Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 201


__ADS_3

Disisi lain Lian dan Emma sedang asyik makan di kantin


" Ya ampun ini makan kalo lapar gini serasa lezat banget ya Li, oh ya gimana Grace sudah pulang belum " kata Emma


" Belum besok mau dijemput Ayse ikut ya biar kita rame rame " kata Lian


" Boleh nanti kita bisa ajak bos ya kan jemputnya minggu " kata Emma .


" Hah..... kenapa pake bawa big bos segala sih " kata Lian.


" Astaga Li ngak peka banget sih , romantis dikit Li, masa jual mahal sama kekasih sendiri sih " kata Emma


" Tapi ngak seru Em, kalo bercanda kan ngak enak sama mereka " kata Lian


" Siapa bilang Li, karna kamu belum terbiasa. Biar besok aku bilang sama kak Ray Izin ngajak kamu ikut sama Ayse . Mumpung libur juga skali skali kencan sama suami Dan kamu bisa sama bos " kata Emma


" Ya lihat besok " kata Lian . Yang slama ini sudah jarang hang out Bareng teman teman nya .


Sedangkan Nathan dan Dion baru saja kembali ke kantor Setelah makan siang.


Dari restoran cepat saji dekat kantor


Nathan sengaja membelikan Lian cemilan


Dan meletakan nya di meja Lian. Dengan di tempel secarik kertas


Lian dan Emma yang selesai sholat langsung kembali kemejanya Dan Lian kaget ada bungkusan makanan dimeja nya


"Wah enak tuh ada yang belikan pake cemilan Li " kata Emma Yang melihat tulisan


***** For you my engel *******


Your love


" Wow so sweet banget nih " kata Emma


" Tahu nih iseng aja toh bos " kata Lian


" Ngak mau sini buat ku aja kalo ngak mau " kata Emma Lian


" Enak aja nih bisa buat dibawa besok pas kita pergi " kata Lian


" Dih ngirit banget sih Li, gaji sudah gede aja pake ngirit sini di makan sekarang aja ya " kata Emma yang pengen menyicipi


" Enak aja ngak mau buat besok , emang belum kenyang tuh perut baru juga diisi " kata Lian.


" Hahaha baper aja kamu Li, bercanda lagi " kata Emma tergelak Yang membuat

__ADS_1


Lian langsung memasang wajah cemberut


Lalu kedua nya pun kembali bekerja . Karna Nanti sore Lian ingin mampir dulu Supermarket sebelum pulang ..


******


Pagi ini Lian Izin dengan Rayyan untuk ikut Ayse menjemput Grace. Karna sudah berjanji akan menjemput Grace dan bayi Callan pulang hari ini


"' Ya tapi hati hati dijalan ingat jangan lengah kalo ada orang jahat " kata Rayyan


" Ya kak " kata Lian dan Ayse kompak


" Dah ...Al aunty pergi dulu ya buat jemput ade Callan " kata Lian mencium pipi bayi Al


" Ih gantian Li aku juga mau nyium nih " kata Ayse yang ikut mencium pipi Al Yang membuat bayi Al senang . Setelah itu keduanya berpamitan dan pergi Untuk menjemput Grace Namun janjian dulu ketemu dengan Emma Karna Emma ingin ikut bersama Dion. Dan setelah menelpon Emma Ayse langsung meluncur kerumah Dion


" Tin.....tin.... tin....." klakson Ayse didepan rumah bergaya spanyol di kawasan elit . Di depan rumah Dion Yang dibeli Dion dari hasil jerih payahnya sendiri Selama bekerja dengan Nathan


" Woi .... masuk dulu aku lagi nyiapin bekal nih " kata Emma .


" Yah keburu siang Em " kata Ayse yang turun dari mobil bersama Lian


" Nggak Lah bentar lagi " teriak Emma


" Ya sudah kita turuti aja ayo " kata Lian Yang lalu turun dan masuk kerumah Emma diikuti Ayse dari belakang


" Wah bagus Em rumah nya asri " kata Lian . Sedangkan Ayse membantu Emma memasukan makanan ke box makanan.


" Ya cukup buat keluargga kecil Li, ngak seperti mansion kak Ray Besar dan luas Bahkan benteng pertahanan nya kuat " kata Emma Yang tahu rumah Rayyan sangat besar .


