
Sedangkan Lian dan teman teman nya bersiap siap untuk pulang . Ada beberapa panitia dan pengurus masih tersisa Yang sedang sibuk merapikan kursi dan makanan yang tersisa.
" Kita pulang sayang " kata Nathan menghampiri Lian yang bersama teman teman nya
" Ya sayang ayo , Em Ay Grace Aku duluan ya " kata Lian
" Ya Li hati hati " kata Grace yang dihampiri Lukas Yang sedang mengedong Callan terlelap di bahunya ..
" Apa dia tidur " kata Grace
" Ya ayo kita pulang kasihan Callan " kata Lukas merangkul bahu Grace
" Maaf kami duluan ya " kata Lukas pada Emma dan Ayse
" Ya hati hati " kata Emma sedang kan Ayse hanya diam . Ayse hanya menatap kedua nya pergi sampai menghilang
" Kenapa Ay " kata Emma melirik Ayse
" Bukan apa apa ku harap ia benar benar berubah kalo tidak Aku bisa mencekik lehernya sampai mati kalo dia macam macam pada Grace dan Callan " kata Ayse
" Hahahaha sudah ayo kita kesana. Ya mudahan aja penyakit gilanya hilang .kita doa kan saja Agar dia benar benar berubah supaya Grace dan Callan aman " kata Emma. Yang juga masih belum percaya pada Lukas setelah Grace banyak mengalami penderitaan .
Lalu kedua nya pun menghampiri Dion dan Jhon yang masih ngobrol pada pengurus hotel Setelah menunggu beberapa saat pun Mereka pun pulang bersama
********
Paginya Nathan berangkat seperti biasa. Dan Dion hari ini mengurus cabang bersama Emma ..Margaret hanya sendiri di meja kerjanya Ketika seorang wanita datang ingin bertemu Nathan
" Maaf nona sekertaris Apa tuan Nathan nya ada " kata wanita itu
" Oh sebentar silahkan duduk " kata Margaret Yang beranjak menuju ruangan Nathan
Tok....tok..... tok .....
" Masuk " kata Nathan
" Pa ada yang mau bertemu Katanya dari perusahaan TB " kata Margaret
" Ya suruh dia masuk " kata Nathan
Sedangkan di luar wanita itu tersenyum ketika melihat Margaret kembali Sambil tangan nya membuka kancing kemeja nya sampai belahan dada. Lalu beranjak dari duduknya setelah Margaret mengantar nya ke ruangan Nathan
" Pagi tuan Nathan saya Laura saya mewakili tuan Lao kesini untuk bertemu tuan mengantar berkas ini " kata Laura tersenyum semanis mungkin Pada pria dihadapan ya itu Sambil menunjukan belahan dada nya.
" Oh ya silahkan duduk letakan saja Apa ada berkas yang harus saya tanda tangani " kata Nathan cuek
" Oh ya yang ini tuan " kata Laura yang mencoba menarik perhatian Nathan Namun Nathan hanya fokus pada berkas nya . Yang membuat Laura sedikit kesal
" Apa tuan sendiri di ruangan ini " tanya Laura basa basi bertanya
" Ya kenapa apa ada yang aneh " kata Nathan
__ADS_1
" Ah tidak tuan ruangan nya sangat rapi " kata Laura memuji sambil mencuri curi pandang pada Nathan .Namun Nathan hanya sibuk memeriksa dan melihat bekasnya .
" Tuan apa tuan haus " kata Laura
" Oh maaf nona Laura saya akan menyuruh office girl untuk membuat kopi atau teh " kata Nathan yang tahu di sindir .Lalu memanggil Margaret .
" Ya pa apa yang bisa saya kerjakan " kata Margaret muncul
" Nona Margaret haus tanyakan saja pada nya dia ingin apa " kata Nathan
" Trimakasih pa anda baik sekali " kata Laura pada Nathan tersenyum genit.
" Ih.... wanita genit " kata Margaret dalam hati . Karna melihat gaya Laura.
" Jadi nona mau minum apa ?" kata Margaret pada Laura
" Apa bisa buatkan kopi susu " kata Laura
" Ya akan saya suruh office girl kami mengantar nya " kata Margaret dengan wajah masam Menatap Laura karna melihat baju kemeja Laura terbuka .
Sedang Nathan hanya duduk tenang membaca setiap berkas. Sedang kan Laura mencoba menarik perhatian Nathan Dengan mengajak nya ngobrol .
Nathan yang melirik sekilas Laura hanya menarik Nafas dalam . Tak lama seorang office girl datang membawakan kopi susu dua cangkir
" Ini minum nya tuan nona " kata office girl itu membawa nampan
" Oh ya letakan saja dimeja dan tolong panggil kan Margaret kesini re " kata Nathan .
