
Acara berjalan cukup lancar karna semua nya terlihat tenang Dan begitu juga Lian dan Emma yang menyimak dan mendengar kan setiap penjelasan para senior mereka Yang memberikan tips tips untuk betah bekerja di perusahaan Dan juga cara bersosialisasi dengan para karyawan
Hingga tak terasa waktu terus berjalan sampai selesai Dan Lian bersama Emma pun bersiap siap untuk pulang.
Jenny yang melihat keduanya pun mencibir
" Cih ...... rupanya kalian ini hanya mencari waktu luang untuk menghindari pekerjaan kan " kata Jenny melengos karna Lian dan Emma tak banyak bicara
" Ya ampun kau iri dengan kami " kata Emma
" Cih.... buat apa iri ,kalian masih anak baru kemaren sore " kata Jenny
" Hahaha..... Kau benar kami anak kemaren sore Tapi pendapatan kami lebih besar nona Jenny Biar pun kami anak baru bos Nathan mempercayakan kami Dan lagi gaji kami lumayan .Bisa buat bersenang senang benar ngak Em " kata Lian memanasi Jenny
" Alah ...pamer " kata Jenny kesal
" Hahaha...... bukan nya kau yang mulai duluan nona Jenny. Salam ya buat bos mu pasti ia suka pada daun muda seperti kami ini ketimbang wanita tua" kata Lian sengaja
" Kau ....... " kata Jenny naik pitam
" Hahaha emosi di Li, ayo pulang biar kan dia marah sendiri .Biasa temannya ngak ada Dan lagi kita bukan lawan nya " kata Emma santai .
" Sombong dasar murahan " kata Jenny kesal.
" Hei.... kau lah yang murahan kita punya suami dan kau jomlo kasihan deh lho ...
Hanya bisa merayu suami orang " kata
Emma membalas perkataan Jenny
Yang membuat wajah Jenny merah karna marah .Ingin sekali ia mencekik dua gadis yang berani melawannya itu . Namun tak mungkin ia lakukan Karna di tengah orang banyak .
" Awas kalian nanti " kata Jenny
" Awas ..... siapa takut ...Ayo Li pulang dari pada stres melawan orang sinting yang teman nya pada gila dan dia ikut gila " kata Emma.
" Ayo " kata Lian Yang pergi begitu saja Malas ber basa basi pada wanita rese
Lalu keduanya pun keluar dari ruangan itu..Karna sudah sore dan mereka harus kembali kekantor Namun ketika ingin masuk mobil. dua orang pria tak dikenal menghalangi mereka . Membuat Lian menyuruh Emma mundur dan cepat masuk mobil . Emma pun bergegas membawa barang dan berkas mereka masuk dan Lian melawan dua penjahat itu .Yang menyerang Lian dengan pisau Dan Lian menghindar dengan hati hati
__ADS_1
" Woi .... siapa kalian " teriak satpam kantor itu Mengacungkan senjata . Yang membuat kedua nya lari terbirit birit
Dan Lian tersenyum karna mereka takut padahal satpam itu hanya memakai pistol palsu .
" Trimakasih pa " kata Lian tersenyum
" Sama sama nona mereka pasti preman Yang ingin minta uang " kata satpam itu
" Apa itu sudah biasa pa " tanya Lian .
" Kadang kadang nona mereka masuk diam diam ...karna mereka tahu tempat ini sering banyak tamu berdompet tebal " kata satpam itu . Karna tempat itu sering kali jadi tempat pertemuan para tamu penting .Tapi minim keamanan .
" Ya sudah pa skali lagi trimakasih " kata Lian tersenyum
" Sama sama nona " kata satpam itu
Lian pun lalu masuk kedalam mobil Dan mereka pun pulang kekantor .Namun di kantor Clara sedang mengamuk ingin bertemu Nathan .karna tak .mau pulang karna ia tak mau dipenjara .
