
Lian terbangun ketika mencium bau makanan yang terasa harum..Sudah 3 hari Nathan membawanya ke villa diam .diam . Karna ingin menyelesaikan masalah antara mereka berdua . saja.
" Ana, makan lah dulu aku memasak omelette untuk.mu " kata Nathan yang menyodorkan dua gulungan besar .omelette.
Lian pun lalu makan dengan lahap.Dan Nathan senang melihatnya. .bahwa Lian mulai terlihat baik baik saja.
" Besok kita sudah masuk kerja. Nanti sore kita akan pulang. " Apa kau mersa lebih baik " kata Nathan yang merasa bersalah karna sudah kelewatan mengerjai Lian . Hingga gadis itu shock dan kaget .Yang membuat Nathan merasa bersalah.
" Ya pa " kata Lian yang menghabiskan makanannya Yang membuat Nathan senang Karna tak sia sia ia memasak untuk Lian .
Setelah selesai Nathan pun lalu membersihkan semuanya .Dan lalu menemani Lian yang sedang asyik . Menonton televisi. sambil tiduran.
*******
Lian berbaring diatas tempat tidurnya mengingat apa yang terjadi 3 hari ini . Ketika bersama bosnya itu. . Entah mengapa perasaannya kini sedikit tenang ketika ia tak bermusuhan lagi dengan bosnya. .
" Li, nih makan dulu " Kata Ayse yang menemani Lian di kamarnya. .
" Makasih Ay, sudah buatin " kata Lian. .
" Lho harus sehat kan besok sudah kerja Untung tuh bos lho baikan . Bisa jagain dan .ngerawat lho . " kata Ayse.
" Oh ya besok aku kekampus, motor mau dipake ngak Li, kalo ngak. pinjam ya . kan lho masih lemas make motor . Naik taxi saja " kata Ayse .
" Ya pake aja. , oh ya Emma sama Grace kemana kok sepi " tanya Lian.
" Mereka lagi kekampus tadi , setelah pulang magang. katanya dipanggil dosen " kata Ayse.
" Hah.... kok aku ngak Ay " Kata Lian menatap Ayse.
" Tensis mu sudah di acc dan data sudah lengkap dan tinggal maju sidang bahkan kamu masuk urutan pertama " kata Ayse menjelaskan .
" Hah kok bisa ..." kata Lian bingung.
Nggak Tahu. tapi itu yang kulihat kemaren di papan pengumuman. Kamu jadi mau ambil S3 nya " tanya Ayse.
" Jadilah tapi , mungkin aku pulang dulu setelah sidang Agar bisa me fresh otak " kata Lian.
" Ya Li, mudahan aja kalo aku mungkin pulang setelah wisuda . Karna beasiswaku ngak lolos . " kata Ayse dengan wajah kecewa.
" Tapi kan kamu bisa kerja disini Ay nyambi kuliah. " kata Lian.
" Mana bisa Li,, mana harus bayar apartemen kuliah dan Transport semua di hitung. " kata Ayse. kalo kerja benaran kan ngak bisa sebebas magang "'Kata Lian.
__ADS_1
" Gini aja aku mau bantu , bila lho serius mau kuliah. Aku masukin diperusahaan kak Rayyan. Nanti kamu cari apartemen yang dekat sana ya . kalo aku bisa sih kita bisa tinggal berdua . ngak masalah. Nanti berangkatnya bisa pake motor ku gimana Ay. pikirin dan pertimbangkan dulu " kata Lian.
" Lho serius Li, " tanya Ayse senang karna ia memang mengindari perjodohan orang tuanya
" Serius lah , masa aku bercanda. besok biar aku tanya kak Rayyan yang sesuai jurusan mu. Jadi Selesai wisuda kamu bisa kerja . Syukur syukur kalau bisa dapat inventaris mobil . Jadi ngak kehujanan pake motor " kata Lian.
" Alhamdulilah rezeki anak sholehah , trimakasih Li, jadi aku bisa punya alasan untuk ngak.pulang yaitu lanjut kuliah . " kata Ayse senang.
