
Ketika sampai dikantornya Nathan pun sedang melangkah ke dalam gedung perkantoran .Lalu menunggu Lian ketika melihat sang istri turun dari mobil
" Sayang kalian dari mana ?" kata Nathan
" Makan siang " kata Lian .
" Ya sudah ayo " kata Nathan yang mengandeng tangan istrinya itu Sedangkan Dion Emma dan Margaret mengikutinya dari belakang
*******
Disebuah apartemen seorang pria memberikan foto Nathan pada tamunya .
" Kau harus hati hati karna aku tak mau nama ku terseret " kata pria itu
" Baik bos " kata pria itu lalu pergi meninggalkan pria itu sendiri Dan tak lama .
" Apa kau sudah lama menunggu kami " kata Brian yang datang bersama Jeb
" Tidak juga . Apa yang ingin kalian bicara kan . " kata pria itu.
" Lukas bangkrut saham milik Nathan 60 persen tetap disana Tapi sepertinya Nathan tak tertarik untuk menjadikan kantor Lukas cabang kantornya Karna kemaren ada orang lain yang pembeli saham Lukas Yang membuat ku merasa aneh Kenapa Nathan tak membeli semua nya Dan mengambil alih perusahaan itu. " kata Brian
" Kenapa bertanya dengan ku " kata Eduardo
" Kau dekat dengan Lukas kenapa kau tak tanya itu kasihan dia .Dia hanya menjabat sebagai direktur operasional saja disana " kata Jeb.
" Aku tak bisa membantunya karna dia hanya punya saham 10 persen itu kecil sekali Bagaimana ia bisa bangkrut separah itu .Sedang kan dulu ia berjaya " kata Eduardo yang berbisnis perjudian di samping berbisnis properti .
" Bukan nya kalian sering nongkrong bersama " kata Brian .
" Ya dulu sekarang sehabis ia hancur kami jarang bertemu dan akhir akhir ini juga jarang ke klub ku " kata Eduardo yang lalu mematik api untuk merokok .
" Apa kau juga jarang bertemu Nathan " kata Jeb .
" Ya hampir tak pernah lagi hanya pernah sekali di rapat pertemuan setelah itu tak ada kabar . Dia sepertinya makin sukses Apalagi di Dubai sudah berjalan dan saham sedang naik " kata Eduardo .
" Ya dia hanya focus bekerja " kata Jeb
" Hahaha .........sampai dia lupa selang nya berkarat . Apa dia gay benaran " kata Eduardo tertawa .
" Cih ..... kau juga sama kenapa kau tak menikah juga " kata Jeb .
" Hei...... tapi aku rajin mengasah nya tidak seperti Nathan yang perjaka Tak pernah merasakan surga dunia ini Padahal uang nya segudang " tawa Eduardo
" Kau ini dia akan membungkam mu Bila dia ada disini " kata Jeb
" Bagus lah aku bisa meledeknya Dan akan memberinya seorang gadis perawan bila dia brani marah " kata Eduardo .
" Aish kau ini kenapa kau berubah dulu kau paling akrab dengan Nathan tapi setelah Katrina menangkap basah mu kau sepertinya membenci Nathan .." kata Jeb
__ADS_1
" Dia yang memberitahukan ku saat itu pada Katrina Padahal aku sudah meminta nya untuk diam Agar bisa memberiku waktu Tapi dia tak perduli " kata Eduardo .
" Hahaha....... jadi kau dendam Wajar saja kau memberi tahu Katrina karna Katrina sepupunya . Dan lagi Katrina juga tak tertarik dengan mu kan " kata Brian
" Apa kalian membelanya " kata Eduardo
" Tidak sama sekali Tapi bila kau memang menyukai Katrina harus nya kau bisa mendekati Nathan .
" Cih ...untuk apa tak perlu " kata Eduardo
cuek Yang membuat Brian dan Jeb saling pandang .
Nathan Lukas dan Eduardo teman akrab Dulu mereka saling bahu membahu dalam bisnis Namun seiring nya waktu berjalan Karna sibuk masing masing .Mereka jarang bertemu Apalagi ketika sukses mulai di raih . Lukas dan Eduardo mulai senang mencari wanita Tapi tidak dengan Nathan Yang lebih fokus dengan karier nya. Yang membuat Nathan di jauhi teman teman nya ..Namun kesuksesan nya membuat nya tenang . Karna Nathan bisa melebihi teman teman nya yang meremehkan nya Dan akhir nya Nama nya masuk dalam daftar pengusaha termuda di masa kejayaan nya .
