
Bunda Aira tertawa mendengar perkataan Lian . Dia sangat tahu sifat putri manjanya itu. Lalu melihat Nathan dengan wajah penuh tanya.
" Baik lah ... Nathan mommy kedalam dulu untuk istirahat . Kalian bisa ngobrol disini " kata Bunda Aira yang bisa membaca wajah Nathan adalah pria yang baik
" Terimakasih mom , silahkan " kata Nathan senang ketika bunda Aira berlalu
" Yes.......... " kata Nathan .
" Ck..... bapa ngak usah senang dulu , orang bunda bersikap baik karna bapa tamu disini " kata Lian dengan wajah masam.
" Dih .... kau ini , apa kau tidak dengar kalo mom memberiku lampu hijau " kata Nathan senang
" Lampu hijau apaan , Sekarang bapa pulang ya sudah sore. Biar diantar sopir " kata Lian.
" Astaga sayang kenapa kau pelit sekali aku baru saja bertemu ibu mu kenapa sudah di usir sih " kata Nathan yang masih belum mau pulang.
" By the way your mom perfec dan sangat baik tidak seperti mu yang cerewet Ana " kata Nathan jujur. Yang membuat Lian langsung.
Plak.......
" Apaan sih pa , bapa tuh yang galak kaya herder dan juga cerewet kaya emak emak " dumel Lian Yang memukul paha Nathan. sambil cemberut.
" Hahaha........ tapi biar kau cerewet aku suka dan cinta kok " kata Nathan menggombal. Lian sambil tersenyum
" Modus " kata Lian ngambek.
" Hahaha ..... maaf sayang " kata Nathan yang terdengar jelas oleh bunda yang lewat hingga membuatnya mengelengkan kepala.
" Mom apa ada tamu " kata Ayse bertanya ketika hendak keruang tamu .
" Iya bos nya Lian apa Ayse mengenalnya " tanya bunda Aira.
" Oh pa Nathan ya mom , iya kami kenal dia baik kok mom juga tampan dan tajir salah satunya"' bisik Ayse sambil curi curi melihat kedepan.
" Apa Lian dekat dengannya " tanya bunda
lagi seraya melihat keruang tamu.
" Ya sepertinya sih begitu mom, tapi kurasa pa Nathan menyukai Lian mom Tapi entah lah dengan Lian. menurutku dia malu malu meong dan gengsi " kata Ayse .
" Hahaha.....". tawa kecil bunda Aira pelan. Yang mendengar pendapat Ayse.
" Apa menurutmu begitu. " tanya bunda.
" Ya begitulah mom, cuma sepertinya Lian tak mau mengakuinya .Katanya ia masih ingin fokus kuliah " kata Ayse.
" Ok...... alasan yang logis tak masalah apa Ayse punya pacar " tanya bunda.
__ADS_1
" Belum ada yang pas mom, mungkin nanti kalo sudah bekerja " kata Ayse
" Ya mudahan saja kau mendapatkan yang terbaik . " kata bunda Aira.
" Trimakasih mom " kata Ayse tersenyum. Karna bunda Aira sangat baik .Lalu keduanya pun duduk santai di ruang tengah.
Sedangkan Nathan dan Lian saling tatap Lama keduanya saling menatap satu sama lain sampai akhirnya
" Mhem.......
Nathan dan Lian pun menoleh .Kepada Pria tampan yang baru saya masuk.
" Selamat sore kakak ipar " kata Nathan menyapa. Yang membuat Rayyan kaget dan menatap Nathan tajam .
" Kau bilang apa tadi" kata Rayyan.
" Kakak ipar " kata Nathan memperjelas.
" What ....!!.Lian sejak kapan mahluk alien ini Ada disini Dan siapa yang mengizinkan nya kesini " kata Nathan.
" Kak...... itu , Lian ngak tahu dia datang sendiri kok " kata Lian tergagap .
" Bunda yang ngizinin kan nya yan " kata bunda yang muncul .
" Dia hanya mengantarkan mobil Lian " kata Bunda Lagi
Bunda Aira hanya tersenyum mendengar omelan putranya itu. Yang pastinya Rayyan belum siap adiknya itu punya pasangan Dan perhatiannya berpindah pada orang lain
Sedangkan Lian hanya terdiam .Duduk tenang berhadapan dengan Nathan .Yang tak mengerti apa yang dibicara kan Rayyan ketika meninggalkan mereka.
