Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 189


__ADS_3

Rayyan pun menyuruh Jhon untuk mengantar Kenan . Dan tak lupa ia memberikan uang. Karna tak tega dengan pemuda itu. Yang membuat Kenan senang .Apalagi Rayyan sudah membelikan nya sebuah motor untuk transportasinya .


********


Malamnya Rayyan menyuruh Lian keruang kerjanya untuk bicara.


Ceklek.


" Kak yan nyari Lian " kata Lian lalu menarik kursi dan duduk dihadapan sang kakak.


" Ya kakak mau minta tolong padamu " kata Rayyan


" Hah ..... masalah apa " kata Lian bingung


"' Berapa lama kau kerja di kantor Nathan ?" kata Rayyan


" Satu bulan " jawab Lian bingung.


" Bagus lah , Apa bisa bantu kakak untuk melobi Nathan." kata Rayyan


" Untuk ?" kata Lian


" Pesisir pantai tempat kau ditemukan dulu sedang dalam masalah .Lahan itu akan dilelang tiga hari lagi. Tadi Kenan datang meminta Kak untuk menolong mereka.


Tapi kak yan tak bisa bekerja sendiri karna kakak bukan asli negara ini. Dan Lahan itu akan dibangun Resort oleh pemerintah setempat yang bekerja sama dengan pebisnis Dan kak Yan ingin kau membantu mereka karna mereka akan diusir dari tempat itu. Dan akan ada pembebasan lahan Dari pihak pemerintah Untuk para pengusaha yang berminat. Karna itu lah kak Yan meminta mu untuk membantu Kenan dan kakek nya .


" Astaga kasihan sekali kenapa mereka tega Apa kak Yan tak bisa membantu mereka ?" Kata Lian


" Itu lah sebabnya kakak meminta mu melobi Nathan Kak yan akan bekerja sama dengan nya dari belakang. Karna dia pengusaha yang bergerak di bidang itu Makanya kak Yan ingin kau terlibat untuk mengurusnya. Menangkan tender lelang itu .Kau bisa meminta Nathan melakukan nya. Kasihan Kenan dan kakeknya . Juga warga di sekitar nya .Mereka bisa ikut membantu perkembangan resort itu Dan bila berhasil bekerja sama Sama hal nya kau membantu mereka untuk mendapat kan penghasilan. Warga disekitar sana bisa hidup lebih baik dengan pekerjaan tambahan bukan begitu Li" kata Rayyan


" Ya kak yan benar Lian akan coba bicara pada Nathan besok " kata


" Kapan acara lelangnya ?" kata Lian


" Tiga hari lagi kurasa Dion tahu itu " kata Rayyan.


" Baik kak " kata Lian yang tak mungkin diam saja melihat orang yang menolongnya tertindas


" Apa Kenan kesini tadi . " kata Lian .


" Aku menyuruh nya kesini tadi Tapi ia repot jadi langsung pulang Mungkin besok ia akan menemui mu " kata Rayyan . Yang ingin kenan sendiri bicara pada Lian.


" Ya baiklah apa tak ada yang lain lagi kak" kata Lian


" Belajar lah berbisnis Li, kak yan tak selamanya bisa mengawasi mu Bila kau ingin bersama Nathan Kak yan akan kembali ke jakarta Mengurus perusahaan papah. Dan kau yang memegang kendali disini ..Kau tak bisa menjadi sekertaris selamanya kan " kata Rayyan.


" Tapi kak ......." kata Lian menatap Rayyan


" Kenapa kau tak perlu takut, kak Rayyan percaya kau bisa de Dan kak Jasmine juga tak akan duduk santai . Karna ada restoran mamah Lina dan butik bunda yang harus ia pengang. Dan tak lama lagi pasti kak Jasmine mu akan sibuk " kata Rayyan.

__ADS_1


Lian pun terdiam. Karna memang tak orang lain lagi Yang bisa mengurus perusahaan selain dirinya dan sang kakak Yang memang ahli waris orang tuanya.


**********


Pagi ini Lian sudah berangkat kerja Dengan membawa mobilnya Ada sedikit beban dihatinya. Ketika masalah rumit berkecamuk dalam hatinya Mengingat apa yang dikatakan kak Ray nya tadi malam.


Yang membuat Lian harus menunjuk kan


Ilmu nya untuk terjun langsung ke dunia bisnis .


" Woi..... tumben pagi banget " kata Emma yang datang dengan Dion.


" Ya harus Em , Pagi kak " kata Lian menyapa Dion


" Pagi juga Li, slamat bekerja " kata Dion melambaikan tangannya.


