Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 110


__ADS_3

Lian bergegas masuk kedalam taxi. Yang melintas di jalanan melewati mansion


"' Pa ke jalan xxx ya pa " kata Lian ketika sudah masuk dan duduk.


" Baik nona " kata sopir yang lalu melajukan mobilnya.


Lian menarik nafas dalam karna lega bisa menghindari bos nya itu. Karna kalo tidak ia akan terkurung . Dan lagi ia tak bisa berkutik bila bersama Nathan . Lian lalu memegang bibirnya . Yang mengingat setiap kali Nathan mengecupnya Yang membuat Lian tak menampik ia juga menyukainya. Itu sebab nya ia harus menghindari Nathan.


Benar kata Ayse orang akan lemah karna cinta Hingga lupa daratan . Dan terbuai tampa menyadari apa yang dilakukannya Yang membuat Lian hampir saja terbuai karna Nathan . Untungnya kehadiran Katrin dan Alex menyelamatkan nya .Dan kini ia bisa pulang ke mansion dengan selamat.


" Pasti dia mencari ku " bathin Lian membuang nafas kasarnya. Karna setiap kali Nathan mencium nya ia tak bisa menghindar Dan entah mengapa ia juga menikmatinya.


" Aish...... aku bisa gila " kata Lian memukul mukul kepalanya pelan . .Karna kalo kakak dan orang tuanya tahu jelas saja ia akan dimarahi habis habisan


" Ya ampun Lian .....gila....." kata Lian memaki dirinya sendiri. Karna itulah sang bunda menyarankan tidak boleh pacaran. Karna ketika sudah terikat pasti setan slalu ikut mengoda..


" Itukah sebabnya kak Rayyan memilih menikah muda dengan kak Jasmine . Karna mereka bisa melakukanya dengan bebas " kata Lian dalam hati.


Lian lalu diam Sambil melihat pemandangan keluar jendela. Sedang kan sopir taxi memperhatikan penumpangnya itu yang gelisah sendiri. Sambil bergumam tak jelas. Entah kenapa ia pun tak tahu


Tak lama Lian sampai di depan mansion sang kakak dan turun sambil membayar tarif argo taxi nya


" Terimakasih pa kembalinya buat bapa saja " kata Lian. yang lalu melangkah menuju gerbang


" Trimakasih nona .....!!" teriak sopir taxi Yang senang mendapat kembalian yang cukup besar pemberian Lian . Lalu pergi meninggalkan wilayah itu. Wilayah yang terkenal tempat kalangan kelas elit.


" Nona Lian " kata penjaga gerbang kaget ketika Lian memencet bel pintu gerbang.


Yang terbuka otomatis.


" Nona kenapa jalan kaki ?" kata penjaga pintu heran. Yang melihat Lian pulang berjalan kaki.


" Mobilnya dikantor pa .Aku pulang naik taxi " kata Lian yang lalu melangkah masuk kedalam. mansion dan langsung menuju kamar nya .


Bug......

__ADS_1


Lian melempar tasnya keatas meja dan lalu menghempaskan badannya diatas tempat tidur setelah menutup pintu


" Huh....... lega juga akhirnya " kata Lian yang berhasil kabur .


" Pasti dia mencari ku Aku akan mengirim nya pesan " kata Lian yang beranjak kemeja mengambil ponselnya dan kembali lagi berbaring sambil mengirim pesan


Tit....tit.....


" 📱 MAAF AKU PULANG PA , KARNA ADA URUSAN MENDADAK. I LOVE YOU "


" Sudah kuduga " kata Nathan yang langsung membaca pesan Lian. Lalu menghempaskan badan nya di tempat tidur.


" Aku tak kan melepaskan mu suatu hari nanti Li , Akan ku pastikan kau akan jadi milikku seutuhnya " kata Nathan . Sambil memejamkan mata nya..Mengingat ciuman panas yang tergganggu oleh Katrin dan Alexa . Kalau tidak pasti ia sudah ........


" Ah sial ...... kenapa dia seperti bayangan seperti lem saja Yang menempel tak bisa hilang " guman Nathan yang memegang bibirnya merasakan tautan bibir Lian yang terasa manis tiap kali ia ********** dan itu jadi candu bagi Nathan.


