Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 15 Kejutan Manis.


__ADS_3

Lian baru sampai dimeja kerja ketika melihat sebuah kotak dengan pita gold.


"'Ih apa tuh " kata Lian memegang kotak itu dan mengangkatnya.Ada tulisan untuknya


***For you Berliana *****


Good morning enjoy your job


" Dari siapa ? " bathin Lian bingung sambil melihat kiri kanan . Tak ada seorang pun disana.


" Serius nih buat ku " kata Lian lalu membuka kotak itu dan melihat isinya .


" Wow .......so sweet , ih lucu lucu " kata Lian senang yang lalu mengambil coklat yang beraneka bentuk dan unik . Seperti anak kecil yang mendapat permen. Lain pun terlihat begitu senang.


" Ih lucu banget ......" kata Lian yang memakan coklat bentuk hati dan mengunyahnya perlahan .Lalu memeluk kotak itu dengan senyuman..


Tapi tiba tiba senyumnya hilang sekejap ketika Nathan datang. Lian pun langsung berdiri .


" Slamat pagi pa " kata Lian menyapa.


" Pagi " kata Nathan yang melangkah ke ruangannya.


Lian pun meletakan kotak coklatnya didalam Laci lemari Dan ia memperhatikan coklat coklat cantik itu.


" Ih lucu lucu banget kalian , jadi ngak tega makannya " kata Lian


" Eh tapi siapa yang ngasih ? ngak mungkin kan bos atau kak Dion. Kalo Emma dan Grace juga ngak mungkin .Karna aku ngak lagi ultah " kata Lian bingung. Bertanya tanya siapa pengirim nya.


" Ah bodo anak . Mungkin secret admiral " kata Lian tersenyum .Lalu menghidupkan komputernya dan mulai bekerja.


.....................................


Sedangkan Nathan tersenyum melihat Lian senang dan tersenyum manis.


" Yes........kini aku tahu kesukaannya. Tapi dia sangat mengemaskan kalo seperti itu. Dia benar benar cute. Seperti gadis imut " kata Nathan tersenyum.


" Tapi dia memang masih kecil " bathin Nathan. Karna memang perbedaan mereka 9 tahun. Dan wajar kalo Lian seperti anak kecil .


Namun Lian tak terlihat manja.


Nathan pun lalu membuka Laptopnya..Dan mulai bekerja seperti biasanya. Banyak berkas yang harus ia selesaikan. Karna minggu depan ia sudah harus berkeliling Untuk mengecek kantor kantor cabang.


" Ana......" panggil Nathan .


" Ya pa sebentar " terdengar jawaban Lian.


Tap....tap.....tap......


" Ya pa, ini jadwalnya ada meeting jan 3 di Perusahaan AC " kata Lian


" Huh.......baiklah apa kau sudah menyiapkan berkasnya ?" kata Nathan.


" Sudah pa , apa ada lagi yang lain pa" kata Lian lagi


" Kau bisa membantuku ?" tanya Nathan datar.

__ADS_1


" Ya sebisa saya pa" kata Lian jujur. Kalo ia memang tak tahu banyak tentang berkas penting. Tapi ia cukup mengerti karna ia tumbuh dari keluargga pebisnis.


" Duduk lah... tugasku cukup ku banyak . Kita akan mengecek kantor kantor cabang


Jadi kau susun semua berkas ini sesuai negaranya " kata Nathan . Yang menyodorkan setumpuk berkas.


" Baik pa " kata Lian .Yang duduk tenang lalu memilah milah setiap berkas.


Nathan fokus dengan pekerjaannya. Tapi sesekali ia memperhatikan Lian. Entah mengapa hatinya senang dan bersemangat. Apalagi melihat Lian yang cukup teliti dalam memilah milah berkas .


" Huh.........apa ada yang sulit ?" tanya Nathan.


" Sedikit pa " jawab Lian tersenyum..Sambil kembali memeriksa berkas.


" Pa......


" Mhemm.........


" Boleh sambil nyemil ngak pa, biar ngak bete.Saya lapar pa " kata Lian .Seraya melihat Nathan. memberi izin nyemil dikantor.


" Terserah " jawab Nathan datar.


" Hehehe......terimakasih pa " kata Lian bangkit dari kursinya. Lalu mengambil kotak coklat di lacinya.


" Lumayan nih. hei kalian ku makan ya , masalahnya biar jadi mood booster " kata Lian bicara dan tersenyum pada kotak coklat. Lalu membawanya ke keruangan Nathan.


Deg.........


Nathan pun melirik sekilas .kotak yang diletakan Lian diatas meja. Lian mencomotnya satu sambil kembali memeriksa berkas.