*********
Di kantor setelah mengajarkan Margaret Lian tertidur di sofa dekat Emma
di ruang tunggu..Yang membuat Emma tak tega lalu menemui Nathan .
" Pa Lian tertidur lagi " kata Emma
" Ya biarkan saja aku sudah hampir selesai . Nanti aku akan membawa nya pulang " kata Nathan
" Baik pa " kata Emma Yang lalu kembali ke meja nya Mengambil blazer Lian lalu menutupi badan Lian yang tertidur pulas
" Ya ampun dia seperti putri tidur " kata
Tak lama Nathan pun lalu keluar Dan tersenyum melihat Lian yang tidur nyaman tak merasa terganggu.
" Hei.... kau .bawa tas dan berkas ku turun " perintah Nathan
" Saya pa " kata Margaret.
" Ya lalu siapa lagi " kata Nathan ..
Yang membuat Emma menyenggol Margaret
" Cepat sebelum dia marah " bisik Emma
Yang membuat Margaret lalu cepat cepat membawa tas Lian dan Nathan Dan mengikuti bos nya itu masuk Lift sambil mengedong Lian .
Jordan yang melihatnya pun bergegas membuka pintu.
" Silakan tuan " kata Jordan
" Ini tas nya pa " kata Margaret yang meletakan tas Lian dan Nathan disebelah Nathan .duduk
" Ya trimakasih tutup pintunya " kata Nathan Yang memangku Lian .
__ADS_1
" Baik pa " kata Margaret.
" Kita langsung pulang bos " kata jordan sepupu Gee.
" Ya ke mansion grand pa " kata Nathan Yang nyaman tinggal di rumah grand pa nya karna terasa asri dan tenang .
Mobil pun melaju diantar raja jalanan lain Namun sesekali ia melirik wanita yang di pangku sang bos
"' Dia mirip Lian " batin Jordan teman sekampus Lian sewaktu di awal masuk kuliah Dan Jordan tak melanjutkan .S2 setelah lulus Karna menjaga ayah nya yang sakit ..Dan ia membuka sebuah cafe sendiri ketika ayah nya sembuh . Tapi karna Gee minta bantuan nya ia pun mengantikan Gee sepupunya itu. setelah itu ia kembali ke cafe sepulang kerja dari mengawal Nathan.
" Apa nona Ana kelelahan tuan " kata Jordan ..
" Tidak karna memang ia suka tidur akhir akhir ini " kata Nathan. Yang tersenyum sambil membelai rambut Lian
" Oh ya seperti putri tidur saja tuan " kata Jordan terkekeh
" Ya begitulah akan ku biarkan dia bermimpi indah " kata Nathan yang makin erat memeluk tubuh Lian .
Jordan hanya tersenyum karna dia tahu Ana adalah istri Nathan Tapi Jordan belum pernah bertatap langsung . Hanya sering mendengar dari cerita Gee saja.
Tak lama mereka pun sampai lalu Nathan menyuruh Jordan membawa tas kerja nya dan tas Lian ke kamar .
" Taruh saja di situ " kata Nathan yang membaringkan Lian diatas ranjang
" Saya permisi langsung pulang tuan " kata Jordan. Sambil melirik Lian .
" Ya trimakasih " kata Nathan yang lalu menutup pintu setelah Jordan pergi
" Astaga dia benar benar mirip Lian tapi bukan nya Lian jurusan management kenapa menjadi sekertaris . Aneh tapi ah biar kutanya Ayse saja . Bila nanti bertemu lagi " kata Jordan yang pernah bertemu sahabat Lian .
Sedangkan Nathan melepas semua pakaian kotor nya . Dan ikut berbaring sebentar untuk melepas penat tubuh nya sambil memeluk istrinya yang terlelap
Namun tiba ....tiba .......
Drt ......drt.......drt....
" Ya ampun siapa yang menganggu ku Ya hello " jawab Nathan
" Hei .... bro kau tak datang kesini kami sedang berpesta " kata Eduardo dengan mode Vidio call Yang terkejut melihat Nathan sedang tak memakai pakaian memeluk seseorang
"' Aku tak ikut kalian saja " kata Nathan dan mematikan ponselnya .
" **** ..... sialan " umpat Eduardo .
" Kenapa ?" kata Brian heran menatap temannya itu
" Dia sedang tidur dengan seorang wanita " kata Eduardo.
"' Uhuk.......uhuk......uhuk batuk jeb kaget
__ADS_1
" Kau jangan bercanda do " kata Brian
" Aku serius kau telp saya kalo dia menolak mu itu berati dia sedang bercinta dengan wanita itu " Kata Eduardo Yang penasaran dengan wanita yang bersama Nathan