Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.

Deal Cinta Kontrak 1 Trilyun.
Bab 64


__ADS_3

Lian menyelesaikan semua perkerjaan sebelum pulang Karna ia tak ingin pekerjaannya menumpuk.. Dan ia merasa senang karna hari ini Bosnya itu tak mengusiknya. .Atau menculiknya lagi.


Sedangkan Nathan dan Dion rapat bersama Brian dan Jeb dihorel . Cukup lama mereka meeting hingga selesai sampai jam 07 malam


" Huh lelah juga ....." keluh Nathan ketika sudah selesai. lalu bersandar dikursi.


" Hei bro tumben sekertaris cantikmu itu tidak ikut ?" tanya Brian .


" Beberapa hari ini dia sakit, jadi aku tak mau mengusiknya Biarkan dulu ia istirahat masih ada Dion bersama ku. " jawab Nathan .


" Wow benar Nat lagian untuk apa kau membawa nya.. Biar dia tak menularkan penyakitnya " kata Clara yamg menghampiri Nathan.


Deg.......


Nathan menatap tajam Clara" apa maksud mu Cla , bicara seperti itu. Dia hanya kelelahan karna kesibukannya kuliah dan magang . Penyakitnya tidak menular " kata Nathan menjelaskan dengan raut wajah tidak suka.


Dion yang mendengarkannya pun ikut menatap Clara " Cih dasar wanita gatal dia pikir dia lebih baik dari Lian " bathin Dion yang tak senang Clara merendahkan Lian.


" Maaf ya aku pikir dia hanya mencari cari alasan atau menarik perhatian mu saja " Kata Clara.


" Jaga bicaramu Cla aku sebagai bosnya lebih tahu kinerja bawahanku, Dan dapat menilai hasilnya. Dia sekertaris yang kompeten dan profesional " kata Nathan membela Lian . Karna tidak suka Clara menjelek jelek kan Ana.


" Wow...... bagus lah , berarti kau tak perlu lagi ganti sekertaris lagi. Dia cukup baik kurasa untuk mendampingi seorang Nathan yang dingin " sindir Jeb.


" Hahaha.......Jeb benar Nat . Kau bisa menjadikan nya karyawan tetap mu. Kurasa dia cukup baik. Bahkan cukup menarik. Cantik dan masih muda. Lukas saja sampai tergiur. " kata Brian


Wajah Nathan langsing berubah mendengar perkataan Brian. Karna ia sangat tak suka ada pria lain yang ingin mendekati Lian.


" Cih......Jangan brani brani mendekatinya. Kalo hanya untuk memanfaatkannya " kata Nathan tak terima.


" Wow apa kau tertarik Nat, kurasa dia pantas menjadi putrimu. Mengingat putriku seusia dirinya " kata Brian.


Sedang Clara dan Jenny keluar dari ruang rapat. Untuk beristirahat.


Nathan hanya diam " kalo semua sudah selesai aku mau istirahat. sampai ketemu lagi lain kali. Dion ayo kekamar " kata Nathan beranjak dari tempat duduknya karna tak mau berdebat dengan hal yang tak berguna.


" Baik bos...... " kata Dion.


" Dion carikan wanita untuknya biar dia tidak gampang baper " sindir Jeb

__ADS_1


" Iya Yon lagi pula dia terlalu kaku, mana ada wanita yang tahan. Lalu kapan lagi dia merasakan nikmat nya surga dunia hahaha... " tawa Brian mengoda Nathan.


Namun Nathan tak perduli..Ia memilih pergi menghindari para seniornya itu . Bersama Dion menuju kamar untuk istirahat.


" Kurasa dia terlalu naif , seumurnya dirinya belum pernah berkencan " kata Jeb.


" Ya itulah Nathan ia terlalu serius bekerja. Sampai sampai waktunya di habiskan untuk perusahaannya. Tapi kurasa pencapaian yang bagus . Karna dia hebat. tak mudah tergoda hingga bisa fokus " kata Brian yang memuji Nathan.


" Ya kurasa begitu oh ya mana Jenny dan Clara .?" tanya Jeb. yang sudah tak ada ditempatnya .


" Paling mereka sedang ke kamar menunggu kita " kata Brian.


" Hahaha........ mungkin Clara , apa kau masih bercinta dengannya bro. apa Rose tahu ?" selidik Jeb . Menatap Brian


" Bagaimana aku bisa menolaknya .Mereka datang dengan sukarela. Tapi kurasa aku hanya pelarian mereka berdua" jawab Brian cuek.


" Cih....... sombong menikah lah, kau sudah tua untuk bersenang senang. " kata Jeb lalu beranjak dari tempat duduknya meninggalkan Brian sendiri.


********"


Sedangkan Nathan sedang membersihkan dirinya dikamar mandi. Setelah selesai Dion datang membawa pakaian ganti untuk bosnya itu. Karna mereka menginap di hotel. Jadi Dion sudah menyiapkan segalanya.


