Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 234


__ADS_3

Pagi hari nya Lian sudah rapi bersama Nathan Dan kedua sarapan pagi dengan kue dan makanan tadi malam yang Lian hangatkan di dapur kantor .


" Em Yummy .... enak apa ini sisa tadi malam " kata Nathan menatap Lian


" Iya sayang aku mengambilnya lumayan banyak Dan memasukan nya ke lemari pendingin Dan juga lemari pendingin di ruangan mu juga " kata Lian


" Hah ..... kapan kenapa suami mu ini tidak tahu " kata Nathan .


" Dion yang menaruhnya bersama Emma sebelum pulang . Kata nya juga pengen memakannya nanti siang . " kata Lian Yang menambah daging ke piring Nathan yang terlihat makan dengan lahap


" Lagi " tawar Lian pada Nathan


" Cukup kenapa makannya sedikit sekali " kata Nathan


" Sayang makan ku memang sedikit tak seperti dirimu . Perutku kecil juga badan ku . Lalu bagaimana aku bisa makan banyak " kata Lian yang membuat Nathan tertawa lalu mencium istrinya itu


" Baiklah .....sayang maaf aku hanya bercanda " kata Nathan yang terkekeh . karna hanya ingin mengoda sang istri.


Siang nya kedua pulang ke mansion grand pa .Karna hari ini Nathan sengaja meliburkan diri karna ia ingin istirahat di rumah . Karna tahu istrinya itu pasti lelah


Karna ulahnya semalam


" Sedangkan mobil Nathan di bawa Gee pulang ke mansion orang tua nya


Namun di jalan mobil Gee ditembaki beberapa orang yang tak di kenal . Gee yang kaget pun Cepat cepat keluar dari dalam mobil dengan bahu tertembak .


" Tuan tolong " kata Gee pada seorang karyawan cafe yang sedang bersih bersih seorang diri


Yang membuat pria muda itu menarik Gee kedalam dan menyembunyikan nya di dapur. Sambil menghapus darah yang tercecer. Gee pun lalu menelpon Nathan


Yang membuat Nathan murka dan menyuruh para pengawalnya mengawasi Gee . Karna dia tak mau Gee kenapa napa dan ia tak memakai baju anti peluru.


" Apa mau mereka lihat saja nanti " kata Nathan yang kesal lalu menyuruh .orang untuk mengawasi rumah kurt..


Sedangkan di jalan mereka masih saja menembaki mobil Nathan yang membuat semua orang menjauh tak lama mobil itu pun terbakar . Yang membuat tangan Gee terkepal erat melihatnya ketika mengintip dari pintu samping


" Awas saja mereka " kata Gee yang masih bersembunyi . Sambil membalut lukanya


Disisi lain ketiga orang pria tertawa senang Karna mereka berhasil menembaki mobil mewah Nathan..Dan mengira Nathan tewas ..

__ADS_1


" Pasti nya dia mati mengenaskan kita tak perlu repot repot menyingkirkan nya Mereka hanya orang bayaran Dan lagi bila mereka tertangkap mereka tak akan tahu siapa kita " tawa Sam sangat senang karna sangat membenci Nathan . Karna


mengira Nathan lah yang meledakan club malam nya.


"Ya dia pikir kita tidak tahu pasti dia lah yang menghancurkan gudang ku " kata Kurt yang kesal karna bisnis nya sekarang mulai lambat berjalan


Tak mereka sadari dua orang pria berpakaian hitam menyelinap keluar dari arah gudang belakang penyimpanan stok barang haram mereka .


" Baiklah rupanya kalian masih belum berhenti juga " kata seorang pria Lalu kedua nya meninggalkan tempat Sambil Menelpon 911 Karna tiga pria itu sedang


berpesta pora bersama para anak buah nya dituang tengah .Tampa sadar Dave dan Chris sudah memasang bom .


Sepeninggalan dua pria tak dikenal itu


polisi datang Dan Bum..........duar..........


Dua orang yang menjaga gudang pun kaget luar biasa. Begitu juga semua orang yang berada diruang tengah


" Suara apa itu ....." kata Andreas


" Tuan gudang . ...... " kata anak buah nya yang berlari menemui mereka yang ketakutan Membuat Kurt mengamuk dan marah Lalu menyuruh para anak buahnya meyelamatkan apa yang tersisa Polisi yang melihat Kurt mengaman barang barang haram itu langsung mengaman kan mereka Dan mereka tak bisa berkelit lagi Karna banyak barang bukti


Narkoba ." kata polisi yang membuat Andreas dan Sam kaget .


