
Rose pergi dengan wajah kesal sedang kan Brian menyugar kasar rambut nya .
" Gila kenapa semua wanita terobsesi dengan Nathan" guman Brian kesal karna selama ini semua perempuan yang dekat dengan nya Hanya ingin mendekati Nathan Dan ia hanya sebagai perantara.
" Tidak Clara Rose jenny ah kalian kelewat batas " kata Brian kesal . Mengingat kalau Nathan dua langkah lebih darinya
Sedangkan Rose melajukan mobilnya ke sebuah gedung tua dipinggiran kota untuk menemui seseorang.
Brak........pintu mobil pun di banting Rose ketika keluar masuk gedung yang terlihat tua dan tak berpenghuni
" Collin ..... collin....." teriak Rose.
" Yang membuat beberapa pria langsung menatapnya ketika dia masuk kesebuah ruangan.
" Mana hasil kerja mu apa dia belum mati juga ?" kata Rose Menatap seorang pria yang tubuhnya penuh dengan tato Karna hanya memakai celana jeans dan bertelanjang dada
" Dia lolos sepertinya dia tahu dia sedang di intai " kata Collin
" Lalu ..... bagaimana kelanjutan nya kau sudah menerima bayarannya kan " kata Rose
" Aku sudah melaksanakan tugas mu , hari ini yang terakhir kalo dia selamat aku angkat tangan . Karna aku bekerja sesuai waktu .So kau bisa mencari yang lain " kata Collin
" Harus aku tak percaya padamu, selesai kan tugas mu .Atau kembali kan uangku " kata Rose.
" Hahaha ...... uang mu terlalu sedikit Rose Untuk membayar kami Yang mengincar nyawa. itu hanya DP bagi ku " kata Collin
" **** persetan laku kan saja tugas mu . " kata Rose yang lalu meninggalkan ruangan itu. Dan kembali menuju mobilnya
" Aish dasar wanita bodoh rupanya otaknya sudah tak waras " kata Collin mencibir.
" Biarkan saja tuh paling dia juga akan membusuk di penjara " kata seorang pria lain yang sedang duduk santai di kursinya.
Sedang kan Lian baru saja ingin pulang ketika Nathan memanggilnya
" Ana tunggu " kata Nathan
" Ada apa pa " kata Lian menatap Nathan yang menghampirinya
" Aku antar pulang ya mobilmu tinggal dikantor saja besok aku akan menjemput mu " kata Nathan.
" Hah...... memang bapa mau ngapain " kata Lian heran
" Ada yang ingin aku bicara kan " kata Nathan .Menatap manik mata Lian. Lian yang sadar ditatap cepat membuang pandangan nya ketempat lain.
"' Baiklah ayo " kata Lian kembali melangkah
" Ok.... yuk " kata Nathan yang lalu melangkah disamping Lian yang menjadi perhatian para karyawan perusahaan.
" Yah ..... akhir nya sang pemilik hati tetap kembali " kata seorang karyawan.
" Ya iya lah mana tega apa lagi terus di pepet Oh my good aku iri nona Ana gadis beruntung Yang bisa membuat big bos klepek klepek " kata karyawan lain
__ADS_1
"Bukan cuma beruntung dia juga berkorban bertaruh nyawa demi big bos Bagaimana ngak klepek klepek orang Sudah cantik , pintar muda dan berbakat jelas big bog jatuh bangun mengejarnya " kata yang lain
" Yup pasangan serasi kita diundang ngak ya kalo mereka jadian " kata karyawan lain
" Sudah ayo pulang masalah itu bisa diurus belakangan " kata karyawan yang lain bersiap siap pulang.
*********
Mobil Nathan yang dibawa Gee melaju sedang menuju mansion. Namun ketika hendak sampai mansion tiba tiba sebuah mobil dibelakang mendadak muncul dan menabrak mobil Nathan.
Brak ..... brak... brak.
" Gee awas " kata Lian kaget dan sebuah tembakan meluncur.
" Pa menunduk " kata Lian
Dor ..... dor..... dor .....
Suara tembakan menebus kaca mobil Nathan Yang membuat Lian Nathan menunduk begitu juga Gee yang ketakutan menunduk dibawah. karna kaca yang kena peluru menghamburkan kaca yang pecah
Nathan langsung memeluk Lian..Ketika dua orang pria turun dari mobil hitam Dan memberondong peluru Namun belum sampai kemobil Nathan
Dor...... dor.........dor .....
