Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 165


__ADS_3

Nathan berbaring diatas ranjangnya . Entah mengapa ia yakin itu adalah Lian .


" Tidak , pasti dia .masih hidup Yon karna mereka tak menemukan jasadnya " kata Nathan yakin


" Bos tenang lah kau masih dalam masa pengobatan. Kita akan lihat perkembangan nya nanti bos istirahat dulu ya . Ada orang yang akan menunggu bos dan melayani bos nanti disini. Dan saya sudah memesan orang khusus. " kata Dion.


"' Ya tapi tolong cek lagi ya yon Apa ada Lian disana." kata Nathan .


" Ya bos sekarang istirahat lah " kata Dion Yang lalu menyelimuti Nathan untuk tidur . Agar bisa tenang karna bos nya masih dalam pengaruh alkohol.


Sedangkan dikamar inap lain Lian duduk ditunggui sang bunda . Karna papah Bian ikut Rayyan kekantor .Sedangkan Jasmine harus pulang karna bunda Aira tak mau cucunya itu berlama lama dirumah sakit.


" Lian mau makan apa nak biar bunda pesan . " kata Bunda Aira.


" Rasanya Lian pengen makan sop buntut daging atau sop iga . Masakan bunda sama sambal terasi dan tempe goreng " Kata Lian Membayangkan masakan sang bunda . Karna sudah lama tak makan sop iga daging yang membuatnya ngiler.


" Iya nanti malam bunda bikin kan ya trus Apa lagi sekalian . Biar pagi bisa papah bawa sambil jaga ade " kata Bunda Aira tersenyum Yang ingin putri bungsu nya itu cepat sehat dan pulih dengan cepat


" Ya bun " kata Aira.


Lalu Lian pun memejamkan matanya Untuk tidur karna mengantuk.


*********


Pagi sekali bunda Aira di rumah sakit untuk mengantar makanan bersama papah Bian .Dan kembali lagi karna ada pekerjaan yang harus diurus Dan bunda harus kembali ke mansion.


" Sayang makan dulu ya . maaf bunda mu sibuk Kemaren kami pergi tak mengabari karyawan Jadi ada kendala disana " kata papah.


" Ya pah Lian mengerti " kata Lian yang lalu makan dengan sop iga yang terlihat mengiurkan .


" Ya sudah papah tidur ya sambil menunggu Lian Karna tadi malam papah ngak bisa tidur " kata papah Bian


" Ya pah papah tidur saja " kata Lian Yang asyik menikmati makan nya.


Sedangkan disisi Lain Nathan baru saja bangun dan terlihat ada bubur masih hangat tergeletak dan buah diatas meja Yang sudah disiapkan. Lalu Nathan pun beranjak dari tempat tidur.


Ceklek......


"' Tuan Nathan sudah bangun sarapannya sudah siap apa anda ingin makan " kata perawat itu.


" Tidak nanti saja saya mau mandi dulu " kata Nathan .


" Baik tuan biar saya siapkan pakaian ganti tuan " kata perawat itu menyiap pakaian ganti Nathan dan meletakkannya diatas tempat tidur


Selesai membersihkan diri Nathan pun langsung berpakaian . Dilihatnya sekilas makanan yang tak membuatnya berselera .


" Astaga kenapa mereka memperlakukan ku seperti orang sakit "' keluh Nathan Yang lalu keluar kamar dan duduk di taman untuk menelpon Dion . Belum lagi ia ingin menelpon Dion.

__ADS_1


' Lian " kata Nathan yang melihat seseorang yang mirip Lian Yang duduk ditaman tak jauh dari tempat duduk nya Lalu mendekatinya.


" Hai......" Kata Nathan . Yang membuat Lian menoleh.


" Kau siapa " kata Lian kaget yang duduk santai melihat kupu kupu terbang.


Deg......


Nathan cukup kaget karna kalo Itu Lian tak mungkin Lian bersikap aneh dengan wajah datar


"' Aku Nathan siapa namamu " kata Nathan bertanya.


" Girl " jawab Lian


" Girl....... ya hehe kau memang girl sedang apa disini " kata Nathan .Menatap Lian yang merasa itu memang Lian Tapi kenapa namanya berbeda . Apa aku salah orang pikir Nathan .


" Nothing hanya melihat taman kau sendiri Apa yang kau lakukan " kata Lian balik bertanya.


" Oh kita sama aku juga sedang melihat taman " kata Nathan yang bingung Tapi ia merasa yakin atau.......


