Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 108


__ADS_3

Emma yang kaget pun hanya bisa menutup.mulutnya. Sedang Dion dan Nathan hanya santai . Nathan ayo bawa pulang istrimu " kata Mommy


" Tapi mom....." kata Nathan bingung.


" Ayo di gendong, ya ampun kaki nya masih sakit bagaimana kau ini hah..... bisa bisanya menyiksa menantu mommy " omel mommy Yang melihat kaki Lian masih ada perbannya.


" Nathan ayo... antar menantu daddy pulang " kata Daddy paul menatap Nathan tajam.


Yang membuat Nathan bingung . Tapi mau ngak mau ia lalu mendekati Lian dan menggendongnya. Yang membuat Emma melongo Ketika melihat Nathan mengedong Lian ala ala bridal


"' Kalian disini saja ya yon untuk mengurus kantor " kata Daddy. Yang lalu mengikuti Nathan dari belakang bersama istrinya.


Lian tak bisa berkata apa apa Ketika Nathan menggendongnya Dan hanya mencengkram leher Nathan erat . Lalu menundukkan kepalanya didada Nathan karna malu Yang menjadi perhatian semua karyawan kantor yang melihatnya. Apalagi di kawal orang tua bosnya itu. Ketika mereka menuju mobil.


" Ya ampun kenapa jadi begini " bathin Lian karna sandiwara nya dengan Nathan membuat nya terjebak dan membuat Lian serba salah .


" Silahkan tuan nyonya " kata Gee yang membukakan pintu untuk Nahan dan mommy yang duduk di kursi tengah.. Sedang Nathan memangku Lian.


" Sayang biar aku duduk sendiri." kata Lian yang merasa tak enak.


" Jangan sayang biarkan dia memangku mu. Biar dia tahu cara memperlakukan istrinya. dengan baik Bagaimana bisa dia menyuruh mu bekerja padahal kaki mu masih sakit begini .." kata Mommy mengomel.


Sedangkan Nathan hanya diam saja. Karna bingung . harus bagaimana lagi ia menjelaskan .


Lian juga hanya diam. tak bisa berbuat apa pun .Karna mereka sendiri yang membuat sandiwara pernikahan . Yang akhirnya menjadi semakin rumit.


Hampir 40 menit mereka sudah kembali kerumah yang dikagetkan kehadiran grand pa yang juga baru datang .


" Ana astaga. ....... ada apa dengan cucu mantu shel " kata grand pa kaget yang berjalan dengan tongkat nya menyusul mereka kekamar Nathan .


" Aku pikir daddy tahu..... Ana menyelamat kan nyawanya .Malah dia membiarkan Ana bekerja. Padahal kakinya belum sembuh " kata daddy Paul.


" Astaga kau ini " kata grand pa yang langsung menjewer telinga Nathan .Ketika ia sudah meletakan Lian diatas ranjangnya.

__ADS_1


" Auw sakit opa "kata Nathan meringis Yang memegang kupingnya. Karna di jewer sang opa .Yang membuat Lian tersenyum .


" Bagaimana bisa kau memperlakukan cucu mantu opa begitu hah.... Pantas para wanita kabur bila kau tidak bisa memperlakukan .mereka dengan baik " omel grand pa


Sedangkan mommy dan daddy nya hanya diam . Karna tahu grand pa nya sangat menyayangi cucu mantunya itu


" Bukan begitu opa Lian memang ingin bekerja . Ia bosan hanya berbaring ya kan sayang " kata Nathan seraya melirik Lian .


" Iya grand pa , kaki Ana sudah mengering Tinggal menunggu perban nya saja untuk dibuka ." kata Lian.


Dan mommy dan daddy juga ngak perlu khawatir . Lian baik baik saja.. " kata Lian Yang tak ingin ketiga nya meng khawatir kan dirinya.


" Tapi kau harus tetap banyak istirahat sampai kau pulih . Opa mau kau tak perlu bekerja dulu sekarang " kata grand pa.


" Iya nak , kau harus istirahat fokus saja dengan kesehatan mu ya " kata Mommy yang membelai rambut menantu palsunya itu. Yang membuat Nathan hanya bisa menelan salivanya . Ketika sang mommy memperlakukan istri kontraknya itu dengan


sangat baik .


