Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 129


__ADS_3

Katrina bukan tak bisa mencari seorang pria Tapi ia memang belum siap .Karna masih trauma dikhianati sang kekasih


" Hai ..... rupanya kalian ngumpul disini . Mana Nathan " kata Alexa yang datang membawa sepiring buah anggur.


" Dia sedang menemui Ana " jawab daddy Paul Melirik Alexa yang membawa anggur


" O..... kenapa Ana tak kesini saja " kata Alexa .Sambil memakan buah anggurnya


" Entahlah Nathan bilang dia sibuk " kata mommy Sheila .


"' Astaga dasar Nathan ada saja alasannya ." guman Alexa . Yang disenggol Katrina. Karna takut keceplosan


"' Hush.... ngak usah cari masalah " kata Katrina berbisik


" Ok.....i see " kata Alexa yang asyik menikmati buah anggur nya. Sambil menonton acara televisi sedangkan Katrina sibuk melihat majalah Fashion.


Sedangkan Nathan membawa mobilnya menuju mansion Lian Yang ingin bertemu kekasih hatinya itu. Satu jam menyetir ia pun sampai di depan gerbang mansion lalu meminta izin pada keamanan disana untuk membuka pintu gerbang.


Setelah gerbang dibuka ia pun menelpon Lian. tepat hendak masuk pintu utama.


" Hah..... bapa mau ngapain kesini kan belum malam minggu " kata Lian. yang berjalan keluar kamar


" Aish kau ini apa berkencan harus menunggu malam minggu . Grand pa merindukan mu Dia ingin aku mengajakmu kesana " kata Nathan mencari alasan


Ya ampun pa aku malas, besok hari sabtu saja ya. Teman teman ku akan curiga bila aku tidak pulang dan menginap disana " kata Lian.


" Keluar lah aku ada diruang tamu mansion menunggu mu " kata Nathan yang duduk santai seorang diri.


"' Hah .... jangan bercanda pa " kata Lian yang bergegas menuju ruang tamu dengan memakai piyama pendek


" Tap ... tap.....tap.....


Lian pun bergegas keruang tamu .Dan benar saja bos nya itu sudah duduk santai dengan tenang nya .Ketika Lian menghampirinya .


" Astaga kenapa bapa nekad " kata Lian yang lalu menarik Nathan berdiri. Menyeretnya kelantai dua . Sebelum teman temannya tahu. Karna dilantai atas jarang dijamah Kecuali ada tamu yang menginap.


" Kenapa bapa nekat sih .Aku sudah bilang aku ngak bisa pergi .Karna akan banyak pertanyaan yang harus ku jawab Bila mereka tahu aku menginap .Dan lagi mereka bisa mengadukan ku pada kak Ray" kata Lian.


" Baik lah aku hanya rindu padamu " kata Nathan memeluk gadis kecilnya itu.


" Kan sudah bertemu setiap hari pa dikantor " kata Lian menatap wajah pria tampan bos nya itu


" Tapi itu berbeda sayang " kata Nathan mengangkat dagu Lian dan mengecup bibir mungil nya .

__ADS_1


" Pa pulang lah kita bisa berkencan malam minggu besok " kata Lian memohon


" Baiklah tapi berikan aku ciuman . Aku sangat rindu padamu " kata Nathan


" Bukan nya tadi sudah " kata Lian cemberut dan menatap Nathan.


" Hei.....itu cuma kecupan " kara Nathan.


Lian tersenyum menatap Nathan...Lalu perlahan mendekatinya Dan mencium pipi Nathan . Pipi kanan dan kiri nya.


" Sudah ...." kata Lian


" Kenapa pelit sekali sih hanya ciuman " kata Nathan cemberut membuat Lian terkekeh dan menarik nya untuk duduk disofa.


" Duduk lah pa bos, kenapa harus ngambek sudah tua juga " kata Lian masih terkekeh


"'Kau mengejek ku gadis kecil " kata Nathan menatap Lian


" Tidak sama sekali ,hei........jangan begitu masa sudah tua masih ngambek ngak asyik " kata Lian tersenyum Lalu tangannya menangkup kedua pipi Nathan dan mengecup bibir Nathan pelan .


"Sudah..."' kata Lian


Yang membuat Nathan memeluk tubuh mungil Lian Dan menatapnya lekat dan balas menangkup kedua pipi Lian lalu mendekati wajahnya pelan dan mengecup. nya pelan .Wajah keduanya begitu dekat


Sehingga manik mata mereka saling menatap dalam dan Nathan meraup bibir mungil itu. Lama keduanya saling bertukar saliva. Sampai akhir nya Lian menyudahi nya . Takut kebablasan.