"' Kenapa menatap ku seperti itu , Apa kau juga sakit .sakit apa ?" kata Lian menatap Nathan


" Aku punya penyakit dalam penyakit hati " jawab Nathan Yamg membuat Lian mengangguk .


Keduanya pun asyik ngobrol dan bertanya Entah mengapa Nathan merasa nyaman dekat dengan gadis itu Sampai seorang perawat datang menghampirinya.


" Tuan ya ampun tuan disini saya tadi berkeliling mencari tuan . Tuan harus makan dan makan obat " kata suster itu Pada Nathan yang membuat Lian kaget.


" Tapi tuan " kata perawat itu bingung


" Pergi bilang Dion aku minta makanan yang lain " kata Nathan ..


" Baik tuan " kata perawat itu pergi.


" Apa kau belum makan " kata Lian bertanya pada Nathan Setelah perawat itu pergi .


" Belum aku tak berselera pada makanan nya " kata Nathan .


" Apa kau suka sop iga ? " tanya Lian .


" Suka " kata Nathan .


" Tunggulah disini akan aku ambilkan " kata Lian Yang mendorong kursi rodanya dengan lincah membuat hati Nathan terasa sakit . Entah mengapa hatinya mengatakan itu memang Lian .


Nathan pun menunggu nya dengan sabar .Dan tak lama Lian datang membawa semangkok sop iga segar ditangannya lalu memberikannya pada Nathan.


" Ini makan lah kau harus sehat " kata Lian tersenyum .

__ADS_1


Nathan terpaku melihat senyum itu . bibir itu sama persis yang pernah ia kecup dan ....


" Hei.......kenapa melamun Ayo di makan " kata Lian Yang membuyarkan lamunan Nathan .


Nathan pun menikmati sop yang diberikan Lian sampai habis Karna bunda Aira membawakan Lima rantang untuknya Dan itu cukup banyak buat Lian .


"' Enak " kata Lian


" Delicious luar biasa sangat enak " kata Nathan


" Trimakasih , apa kau tinggal lama disini ?" tanya Nathan


" Entah lah aku hanya menerapi kaki ku saja Karna masih terasa sakit untuk berjalan . " kata Lian


" Apa kau mengalami kecelakaan ? " kata Nathan .menatap lekat gadis itu.


"' Entah lah aku tak ingat , kakak ku bilang aku hanya amnesia biasa . Aku jatuh di jurang dan selamat Tapi sempat sekarat beberapa bulan yang lalu " kata Lian


Jedar.......


Ada rasa petir menyambar dada Nathan Ketika gadis itu mengatakan ia jatuh di jurang Beberapa bulan yang lalu Yang mengakibatkan gadis itu Amnesia Dan sulit berjalan . Dan entah mengapa Hatinya serasa hancur berkeping keping Seakan ia yakin itu memang Lian.


" Kau tak ingat dimana kau terjatuh " kata Nathan dengan bibir gemetar Karna setelah ini ia ingin memastikan sesuatu


Lian hanya mengelengkan kepalanya. Yang membuat Nathan bisa mengerti.


Kring..... kring ...kring ....


Telpon Nathan pun berdering yang membuat Nathan terkejut lalu meraih sakunya dan mengangkatnya.


" Tunggu sebentar ya aku angkat telp " kata Nathan .


Lian pun mengangguk . Tapi lalu Lian bergegas pergi takut papahnya bangun Tampa sepengetahuan Nathan yang sedang asyik bicara di telpon dengan relasi bisnisnya .


*****


Di Mansion Daddy paul dan Mami Sheila menyiapkan pesta kecil untuk acara pernikahan Nathan .


" Ini kejutan buat nya biar dia ngak terus terusan terpuruk " kata Mami


" Tapi apa mami yakin " kata Daddy


" Sayang Nathan tak akan menolaknya Lagi pula Elisabet sangat cantik dan lemah lembut dan juga imut seperti Ana " kata Mami Sheila tersenyum.


Saat asyik ngobrol Katrina pun datang dengan tergesa gesa .


" Aunty apa yang aunty lakukan . Ini bisa membuat keluargga malu . Nathan tak akan mau " kata Katrina.

__ADS_1


" Hei ..... kita atur sedemikian rupa biar dia tenang aunty ngak mau melihat dia rusak dan mabuk mabukan begitu


" Dengan cara menikahkannya diam diam oh may good ... ini akan tambah kacau aunty." kata Katrina tegang


__ADS_2