Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 247


__ADS_3

Lian lalu masuk kedalam dan menemui opa yang sedang duduk di kursi tengah


Yang sedang asyik menonton berita pagi


" Hei.....sayang kau sudah sarapan " kata grand pa -


" Sudah opa baru saja Apa opa mau jus Ana mau membuat nya " kata Lian


" Tidak buat Ana saja sayang Makan lah yang banyak " kata grand pa tersenyum


" Baiklah " kata Lian yang lalu menuju dapur . Dan membuat jus untuk dirinya sendiri Lalu membawa nya kekamar dan ketika ingin menaruh gelas jus nya Ponsel Lian bergetar .


Drt.....drt.....drt.....


" Grace ada apa ya ?" kata Lian lalu mengangkatnya .


" Hai.... Grace lagi dimana ?" kata Lian


" Aku di kantor Lukas " kata Grace Yang langsung mengubah mode vc


" Bantu aku Li, kak Rayyan memindah kan ku ke kantor Lukas atas persetujuan suami mu Dan parah nya aku di suruh menjadi Ceo " kata Grace cemberut .


" Hahaha........ malah bagus kan kau bisa memerintah nya .Lagian itu milik Callan " kata Lian tertawa


" Ayo lah Li bantu aku ,aku bingung " kata Grace yang memang pagi ini sudah di kantor Lukas.


" Baiklah tapi aku izin suami dulu ya " kata Lian


" Ok ku tunggu jangan lama " kata Grace bingung . Lalu memutuskan hubungan . Sedangkan Lian langsung menghubungi Nathan


Sedangkan Nathan sedang asyik dimeja kerjanya Ketika ponselnya berdering Dan nama istri nya tertera di layar ponsel


" Halo sayang ada apa " kata Nathan mengangkat nya .


"Apa aku boleh bertemu Grace " kata Lian


" Bukan nya kau ingin istirahat" kata Nathan menatap wajah imut Lian


" Cuma sebentar ya , aku suruh Chris yang jemput nanti aku kekantor mu Aku lagi ngak ngantuk " kata Lian


" Baiklah tapi hati hati ya ingat jangan lengah " kata Nathan yang tidak mau istrinya dalam bahaya apa lagi Lian dalam kondisi hamil muda . Yang membuat Nathan ekstra hati hati mengawasi Lian


" Ya sayang " kata Lian yang tersenyum lalu memutuskan pembicaraan nya .Lalu Lian langsung berganti pakaian .Dan Setelah Chris datang Lian berpamitan dengan grand pa


Tak lama berkendara Lian sudah sampai di perusahaan Lukas Dan Lian disambut seorang sekertaris bernama Gwen Semua mata melihat pada Lian .Karna sebagian orang banyak yang mengenal Lian sebagai sekertaris Nathan .Yang sedang menuju ke ruangan Grace.


Pagi itu ada rapat dewan direksi dikantor Lukas yang membuat Lukas Tegang siapa yang akan memimpin perusahaan nya Karna setahunya Saham Nathan lah yang paling banyak karna ia menaruh modal untuk Lukas. Dan pastinya Nathan akan menaruh orang kepercayaan nya

__ADS_1


Sedangkan di sebuah ruangan Grace gugup karna Nathan dan Rayyan menunjuk nya sebagai Ceo perusahaan .


" Li...... syukurlah kau datang " kata Grace


lega melihat Lian datang .


" Kenapa tegang kan sudah menjadi hak mu Nathan hanya membantumu " kata Lian yang memang membantu perusahaan Lukas agar tak jatuh ke tangan orang Lain


" Kenapa tak kau saja Li , saham nya Nathan lebih besar dan kau pantas mengantikan nya " kata Grace


" Nathan tak mau Lukas hancur Grace Dan ia menyuruh mu untuk membangun perusahaan ini lagi untuk Callan .Itu lah sebabnya Nathan meminjam kan dana nya . Karna ia ingin perusahaan ini tetap milik Lukas Dan Callan lah .Kami menganggap Callan seperti anak kami sendiri Kelak dia akan mewarisinya . Sebab itulah ia menyerahkan nya padamu Karna ingin Lukas bangkit lagi " kata Lian .


" Tapi aku belum bisa Li , kenapa tidak kau saja " kata Grace ragu


" Perusahaan ini milik mu dan Callan Maka buka lah matamu agar brani menatap ke depan. Aku juga akan mengurus perusahaan ku mengantikan Kak Rayyan Dan bukan nya kau sudah tahu itu kan " kata Lian .


Grace terdiam sesaat. Memikir kan apa yang dikatakan Lian . Lian benar ia harus berdiri tegak buat apa mereka sekolah tinggi belajar bisnis kalo akhirnya menjadi bawahan .


