
Chris dan Jhon berlari menghampiri Nathan .Karna pastinya Nathan sangat shock melihat Lian yang terkulai lemas.
" Ayo kita bawa kekamar " kata Jhon
mengangkat tubuh Nathan bersama Swan dan Chris
" Ya ampun pasti tuan shock banget bagaimana nona Lian " kata Chris .
" Apa sudah ditangani dokter " kata Jhon
" Astaga kak, mana kita tahu nona Lian langsung di bawa tuan Rayyan ke ruang dokter " kata Chris khawatir .
" Huh.........aku takut melihat nya bang Pasti tuan Rayyan juga shock " kata Swan
Karena mereka tahu Rayyan sangat sayang pada adiknya itu..
Sedangkan di dalam ruang rawat Lian tersenyum menatap kakak nya itu ketika tadi hampir di suntik
" Dasar adik durhaka . Kau tahu suami mu itu histeris di luar sana " kata Rayyan kesal Karna adiknya itu membuatnya kaget setengah mati dengan gaya heroik nya
" Akh kakak kan aku juga ngak tahu kalo aku ditembaki Rasa ngeri ngeri gitu di berondong senjata ,apa Emma baik baik saja " kata Lian .
" Dia baik baik saja di ruangan sebelah" kata Rayyan .
" Bagaimana bisa kau tahu mereka akan lepas dari penjara " kata Rayyan
" Firasat ku saja kak, makanya Lian pake baju pengaman . Oh ya bajunya ganti yang baru ya kak Pasti tuh pada bolong bolong semua hampir ada 12 tembakan " kata Lian menghitung peluru yang menebus baju pemberian kakaknya itu Dan mata Rayyan Melotot menatap baju itu .Karna kini sudah rusak .
" Besok kakak pesan kan yang baru " kata Rayyan mengusap rambut adik kesayangan nya itu .Karna tadi sempat membuat nya sport jantung Kalo saja Lian tak memakai pengaman jelas adiknya itu tak akan selamat.
" Aku akan menyuruh Swan atau Fin untuk membawa nya kekantor polisi " kata Rayyan Mengumpulkan peluru tembak yang menempel di baju rompi anti peluru Lian
" Tok.....tok..... tok...
" Kak Ray ....." teriak Jasmine
" Kak Jasmine kak, aku pura pura tidur ya kak " kata Lian
" Aish kau ini senang banget bikin orang panik " kata Rayyan membuka pintu.
" Kak ......de Lian gimana ? kak " kata Jasmine Yang langsung masuk dan menghampiri Lian yang terpejam di atas ranjang .
" Kak .....Lian gimana ini " kata Jasmine terisak.
__ADS_1
" Hei ... ngak usah ditangisi biarin aja dia begitu ayo istirahat Al mana ?" kata Rayyan.
" Al sama Callan lagi sama Grace. Sedang
Ayse menemani Emma." kata Jasmine
" Ayo kita kekamar Aku lelah "kata Rayyan menarik tangan Jasmine keluar dari kamar
rawat Lian .
" Tapi Lian kak " kata Jasmine bingung
" Biarin aja , dia bikin orang spot jantung saja .Kemana mereka membawa Nathan " kata Rayyan .
" Di kamar itu kak " tunjuk Jasmine .
Rayyan pun lalu menuju kamar yang di tunjuk Jasmine dan membuka pintu
Ceklek......
" Tuan Rayyan bagaimana nona Lian kata Chris yang duduk dekat Nathan..
Sedang kan Nathan terlihat lemas tak bertenaga Ketika Rayyan merogoh saku nya memberikan peluru kepada Swan
" Kak.. Ray ." kata Nathan makin lemas mendengar 12 peluru
" Astaga bro kok lemas gitu . Sana istrimu dijaga lagi koma belum .mati !! jaga dia jangan mewek saja " kata Rayyan
" Hah ..... " kata Nathan langsung bangkit . Dan langsung bergegas menuju kamar rawat Lian Dan langsung masuk lalu memeluk Lian
" Sayang ." kata Nathan yang langsung memeluk .Lian yang sedang berbaring
" Sayang berat " kata Lian memeluk Nathan
" Biar begini , aku tak mau kehilangan mu kenapa kau tak bilang kau memakai rompi hah aku...... " kata Nathan
" Shut ...sudah . Aku cuma jaga jaga saja Tapi sekarang rompi nya rusak. Tadi kak Rayyan juga panik " kata Lian yang menangkup wajah Nathan yang pastinya suaminya juga panik.
