
Jhon Dave dan Chris bingung dengan sikap tuan mudanya itu Yang terlihat santai. Sedangkan Rayyan hanya mengelengkan kepala nya Atas ketakutan anak buahnya itu .Padahal tadi ia baru bicara langsung dengan Lian . Yang membuat adik nya itu marah karna ia meledeknya..
" Sudah ayo makan " kata Rayyan yang memang sudah memesan makanan untuk makan siang .Lalu ketiganya pun bergabung makan siang dan duduk di sofa bersama sama
Sedangkan ditempat lain Han bersama Chow memasang wajah tegang Karna Apa yang jadi bisnis sampingan mereka Habis terbakar tampa sisa Dan lagi Kim turun tangan langsung Untuk survey lapangan karna di Tiongkok dan Beijing
Karna Kim punya banyak relasi.
" Apa Nathan akan membatalkan nya " kata Han menatap Chow
" Tergantung pada Kim Jika Kim menemukan ada kejanggalan maka ia akan membatalkan nya .Aku sudah menyuruh Chen untuk menganti orang humas kita untuk menemui orang orang Kim .." kata Chow
" Lalu bagaimana dengan gudang kita siapa pelakunya ?" kata Han
" Huh........ entah lah kita tak punya jejak seperti nya ini rencana pembalasan Yang berhubungan dengan penusukan itu. Tapi kenapa Nathan bersikap biasa " kata Chow heran sambil membuang nafas
" Aku tidak tahu pasti . siapa pelakunya ketika aku menemu Kurt . dia bilang itu kerja Nathan. Tapi Andreas bilang bukan Nathan tak mungkin bekerja sendiri Karna Nathan tak pernah meninggal kan kantor nya . Ia hanya fokus bekerja " kata Han
" Tapi bisa saja kan orang suruhannya " kata Chow .
" Ya ..itu bisa jadi Tapi siapa mereka . Pasti dia tak sendiri Dan mereka bekerja sangat rapi " kata Han
" Ya sialan...... padahal kita sudah berusaha mengambil alih resort itu .Aku sudah menaruh orang kepercayaan kita Untuk mengawasi resort itu pemiliknya masih belum jelas entah itu Nathan atau Ana atau tuan Rayyan " kata Chow
" Tuan Rayyan tunggu ...... apa tuan Rayyan Ikut menangani resort itu " kata Han
" Ya, karna aku pernah melihat tangan kanan nya langsung turun mengawasinya Dan mereka ngobrol dengan para pekerja beberapa kali " kata Chow
" Kau mengenalnya Chow ?" kata Han
" Kenapa ? sepertinya kau penasaran Han . Dia pemain lama dalam bisnis Dan dia jarang tampil ke publik Dia cukup misterius
Karna bisnis nya juga menggurita. Hampir sama dengan Nathan Namun ia berbeda ia tak suka tampil didepan umum itu dari info yang kudapat ." kata Chow .
__ADS_1
" Tapi sepertinya ia kenal dekat dengan Nathan " kata Han
" Ya karna mereka juga relasi bisnis " kata Chow .
" Ya tuan Nathan memang terlihat kaku Tapi relasi bisnis nya cukup banyak Tapi sewaktu resepsi pernikahan nya Dia hanya memberikan undangan terbatas Dan tak mengundang kita " kata Han
" Ya aku sudah tahu itu karna ada rumor istrinya sedang koma , penembakan di depan kantor itulah yang membuat Kurt dan dua teman nya itu dijebloskan dalam penjara . " kata Chow
" Tapi aneh Nathan menjebloskan mereka bukan karna nona Ana Tapi memang bukti mengarah pada tuduhan perencana pembunuhan Dan bisnis ilegal narkoba " kata Han ..
" Tunggu berarti nona Ana koma kan dia tidak tewas Tapi aku merasa aneh media tak berhasil menemukan nya Dan juga tuan Nathan tampak begitu tenang bahkan Tuan Jo sempat mengatakan dia banyak tersenyum dalam resepsi nya Padahal dia hanya didampingi orang tuanya dan orang tua Ana " kata Chow.
" Ya biarkan saja kita hanya fokus pada bisnis kita. Untuk gudang biarkan dulu karna polisi masih sibuk menyelidikinya " kata Han. Walau hati nya kesal tapi masih
penasaran Dan mencari tahu siapa orang Yang bekerja untuk Nathan..
