
Disisi lain Lukas yang baru saja menelpon sang mertua mendengar Grace sudah pulang dari kemaren geram . Karna tadinya ia akan menyusul kesana.
"' Sialan kemana dia Apa dia sengaja menghindari ku " guman Lukas yang mulai pusing Apalagi perusahaan nya akhir akhir ini banyak masalah.
" Aku harus menemui Nathan " kata Lukas beranjak dari kursinya lalu mengambil jasnya dan pergi meninggalkan ruangan nya.
Sedangkan Dion dan Katrina sedang berdiskusi Dengan Alexa yang membahas
cabang baru .Yang sedang berjalan karna lagi banyak orderan klein.
" Apa Nathan tidak masuk hari ini " kata katrina yang mencatat semua hasil diskusi mereka
" Tidak nona mungkin mereka sedang menikmati masa masa bercinta " kata Dion
" Oh My good Apa kau menyindirku " kata Katrina.
" Aish kenapa dengan mu Memang fakta nya Mereka hari ini libur tak masuk kerja " kata Dion.
" What.... Ana juga " kata Alexa kaget
" Iyalah pasti nya mereka sedang berusaha keras Membuat keponakan yang lucu buat kalian " kata Dion.
" Heh...... sialan kau yon , kau sengaja berkata begitu Karna kami jomlo kan " kata Alexa
" Tidak tapi itu kenyataan nya . Bos ku memang tak masuk kantor.. Dia sedang kerja keras untuk membuat pewarisnya So.. pastinya ia sedang sibuk bercinta Bukan menyindir kalian Tapi kalo merasa tersindir tak masalah ..Tapi yah......sudah lah biar kan saja bos Nathan menikmati hari indah nya Dan besok sudah normal kembali. " kata Dion
" Sialan kau yon emang tahu dari mana Apa mereka janjian " kata katrina.
" Hei asisten nya jelas tahu " kata Dion Yang sudah tahu bos nya itu pergi kemana.
" Ya biar kan saja. Mungkin itu lebih baik Dari pada minum minum seperti orang gila. Dan syukurlah Ana selamat. dari kecelakaan itu " kata Alexa
" Oh ya Yon apa kau sudah dengar Rose kabur dari penjara " kata Katrina yang membuat Dion kaget.
" Hah kapan ? pasti ada polisi kurup lagi yang mau dibayar Akan ku beri tahu bos nanti " kata Dion kesal .
" Apa Nathan belum tahu " kata Alexa
'" Belum " kata Dion yang merasa pasti Ada orang dalam lagi Yang bekerja sama dengan Rose.
***********
Nathan baru saja selesai mandi ketika Telpon nya berbunyi dan ia pun segera mengangkatnya.
"' What.... dia kabur " kata Nathan .
__ADS_1
" **** ....." umpat Nathan kesal karna dia ingat sempat memberi uang untuk Rose
" Bodoh kau Nathan " kata Nathan menyesal . Memberikan uang untuk Rose.. Karna ia pikir polisi akan menyitanya Namun teryata ia mengunakan nya untuk kabur dari penjara.
" Pasti dia menyuap polisi lagi " kata Nathan meremas rambutnya ..Karna gagal fokus saat itu Dan memberikan uang pada Rose
" Jangan sampai dia mengincar Ana lagi. Apalagi dengan senjata api Aku harus hati hati " kata Nathan Yang melihat Lian masih terlelap Dan lalu membenahi selimut menutupi tubuh polos wanitanya itu
" Tak akan kubiarkan siapa pun menyakiti mu lagi Dan memisahkan kita " kata Nathan mencium kening Lian.
Nathan pun lalu berpakaian Dan keluar dari kamar .Sambil menelpon seseorang yang ia suruh untuk menyelidiki Rose Dan mengawasi Lian. Karna ia yakin pasti Rose Akan berusaha mencari keberadaan Lian Dan mencari kesempatan untuk melukai nya Atau juga membunuhnya. Mengingat tempo hari ia diserang ketika bersama Lian. Dari sejak itu Nathan menaruh pengawal bayangan Untuk mengawasi Lian Kecuali jika Lian bersamanya Pria itu akan bebas tugas.
" Dasar psikopat gila. kenapa dia berubah menjadi jahat begitu padahal dulunya Rose tak seperti itu " guman Nathan mengeleng kan kepalanya.
Sedangkan dikamar Lian saja baru bangun Dan bergegas masuk kamar mandi. Untuk membersihkan diri Karna melihat Nathan tak ada ditempat tidur.
" Kemana dia " kata Lian sambil mencari pakaian di lemari Setelah ritual mandinya selesai .
" Ini saja " kata Lian memakai dress rumahan berbahan katun. Yang membuat nya nyaman memakainya .Karna di kamar itu Nathan memang sudah menyiapkan Semua keperluan Lian Ketika dulu Lian menginap untuk pertama kalinya.
