Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 193


__ADS_3

Tak lama Nathan pun menghampirinya Lian


Karna sudah selesai bicara dengan Brian


" Ayo kita pulang " kata Nathan .


" Ya pa " kata Lian Yang lalu berdiri Dan melangkah mengikuti Nathan Menuju mobil yang sudah ditunggu Gee di parkiran


Sedang kan Brian mengepalkan tangan nya


Melihat kepergian Nathan . Setelah mereka pergi Rose menghampiri bosnya itu.


" Ada apa ?" kata Rose


" Dia menolak untuk mengalihkan tender itu Padahal aku sudah menawarkan. sebagian keuntungan padanya. " kata Brian


" Nathan tak mungkin mau bos , karna dia sudah punya segalanya . " kata Rose .


" Huh........ Tadi tender itu untuk Ana bukan untuknya .Dan aku sudah menyuruh nya untuk melobi Ana tapi ia menolak .Aku harus bertemu Lukas .ayo pulang " kata Brian.


" Ya bos " kata Rose yang lalu mengikuti Brian untuk masuk mobil


********


Setelah mengantar Rose kekantor Brian pun janjian bertemu dengan Lukas ditempat biasa.


" What gila bagaimana Nathan bisa mengambil tender itu " kata Lukas mengepalkan tangan nya.


" Pastinya dia tahu sesuatu Luk, dan Ana ikut terlibat . Karna Ana lah yang meminta tempat itu. Dan Ana sepertinya tahu sesuatu ." kata Brain.


" Bagaimana bisa mereka tahu, aku tahu Nathan tak menyentuh hal berbau kotor Tapi kenapa ia mendukung Ana. Aku heran kenapa gadis itu bisa selamat...Padahal aku bersyukur dia sudah tewas .Tapi rupanya dia selamat" kata Lukas.


" Aku pun kaget , Apalagi ketika mereka datang untuk mengikuti tender " kata Brian


" Lalu bagaimana ?" kata Lukas.


" Kita cari tempat lain , aku tak mau bermasalah dengan Nathan Karna bila itu terjadi dia bisa saja memutuskan kerjasama kami ." kata Brian .


" **** ...... begitu juga dengan ku , Dia cukup kuat dan berpengaruh . Tapi bagaimana kalo kita menculik Ana " kata Lukas .


" Kau gila itu akan menambah masalah Bukan nya kau tahu gadis itu pintar berkelahi. Dan bila kita menculik nya kita akan berurusan dengan Rayyan Alexander.


" kata Brian.


" What ......kenapa membawa Rayyan .Kita tak berurusan dengannya. " kata Lukas


" Apa kau lupa Ana adik Rayyan " kata Brian . Menatap Lukas.


" Astaga " kata Lukas Yang pusing harus berurusan dengan Ana.

__ADS_1


" Ok ....tak perlu mengusiknya karna aku tak ingin bermasalah dengan mereka. " kata Lukas Karna masalah nya Grace saja belum selesai Ditambah urusan yang lain . Bisa tambah pusing dua kali kepalanya ulah Lian


" Ya jadi kita cari tempat Lain " kata Brian Yang membuang nafas kasar mya.


*****


Sedang kan di sebuah ruangan Rose sedang menelpon seseorang. .


" Aku ingin kau melenyapkan nya . Jangan muncul bila belum berhasil.. Dan aku akan mentransfer uang nya " kata Rose.


" Tapi nona ..." kata pria disebrang sana


" Tak ada tapi tapian Buat serapi mungkin


Dan jangan meninggalkan jejak " kata Rose


memberi perintah.


" Baik tapi kau yang menanggung akibat nya bila dia membalas mu " kata pria itu


" Masa bodoh " kata Rose yang meremehkan Lian.


Lalu memutuskan pembicaraan dengan pria yang si telponnya.


" Aku ingin lihat berapa banyak nyawamu Ana" kata Rose tersenyum sinis


" Hai Li sudah pulang nih " kata Emma Yang lagi sibuk dengan pekerjaannya.


" Ayo makan dulu .Nih kita sudah beli kan buat lho juga dan kak Dion " kata Lian memamerkan dua kantong makanan .


" Wah ..... enak nih ya aku selesaikan ini dulu ya " kata Emma. Yang mengecek pekerjaan nya agar bisa makan siang bersama


Lian , Emma Nathan dan Dion pun duduk makan bersama disofa ruangan Nathan


Dan menikmatinya dengan lahap.