" Tuan apa tuan memanggil saya " kata Margaret bingung .
" Ya temani nona Laura minum ." kata Nathan .
" Hah...... tak perlu tuan bukan nya nona Margaret sibuk " kata Laura
" Oh tidak nona Laura saya tinggal. mengecek laporan " kata Margaret yang lalu duduk disofa Mau tak mau Laura pun beranjak dari depan meja Nathan .
" Nona Laura maaf kancing kemeja anda terbuka sampai bra nya terlihat " tegur Margaret Yang membuat Laura malu
Sedangkan Nathan hanya diam sambil membuang nafas kasarnya .Sedang kan Margaret tersenyum tipis
" Astaga pantas saja tuan Nathan menyuruhku menemaninya .Rupanya dia ingin mengoda big bos " kata Margaret dalam hati tersenyum masam .
Sedangkan Lian hari ini sedang sibuk ber spa ria bersama mertuanya dan bunda nya Jasmine juga ikut bersama Al
" Al di spa juga ya biar pijat pijat " kata Lisa yang menemani mereka
" Iya Lis sana gantian biar aku temani Al dulu " kata Jasmine Yang duduk santai menemani putra nya itu di relaksasi .
" Ya nyonya " kata Lisa yang lalu duduk untuk creambath
" Al pijat juga ya " kata Lian yang mengoda keponakan nya itu
__ADS_1
" Aau ah...." kata Al mengerak kan tangan nya
" Maksudnya apa tuh " kata Lian
" Maksud nya dia lagi di pijat aunty jauh sana biar dia di relaksasi dulu " jelas Jasmine .
" Cih ..... gaya mu Al " cibir Lian gemas Karna keponakan itu tersenyum Setelah mamah nya menjelaskan pada aunty nya
" Hahaha .... memang kamu belum selesai kata " tanya Jasmine .
" Sudah nih tinggal keramas sana kak gantian Lian nunggu bunda dulu sama ibu " kata Lian Karna Lian lebih dulu masuk untuk pelayanan pertama jadi ia lebih dulu selesai
" Ya sudah kakak masuk dulu ya ,tunggu in Al ya de " kata Jasmine .
" Iya kak " kata Lian Sambil duduk Melihat majalah Fashion .
Tak lama ada seorang wanita dengan penampilan seksi datang masuk meminta pelayanan .Di susul seorang sekertaris dari sebuah perusahaan yang ingin tampil maksimal karna sudah janjian untuk pertemuan malam Yang kaget ketika melihat Lian lagi duduk santai
" Nona Ana kau baik baik saja kan saya Stefani dari PT white " kata wanita itu tersenyum .
" Oh ya nona Stefani sedang bertemu anda " kata Lian yang tak mungkin menghindar karna Lian juga mengenal Stefani
Syukur lah anda baik baik saja saya pikir anda koma " kata Stefani .
" Tidak saya baik baik saja " kata Lian .
Dan tak lama wanita seksi datang menghampiri Stefani .
" Heh ..... harus nya aku yang duluan kenapa kau melayani wanita ini " kata perempuan yang sempat mendorong Stefani
" Maaf nyonya apa salah saya ,Saya sudah membuat janji dari kemaren Seharusnya anda bersabar " kata Stefani
Yang merasa kesal karna ia memang sudah membuat janji lebih dulu
" Maaf nyonya anda kami layani di dalam .Sudah ada yang selesai kok " kata seorang karyawan tersenyum ramah Yang menghampiri nyonya seksi itu
" Tidak saya mau disini , Dia saja dasar wanita kampungan " kata wanita itu kesal karna ia belum dilayani
" Maaf nyonya jangan seenak nya mengatai orang . Anda tak lebih baik dari saya . " kata Stefani
" Eh...... penampilan seperti ini ngaku orang kaya nih tas murahan sepatu murahan Dasar miskin ngak level dengan saya " kata nyonya seksi itu.
" Oh ya orang kaya baru seperti anda kok sombong orang Yang benaran kaya raya saja tidak sombong tuh lihat nona Ana aja ramah Dan tidak sombong nyonya baru punya tas branded sepatu branded sombong " kata Stefani jengkel
" Eh memang dia siapa penampilan biasa gitu Teman mu !! ngak level cih... paling sama dengan mu " kata wanita itu mencibir .
" Astaga nona Ana lihat mukanya yang berani menghina mu . Kau tahu siapa dua Dia nona Ana istri tuan Nathan milyuner kaya raya di negara ini brani sekali kau menghina nya Apa kau tak takut suaminya menghancur kan usaha mu " kata Stefani Yang membuat wanita itu seketika terdiam .
Jleb ...
" Ngak mungkin ........." kata nyonya itu kaget
__ADS_1