu cerdas tapi kok untuk urusan pasangan kok bodoh sih " kata Emma .


" Plak .......ya jelaskan kan Lian ngak pernah pacaran Em, wajarlah dia kan anaknya polos " kata Ayse terkekeh


" Tapi anak kecil juga tahu Ay masalah begituan , Masa Lian ngak tahu " sindir Emma.


" Tahu lah tapi belum pengelaman " kata Lian jujur . Yang membuat Ayse dan Emma tertawa .


" Tapi kalo berhubungan badan berarti laki laki dan perempuannya sama sama polos gitu dan ......


" Iya lah Li, masa harus dijelaskan juga masalah begituan " kata Emma yang memotong perkataan Lian.


" Begituan gimana " Kata Lian lagi


" Hadeh.....nih anak payah , gimana cara jelasinnya Ay, kepo dia pengen praktek" kata Emma mengoda .


" Hahaha.......... gini Li, lho pernah ciuman ngak " tanya Ayse


" Pernah di bibir " kata Lian


" Sama siapa ?" kata Emma kepo


" kak Rayyan " kata Lian .Karna ngak mungkin ia bilang berciuman dengan bosnya.


" Cih....... itu mah biasa ngak aneh nyari itu yang ekstrim Li, Ciuman sama big bos itu baru seru. " kata Emma .


" Trus itu habis ciuman ngapain ?" tanya Lian.


" Ya terserah lho berdua lah mau pelukan mau tindih tindihan atau nyusu di dada lah terserah deh trus setelahnya hamil.... " kata Emma


Ayse yang melihat Lian pun tersenyum karna terlihat sedang berpikir serius. Membuat Emma dan Ayse tersenyum geli Karna Lian memang kepo ingin tahu

__ADS_1


masalah orang dewasa. Karna hanya dia yang nggak pernah pacaran dikampus


" Ayse kayanya bakal ada yang pusing deh " kata Emma menyindir


" Yoi apa perlu di ajarin praktek " jawab Ayse.


" Ngak perlu aku sudah belajar praktek kok " kata Lian yang membuat Emma dan Ayse tergelak hahahaha ..........


**********


Di tempat Latihan Nathan makin bersemangat untuk bisa mengalahkan rivalnya . Karna Nathan tak akan memberikan Rayyan untuk mendekati Lian.


Jadi dia harus bisa mengalahkan pria itu. Pria yang bisa mencuri perhatian Lian darinya.


":Bagaimana bos dengan latihannya " kata Dion yang juga datang untuk berlatih karna ingin seperti Lian .


" Lumayan berat tapi bisa dilanjutkan dirumah " kata Nathan .


" Harus seperti Lian dia hebat walau badan nya mungil ia bisa mengalahkan preman yang bertubuh besar " kata Dion.


" Ya aku juga ingin menghajar para preman nanti " lata Nathan . yang optimis ia bisa mengalahkan Rayyan..


Seminggu berlalu.............


Nathan pun mengajak duel dengan Rayyan yang tak sengaja bertemu di sebuah Cafe . Dan Rayyan tak menolak.nya .Ia juga ingin tahu kemampuan pria yang brani mendekati adik kecil nya itu.


" Kau meragukan itu wajar tapi aku tidak takut " kata Nathan yang langsung menyerang Rayyan. Dan keduanya berduel di sebuah sasana tinju .


Nathan menyerang Rayyan habis habisan Namun Rayyan tetap terlihat santai. karna bagaimana bisa lawan nya itu Mengalahkannya padahal baru berlatih seminggu sudah menantangnya. Sedangkan ia sudah berlatih mulai sejak kecil..


Serangan demi serangan dipatahkan Rayyan dengan mudah Yang membuah Nathan jatuh berkali kali.


" Apa kau masih belum menyerah " kata Rayyan yang membuat Nathan kesal karna masih kalah dan belum bisa mengalahkan Rayyan.


" Ok hari ini cukup kita bertemu Minggu depan " kata Nathan yang bersikap jantan mengakui Rayyan hebat . Dan ia akan berlatih lebih keras lagi.


