Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 178


__ADS_3

Sedangkan di sebuah pesawat Nathan gelisah . Entah mengapa hatinya tidak nyaman Mengingat bayangan Lian tiba tiba muncul dalam benaknya .


"' Aku merindukan mu Ana , semoga kau baik baik saja " kata Nathan . Membuang nafas kasarnya Yang mengingat masa masa indah nya dengan sang pujaan hati .


" Apa dia mengingat ku " Kata Nathan


Yang berharap ia bisa bertemu Lian .


Lalu melihat ke luar jendela. Melihat awan yang masih berjalan Mengimbangi laju nya pesawat yang ia tumpangi .


********


Dikamar Lian duduk seorang diri disisi ranjang Karna bosan ia pun turun kelantai bawah ketika ia menuju meja makan untuk mengambil minum tiba tiba.....


Pyar....... pyar ......


"' Auw......" kata Lian yang kena beling pecahan teko kaca bening . Yang ingin diraihnya .


" Lian ada apa " kata Bunda Aira kaget Yang datang dari dapur ..


" Ini bun Lian ngak sengaja menyenggol nya dan pecah " kata Lian .Yang lalu mengangkat tangannya yang berdarah .


" Itu tangan kenapa , ayo sini biar nanti bibi Yam atau mimi yang membersihkan " kata bunda Aira yang mengandeng putrinya itu. Masuk kekamar nya .


" Kenapa magrib magrib melamun pamali


Sudah sholat belum ade tadi " tanya bunda.


" Sudah bun tapi ngak tahu hati Lian nggak enak bun..Kaya akan terjadi sesuatu pada Aska bun " kata Lian Khawatir entah apa pun itu ia tak tahu


"' Hush..... jangan berpikiran negatif banyak berdoa untuk suami mu " kata bunda Yang tak ingin putrinya itu ber sedih Walau bunda Aira pun sudah merasakan firasat aneh Tapi ia mencoba berusaha menenangkan sang putri


Lian pun terdiam ketika bunda nya membalut luka kecil . Yang membuat Lian meringis menahan perih ketika di beri betadine.


"' Kau ini biasanya ngak begini ceroboh " kata bunda Aira


"' Entah lah pun mungkin pikiran Lian lagi galau " kata Lian .


" Ya sudah sana istirahat lah , mungkin masih di pesawat Jadi belum bisa telpon


Nanti setelah nyampe juga akan menelpon Lian...Dan dia juga pun pasti rindu " kata bunda.


" Ya bun trimakasih " kata Lian tersenyum.


lalu mencium pipi bundanya. Dan o kembali kekamarnya .


" Ya Allah mudahan dia baik baik saja " kata Lian berdoa yang lalu memeluk foto Aska semasa SMA dulu bersamanya.


*********

__ADS_1


Dini hari di sebuah negara Aska dan pasukan lain langsung menempati camp camp khusus


" Lettu kita di tenda sebelah sana " kata seorang anggota lain .


" Ok ayo pindah " kata Aska Yang sudah siap dengan senjatanya. Menjaga wilayah perbatasan .Bersama 30 puluh pasukan gabungan yang sudah siap bertugas.


"' Siap bro hati hati " kata Marwan.


" Insyaallah " kata Aska yang melipat surat yang di tulisnya Andai nanti ia tak selamat Masih ada surat yang ia kirim untuk Lian .Lalu menyelipkan nya di dompet .


" Kita harus berhasil bro pasti istri kita menanti kita pulang " kata Marwan .


" Ya aku merindukannya . Padahal baru saja kemaren kani berpisah " kata Aska tersenyum bahagia kini ia sudah punya seseorang yang menantinya pulang..


*********


Ditempat Lain Nathan duduk termenung di kamar hotel nya . Setelah bangun dari tidurnya . Karna tadi sejak turun dari pesawat mendadak kepalanya pusing .


" Aku harus bertemu Lian setelah meeting nanti " kata Nathan Yang bersiap kekantor cabang


Yang tak ingin lama lama membiarkan waktu nya terbuang begitu saja .Karna perasaanya tak nyaman beberapa hari ini


Apalagi ia belum tahu kabar Lian sama sekali ketika terakhir kali bertemu.


Di sisi lain Lian baru saja membantu bi Yam memasak didapur ..Untuk belajar memasak makanan favorit Aska ketika sang suami tadi menelponnya memberi kabar ia sudah sampai di tempat nya bertugas .