" Kau pasti bisa " kata Lian merangkul sahabatnya itu . Untuk memberi support


" Ya tapi temani aku ya untuk dua hari saja..Aku masing cangung " kata Grace .


" Baik ayo kita ke ruang rapat " kata Lian Karna sekertaris nya sudah mengingat kan Grace.


.


Seharusnya ia keluar dari perusahaan Tapi karna Lukas di minta Nathan dan pihak direksi membenahi kesalahan manajemen Jadi Dewan direksi minta Lukas sebagai staf operasional . Karna ia tahu dimana letak kelemahan perusahaan nya


Tok....tok.....tok.....


Ceklek .....


" Oh silakan bu " kata Gwen yang sudah menunggu sekertaris baru Grace Karna yang lama berhenti karna melahirkan


" Pagi semuanya " kata Lian


" Pagi miss " jawab semua orang yang duduk di kursi masing masing


" Apa dia yang mewakili tuan Nathan ." bisik seseorang


" Sepertinya begitu " kata yang lain berbisik Sedangkan Lukas cukup terkejut karna Lian datang bersama Grace .


" Ok semua nya slamat pagi Nama saya Berliana Saya mewakili tuan Nathan yang tak bisa hadir hari ini Dan akan menjelas kan posisi pimpinan di perusahaan ini Karna kursi presdir tetap harus diisi . Dan saya pribadi minta para dewan direksi dan staf untuk bisa bekerja sama bahu membahu Membangun perusahaan ini lagi " kata Lian menjelaskan semua tujuan dan langkah langkah baru yang akan berlaku .


" Dan ini adalah nona Grace Yang akan duduk di kursi kepemimpinan mewakili tuan Nathan " kata Lian . Yang membuat Lukas terkejut . Dan tak percaya dengan apa yang dikata kan Lian


" Mampus kau Lukas " kata Lukas dalam hati karna kini Grace menjadi atasan nya

__ADS_1


Dan ia bingung tidak tahu harus bersikap bagaimana. pada istrinya itu Yang tak diketahui siapa pun


Sedangkan Lian tersenyum karna kini pastinya Lukas tak akan bisa berkutik


********"


Sedangkan Nathan Yang rapat bersama Brian Jeb dan Eduardo hari ini terkesan tak banyak bicara Ketiga nya bergantian menatap Nathan . Dion yang melihat nya


Juga terdiam menatap ketiganya


" Ada apa dengan kalian kenapa menatapku begitu " kata Nathan


" Siapa wanita itu " kata Jeb menatap Nathan


" Hei ..... kita mengurus bisnis kenapa membawa masalah pribadi dalam urusan pekerjaan " kata Nathan cuek


" Kau tak ingin mengenalkan nya pada kami " kata Eduardo penuh selidik


" What for this no your bisnis . Dan lagi kenapa kalian tertarik ingin tahu " kata Nathan .


" Hei.......kita sahabat sejak kapan kau bermain wanita " kata Brian .


Nathan menatap ketiga teman nya itu bergantian Lalu merapikan berkasnya.


" Dengar aku tak pernah mengurusi urusan pribadi kalian . Dan kalo aku mendapat gosip miring kalian lah yang menyebarkan nya ..Aku ini pria normal dan masih ingin merasa kan belaian wanita .Kalian pikir aku gay hah....


Lagian untuk apa kalian bertanya aku tidur dengan siapa ?" Tapi satu hal yang


kalian harus tahu dia adalah istri ku !!" kata Nathan . Melipat tangan nya diatas meja Yang membuat ketiga teman nya saling pandang .


" Kau tak bercanda kan Apa dia istri mu yang kau nikahi diam diam itu ." kata Jeb


" Tapi bukan nya Nathan sudah bercerai


" kata Brian


" Jangan bilang karna kau selingkuh makanya kalian bercerai " kata Eduardo


" Hahaha.......Luar biasa rupanya kalian sangat ingin tahu kehidupan pribadiku


Tapi sayang maaf ......aku tak tertarik


untuk bercerita .


" Cih .....sombong paling juga wanita bayaran " kata Eduardo .


" Hahaha .......terserah apa kalian Tapi ku beritahu kalian Dia adalah seorang presdir perusahaan ternama . Masih single pintar cerdas dan virgin tentu Masalah body oke Dan juga mantap beuh........nikmat nya Sungguh nasibku beruntung sekali mendapatkan nya " kata Nathan Yang membuat ketiga teman nya itu penasaran akut Sehingga ketiga nya melongo Mendengar perkataan Nathan

__ADS_1


__ADS_2