" Minggir aku mau bertemu bos kalian ." kata Clara
" Maaf nona bos Nathan belum kembali Beliau sedang rapat dengan asistennya . Begitu juga dengan sekertarisnya" kata keamanan yang berjaga menghalangi Clara masuk ruangan Nathan
" Aku akan menunggu disini " kata Clara Yang minta penangguhan penahanan dengan membayar denda di kantor polisi Sampai menguras habis tabungan nya . Karna ia dan Rose dicegat dibandara Las Vegas. Dan Rose akhirnya kembali meringkuk disel Karna laporan .Dion
" Ya ampun Li, ular betina lagi Suka banget ya mereka merecoki kita " kata Emma ketika melihat Clara
" Astagfirullah kok disini kan aku ngak mengudang Em " kata Lian
" Ana...... aku mau bicara dengan mu Tolong aku Aku ingin minta bantuan Nathan " kata Clara Yang melihat Lian datang Lalu menghampirinya karna ia butuh uang dan Brian tak mau menerimanya lagi jadi sekertaris nya.
" Aku......." . tunjuk Lian pada dirinya sendiri
" Iya kau aku bisa membantu mu jadi asisten sekertaris " kata Clara
" Enak saja kau pikir bisa seenak nya jadi asisten nya Ana aku asistennya " kata Emma sewot .
" Kau kan bisa jadi asisten suamimu Dion " Kata Clara .
" No.... emang kau siapa mengatur kita Kau bukan siapa siapa Apa perduli ku kau pengangguran .Toh lebih bagus dari pada kalian mengoda suami orang . Dan aku curiga kau juga ingin mengoda Nathan kan Mau bekerja disini " kata Emma.
__ADS_1
" What jaga mulut mu aku hanya butuh pekerjaan " kata Clara.
" No ...... tak ada lowongan disini maaf pergilah " kata Nathan yang datang bersama Dion . Karna Dion sudah menceritakan semuanya .
" Nat tolong aku , apa kau lupa kita teman " kata Clara.
" Aku bisa memperkerjakan mu Tapi dikantor cabang bukan disini " kata Nathan .
" Tapi Nat, aku belum terbiasa ditempat lain " kata Clara memberi alasan
" Aku tak perduli , pergilah kami sudah mau pulang dan kantor akan tutup ." kata Nathan melewati Clara begitu saja .
Yang membuat Emma Lian dan Dion saling tatap . Dan ketika hendak masuk ruangan Nathan berhenti .
" Sayang bersiaplah kita pulang setelah ini " kata Nathan .menatap Lian.
" Ya pa " kata Lian
Yang membuat wajah Clara merah menahan amarah Karna sikap Nathan yang tak pernah baik pada nya Tapi bersikap manis pada Ana ..Dan itu membuat Clara
sakit hati
Tak lama Nathan pun kembali keluar membawa tas nya sedangkan Clara masih mematung duduk di sofa .
" Pulang lah Cla kami sudah mau tutup " kata Dion menegur Clara .
" Nat bantulah aku please " kata Clara memelas
" Maaf Cla , kemaren Rose pun seperti mu .Tapi kini aku sadar Kalian hanya memanfaatkan ku kenapa kau tidak datang pada Brian Jenny dan Jeb saja " kata Nathan yang tak mau dibodohi lagi
" Mereka tak punya uang " kata Clara
" Maaf cari lah di tempat lain Aku muak membahas uang pada kalian . Pergilah .dari sini atau aku akan memanggil polisi " kata Nathan kesal
" Nat apa kau tidak kasihan padaku " kata Clara.
" Tidak jadi pergi lah ." kata Nathan yang tak ingin memberi hati pada orang yang berhati jahat . Karna ia ingin mereka sadar Uang bukan lah segalanya
" Kau tega Nat " kata Clara Lirih
__ADS_1
" Sorry I don't care " kata Nathan Yang tak mau berurusan dengan para ular berbisa . Karna menurut Nathan mereka tak akan mau berubah bila ia berbaik hati
Clara pun lalu beranjak pergi sambil menangis sedang kan Nathan dan Lian juga Dion dan .Emma hanya bisa mengelengkan kepala. Karna melihat pemandangan miris itu.