" Kurasa aku ingin dikamar saja , kepalaku sedikit pusing hari ini " kata Nathan .


" Hai....... kau baru selesai mandi Nat " kata Clara yang tiba tiba muncul begitu saja .


" Apa .....yang kau lakukan disini ?" kata Nathan kaget lalu menatap Dion.


" Kau masuk tampa izin nona Clara , bos tak suka itu " kata Dion.


" Ya ampun Nat, aku hanya ingin melihat kamarmu saja, lagi pula kita bersebelahan " kata Clara tersenyum .


" Kita bisa ngobrol kan, sebelum.kau tidur " kata Clara. Yang lalu duduk manis di sofa.


" Ok bos aku pesankan makanan dulu , Jangan macam macam" bisik Dion ketika melewati Clara. Sedang kan Clara hanya tersenyum melihat punggung Dion yang hilang dibalik pintu.


" Kembalilah ke kamar mu Cla, aku ingin istirahat Sudah ada Dion yang menemaniku " kata Nathan. Yang lalu duduk di sofa.


" Hei cobalah ini whisky mahal yang baru datang . Rasa nya unik " kata Clara yang lalu mendekati Nathan .dan menyodorkan segelas minuman ke arah Nathan.

__ADS_1


Nathan lalu meneguknya beberapa teguk. Memang rasanya unik. Karna mereka biasa mencicipi minuman langka ketika pesta.


Tangan Clara lalu merangkul Leher Nathan dan menatapnya penuh hasrat. " kau sangat tampan malam ini Nat , apa kau ingin kita bercinta " kata Clara yang lalu duduk di pangkuan Nathan.


" Apa yang kau lakukan Cla " kata Nathan yang merasakan tiba tiba badannya terasa panas. setelah meminum . Minuman yang diberikan Clara Clara hanya tersenyum . Clara yang berpakaian seksi lalu menarik sedikit belahan blusnya . Hingga memperlihatkan belahan dada yang menantang .Membuat .Nathan bersusah payah menelan saliva.


Tangan Clara lalu perlahan mengelus leher Nathan dan meraba wajah Nathan yang masih segar sehabis mandi.


" Kenapa kau tertarik, tak perlu sungkan " bisik Clara yang berbisik mesra di telinga Nathan yang merasakan pipi Clara menyentuh pipinya . Yang membuatnya tegang.


" Apa mau mu Cla, aku ingin istirahat " kata Nathan yang masih sadar .


Clara tersenyum. " apa obatnya belum bereaksi " bathin Clara . Yang memang menaruh obat perangsang di minumannya. yang tadi diminum oleh Nathan


Nathan mulai merasa tubuhnya kepanasan. Melihat itu Clara tersenyum .Lalu tangan nya menelusup masuk kedalam baju kaos Nathan.


" Kau sangat tampan Nat, akau menyukaimu " kata Clara . Yang mulai mengoda Nathan sehingga roknya tersingkap dan memperlihatkan pahanya yang mulus dan seksi.


Nathan menatap Clara tajam " kau memasukan obat ke minumannya " kata Nathan Yang menatap wajah Clara yang duduk di pangkuannya dan hampir setengah telanjang . Karna Clara sudah menurunkan blus nya .Yang memperlihat buah dada yang terlihat seksi dimata Nathan.


" Kenapa kau suka " kata Clara yang lalu mengambil tangan Nathan agar bisa menyentuhnya. Lalu mencium bibir Nathan yang seksi.


Nathan yang masih setengah sadar menolak . Lalu berusaha menurunkan Clara dari pangkuannya. Namun Clara menolak.


" Turun Cla aku tak mau " kata Nathan. Yang mencoba melepaskan pelukan Clara Yang erat memeluk dirinya.


Namun Clara tersenyum " ayolah Nathan kita hanya bersenang senang sebentar saja aku ingin merasakan belaianmu " bisik Clara pelan sambil menjilati wajah Nathan .


Nathan yang masih setengah sadar . Lansung mengambil ponsel nya yang tak jauh dari tempatnya duduk. Laku meraihnya dan menelpon Dion.


" Dion tolong aku " teriaknya . Yang membuat Clara merebutnya dan melempar ponselnya ketempat tidur


" Pergi " kata Nathan yang mencoba melepaskan pelukan Clara.


" Ayo lah Nat , kita hanya sebentar aku ingin melakukannya dengan mu " kata Clara yang memang sudah lama mencintai Nathan .


Clara lalu mencium bibir Nathan . Namun Nathan berontak yang mengakibat keduanya terbaring diatas sofa dengan posisi Clara diatasnya. Clara yang kalap pun tak menyia yia kan itu lalu membuka resleting celana Nathan.


Brakkkk................

__ADS_1


" Clara apa yang kau lakukan......!!!" teriak Dion


__ADS_2