Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 22 Sikap Dingin


__ADS_3

Setibanya di hotel Lian langsung membersihkan diri dan berganti pakaian. Sambil menunggu meeting Lian menyempatkan diri untuk belajar dan membaca berkas. Karna Lian tak mau ada kesalahan . Jadi ia banyak membekali diri untuk terus belajar. Hal ini Lian dapat dari sang bunda .Yang wanita karier sukses .Juga seorang ibu Yang tak mengabaikan tanggung jawabnya. sebagai ibu rumah tangga. Yang bisa membagi waktu. Dan juga memberi perhatian lebih pada keluarganya..


Setelah lama menunggu. Lian pun bersiap. Dan terlihat Nathan dan Dion tampil rapi dan juga sempurna


" Wow .....kau sudah siap rupanya " kata Dion tersenyum .


" Iya kak " kata Lian .Yang memang sudah siap tinggal berangkat.


" Ayo sopir sudah menunggu kita harus berangkat" kata Nathan.Yang lebih dulu masuk. Tapi kali ini ia memilih duduk di depan.


" Huh...........akhirnya " bathin Lian yang merasa tak nyaman slalu duduk berdua dengan bosnya. nya itu.


Namun Dion tak bertanya. Ia juga tak banyak bicara . Lalu masuk dan duduk tenang di sebelah Lian. Hanya 20 menit mereka sudah sampai di kantor cabang.


......................................


Nathan mendapat pujian .Dan standing up plus dari para karyawannya. Yang kagum dengan hasil rapat. Dan naiknya pendapatan kantor cabang Yang membuat Nathan bangga dan bertrimakasih Atas kerja sama mereka. . Teamwork solid swedia cukup membuat Lian kagum. Hingga mereka tahun ini mendapatkan prestasi dari kantor pusat Dan juga mendapat kan bonus .


Lian duduk tenang di samping Dion.Ketika bosnya itu dikerumuni para karyawan wanita cantik . Yang melakukan foto bersama


" Bos Nathan banyak penggemarnya disini " kata Dion melirik Lian


" Iya kak , kan bos juga masih muda . wajar popularitas dan wanita menghinggapi nya terlebih ia big bos dan punya kekuasaan " kata Lian santai.


" Kau tak tertarik " bisik Dion.


" Tidak tapi hanya sebatas kagum " kata Lian tersenyum .


" Gawat....eh kenapa? kata Dion mengernyit dahinya heran .


" Hah maksud kak Dion gawat apanya? " kata Lian bingung.


" Maksud ku sebagai wanita muda apa kau tak tertarik. Kaya ,tampan ,ceo dan jaminan kemewahan itu komplit di diri bos lalu mau yang gimana lagi " kata Dion bertanya serius.


Sesaat Lian terdiam Sebagai wanita jujur Nathan seorang pria sempurna. Tapi untuk pendamping hidup Lian lebih memilih pria seperti papah dan kakaknya. Pria santai dan setia juga penyayang.Tapi juga bertangung jawab.


" Pa Nathan buka tipe dan kriteria ku kak,karna ada sifatnya yang tak Lian sukai " kata Lian jujur.

__ADS_1


"Oh ya . " kata Dion yang sedikit kaget .


" Wah bakal ada yang broken heart benaran nih " kata Dion dalam hati Sambil tersenyum.


" Lalu kriteria mu yang seperti apa ? " tanya Dion . Penuh selidik ingin tahu.


" Pokoknya ada deh" kata Lian . Yang lalu ikut bertepuk tangan ketika Nathan sudah kembali ke kursinya.


Dion pun terdiam. Seraya melirik Nathan yang sudah kembali duduk . Bersama Dion dan juga Lian. Yang sedari tadi hanya jadi penonton dan pendengar setia. Karna di kantor ini Nathan menjadi magnet tersendiri bagi para karyawannya. Dan Lian kagum akan hal itu.


" Selamat ya pa, semoga slalu sukses" kata Lian berbisik pada sang bos .


" Trimakasih " kata Nathan datar.


" Slamat bos , anda hebat " kata Dion ikut memberi pujian.


" Terimakasih ,setelah ini kita dijamu makan siang " kata Nathan .


" Siap pa " kata Lian tersenyum


" Ok itu yang kita tunggu kan , surprise party " kata Dion . Yang lalu kembali fokus pada acara selanjutnya.


" Nyonya hebat bisa menaikan dan menyumbang ide kreatifitas hingga perusahaan lebih maju " puji Lian ketika berdiri didekat wanita itu.