Sedangkan Lian baru terbangun dari tidurnya .
" Eugh ...... kenapa aku disini " kata Lian lalu duduk
" Sayang kau sudah bangun Apa kau baik baik saja " kata daddy
" Ana baik baik saja dad " kata Ana yang lalu turun dari ranjang dan memeluk daddy Paul dan mommy Sheila .
" Maaf bila aku baru bisa menengok kalian sekarang " kata Lian lirih Tak tega melihat ayah dan ibu mertuanya itu
" Sayang kami baik baik saja , kau harus menjaga dirimu ya . Ada cucu kami disini Kami sudah tua sudah puas menikmati. kehidupan dunia tak masalah jika kami tiada Tapi bayi ini tak berdosa Mommy tak rela bila ada orang menyakiti mu " kata Mommy Sheila mengusap perut Lian yang masih rata ..
" Mom ..... jangan berkata begitu. Ana ingin bayi ini lahir sehat dan hadir di keluarga kita Dan Ana juga ingin daddy dan mom juga ikut menjaganya " kata Lian tersenyum
" Ya sayang kami akan bahagia menunggu waktu itu " kata Daddy Yang merangkul menantunya juga istrinya.
" Tapi kok sepi mana kak Alexa dan Nathan " kata Lian .
__ADS_1
" Mereka sedang mengurus adminitrasi dan Alexa menebus obat kita akan pulang. Karna sudah boleh rawat jalan . Mom dan daddy bisa istirahat di rumah . Karna bosan tinggal disini ." kata Daddy.
" Iya sayang kita bisa istirahat tenang Bila dirumah . Disini mommy merasa bingung ." kata Mommy tersenyum
" Ya mommy dan daddy benar kita akan lebih nyaman di rumah ketimbang di rumah sakit " kata Lian tersenyum Lalu ketiga nya ngobrol untuk mempersiapkan. Nama apa yang cocok untuk cucu mereka nanti. Tak lama Nathan dan Alexa masuk Hingga ketiga berhenti ngobrol
" Kaya nya seru nih kalian ngobrol apa ?" kata Alexa
" Tidak kami hanya sedang memilih nama yang cocok untuk keponakan mu " kata mommy Sheila
" Wah ......kenapa tak mengajakku ikut serta Kan aku yang membuat nya " kata Nathan yang mencium pipi Lian
" Sayang .... kita hanya baru membicarakan nya masih belum memberi nama " kata Lian
" Iya boy kami baru memilih milih namanya saja . Oh ya kami akan pulang kapan " tanya daddy paul .
" Sore ini dad nanti para bawahan kak Rayyan akan mengawal kita pulang . Takut mereka akan mengacau lagi " kata Nathan Yang tak mau kecolongan .Dan sekarang ia sudah mempunyai pengawal bayaran untuk menjaga istri dan orang tuanya .
" Bagus lah daddy juga dan akan tinggal diam , Oh ya bagaimana dengan Mike " kata daddy Paul
" Mike sudah pulang siang tadi di antar Gee. karna ia ingin istirahat di rumah saja karna sudah rada baikan." kata Nathan Yang tadi sudah di beri tahu Gee. Karna Mike adalah teman Gee. semasa sekolah.
********
Di mansion Rayyan Dave dan Jhon juga Chris sedang berada di ruangan rahasia nya Karna sedang mencari markas para musuh musuh mereka Yang masih berencana jahat pada Nathan dan Lian Karna Rayyan tak akan Diam saja bila sang adik terancam
" Mereka seperti nya punya markas dekat
gudang milik Andreas tuan " kata Jhon
" Ya kita habis kan sampai akar akarnya Karna aku tak mau tanggung dalam bekerja Mereka saling berhubungan rupanya " kata Rayyan
" Ya bos mereka sengaja ingin punya akses bebas. Karna bagi mereka yang penting berbisnis dan mendapat uang banyak " kata Dave
__ADS_1
" Ya jelas mereka memang tak punya hati Hanya ingin uang dan kekuasaan tampa perduli kehidupan dan perjuangan orang lain " kata Chris Yang benci pada pebisnis pebisnis kotor Yang tamak juga menghalalkan semua cara apa pun untuk mengejar dollar .