" Lumayan " kata Lian ketika berkaca di depan cermin . Lalu menyisir rambutnya. Dan setelah selesai ia pun keluar dari kamar mencari sesuatu didapur.
" Nona butuh sesuatu " kata bi yulia yang baru melihat Lian . Karna ia mengantikan sang kakak yang sudah sebulan ini pensiun .
" Bibi baru kerja disini ya " kata Lian.
" Boleh aku memasak sendiri bi, oh ya kemana Nathan " kata Lian
" Tuan muda sedang di serambi samping nona " kata bi Yulia
Lalu Lian pun memeriksa lemari pendingin dan mencari sesuatu yang bisa ia makan karna ia ingin makan masakan berkuah .
******
Disisi Lain Rose sedang duduk sendiri di sebuah penginapan di daerah terpencil . Uang nya habis pasti ia akan diburu polisi dan jadi buronan polisi kalo ia tak bersembunyi.
" Kenapa dia bisa beruntung . Bisa dicintai Nathan padahal hanya gadis biasa yang tak ada apa apanya dengan ku dan Clara Aku harus memberinya pelajaran agar dia tahu diri. " kata Rose yang mengepalkan tangannya.
" Ya.... aku harus bekerja sama dengan Clara menghancurkan Nathan dan gadis itu Awas saja kau Nathan Penolakan mu itu akan membuat mu menyesal. " kata Rose yang lalu menghubungi Clara.
Sedang kan Lukas baru saja sampai di kantor Nathan dan menemui Emma.
" Maaf tuan , tuan Nathan tak masuk hari ini " kata Emma sedikit sinis Namun ia bersikap biasa dengan ayah dari Callan itu.
" Apa dia cuti ?" tanya Lukas mengaruk lehernya yang tak gatal
__ADS_1
" Saya tidak tahu tuan " kata Emma cuek
" Baiklah trimakasih" kata Lukas yang pergi begitu saja meninggal kan Emma.
Emma hanya menggelengkan kepalanya Karna mengingat sikap kasar Lukas yang membuatnya tak bersimpati sama sekali dengan pria itu.
" Pasti dia mencari bos kan " kata Dion yang menghampiri meja Emma.
" Ya pastinya mau minta bantuan pada bos Nathan " kata Emma
" Kasihan, dulu dia orang baik Tapi karna berteman dengan Rose Dan sering ke club malam dia berubah " kata Dion membuang nafas kasar Kecewa dengan teman dekat bosnya itu Yang dulu sangat baik dan juga royal pada siapa pun
" Pikiran nya lagi kusut beb , harusnya ia bersyukur dan merekrut Grace bekerja dikantornya Untuk membantunya. Tapi dia malah mengasari dan bersikap arogan." kata Emma.
Yang tak mengerti jalan pikiran Lukas yang terlalu sempit Karna buta hati dan pikiran nya. Terlalu berambisi dan juga tak . melihat kemampuan nya.
" Biarkan saja ayo kita makan siang " kata Dion yang merangkul istrinya .Yang kini sudah bahagia hidup bersama Emma.
Sedang kan Nathan kembali kekamarnya
Dan kita ketika masuk kamar ia tak melihat Lian ada di sana.
" Kemana dia " kata Nathan yang membuka kamar mandi kosong tak ada siapa pun
" Pasti di dapur " kata Nathan yang bergegas kedapur Dan melihat setiap sudut ruangan dapur .Dan benar saja Lian sedang berkutat di dapur dan .....
" Mhem masak apa ?" kata Nathan memeluk istri kecilnya itu .Yang membuat mata semua pelayan melihat keduanya.
" Astaga sayang ..... kau membuat ku kaget saja " kata Lian yang mengaduk sop daging di kompor
" Wangi sekali...... aku lapar " kata Nathan Yang mencium pipi Lian .
" Beb apa yang kau lakukan ,aku sedang memasak " kata Lian mematikan kompor karna sudah matang.
Nathan tak perduli malah ia membalik kan tubuh Lian dan mengendong nya keatas meja dan mencium Lian
Plak....... sebuah tongkat memukul bokong Nathan.
" Grand pa..... " teriak Nathan kaget
" Tidak sopan ini dapur ,apa kau tak bisa sabar sampai ingin melakukannya di dapur. Tuh lihat semua pelayan melihat mu " kata Grand pa . Yang melihat semua pelayan menunduk .
" Aku hanya mencium nya saja opa " kata
Nathan cengengesan
__ADS_1
" Cih .... dasar bocah Ayo sayang siapkan sopnya Kita makan biarkan saja dia . Dia bocah nakal " kata Grand pa yang duduk di kursi makan .Yang membuat Nathan cemberut Namun ia pun ikut menarik kursi Untuk ikut makan bersama karna ia juga Lapar . Karna tenaganya terkuras