Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 218


__ADS_3

Malam setelah puas bermain Nathan dan Rayyan bicara tertutup diruang kerja Sedangkan Lian dan teman teman nya diruang tengah menemani jasmine .


" Apa benar kalian ingin ke Dubai de lusa " tanya jasmine pada Lian


" Iya .kak karna Nathan mengembang kan proyek cabang nya disana Dan itu sedang berjalan Mungkin kita tinggal seminggu disana " kata Lian


"' Wah asyik dong Li sekalian bulan madu disana " kata Grace


" Di sini juga bulan madu , masa kesana juga sama ajakan kan kesana kerja " kata Lian manyun


" Lah manyun kenapa ? kan kerja sama suami Li bisa sambil di genjot ria " kata Grace meledek


"' Heh..... enak dong Li apa lagi di genjot di hotel mewah Burj khalifa sambil lihat pantai " kata Jasmine


" Hahaha...... nyemplung dong kalo di genjot disana " tawa Ayse


" Cih kalian ini ngiri bilang masih jomlo juga kau Ay kepo kau juga Grace jablai lebay " kata Lian cemberut


" Hahaha ...... uluh uluh bisa ngambek juga cerita nya nih Apa belum dikasih jatah . tadi Mantap kan Li terong import " ledek Jasmine tertawa.


"' Tahu ah " kata Lian mencebik kan bibir nya


" Bercanda beb kita kan cuma mengoda lagian big bos mu itu mantap mantap pasti oke masa masih cemberut Apa tadi masih kurang " kata Grace


Plak.....


" Auw....... " jerit Grace kaget


" Hahaha.... wah .. baper dia Grace ...Tapi ngomong ngomong lobak Import nya mantap beb dari pada yang lokal di tambah lagi romantis dan tajir " kata Ayse


" Cih .... kaya kamu ngak Ay, bukan nya kamu tidur nya pelukan sama Jhon ngerasain ngak " balas Lian yang membuat wajah Ayse merona merah mati kutu di skak Lian .


" Hahahaha .......wah serangan jitu tuh Li, langsung merah aja tuh muka kaya kepiting rebus " kata Jasmine


" Hadeh .... menyerah gue Li, ngak ikutan ya takut ..... di skak kaya Ayse " kata Grace yang membuat Jasmine terkekeh .


" Yah begitu lah " kata kalo kalah ngak bisa berkutik " kata Emma yang datang bersama Dion


" Hai..... tumben main sini " kata Jasmine

__ADS_1


"' Assalamualaikum semuanya ." kata Emma dan Dion


" Walaikum salam " kata semua nya kompak


" Wah dalam rangka apa nih kesini Em tuh bawa apa sini buat kita kan ?" kata Lian .


" Makanan buat kalian Tadi memang sengaja beli Karna mau mampir habis periksa kandungan " kata Dion


" Emma kamu hamil Em " kata Lian


" Iya dua bulan beb " kata Emma tersenyum


" Alhamdulilah slamat ya beb " kata Lian Yang langsung Memeluk Emma Begitu juga dengan Ayse dan Grace yang berpelukan berempat layaknya teletubbies


" Slamat ya Em , mudahan sehat " kata Jasmine ikut bergabung


" Trimakasih kak " kata Emma senang


" Kok aku ngak di kasih selamat sih kan aku yang bersusah payah membuatnya . paling tidak kis and hug dong ." kata Dion


" Cih...... apa sih sayang cari kesempatan , Sana cari big bos gih " kata Emma


" Mereka diruang kerja Yon, kesana aja " kata Jasmine . Bersamaan Lisa dan kate yang datang membawa Al dan Callan keruang tengah dari kamar Al


" Ya ... terimakasih " kata Dion langsung menuju ruang kerja Rayyan


Sedangkan Emma langsung menoel noel pipi dua bocah tampan mengemaskan itu yang sudah duduk di karpet busa empuk


" Wah .... kalian dari mana Ya ampun ini cowok cowok kiyut banget sih " kata Emma Yang mencium keduanya