" Ya itu kan peninggalan kakek " kata Lian


" Ya tapi walau warisan cukup kokoh Li Big bos naksir tuh mansion . Bahkan kak Dion bilang mau dibeli berapapun harganya " kata Emma


" Ngak bakal dijual Em, tuh mansion langka " kata Ayse Yang tahu persis Mansion itu pernah ada yang menawar ingin membeli nya dikantor Rayyan Namun Rayyan dengan sopan menolaknya .


" Iya sih sayang Yang sudah kalian santai dulu ya aku siap siap " kata Emma.


" Ok jangan lama " kata Ayse yang menikmati cake buatan Emma .


" Ayse aku keliling dulu ya " kata Lian yang penasaran dengan rumah Emma.


" Ya sana lihat lihat mumpung belum berangkat " kata Ayse santai duduk di ruang tengah sambil menonton TV .


Sedangkan Dion baru selesai mandi


Lian melihat taman bunga di belakang rumah Emma Yang tertata rapi dan cantik

__ADS_1


Yang membuat Lian senang sekaligus kagum . Sedang asyik nya memperhatikan taman Tampa sadar seseorang memeluk nya Dari belakang yang membuat Lian kaget.


" Pa..... " kata Lian ketika melihat pemilik


tangan yang memeluknya . Yang menaruh dagunya di leher Lian lalu memangku Lian duduk diatas kedua pahanya.


" Kenapa kaget " kata Nathan yang hanya memakai baju santai.


" Aku pikir siapa " kata Lian tergagap


" Oh ya " kata Nathan Yang memeluk Lian erat Lalu mencium pipi Lian


" Pa nanti dilihat Ayse dan Emma " kata Lian . Yang khawatir teman teman nya memergokinya .


" Biarkan saja " kata Nathan .Yang masih meluk Lian .Yang membuat jantung Lian berlompatan karna sikap agresif Nathan .


Benar kata Jasmine Nathan cukup agresif bila dekat dengan nya. Entah mengapa Lian pun merasa nyaman. Karna sudah biasa bagi Nathan Memeluk tubuh mungil . Lian Yang membuat Nathan slalu rindu untuk memeluk nya Apalagi mengingat dulu mereka pernah tidur bersama


" Aku rindu semoga kita tak terpisahkan lagi " bisik Nathan di telinga Lian.


" Bos ayo berangkat mau bawa mobil sendiri atau bergabung " kata Dion yang menghampiri keduanya. Yang membuat Lian gelagapan dan melepas pelukan Nathan. Lalu berdiri tenang menatap taman


" Bawa dua mobil aja Yon Atau pake mobil milikku Didepan kau lihat dulu Cukup kan berenam dengan Grace " kata Nathan .


" Ya sudah aku lihat dulu bos , ayo " kata Dion Yang lalu ke depan lebih dulu. Dan Nathan pun menarik tangan Lian .Dan menggenggam nya erat menuju mobil .


" Wah pantasan lama di taman dapat gandengan Li, " sindir Ayse


" Maka nya Ayse suruh tuh gebetanmu melamar jangan modus doang " Kata Emma membela Lian


" Aish ....mentang mentang sudah nikah


lho Em, tuh yang duluan jadian aja nyantai


" kata Ayse menyindir Lian dan Nathan


" Bentar lagi Ay " kata Lian santai yang tak ambil hati dengan sindiran sahabatnya itu . karna tak mungkin ia mengelak lagi karna semua orang juga sudah tahu hubungan nya dengan Nathan


" Bos kaya nya satu mobil cukup van nya cukup besar dan mobil Ayse bisa dititip kan disini ..Ayse masukan aja ke garasi biar kita kunci kita pake mobil bos Nathan " kata Dion


" Bagus lah " kata Ayse santai..Karna kebetulan bisa irit bensin . Karna memakai mobil sang big bos .Karna tak mungkin ia minta uang Grace untuk beli bensin


"' Ayo masuk gantian bawa ya bos " kata Dion yang duduk berdua didepan dengan Emma .Sedangkan Ayse di kursi tengah. Dan Nathan membawa Lian di belakang bisa sambil tiduran .


" Yah kok cuma aku yang jomlo nih " kata Ayse.


" Sabar pulangnya ada Grace " kata Emma terkekeh.

__ADS_1


Lian yang mendengar itu hanya tersenyum lalu masuk ke Van belakang yang lumayan nyaman .Karna mobil itu mobil antik milik daddy paul Yang di modifikasi Nathan untuk mobil piknik dan bisa untuk istirahat selama perjalanan jauh ..Yang ada tempat tidurnya .


__ADS_2