" Mom....maaf kalo saya masih disini " kata Nathan yang masih belum.mau pulang.
" Tapi ini sudah sore nak, pulang lah kau bisa kesini lagi nanti " kata bunda Aira .
" Benarkah....apa saya boleh berkunjung kesini, oh ya saya juga bisa mengantarkan mom untuk jalan jalan dan belanja " kata Nathan sopan Untuk menawarkan diri
"Oh ya .....Wah kebetulan sekali besok mom akan pulang jadi Nathan bisa mengantar mom ke bandara bersama Lian " kata bunda.
" Hah .... lho kok bunda sudah pulang aja. Lian masih kangen bun " kata Lian cemberut . Karna baru sehari bertemu bundanya.
" Hei ..... Lian sudah besar dan sudah mau lulus S2 masa masih mau bobo sama bunda terus Lagi pula Lian sudah punya pacar kan " kata bunda
" Mana ada dia bos Lian bun" kata Lian
" Masa....." kata bunda Sambil memainkan alisnya
Sedangkan Nathan diam mendengarkan obrolan dua wanita beda usia itu dengan seksama sambil menebak apa yang mereka bicara kan Karna ia tak belum mengerti bahasa mereka.
__ADS_1
" Tuh sampai bingung kan, Tapi dia pria yang baik sayang .Tak masalah bila Lian suka "kata bunda
" Ih bunda Lian ngak suka kok" kata Lian cemberut .
" Masa sih " goda bunda yang membuat wajah Lian berubah merona merah jambu
" Nathan apa kau serius dengan putri mom " kata bunda bertanya
"' Iya mom aku serius dan sangat serius " kata Nathan jujur dengan mimik serius Yang membuat Lian salah tingkah.
" Ya sudah .... pulang lah lain kali kau bisa mampir lagi kemari. Karna sepertinya Lian ingin istirahat " kata bunda.
" Oh..... ok mom kalo begitu saya pamit maaf bila kehadiran saya menganggu mom " kata Nathan sopan
" Oh tidak sama sekali , mom senang kok kalo kau sering main kesini " kata bunda
" Bun....apaan sih tuh orang jangan dikasih hati " kata Rayyan yang kembali nongol Yang sudah tampil rapi sehabis mandi dengan baju rumahannya
" Yan.... ngak baik terlalu posesif " kata bunda.
" Ok mom saya pamit dulu , saya pulang kakak ipar senang bertemu anda " kata Nathan sopan . .
" Pulang lah " kata Rayyan
"' Kak apaan sih , dia memang sudah mau pulang " kata Lian yang tak enak hati. Karna Rayyan antipati dengan Nathan.
Namun Nathan hanya tersenyum . Tak ambil hati dengan sikap Rayyan .Karna dia dulu yang memulainya. Hingga Rayyan berbalik membalasnya.
" Baiklah saya pamit mom, besok saya dan Lian akan mengantar mom " kata Nathan yang laku mencium punggung tangan bunda Aira. Yang membuat Rayyan melongo tak percaya dengan calon adik iparnya itu..
" Iya hati hati dijalan " kata bunda
" Sayang aku pulang ya, kakak ipar sampai ketemu lagi " kata Nathan . Yang lalu berjalan melangkah ke pintu mansion karna Gee sudah menunggunya di luar gerbang
"' Bye.... hati hati.... " kata Lian.
" See you tomorrow honey " kata Nathan melambaikan tangannya dan melangkah ke pintu gerbang.
" Bye hati hati .... lebay " cibir Rayyan. meniru gaya bicara Lian
" Kak Ray apaan sih bun " kata Lian cemberut mendengar cibiran sang kakak.
" Hahaha...... kak yan cemburu ya kalo Lian sekarang punya gebetan " kata bunda mengoda
" Tahu ah .... " kata Rayyan yang berlalu begitu saja. Membuat bunda terkekeh dan merangkul putrinya.
Sedangkan Lian hanya tersenyum sambil melangkah masuk keruang tengah bersama bundanya
__ADS_1