" Ya sudah sekarang kalian ke luar biar hari ini aku mengurusnya " kata Nathan . Karna tak mungkin ia balik kekantor.


" Ya sudah sayang kau istirahat ya daddy dan mommy mau kantor sebentar nanti kami akan pulang cepat . Kau mau pesan apa untuk makan ?" kata mommy Sheila Sambil menatap Lian


" Apasaja mom " kata Lian yang tak mau merepotkan mertua palsu nya itu.


" Iya grand pa lupa akan menyuruh dokter keluargga memeriksa mu.. .sayang " kata grand pa Yang lalu melangkah keluar kamar sambil di gandeng daddy paul.. juga disusul mommy Sheila.


Kini tinggallah Nathan dan Lian. Nathan pun lalu menutup kamarnya dan lalu mendekati Lian diatas ranjang.


" Pa bagaimana mereka bisa tahu " kata Lian menatap Nathan penuh curiga. Karna ini lah yang ia takutkan . Kalo ia akan terkurung di mansion suami kontraknya itu.


" Alex keceplosan dan akhirnya semuanya ke bongkar " kata Nathan membuang nafas kasarnya . Karna ia juga bingung. ketika mommy dan daddy nya bersikap perhatian pada Lian. .Dan membuat Nathan merasa dianak tiri kan.


" Ya sudah ..... kita ngak bisa ngapa ngapain lagi " kata Lian yang mengangkat dua bahunya sambil menatap Nathan.

__ADS_1


Begitu juga Nathan yang menatap manik mata Lian dalam .Yang membuat Lian langsung memalingkan wajahnya karna malu ketika Nathan menatapnya intens.


" Kenapa " kata Nahan yang semakin mendekati Lian.


" Bapa ngak kekantor ?" kata Lian.


" Bukannya aku sudah bilang hari ini aku akan menjagamu .Karna mommy dan daddy pasti akan mengomel lagi pada ku.. Lalu kenapa tadi kau tak mengangkat panggilanku " kata Nathan.


" Hah ...... mungkin aku masih dijalan ,aku lupa kalo tadi hp ku lowbat " kata Lian.


" Ish..... kau ini padahal aku ingin memberitahu kan mu Kalo daddy dan mommy mau kekantor menemui mu " kata Nathan


" Ya salah sendiri kenapa bapa ngak jujur aja . Kita harus memberitahukan mereka yang sebenarnya kalo ini cuma .....


Mpt....... mpt.......


Nathan langsung membungkam bibir Lian. karna ia tak tahan lagi Mendengar ocehan bibir mungil itu Yang membuat nya rindu tak bisa mencium nya Dan ini adalah kesempatan nya . Ada bagusnya mommy dan daddy tahu Lian kecelakaan. Membuat Lian bisa ia bawa pulang. Karna ia tahu beberapa hari ini Lian menghindarinya..


Yang membuatnya gelisah.


" Pa......... " kata Lian yang mendorong tubuh Nathan yang mengimpit dirinya .


" Aku merindukan mu" kata Nathan yang menahan kepala Lian dan wajah mereka saling berdekatan dan bibir keduanya masih menempel.


" Pa tapi...... mpt.......mpt.......


Nathan tak ambil perduli ketika Lian mencoba berontak. Karna ia sangat merindukan bibir yang slalu disentuhnya itu. Dan keduanya saling berbagi saliva . Yang akhir nya Lian tak bisa berontak lagi . Ketika ******* Nathan makin dalam dan lembut mengecap setiap rongga mulutnya hingga membuatnya terbuai. ..


" Ah ........desah Lian Ketika Nathan menahan tengkuk lehernya . Hingga membuat ciumannya semakin dalam. Dan Nathan tangan Nathan mulai menyusup masuk ke dalam pakaian Lian yang membelai pelan ke tempat tempat sensitif Lian yang membuat Kedua nya tak sadar. ada sepasang mata yang mengintip.


" Astaga ......" kata grand pa yang tak jadi masuk melihat keduanya sedang berciuman.


" Kalian membuatku iri saja " kata grandpa yang menggerutu lalu meninggalkan kamar Nathan.

__ADS_1


" Ah....... " lenguh Lian yang kembali membuat hasrat Nathan naik


__ADS_2