" Bagaimana bos dapat kan, apa mereka kesal karna kita mengambil alih " kata Dion.


" Brian sempat melobi Tapi aku menolak nya .Karna aku yakin mereka akan membuat markas besar disana Dan menurutku tempat itu sangat strategis


Untuk urusan bisnis ilegal .Karna lumayan sepi dan penduduk nya hanya sedikit " kata Nathan.


" Itu Yang harus kita gagal kan " kata Dion yang memang curiga lama dengan Lukas .


" Ya Yon memang harus seperti itu , aku tak senang mereka terlibat. Yang aku sesalkan kenapa Brian juga ikut " kata Nathan yang heran. Padahal setahu ku perusahaan Brian baik baik saja. " kata Nathan.


" Iya bos , tapi entah lah akhir akhir ini aku mendengar kabar angin Bahwa semua itu karna perselingkuhannya dengan Rose Yang banyak mengurasnya Dan istri Bian menarik sahamnya. Setelah itu aku kurang tahu " kata Dion cuek


" Hah...... jadi tuan Brian selingkuh dengan sekertarisnya beb , ya ampun pantas si Rose besar kepala " kata Emma kaget yang ia kira Rose wanita baik baik .

__ADS_1


Sedangkan Lian hanya diam. Karna sudah lama ia tahu. Tak tak pernah mau mengurusi urusan yang ngak penting . Apalagi urusan orang lain .


" Biar kan saja yon salah sendiri kenapa mencari penyakit sendiri " kata Nathan . Yang tahu sejak lama . Padahal istri Brian tak kalah cantik dengan Rose. Tapi entah mengapa Brian masih bermain api.


********


Sorenya Lian langsung pulang namun entah mengapa perasaan nya ngak enak . Ada motor yang mengikutinya dari belakang.


" Ya allah bantu aku" kata Lian yang lalu menghentikan mobilnya disebuah cafe. Dan benar saja motor itu ikut berhenti.


Lian pun bergegas turun Dan masuk kedalam Cafe .Karna yakin tak mungkin orang itu Berani menyerang didepan umum . Dan Lian lalu menelpon Jhon sambil menunggu . Lian pun memesan coklat hangat Dan mengawasi mobil nya dari dalam Cafe.


" Drt .... drt..... drt ....


Lian pun mengangkat ponselnya . Karna Rayyan menelponnya.


" Halo de Jhon sedang meluncur " kata Rayyan.


" Ya kak Lian tunggu " kata Lian yang masih menunggu dengan sabar untuk dijemput Jhon .


" Drt...... drt .....


" Halo Jhon " kata Lian


" Nona apa sudah meninggalkan mobil " kata Jhon yang mengawasi pria bertopi hitam itu


" Iya Jhon kenapa ?" kata Lian


" Dia membawa senjata nona , nona pulang bersama saya saja. Ia seperti suruhan seseorang. " kata Jhon yang mengawasi dekat pria itu


" Lalu apa aku harus menemui mu Jhon " Kata Lian .


" Jangan nona , Nona harus berganti pakaian Biar nanti saya menjemput nona di depan pintu cafe ." kata Jhon. Yang lalu menunggu Lian sesaat . Lalu kembali menelpon setelah selesai berganti pakaian.


Lian terpaksa berganti pakaian dengan membeli seragam pramusaji ..Yang lalu dijemput Jhon. Dan Lian bergegas keluar dengan membawa Bungkusan makanan seakan ia tukang antar makanan cafe.


" Jhon...." kata Lian yang lalu masuk kemobil Jhon.


Setelah Lian masuk Jhon pun lalu membawa mobilnya meninggalkan Cafe.


" Apa bang Jhon tahu siapa mereka " kata Lian Ketika sudah merasa lega.


" Aku sudah mengirim plat motor dan fotonya nona , Nanti aku akan kesana untuk menyelidikinya lagi " kata Jhon .


" Apa mau mereka , Dan kenapa ? Apa ini karna masalah lahan pesisir pantai itu " kata Lian.


" Untuk itu saja tidak tahu nona. Kita akan tahu nanti hasilnya setelah di selidiki lebih lanjut " kata Jhon santai. Yang menuju mansion .


****Maaf ini dulu ya masalah nya ada tetangga author yang meninggal "*** jadi up nya besok lagi

__ADS_1


__ADS_2