" Ah ....... aku bisa gila karna nya " kata Nathan yang lalu menelungkupkan wajahnya di bantal Untuk menghilangkan Bayangan dan ******* Lian yang membuat kepalanya pusing memikirkannya. Karna bisa saja ia lepas kendali setiap kali bersama Lian. Dan entah mengapa ia tak bisa menahan diri.


" Aku juga sangat mencintaimu Ana " kata Nathan yang tampa sadar terlelap.


**********


" Ah ..... bodoh kamu Li, palingan dia sedang rapat " kata Lian mengambil bantal dan menutup wajahnya .Mengingat ciuman panas Nathan yang hampir saja membuatnya .......


" Akh........ gila... gila...." kata Lian yang lalu memejamkan matanya . Karna pikiran nya di hantui bayangan ciuman Nathan Yang membuat dadanya serasa bergetar Dan melayang layang diatas awan. Apalagi tadi tangan Nathan sempat menjamah tubuhnya Di tempat titik titik sensitif membuat Lian benar benar hampir lupa daratan.


" Ya Allah apa aku berdosa " kata Lian Yang Tahu ia hilap. Dan terlanjur jauh mengharapkan Nathan. Padahal dulu ia membenci bos arogan nya itu.Yang dikenal cuek dan dingin .Juga memaksa nya untuk nikah kontrak .Kini malah Lian terjebak perasaannya sendiri.


" Benar kata bunda benci dan cinta itu setipis kulit ari. .Cinta bisa jadi benci dan benci bisa jadi cinta " Bathin Lian yang lalu terlelap karna lelah memikirkan kisah cintanya Dengan bosnya itu yang dibayar satu trilyun Dan kini menjadi cinta sungguhan.. Yang tak bisa Lian hindari.


*********


Emma baru saja turun dari mobil ketika dua temannya Menyambutnya didepan pintu mansion . Dengan senyum yang mengembang.


" Mana Lian , kalian ngak pulang bareng " kata Ayse heran .

__ADS_1


" Iya Em kami pikir kalian pulang bersama " kata Grace yang ikut bingung karna Emma hanya pulang sendiri.


Emma terdiam bingung harus bagaimana menjelaskannya. Karna ia juga tak tahu apa yang terjadi dengan Lian.


" Tadi dia diculik pas dikantor " kata Emma Yang melangkah gontai.


" Hah.......... diculik......!!" kata Grace dan Ayse kaget bersamaan


" Ups ....... salah " kata Emma yang menutup mulutnya karna salah bicara.


" Maaf maksud ku bukan begitu tadi Lian dibawa..........


" No......tak terjadi apa apa kok " kata Lian yang sudah berdiri berpangku tangan . Menghadang ketiga temannya itu.


" Lian............!!!" kata Ketiganya kaget bersamaan Karna Lian sudah berdiri di depan mereka. Yang mereka pikir Lian belum pulang


" Astaga sejak kapan kamu bisa jadi Aladin datang pergi dan muncul sesuka mu " kata Ayse kaget.


" Iya Li , kami menunggu mu pulang bersama Emma eh malah kamu sudah ada disini.


" Kenapa kamu disini Li, bukannya tadi kamu dibawa......."


" Lupakan aku sudah pulang dari siang tadi cuma ketiduran di kamar " jelas Lian lalu berbalik badan melangkah keruang tengah.


" Woi.....tunggu Li, aku mau penjelasan Apa sebenarnya tadi yang terjadi tadi di kantor ?" kata Emma yang lalu mengikuti langkah Lian dan disusul dua temannya.


" Lupakan itu hanya prank " kata Lian cuek lalu duduk di sofa


" Hah .... prank apaan ....bagaimana bisa " kata Emma yang masih penasaran.


" Hei..... kalian bicara apaan sih kita ngak gerti " kata Grace .


" Iya nih ada apa sih Em " kata Ayse Yang lalu ikut duduk di sofa yang menatap Emma dan Lian bergantian.


" Kenapa melihat ku begitu " kata Lian cemberut.

__ADS_1


" Aish...... kalian ini aneh .kalian yang bikin kita bingung Li, malah balik nanya ke kita Ada apa sih ?" kata Ayse yang lalu menatap Emma.


" I dong know . ......" kata Emma mengangkat kedua bahunya .Karna ia juga bingung kalo Lian tak menjelaskannya .


__ADS_2