Lian pun tersenyum melihat sahabatnya itu senang. Jadi besok ia tinggal menelpon Sang kakak
******
Di sebuah Kamar Nathan gelisah memikir kan Lian . Karna ia belum mendapat balasan dari pesan yang ia kirim " Apa aku telpon aja. tapi takut ia tidur " kata Nathan bingung .
Lalu berbaring di tempat tidurnya gelisah memikirkan sekertarisnya itu. Entah selana 3 hari kebersamaannya dengan Lian membuatnya rindu dengan gadis mungil itu.
" Aku mencintai mu Ana, Aku merindukan mu " kata Nathan sambil memeluk guling. dan memejamkan matanya. .
******
Pagi ini Lian sudah dikantor . Ia datang lebih awal. karna sudah beberapa hari ia tak masuk kerja. Dan itu membuat tugas nya menumpuk.
" Pagi Li, sudah sehat " kaza Dion yang mengantarkan tugas untuk Lian.
" Nona katrina, tapi kok bisa bareng bos cuti ya " kata Dion
Deg........
Masa sih '" kata Lian yang pura pura tidak tahu. Karna kalo orang tahu di bersama bosnya bisa kacau semuanya jadi bahan gosip .
" Oh ya ada meeting ya sore nanti. " tanya Lian pada Doin.
" Iya kamu ngak ikut Li , karna bos bilang kamu belum sehat. Lagian cuma meeting sana pa Brian dan pa jeb saja kok di hotel " kata Dion.
" Oh jadi diganti kak Dion ya syukurlah .Jadi aku bisa istirahat total " kata Lian
" Ya karna besok pagi . Kamu sudah mulai aktif untuk mewakili rapat. Karna bos Nathan sibuk keluar kota jadi kamu wajib menggantikannya " Kata Dion
" Hah .....aku " kata Lian menujuk dirinya sendiri.
" Iya ......kenapa ? kaget. " kata Dion heran.
" Ah tidak kak. cuma ngak percaya aja. Kak kan ada kak Dion wakilnya " kata Lian.
__ADS_1
" Aku ikut pa bos selama seminggu. jadi aku titip.kantor pada mu ya , jangan diobrak abrik " kata Dion bercanda
" Dih bisa aja kak Dio.." kata Lian
" Hahaha......ya sudah slamat bekerja.. Sebentar lagi bos akan datang " kata Dion tersenyum.lalu menuju ke ruangannya.
Tak lama benar saja Nathan sedang melangkah menuju ke arah nya. Lian langsung berdiri menyambut nya
" Pagi pa " sapa Lian memberi sapaan .
" Pagi juga , Apa kau mersa lebih baik " kata Nathan menatap lekat Lian
" Sudah pa , saya siap bekerja kata Lian menjawab.
" Baiklah siapkan laporan dan jadwalnya " kata Nathan.
" Ya pa siap " kata Lian lalu . Mengecek berkas dan jadwal bosnya sepeninggalan Nathan .
" Syukurlah semuanya selesai" kata Lian yang bergegas membawa laporan dan jadwalnya ke ruangan Nathan.
Tok.....tok.....tok.....
" asuk "
ceklek....
Lian pun langsung masuk. dan memberikan laporan nya. Lalu berdiri menunggu perintah Nathan
" Duduk lah " perintah Nathan.
Lalu Lian pun duduk menunggu bosnya memeriksa laporannya . dan jadwalnya
Lalu menatap Lian.
" Kau langsung bisa pulang hari ini , karna hanya aku dan Dion yang akan meeting. " kata Nathan.
" Trimakasih pa, kalo begitu saya permisi " kata Lian yang lega lalu ke luar dari ruangan Nathan. Tapi entah mengapa hati Lian seperti ada sesuatu yang menganjal dihatinya.
Lalu melangkah menuju meja kerjanya. . Dan duduk tenang melanjutkan Pekerjaan Lain.nya. Sambil memikirkan sikap bosnya yang berubah.
Sedangkan Nathan memeriksa berkasnya untuk rapat sore nanti dengan Dion. Karna ia ingin Lian sembuh total .
" Oh ya lupa , apa vitamin ya masih ada. .atau habis. Biar nanti aku yang menebusnya " kata Nathan pelan Lalu kembali melanjutkan pekerjaanya yang tertunda . Karena memikirkan Lian.
__ADS_1