" Aku takut hilap " kata Lian


" Ayo kita menikah , bukankah kita sudah pernah melakukannya lebih dari ini " kata Nathan serius .Karna jujur saja ia tak kan bisa menahan diri .


" Itu......aku.....kita akan menikah setelah papah ku menyetujuinya . Karna tak mungkin menikah begitu saja " kata Lian yang tak mau membahas tentang percintaan mereka . Karna saat itu Lian tak sadar. Apa yang mereka lakukan


" Baiklah ayo kita cuti besok dan pergi menemui orang tua mu " kata Nathan .Menatap lekat wajah cantik didepannya . Yang slalu membuat nya gelisah siang dan malam


" Ya tapi kita bicara dulu dengan kak Ray besok dia sudah pulang " kata Lian yang mengalungkan tangan nya di leher Nathan Dan Nathan mengalung kan tangannya di pinggang Lian.


Nathan kembali mendekati wajah Lian dan mengecup bibir mungil itu .Yang membuat nya seperti candu.


" Ayo turun ....bapa harus pulang " kata Lian.


" Kenapa tega sekali mengusirku " kata Nathan .yang menyentuh hidung nya pada hidung Lian Yang membuat Lian gugup


" Bukan begitu ,ini sudah sore " kata Lian

__ADS_1


" Baiklah " kata Nathan lalu mengecup bibir mungil itu lagi cukup lama dan **********. Lama keduanya berciuman . Sampai Lian mengigit bibir Nathan sedikit .


" Auw ...... " kata Nathan yang lalu melepaskan pungutannya.


" Kenapa menggigitku " kata Nathan.


" Sudah .... kalo begitu kau tak kan mau berhenti " kata Lian berdiri dan lalu menarik tangan Nathan untuk turun menuju tangga.


" Aku masih rindu " kata Nathan


" Hei jangan seperti anak kecil " kata Lian yang mencubit hidung Nathan.


Lalu Lian menyeretnya turun kelantai bawah. Dan menuju pintu utama. Emma Grace dan Ayse melongo melihat keduanya. Yang berjalan menuju pintu mobil


" Astaga sejak kapan bos disini " kata Emma yang melangkah mengikuti kedua nya menuju mobil Nathan


" Mana aku tahu " kata Grace Yang juga mengikuti Emma bersama Ayse.


" Sudah pulang sana hampir gelap " kata Lian . Menyuruh Nathan cepat cepat pulang takut ketahuan teman temannya.


" Kau tega sekali sayang ,aku merindukan mu dan ingin memeluk mu " kata Natha merengek yang masih belum mau masuk ke mobilnya.


" Bapa tetap harus pulang , kak Rayyan pasti datang besok Kita bisa bicara dengan nya besok " kata Lian Yang membuka kan pintu mobil Dan menyuruh Nathan masuk.


" Satu kecupan lagi ok......" pinta Nathan yang lalu mencium Lian . Yang membuat Nathan memeluk tubuh Lian erat.


Lalu keduanya pun berciuman. Tampa sadar mereka melakukannya di alam terbuka.


Sedangkan 3 pasang mata melongo melihat adegan live yang terpampang jelas Dan nyata di depan mata mereka.


" Ayse itu benaran live kan " kata Emma menelan salivanya.


" Astaga Lian.... ingat dosa " kata Ayse. yang tak berkedip melihatnya.


" Lupa keasyikan Ay " kata Grace Yang tahu rasanya pasti ketagihan .Dan mengingat apa yang ia lakukan dengan Lukas .


" Sudah pergilah " kata Lian mengurai Ciumannya .


" Baiklah sini aku ingin memeluk mu " kata Nathan yang memeluk tubuh mungkin Lian dan mencium pucuk rambut Lian cukup lama. Setelah merasa cukup Nathan pun melepaskan nya Dan masuk kedalam mobil .Sambil menurunkan kaca mobilnya.


" Hati hati " kata Lian.


" Ya aku mencintaimu sayang " kata Nathan memberikan kiss bye nya

__ADS_1


Lalu menghidupkan mesin mobil dan pergi meninggalkan mansion tua itu. Lian melambaikan tangannya. Sampai mobil menghilang di pintu gerbang . Dan berbalik melangkah sambil tersenyum Dan........


" Kalian ...." kata Lian kaget . Melihat Ayse yang berkacak pinggang .Dan Grace juga Emma berpangku tangan menatapnya.


__ADS_2