" Tumben duluan" kata Emma yang lalu duduk disebelah Lian .


" Iya Em, karna banyak kerjaan yang menumpuk " kata Lian tersenyum.


" Ish..... ish ... rajin banget . Tapi ngak pagi juga Li, sudah sarapan belum tadi." kata Emma.


" Itu jelas dong " kata Lian tersenyum.


" Pagi pa " kata Lian ketika melihat Nathan .


" Pagi juga buat kalian slamat bekerja " kata Nathan melangkah keruangannya.


" Aku print laporan dulu ya " kata Lian Yang lalu fokus pada komputernya.


" Serius amat , ngak kaya biasanya " bisik Emma. Yang heran dengan Lian yang bisa nya terlihat santai.


" Ada proyek planning darurat " kata Lian pelan .


" Hah...... serius " kata Emma kaget.


" Ya dah..... ya aku antar laporan dulu " kata Lian yang sudah me print laporan nya dan jadwal kerja sang bos .


"Ok .... " kata Emma bingung . Karna setahunya tak ada proyek baru yang dibahas Karna sudah menginjak akhir tahun


Tok.....tok...tok....


" Masuk .... " kata Nathan


" Ya pa " kata Lian yang lalu menaruh berkas laporan dan jadwal bosnya lalu duduk dihadapan Nathan .


" Pa boleh bicara sebentar " kata Lian terlihat serius.


" Bicara lah apa ada yang penting ?" tanya Nathan.

__ADS_1


" Ya pa penting ini masalah tender proyek pesisir pantai daerah utara. Apa bapa mengikuti proyek itu " kata Lian .


" Tidak kenapa " kata Nathan menatap Lian .yang kemaren sempat membahas itu .


" Bantu saya pa " kata Lian


" Hah untuk apa ?" kata Nathan..


" Bapa bisa kan memenangkan tender itu . Karna perusahaan ini cukup bonafit dan profesional. " kata Lian.


" Langsung ke intinya saja " kata Nathan yang tak ingin berbelit belit.


" Begini pa . Pesisir pantai itu akan dilelang tiga hari lagi Perusahaan kita bisa ikut untuk ambil bagian pembangunan resort disana .Tempat itu adalah dimana saya terdampar Dan penduduk disana lah


yang menolong saya Mereka akan digusur pa Padahal mereka sudah menetap lama .


Saya ingin membantu mereka pa. .Dengan memenangkan tender kita bisa membangun resort dan bekerja sama dengan mereka. Agar bisa memberi pekerjaan tetap dan penghasilan tambahan bagi penduduk setempat Tampa mengusir mereka. Saling bahu membahu membantu pemerintah Dan warga setempat Dan juga membuat kesejahteraan kelangsungan perusahaan tampa merugikan siapa pun dan pihak mana pun " kata Lian


" Good ide... aku akan membantu mu tapi kau sendiri yang mengurus proyeknya bagaimana " kata Nathan yang tertarik dengan alasan Lian .


" Baik pa trimakasih " kata Lian senang.


" Sama sama . Kau bisa menanyakan pada Dion. Agar kita bisa mendaftar ikut lelang " kata Nathan .


" Ya pa banyak terimakasih " kata Lian


" Hanya itu trimakasih nya " kata Nathan menatap Lian. Lalu menujuk pipinya.


" What....... " kata Lian Kaget.


" Aku sudah membantu mu pasti ada hadiahnya kan " kata Nathan mengedipkan matanya.


Yang membuat Lian tersipu malu. Lalu memalingkan wajahnya karna menahan tawa. Melihat Nathan mengoda nya .


" Apa bapa minta imbalan , Dan sejak kapan bapa jadi genit begitu " kata Lian .


" Hahaha ..... kenapa apa ngak boleh , apa kita perlu bikin perjanjian 10 trilyun lagi untuk nego " kata Nathan yang menarik tangan Lian yang berdiri ke pangkuannya.


" Pa..... nanti ada yang lihat " kata Lian Kaget .


" Tak masalah kalo pun keciduk satpam kita bisa cepat menikah kan " kata Nathan terkekeh.


" Ya ngak........mpt .... mpt .....


Nathan mengecup bibir Lian. Baginya Lian sangat mengemaskan bila sedang mengomel Dan ******* nya pelan. Yang membuat Lian gelagapan dengan serangan mendadak. Dan ketika bibir keduanya saling ***** .


Mhem......mhem.......dehem Dion yang memegang gagang pintu Yamg kaget melihat adegan live


" Kak Dion ....." kata Lian langsung mendorong tubuh Nathan .

__ADS_1


__ADS_2