Dua tembakan langsung merobohkan dua orang tersebut Yang jatuh meringis Yang mengudang penguna jalan yang lain melaporkan kejadian itu ke polisi.
Setelah dua orang itu roboh dan salah satunya masih hidup Nathan Lian dan Gee keluar . Sedangkan orang misterius yang menebak mereka hilang begitu saja .Ketika polisi datang
" Cobaan pembunuhan " kata Nathan Yang melihat seorang dari penembak mereka meringis kesakitan karna masih ada yang hidup satu orang.
" Apa ada penembak lain ?" kata polisi
" Kami tak melihat siapa pun pa " kata seseorang polisi Yang melihat tempat kejadian. Dan ada saksi kejadian itu yaitu Sebuah mobil yang melihat mobil Nathan di tembaki
Tangan Nathan tergores luka kaca dan berdarah. Dan polisi ingin meminta
kesaksian Nathan Namun Gee mengajukan dirinya . Karna ia juga saksi mata.
" Saya yang akan memberi kesaksian pa , biarkan bos saya istirahat . Dan mengobati
lukanya " kata Gee Yang melihat tangan Nathan berdarah Dan mobil mereka ringsek. karna ditabrak
" Baik ikut kami kekantor " kata polisi Yang membukakan pintu . Sedang kan Nathan dan Lian di jemput Chris Karna perintah seseorang.
" Kak Chris ...." kata Lian
" Ayo masuk nona biar kan mereka mengurusnya " kata Chris menyuruh Lian dan Nathan masuk kedalam mobil
" Nona tidak apa apa " kata Chris dari kaca spion.
" Aku tak apa apa kak Chris " kata Lian Yang membantu Nathan membungkus luka Nathan Dengan sobekan kemeja Nathan.
__ADS_1
Setelah sampai di mansion Lian langsung menyuruh pelayan mengambil kan kotak obat .Dan Lian bergegas mengambil kemeja Rayyan yang tak terpakai agar Nathan bisa berganti pakaian .
" Apa lukanya dalam " kata Jasmine yang memang seorang dokter umum merangkap bisnis women .
" Ngak kak " kata Lian .Yang bergegas menemui Nathan bersamaan bi Maria membawakan coklat panas dan cemilan untuk mereka di ruang tamu.
" Bapa minum dulu " Kata Lian yang lalu membersihkan Luka Nathan
" Trimakasih " kata Nathan yang melihat Lian mengobati bahu tangan nya ketika melindungi Lian .
Sedangkan Jasmine hanya tersenyum melihat keduanya Sambil mengendong bayi Al Yang berceloteh senang karna ada tamu..
" Aaa..... au au....." Celoteh Al
" Iya itu uncle sedang terluka " kata Jasmine.
" Berapa usia nya " kata Nathan melihat bayi Al
" Lima bulan " jawab Jasmine.
" Pasti dia akan tumbuh jadi anak yang pintar dan kuat seperti daddy nya " kata Nathan memuji
" Ya terimakasih " kata Jasmine tersenyum
" Sudah " Kata Lian yang lalu membenahi baju Nathan yang tadi belum terkancing.
" Mhem..... belum sah Li " kata Jasmine Yang melihat Lian merapikan baju Nathan
" Lian tahu kak " jawab Lian.
" What she say with you " kata Nathan Yang tak mengerti apa yang dikatakan Jasmine.
" Nothing hanya membahas luka mu " kata Lian menatap Nathan dengan tersenyum.
" Cih ......kenapa harus bohong bilang aja apa adanya " kata Jasmine terkekeh
" Takut tersingung kak " kata Lian.
" Tersingung apa baper " kata Jasmine mengoda
" Dua duanya kak " kata Lian lalu duduk di sebelah Jasmine Sambil melipat kemeja Nathan. Dan mencium pipi Al yang membuat Al menangkup wajah Lian dan menciumnya .
" Hahaha ...geli hidung aunty jangan digigit sayang " kata Lian meraih keponakan nya itu dari pangkuan kakak iparnya.
" Dia lucu dan mengemaskan " kata Nathan.
" Cepat lah kalian menikah agar punya bayi juga ya kan Li " kata Jasmine.
" Ya doakan kami " kata Nathan tersenyum lalu menatap Lian yang sedang bercanda dengan bayi Al .Yang membuat Nathan tersenyum. Hari ini ia bisa melindungi Lian
Walau tangan nya tergores kaca .
__ADS_1