"'Apa itu ?" tanya Nathan.


" Oh ya.... apa kau membawa bekal " tanya Nathan.


" Tidak pa, ini dari seseorang mungkin secret Admiral ku " kata Lian tersenyum.


" Oh my good.....bikin hatiku meleleh " bathin Nathan .Yang melihat senyum gadis itu. Bahkan dengan bibir mungilnya yang basah. Sambil mengunyah coklat pemberiannya.


" Ini coba pa enak " kata Lian yang menyodorkan kotak coklat.


Nathan pun lalu mencomot satu coklat dan memasukannya kedalam mulutnya.Benar saja.......coklat itu cukup manis dan legit.


Membuat Nathan mengunyahnya pelan untuk merasakan sensasi coklat unik dari toko coklat spesial.


Flass back....


" Nona apa kau punya coklat enak untuk orang spesial " tanya Nathan.


" Oh ada tuan, apa tuan mau saya siapkan tapi harganya cukup mahal sedikit. Tapi rasanya enak tuan . Kami menjamin kwalitasnya " kata Pemilik toko.


" Tak masalah siapkan saja didalam kotak cantik " kata Nathan .


" Baik tuan " kata pemilik toko.


" Ini tuan totalnya 3,2 juta tuan " kata pemilik toko.

__ADS_1


" Hah.......apa itu enak " tanya Nathan


" Ini tuan lihatlah.....coklat ini dibuat spesial makanya harga cukup mahal . Karna tiap satu coklat isinya berbeda rasa " jelas Pemilik toko.


" Baiklah bungkus " kata Nathan . Lalu menyodorkan black card nya. Setelah selesai ia pun pergi. Bergegas meninggalkan tempat itu.


Flass off......


" Enakkan pa, orang yang ngasih saya pasti orangnya baik. ini kejutan manis .Coklatnya pasti mahal " kata Lian tersenyum.


" Apa kau tak ingin tahu orangnya ?" tanya Nathan.


" No......ngak perlu. dia kan cuma kagum . Tapi aku senang " kata Lian polos. yang terlihat lucu dengan pipi Chubby nya.


" Bagaimana kalo kau tahu orangnya?" tanya Nathan.


" Tak masalah " kata Lian sambil tetap fokus ke pekerjaannya.


" Maksudnya ?" tanya Nathan lagi.


" Maksudnya ngak masalah kalo saya tahu pa. kan cuma sebatas kasih hadiah ..Ngak mungkin juga kan dia macam macam " kata Lian santai.


" Kau benar " kata Nathan. Yang mengaruk tengkuknya yang tak gatal . Karna dia berpikir Lian akan penasaran .Tapi gadis itu bersikap biasa saja. Tapi Nathan cukup puas. Bahwa Lian menyukai pemberiannya.


" Bapa mau lagi " tawar Lian .


" Tidak cukup , makanlah " kata Nathan. Yang lalu fokus kembali ke layar laptopnya.


Keduanya terlihat kompak. Dan juga bekerja dengan serius tampa banyak bicara. Cukup lama keduanya membereskan berkas berkas pekerjaan .Sampai tak menyadari jam sudah menunjukkan 11 59.


" Mhem..........mhem......."


" Apa kalian tidak lapar " kata Dion yang berdiri sambil berpangku tangan bersandar didepan pintu.


" Kak Dion. ....sebentar kak nanggung" kata Lian.


" Berhentilah , kita makan diluar " kata Nathan yang lalu mematikan laptopnya . Dan menutupnya.


" Tapi pa. ....ini...


" Taruh kembali kemeja mu kita makan siang " kata Nathan.


" Baik pa" kata Lian menghela nafas.Lalu berdiri dan ingin kembali.


" Eh lupa " kata Lian yang mengambil kotak coklatnya yang hampir ketinggalan.


" Apa itu ?" tanya Dion.


" Coklat kak ,kau Dion mau nyoba " kata Lian ketika hendak melewati Dion.


" Apa boleh..." .kata Dion yang melihat kotak coklat yang cukup mengiurkan dan ia tahu. Coklat itu tak murah harganya.


" Coba kak enak " kata Lian Yang lalu mengambil satu coklat dan menyuapkan nya pada Dion.


Nathan yang melihatnya langsung memicingkan mata.Karena kesal melihat Lian menyuapkan coklat ke mulut Dion sedangkan tidak dengannya.

__ADS_1


" Dion........" kata Nathan..


" Uhuk.....uhuk......batuk Dion kaget . Yang hampir menelan coklat . Namun Lian cepat cepat memukul punggung Dion .


__ADS_2