" Tidak ini tidak mungkin kami di jebak " kata Sam berteriak menolak ditangkap


" Ayo bawa mereka , biar nanti dikantor kalian jelaskan Dan akan ada pemeriksaan urine " kata polisi uang menangkap kedua nya berserta anak buahnya .


" Lepas kami tidak tahu apapun " kata Andreas mencoba mengelak


Sedangkan Kurt yang ingin kabur berhasil di tembak kakinya .Yang membuatnya tak berkutik .Dan malam itu polisi mengaman kan semua bukti Dan juga menangkap anak buah ketiga nya.


" Sialan kau Nat awas saja akan ku balas kau " kata Kurt geram .


Sedangkan di ruang kerja Nathan sudah mendapatkan telpon dari anak buahnya. Bahwa para musuh nya itu tertangkap .


Tapi Nathan belum bisa tenang . Sampai mereka di vonis hukuman.


" Awasi meraka dan juga sekertarisnya ." kata Nathan .

__ADS_1


" Baik tuan " kata orang di sebrang sana sambil pulang menjauh dari tempat itu.


Kali ini lah Nathan lah yang bekerja sama dengan Rayyan Karna menurut nya musuh musuh nya sudah di luar batas. Lalu kedua orang itu pun menjauh dari tempat kejadian.


Nathan sedikit tenang tapi ia tetap harus waspada Karna Rayyan sudah sering memperingatkan Musuh musuh nya masih belum bergerak semua nya Dan pasti masih ada yang lain .


" Ada apa " kata Lian menatap suaminya itu yang masih belum memejamkan mata


" Tidak ada , tidurlah kenapa belum tidur juga " kata Nathan lalu menarik tubuh Lian dalam dekapan nya . Mencium kening istrinya itu berkali kali.


" Ayo tidur " kata Nathan yang memeluk Lian .Dan Lian pun lalu memejam kan matanya Walau terdengar pelan detakan bunyi jantung Nathan .Namun Lian merasakan apa yang dirasakan Nathan..


Yaitu rasa khawatir setelah kejadian tadi sore .Karna Lian mendengar langsung dari Gee Ketika Gee menghubungi Nathan. Dan Nathan diam tak menceritakan apa pun padanya. Takut Lian khawatir


Lian memejam kan mata nya . Cukup lama keduanya berpelukan namun tak satu pun terlelap . Nathan yang mengira Lian sudah tidur pun lalu menarik tubuhnya pelan pelan Lalu beranjak dari tempat tidur . Dan berganti pakaiannya . Lalu keluar dari kamar . Lian pun bergegas bangun dan memasang baju yang di berikan Rayyan . Lalu melapisi nya dengan Celana jeans dan jaket hitam . Lalu bergegas mengikuti Nathan dengan meminjam motor antik sang kakek.


" Alhamdulilah bisa " kata Lian ketika motor agak rewel di hidupkan.


Brum ... brum.......


Motor pun melaju mengikuti mobil antik sang kakek. Menuju di mana Gee. berada .


Mobil berhenti disebuah cafe yang ramai di kunjungi . Nathan bergegas turun dan masuk ke dalam dan menanyakan Gee


Seorang pria yang melihat Nathan yang memakai topi cukup kaget Karna ia mengenali pria milyuner muda itu lewat koran dan televisi ..


Lian pun menunggu tak jauh dari tempat itu dengan memakai helm . Terlihat Nathan keluar dari pintu lain samping cafe Sambil memapah Gee di bantu seorang pria . Setelah masuk mobil Nathan pun meraih dompetnya Dan memberikan semua isi nya pada karyawan cafe tersebut .


" Ini untuk mu teimakasih sudah menolong nya Jangan katakan pada siapa pun juga pada polisi " kata Nathan


" Baik tuan trimakasih " kata pria itu senang Karna tahu pasti banyak orang mengincar nyawa pengusaha muda itu karna iri dan dengki.


Lalu Nathan pun pergi meninggal kan tempat itu. Dan karyawan cafe itu pun menggelengkan kepala sambil menyimpan uang segepok yang diberikan Nathan


" Susah juga jadi orang kaya dan terkenal banyak yang ingin menjatuhkan kita pastinya. Seperti pohon .semakin tinggi tumbuh nya semakin banyak angin yang ingin merobohkan nya " kata pria itu Yang juga bersaing dalam teman teman nya.


" Jadi karyawan biasa aja bisa punya musuh Apa lagi orang penting dan sukses " kata nya dalam hati .Yang kembali masuk ke cafe untuk bekerja. . Untung nya tadi teman teman nya tidak tahu kalo dia sudah menyelamatkan orang . Karna paling tidak ia sudah berbuat baik menolong sesama.


*****Maaf hari ini hanya dua author lagi sakit gigi ngak fokus nulis ***.thanks

__ADS_1


__ADS_2