Nathan pun memiringkan badan nya dan memeluk Lain erat dan menciumi wajah istrinya itu. Jelas saja kakak iparnya itu panik. Dirinya saja shock tahu istrinya itu
tertembak dan itu membuatnya pingsan.
" Aku sangat mencintaimu begitu juga kak Ray .Aku yakin dia sangat sempat shock " Kata Nathan .Karna tadi Rayyan langsung berlari menggendong tubuh Lian ke kamar rawat Karna di resort mereka juga sudah menyediakan dokter Yang. bekerja sama dengan wilayah setempat Dan Rayyan lah yang menyediakan tempat dan peralatan medis nya Karna Rayyan ingin penduduk setempat tak perlu keluar kota Bila sedang . membutuhkan dokter .
__ADS_1
Keduanya pun saling berpelukan erat satu sama lain. Sampai kedua tertidur Sedang Emma bersama Dion di kamar sebelah Lian
" Kandungannya tak apa apa tuan cukup aman, itu hanya benturan saja. Untung keduanya selamat " kata dokter.
" Bagaimana nona Ana dok, di selamat kan dok " kata Emma lirih. Mengingat Lian melindungi nya dari tembakan beruntun itu
"'Ya dia selamat .Dia baik baik saja dia sedang beristirahat dengan tuan Rayyan sekarang " kata dokter.
" Dia benar selamat kan dok ?" kata Dion Yang juga sempat kaget dan shock Karna Lian ditembaki saat melindungi Emma.
" Ya nona Lian baik baik saja " kata dokter
" Alhamdulilah " kata Dion dan Emma Yang tadinya mengira Lian pasti mati .Tapi kali ini Lian benar benar hebat . walau di berondong banyak tembakan yang sempat membuat Nathan pingsan. Dan itu sempat membuat Dion merasa bersalah .Karna Lian juga menyelamatkan dan melindungi Emma yang sedang hamil tua
" Ya Allah terimakasih " kata Emma menangis ketika tahu Lian baik baik saja .
" Hei .... jangan menangis nanti kita akan menengok nya setelah kau tenang ya" kata Dion mengusap air mata Emma yang menetes Bagaimana tidak semua orang yang melihatnya pasti ngeri. Apalagi Emma yang merasakan peluru yang menebus bahu Lian berkali kali..
" Aku ingin melihatnya sekarang kak " kata Emma .
" Nanti ya sabar , pasti nona Ana juga butuh ruang untuk istirahat Karna bos Juga sempat pingsan " kata Dion
Sedangkan di resort para tamu semua tegang . Dan Jhon menenangkan semua tamu untuk kembali tenang membuat Kenan dan Jack merasa bersalah. Ketika tadi sempat ikut berlari menghampiri Lian Namun Rayyan sudah mengunci kamar rawat Lian .
" Tuan bagaimana nona Lian Apa dia selamat ." kata Jack
" Ya perketat penjagaan , ini pelajaran bagi kita .Lengah sedikit saja bisa menghilang kan nyawa orang " kata Jhon. Yang tahu Nona muda itu selamat walau di tembaki 12 peluru Dan Swan bersama Fin sedang dalam perjalanan kekantor polisi . Tapi Kurt dan Giana pasti tak kan selamat Karna Jhon dan Chris Juga menembaki mereka. Yang sempat roboh didepan orang banyak
Grace dan Ayse duduk tenang di kamar menemani Al dan Callan Yang sedang asyik bermain.Tampa tahu apa yang terjadi .Ayse dan Grace masih tegang menunggu kabar dari suami mereka. Karna mereka berdua tak berani beranjak keluar kamar Setelah tadi Lukas menyuruh Grace masuk kamar..
" Ya Tuhan bagaimana Lian " kata Grace Yang masih penasaran .
" Ya aku juga kaget , mudahan dia selamat dan baik baik saja " kata Ayse khawatir . Dan tiba tiba pintu kamar pun terbuka ....
Ceklek .......
" Kak bagaimana Lian ?" kata Ayse ketika Jasmine muncul
" Dia baik baik saja Dia sedang bersama Nathan sekarang . Tenang lah semua nya terkendali " kata Jasmine yang membuat Ayse dan Grace lega .
" Alhamdulilah " kata Ayse langsung memeluk Grace
.
__ADS_1