" Wah jangan jangan calon dede bayi nya perempuan Em " kata Jasmine menebak


" Wah ... bisa jadi kak " kata Grace


" Apalagi dia senang nyium nyium " kata Ayse ikut menambahi


"' Ya doakan saja karna kak Dion pengen anak cewek biar kaya Lian katanya " kata Emma


" Heh..... kok kaya aku sih Nanti kalo aku mau punya duplikat sendiri gimana " kata Lian protes

__ADS_1


" Hadeh.... de yang ngak bakal sama juga kan orang pabriknya beda Cuma pengen biar pintar nya kaya kamu de " kata Jasmine terkekeh


" Iya nih Li, kan cuma pengen ngak bakal mirip orang yang bikin Dion kecuali Nathan yang nyetak " kata Grace


" Heh..... ngawur mana bisa " kata Lian melotot


" Hahaha .......kan umpama " kata Ayse tergelak membuat kelimanya heboh di tambah dua bocah Lucu yang mengemas kan yang ikut berceloteh berdua seakan mereka juga senang memeriahkan suasana Sambil mengemil makanan yang dibawa Emma untuk mereka.


Sedang kan Nathan dan Rayyan juga Dion membahas masalah proyek di pesisir pantai .Yang akan berjalan diawasi Chris dan Jhon juga Kenan dan penduduk disana . Yang membuat semua nya berjalan dengan baik . Dan pemerintah setempat juga ikut terlibat mengawasi untuk kemajuan daerah mereka.


"' Kudengar kau akan ke dubai lusa ,Apa lama disana " kata Rayyan menatap Nathan


" Cuma seminggu kak " kata Nathan Yang menghormati Rayyan sebagai kakak ipar nya .


" Jaga Lian dengan baik jangan lengah " kata Nathan


" Ya kak itu pasti " kata Nathan.


" Apa kak Ray akan pindah waktu dekat ini .Emma bilang kak Ray mau pulang ke jakarta " kata Dion


" Ya tapi masih kembali kesini sampai Lian lepas berdiri sendiri Dan kalo sudah mahir Dia sendiri menjalan kan nya karma sebenarnya perusahaan kita disini sebenarnya milik bunda Dan memang diwariskan Ke Lian . Dia pemilik aslinya Slama ini aku hanya meng handel nya saja Sampai Lian bisa menangani nya " kata Rayyan bercerita Yang membuat Dion ternganga tak percaya mendengarnya Karna Lian sudah punya perusahaan sendiri.


" Gila luar biasa kak aku tak percaya kalo Lian punya perusahan besar kak . Lalu kak Ray menangani yang di jakarta " kata Nathan tak percaya.


" Iya karena papah sudah ingin pensiun Lagi pula kalian sudah menikah . Jadi ngak masalah Bila kami pulang agar bunda dan papah bisa tenang . " kata Rayyan


" Wah kami bisa kangen kak kalo ingat latihan tak ada kak Ray " kata Dion


" Masih ada Jhon disini bersama Chris juga Dave Dan lagi masih ada Ayse dan Grace juga .Aku yakin kalian bisa saling menjaga. Dan kalo masih kangen juga main lah ke jakarta " kata Rayyan tersenyum


" Ya kak itu pasti kami akan kesana bila cuti " kata Nathan


" Aku juga ikut ya bos sekalian bulan madu kan sekal skali biar tahu indonesia " kata Dion melirik Nathan


" Ya kita lihat saja nanti " kata Nathan Yang sedang mencari waktu tepat untuk kejakarta karna harus menemui mantan mertua Lian . Karna Lian sempat membahas itu kemaren .Juga ingin bertemu keluargga besar Lian di jakarta . Sebagai rasa hormat nya dan juga lamaran resminya yang tertunda


" Ya sudah kalo begitu ayo kita berkumpul diruang tengah " kata Rayyan


Yang ingin bermain dengan Al karna Rayyan hanya punya waktu malam untuk bermain dengan putra nya karna siang ia bekerja seharian . Dan terpaksa malam ia harus membagi waktunya bersama sang istri. Yang pasti juga lelah mengurus buah cinta mereka .

__ADS_1


__ADS_2