" Den Aska pasti nya kangen banget tuh sama non Lian ." kata bi Yam mengoda


" Itu pasti bun, masa ngak kangen Apalagi tugas nya lama sebulan " kata Lian


" Ngak pa pa anggap aja lagi LDR Li " kata bunda.


" Ya bun Lian tahu " kata Lian tersenyum Membayangkan wajah Aska tersenyum Tampan dengan seragam dan atributnya Yang terlihat gagah ketika bertugas.


" Aku rindu cepat pulang sayang ." kata Lian dalam hati. Sambil memotong motong sayur. untuk membuat sop


***********


Malam nya Lian keluar untuk membeli sesuatu . Karna ia lupa membeli pembalut Dan cemilan kesukaannya.


Sedangkan Nathan sudah berpakaian rapi ingin mencari alamat rumah Lian . Lalu mencari Taxi untuk mencari alamat rumah.


" Tuan ini kompleknya Tapi saya tak bisa masuk kedalam sana Karna disini rumah kalangan Elit. Anda telp aja teman tuan Dan minta jemput " kata sopir taxi.


" Ya saya turun disini saja pa trimakasih " kata Nathan yang membayar tarif argo Dan ketika turun ada sebuah motor Yang langsung menghampirinya Dan mencoba mengambil dompetnya .


"' Woi ..... copet " kata Nathan yang mengejar copet itu Untuk mengambil dompet nya kembali .Lalu keduanya pun berkelahi .


Lian yang baru saja pulang dari minimarket langsung cepat turun dari motornya Dan membantu melawan pria pencopet itu Hingga kewalahan dan menendang perut nya . Dompet pun terlepas Yang langsung diambil Nathan dan memasukan nya ke dalam saku celananya.

__ADS_1


" Hiat.... ciat bug...... bug ....."


Dan karna kewalahan pria itupun kabur membuat Nathan kaget melihat siapa gadis yang menolongnya.


" Ana " kata Nathan .....Yang mengenali wajah Lian


Lian pun terdiam melihat sekilas wajah Nathan .Lalu bergegas pergi.


" Ana ini aku " kata Nathan .Yang mengejar Lian menuju motornya


" Astaga kenapa dia bisa ada disini ." batin Lian yang naik motornya . Dan pergi meninggalkan Nathan seorang diri


" Apa ia masih belum mengingatku " kata Nathan terpaku Melihat Lian pergi begitu saya tampa bicara apa pun .


Sedang kan Lian memacu motornya memasuki gerbang rumah dan bergegas berjalan masuk .


" Kenapa dia ada disini "kata Lian bingung


Lalu bergegas berjalan menaiki tangga menuju kamarnya


Brak ......


Lian langsung menelungkupkan wajahnya di bantal dan terisak.


" Kenapa dia ada disini..Untuk apa ?" kata Lian terisak. Apalagi disaat kini ia sudah menikah dengan pria lain.


Sedangkan Nathan berjalan kaki mengikuti kemana Lian tadi pergi Karna komplek tempat tinggal Lian cukup jauh dari jalan umum .Yang membuatnya harus punya motor Atau mobil mencari rumah Lian Di antara rumah besar yang lain


" Semua mansion di sini cukup rapi " kata Nathan Yang berhenti di sebuah pintu gerbang pagar yang dijaga satpam.


" Permisi slamat malam " kata Nathan kaku mencoba berbahasa indonesia Walau masih belum bisa. Bahasa yang ia pelajari dari kamus selama seminggu ini


" Iya Mr mencari siapa ?" kata mang paijo


" Apa ini benar alamat nya disini " kata Nathan Yang memperlihatkan tulisan Rayyan .


" Ya benar Mr ....mau mencari siapa ?" kata


mang paijo Yang menatap Nathan dari atas sampai bawah


Tin......tin ......Klakson mobil pun berbunyi


" Sebentar ya Mr " kata Paijo membuka pintu gerbang . Dan Nathan pun melihat kearah mobil yang ingin masuk


Kaca mobil.pun turun lalu mendekati Nathan Yang terlihat Jelas oleh bunda Aira


" Nathan ......" kata bunda Aira kaget


" Bunda ......" kata Nathan tersenyum .

__ADS_1


.


__ADS_2