Rayyan hanya mengelengkan kepalanya atas sikap Nahan yang cemburu padanya.


" Baiklah aku tunggu tantanganmu. " kata Rayyan yang lalu pulang meninggalkan Nathan bersama Beni.


*********


Hari makin cepat berputar , begitu juga dengan Nathan yang sudah berlatih keras untu membalas Rayyan Sedang di kantor Lian dan Nathan Keduanya terlihat kompak dalam bekerja Dan juga Saling melengkapi satu sama lain. Membuat keduanya menjadi pembicaraan para Karyawan Melihat kedekatan sekertaris dan bos tampan itu.


Lian mengerjakan tugas dan pekerjaan nya dengan sangat baik. Dan magangnya hampir selesai tapi kontrak antara keduanya masih tersisa 6 bulan lagi.

__ADS_1


"Ana Aunty menyuruh mu menginap nanti malam " kata Katrina ketika bertemu Lian ketika sepulang dari rapat.


" Ya bu, akan saya usahakan " Kata Lian yang memang jarang bertemu dengan orang tua Nathan . ia dan Nathan hanya sering berkunjung ke mansion grand pa itu pun di waktu senggang.


*************


Lian tampil cantik di malam .berkumpul nya keluargga besar Nathan . Nathan dan Lian terlebih dahulu menjemput grand pa untuk bisa hadir . Yang membuat grand pa senang kalo menantunya itu membuat pesta kecil untuk Lian sang cucu mantu.


" Lex kau sudah memberikannya " bisik Katrina pada Alexandria.


" Sudah kak aman " kata Alex


" Pastikan semuanya terjadi " bisik Katrina


" Ok " kata Alex yang mengacungkan jarinya


***********


Lian baru saja masuk kamar untuk berganti pakaian ketika Nathan masuk kamar diantar Alex


" Lian kunci pintunya biar suami ini tak lepas kendali " kata Alex


" Hah..... Iya kak " kata Lian yang lalu mengunci pintu dan melihat Nathan yang teler di atas tempat tidur.


" Astaga ada apa dengannya sampai mukanya merah begitu " kata Lian yang lalu menyelimuti Nathan . Nathan yang setengah sadar langsung memeluk Lian .


" Ih apaan sih pa " kata Lian yang kaget dan kali ini Nathan lebih brutal yang membuat Lian kewalahan..


" Astaga apa dia mabok " kata Lian yang lalu mengikat badan Nathan dengan selimut. dan lalu memapah bosnya itu kekamar mandi .


" Oh panas ,....Ana ayolah kita bercinta aku ngak kuat " kata Nathan merancau


" Iya pa bos ayo kita sambil berendam ya " kata Lian yang hampir kewalahan. Karna Nathan memeluknya erat.


" Pasti kau kebanyakan minum bos " kata Lian yang lalu melepas baju Nathan satu persatu dan membawa Nathan ke bath up dan Lian pun ikut masuk.


" Ayo Ana aku ngak tahan kata Nathan yang terus merancau hingga .kedua berada dalam bath up dan Lian ikut basah .


Nathan makin erat memeluknya dan membuat Lian kewalahan menghadapi kebrutalan bos nya yang lalu ******* bibir Lian ....mpt mpt ....


" Akh.....pa sudah " kata Lian yang berusaha melepas diri karna Nathan sudah merobek robek bajunya hanya tinggal pengaman atas dan bawah saja.


" Ok bos nggak akan nyaman bila kau mabok " kata Lian yang lalu mengikat tangan dengan menunggangi tubuh


Nathan .

__ADS_1


" Maaf bos aku harus melakukannya " kata Lian yang hanya mencium bibir Nathan lalu menghidupkan air dingin untuk meredam Tubuh Nathan . hingga terdiam di bath up


Dan Lian kembali memapahnya ketika Nathan kedinginan .Begitu juga Lian Yang tadi juga ikut berendam . Akhirnya kedua nya tidur dengan saling berpelukan .


__ADS_2