" Ah ..... kau ini bisa saja nona. Saya hanya fokus bekerja dan berusaha memberikan yang terbaik untuk perusahaan " kata wanita itu


" Itu hal yang luar biasa nyonya. saya kagum . karna tak semua orang bisa " kata Lian jujur.


" Trimakasih nona, apa kau sudah lama menjadi sekertaris Mr Nathan ?" tanya Wanita itu tersenyum sambil menelisik Lian


" Saya baru beradaptasi nyonya , sekitar satu minggu ini. " kata Lian jujur.


" Kau masih muda dan juga cantik. Aku yakin kau juga hebat. Mr Nathan selama ini tak pernah membawa sekretarisnya. Dan kau yang pertama " kata wanita itu.


" Oh ya .suatu kehormatan bagi saya bisa mendampingi beliau " kata Lian .


" Itu pasti. Beliau pria yang baik dan juga pekerja keras. satu hal lagi selain dia tampan dia juga royal . Banyak karyawan di sini yang berlomba lomba memikatnya " kata wanita itu tersenyum.

__ADS_1


" Oh ya , bagus lah semoga mereka beruntung " kata Lian.


" Hahaha.......kau ini kenapa kau tak berusaha memikatnya. Kau cantik dan kau juga dekat dengan beliau .Banyak kesempatan yang bisa kau dapat dari Mr Nathan " kata wanita itu.


Lian hanya tersenyum. Karna Nathan belum masuk daftar pria spesial dihatinya. Karna cinta pertama Lian mengagumi sang papah.


"Mungkin nyonya, tapi sayang saya belum ada chemistry pada Mr Nathan beliau masih dalam daftar Zona bebas " kata Lian tersenyum ramah.


" Wah pasti kau sudah punya Kriteria khusus. Sampai Mr Nathan tidak masuk prioritas utama daftar sempurna " kata Wanita itu tersenyum


" Ya maybe. tapi Tuan Nathan tetap yang tebaik bagi saya . Cuma sedikit.....yah mungkin kami tak bisa cocok. Mungkin cocok hanya untuk partner kerja " kata Lian terus terang.


" Ok good luck. kau pasti dapat yang terbaik suatu hari nanti. Namaku Rose and you


" Berliana call me Ana or Lian " kata Lian santai. Lalu tersenyum.


"Ok Mrs Rose saya kesana dulu ingin menumpang kebelakang " kata Lian undur diri .Karna sedari tadi ia sudah merasa kebelet.


" Ok nice to meet you Ana " kata Rose.Ketika Lian berlalu. Sambil tersenyum tipis dan mengelengkan kepala.


" Sayang , kau menutup peluang. padahal Mr Nathan sepertinya tertarik pada mu Ana " guman Rose .


Rose pun lalu bergabung dengan teman temanya yang lain . Menikmati pesta kecil atas keberhasilan mereka. Yang tahun ini mencapai target kerja. Hingga mampu melampuai batas. Karna kerja keras Rose yang rajin mempromosikan property mereka pada wisatawan dan turis turis asing. Dan juga memberikan pelayanan terbaik .Hingga mereka mendapat tip khusus dan juga bonus dan keuntungan naik jabatan.


"Hai Rose ........ slamat nya pertahankan prestasimu. Lain kali aku akan mengirim kan tiket liburan gratis untukmu bila ke kantor pusat " kata Nathan yang mendekati Rose.


" Terimakasih tuan Nathan suatu kehormatan bagi saya. Akan saya tagih janji tuan apabila saya mengambil cuti nanti " kata Rose bercanda.


" Its ok no problem , aku akan menyiapkan nya spesial untuk mu. Tinggal hubungi aku saja " kata Nathan tersenyum.


" Trimakasih tuan, oh ya sepertinya sekertaris anda masih muda dan pintar. Tumben sekali tuan membawanya .Seperti nya dia sangat spesial " kata Rose. Yang sedari tadi melihat Nathan acap kali melirik Lian walau ia dikelilingi banyak wanita.


" Ah tidak kani hanya partner kerja " kata Nathan yang tak ingin orang tahu dan menilai dirinya


" Ngak masalah tuan ku rasa dia serasi dengan tuan, tapi sayang sepertinya tuan bukan tipenya " kata Rose tersenyum.


Jleb..............

__ADS_1


Nathan diam namun didalam hatinya. Perkataan Rose cukup menohok. Mengusik sesuatu yang ada dalam sanubarinya.


__ADS_2