Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 187


__ADS_3

Lian tersenyum pada dua sepupu bosnya itu ketika mengurai pelukannya


" Ya ampun trimakasih kau masih hidup . Kami kira kau sudah tewas. kenapa tak mengabari kami " kata Katrina yang lalu menarik tangan Lian untuk duduk disofa.


" Dia sempat mengalami lumpuh dan amnesia Kat " kata Nathan.


Membuat Katrina dan Alexa saling pandang. Dan lalu merangkul Lian.


" Maaf bila kami tidak tahu itu " kata Katrina. Yang tahu Lian menyelamatkan Nathan saat kecelakaan itu.


" Iya kami juga tak percaya pada Nathan . Dulu kami mengangap nya gila Bila dia mengatakan kau masih hidup " kata Alexa Yang sering melihat Nathan mabok mabokan dan mengatakan Lian masih hidup Lalu berusaha mencarinya.


" Lupakan ... itu sudah lewat aku baik baik saja sekarang " kata Lian .tersenyum Karna tahu katrina dan Alexa sangat menyayangi nya.


" Hei ..... kembali lah bekerja. Lian sedang bekerja Nanti siang kita akan makan bersama Lian Agar kalian puas ngobrol " kata Nathan.


" Ya biar aku yang memesan tempatnya ok bro " kata Katrina


" Ya terserah .kau saja ..." kata Nathan


Katrina pun kembali memeluk Lian juga Alexa. Dion dan Emma yang berdiri di depan pintu pun ikut terharu. Kini Lian mereka sudah kembali. Kembali untuk berkumpul lagi bersama teman dan kekasihnya.


" Hei...... apa kami tak diajak makan siang bersama " kata Dion dari depan pintu


" Astaga yon jelas saja kau akan ikut , kan kau buntut nya Nathan " sindir Alexa.


" Cih ..... apa kau tidak, bahkan kan slalu membuntuti Katrina " balas Dion.


"Hehehe ..... sudah kembali lah bekerja lihat bos nya mematung menatap kalian ." kata Lian tertawa kecil


" Hahaha......... biasa dia pasti merasa terganggu bila kami datang. ok.... sampai ketemu makan siang ya .Kami ingin mendengar kan ceritamu " kata Katrina .


" Ya sampai ketemu nanti " kata Lian


" Sudah sana kalian kerja lagi aku juga mau rapat " usir Nathan


" Ok bos tapi jangan rapat dengan Lian ya bos " sindir Alexa. Yang membuat Nathan melotot .


" Hahaha ..... semuanya tertawa. termasuk Emma dan Dion yang lalu kembali kemeja nya masing masing.

__ADS_1


" Saya kembali kerja ya pa masalahnya saya harus ke bank juga " kata Lian


" Ya " kata Nathan tersenyum.. karna tak mungkin ia menahan Lian berlama lama di ruangannya


Lian pun kembali ke meja. Dan mulai mengecek data yang lama ia tinggalkan . Sedang Nathan membuang nafas kasar nya karna lega kini ia sudah bisa melihat Lian Lagi.


" Em..... nanti kita ke bank dulu ya Em, sebelum makan siang " kata Lian.


" Ok bos " kata Emma


" Hah ..... ngak salah tuh , manggil bos " kata Lian terkekeh.


" Ngak kan kau tetap diatas ku Dan juga calon istri big bos. Cepat lah menikah jangan lama lama memberinya harapan palsu. " bisik Emma.


Lian hanya tersenyum " Tenang saja Em aku tahu kok " kata Lian yang juga tak mungkin lagi menggantung Nathan . Ia hanya menghabiskan masa berkabungnya Dan juga harus minta izin pada sang mertua. Untuk menikah lagi


Siang nya Lian dan Emma pergi ke bank untuk mengecek data keuangan yang masuk Karna Nathan dan Dion sudah pergi untuk meeting . Keduanya naik taxi.


menuju bank


" Apa selama aku tak ada kau tak pernah mengecek jumlah pembelian Atk Em " kata Lian .


" Tidak aku hanya membuat jadwal bos dan membuat laporan . Dan hasil meeting saja. Untuk keuangan dan data perusahaan Dia tak meminta apapun " kata Emma.


" Eh... tunggu.....Elisabet pernah bekerja tiga hari mengantikan mu .Tapi setelah itu dia tak pernah masuk lagi " kata Emma.


" Pantas datanya berubah " kata Lian yang tahu persis Berapa pengeluaran setiap bulan pengeluaran Atk.


" Dia pasti mengambil uang nya " guman Lian mengeleng . Karna biasa nya untuk peralatan kantor tidak mencapai 100 juta perbulan dan ini . Hanya 3 hari saja mencapai 500 juta.. Selama ini Nathan tak perduli berapa keperluan kertas pulpen tinta juga yang lain nya Yang penting ia tanda tangan. Apalagi penghasilan nya cukup besar Namun bagi Lian itu tetap diperhatikan . Karna menurutnya tak jadi masalah bila untuk semua karyawan .Tapi ini kepentingan pribadi . Berarti wanita itu sengaja melakukannya.


" Hah.... maksudmu Elisabet mengambil kesempatan lewat dana Atk " kata Emma.


" Apa kau tak memperhatikannya. " kata Lian.


" Tidak karna bos cuek saja" kata Emma


" Untung ia cuma bekerja 3 hari Kalo sebulan bisa keteter Alexa " kata Lian yang tahu Alexa lah Direktur keuangannya .


" Ya Li, aku juga ngak berani ikut campur Karna dia sedikit arogan gitu orangnya Dan lagi selama 3 hari aku membantu Dion " kata Emma..

__ADS_1


" Pantasan " kata Lian.


Sedang di sisi lain Lukas menyuruh Grace untuk menanda tangani surat kuasa untuk mengambil setengah uangnya yang belum kembali untuk kelancaran usaha nya.


" Cepat tanda tangani " kata Lukas Memaksa Grace


" Maaf Luk, aku sudah berjanji pada papi dan mami tak memberikan uang itu untukmu .Karna mereka bilang itu hak ku dan Callan " kata Grace.


" Kau..... aku butuh uang itu untuk melobi tender lagi. Beri kan tanda tangan mu cepat " kata Lukas yang sengaja membawa Grace ke bank siang ini Dengan alasan mengajaknya makan siang


" No....aku pikir tadi kau mengajak ku makan siang. Kalo begini aku tak percaya lagi pada mu Luk. Bukannya kita sepakat untuk berdamai demi Callan " kata Grace.


" Iya usaha ini juga buat Callan " kata Lukas.


" Kau bohong Luk, kau bilang untuk usaha mu Tapi buktinya perusahaan mu tak mengalami kemajuan sama sekali. Apa uang buat nya buat bermain wanita Kau diam diam masih melakukannya kan diluar sana " kata Grace curiga


" Kau ....itu tidak benar , untuk apa aku bermain wanita hanya membuang buang uang dan waktu " sangkal Lukas.


" Lalu untuk apa kau mengambil uang hak Callan . Aku pikir kau benar benar berubah Luk Tapi kini aku perlu membuat keputusan ulang " kata Grace


" Kau.... kenapa keras kepala hah..... aku suami mu dan aku sudah bertangung jawab dan menikahi mu Apa itu masih kurang." kata Lukas kesal


" Maaf Luk , aku tidak memaksa pun untuk menikahi ku...Aku menerima pernikahan itu untuk menghormati orang tuamu Dan juga Callan tapi aku sadar . Kau hanya menipu ku untuk mengambil cek itu kembali kan ." kata Grace menatap Lukas tajam


" Kau ..." kata Lukas yang ingin mencekik Grace Tapi sebuah tangan menghempas tangan nya Yang membuat Grace dan Lukas menoleh


" Lian ...." kata keduanya kaget . Melihat Lian yang memasukan dua tangannya di saku celananya..


" Lian kau disini "kata Grace senang Karna Lian datang tepat waktu .


" Hai.... tuan Lukas lama tak bertemu terakhir bertemu kau mengandeng seorang gadis. Tapi rupanya kau tak berubah " kata Lian menyindir.


" Iya Grace kau benar , aku melihatnya semalam dihotel " kata Emma .Yang berdiri disamping Lian


" Kalian ada urusan apa kesini" kata Lukas kaget melihat Lian di hadapan nya. Karna tempa hari dia sempat menantang Nathan kalo Lian akan bangkit dari kematiannya .


" Kenapa ..... hahaha kau sepertinya sangat kaget tuan Lukas " kata Lian tersenyum.


" Ayo Grace kita duduk disana " kata Lian Menarik tangan Grace menjauh dari kursi tunggu. Menuju ruangan lain . Yang diikuti Emma dari belakang

__ADS_1


" Astaga ...... apa dia benar benar....masih hidup " kata Lukas bergidik ngeri Lalu bergegas pergi dari tempat itu.


" Bagaimana dia bisa selamat ?" guman Lukas yang merasakan bulu kuduknya berdiri.


__ADS_2